Beranda blog Halaman 39

Kenakan Pakaian Kebesaran Adat Melayu, Sekda Pimpin Upacara HUT Riau ke-68 di Rokan Hilir

ROHIL, Tribunriau – Upacara Peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Riau berlangsung di halaman Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Rokan Hilir pada hari Sabtu (9/8/2025). Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hilir, Fauzi Efrizal, tampil gagah mengenakan pakaian kebesaran adat Melayu lengkap dengan tanjak, memimpin jalannya upacara dengan nilai budaya dan identitas daerah.

Upacara ini dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hilir, Kapolsek Bangko, Komandan Kodim 0321 Rohil, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, serta seluruh Aparatur Sipil Negara dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir. Seluruh peserta berdiri tegap dengan sikap hormat, membentuk barisan rapi dengan berbusana Melayu lengkap.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Sekda menyerahkan secara simbolis 1.000 bendera Merah Putih kepada perwakilan masyarakat. Penyaluran bendera ini merupakan bagian dari gerakan nasional untuk menumbuhkan semangat kebangsaan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Membacakan amanat Gubernur Riau, Abdul Wahid, M.Si, Sekda menyampaikan pesan strategis agar seluruh elemen masyarakat senantiasa menjaga kekayaan alam dan melestarikan kebudayaan Melayu sebagai identitas utama Provinsi Riau. Dengan mengusung tema “Merawat Tuah, Menjaga Marwah”, peringatan tahun ini menjadi penegasan komitmen dalam melestarikan nilai-nilai luhur dan warisan budaya demi keberlanjutan generasi yang akan datang.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian upacara berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh khidmat. Antusiasme peserta menjadi cerminan kebersamaan dan rasa memiliki terhadap daerah ini,” ujar Sekda Fauzi Efrizal usai pelaksanaan apel.

Sekda juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah pesisir Rokan Hilir. Ia menegaskan imbauan agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat mayoritas wilayah merupakan lahan gambut yang sangat rawan terbakar dan dapat berdampak lintas batas hingga ke negara tetangga, Malaysia.

Dalam aspek pembangunan, Sekda menguraikan bahwa Pemerintah Provinsi Riau berkomitmen mempercepat pembukaan akses jalan pesisir guna memperlancar konektivitas dan meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah Rokan Hilir. Sektor kesehatan dan pendidikan pun ditempatkan sebagai prioritas, dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup dan daya saing sumber daya manusia.

Peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Riau di Rokan Hilir ini tidak sekadar menjadi prosesi seremonial, melainkan juga momentum refleksi kolektif dan peneguhan tekad bersama untuk mewujudkan daerah yang maju, berbudaya, dan berdaya saing di kancah regional maupun nasional.

Diduga Lakukan Penganiayaan Ibu Kandungnya ZF (38) Diamankan Unit Reskrim Polsek Mandau

Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/247/VIII/2025/SPKT/RIAU/RES BKS/SEK MANDAU tanggal 08 Agustus 2025 atas nama Pelapor Aziah (79), Unit Reskrim Polsek Mandau dengan gerak cepat melakukan penangkapan dan mengamankan ZF (38) diduga pelaku penganiayaan ibu kandungnya, di Jl.Lakuak Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Jumat (08/08/25) pukul 18.30 WIB.

Diduga pelaku yang diamankan mengakui kepada Unit Reskrim Polsek Mandau, bahwa ia benar telah melakukan penganiayaan atau kekerasan fisik dalam rumah tangga terhadap pelapor/korban yang merupakan ibu kandungnya.

“Modus operandi diduga pelaku melakukan penganiayaan yang mengakibatkan luka berat atau kekerasan fisik dalam rumah tangga yakni, agar dapat menguasai Handphone milik ibunya, karena tidak diberikan kemudian tersangka emosi dan mendorong korban,” kata Kapolsek Mandau Kompol Primadona kepada wartawan, Sabtu (09/08/25) sore.

Lebih lanjut dijelaskan Kompol Primadona, pada hari Jumat tanggal 08 Agustus 2025 sekira pukul 08.00 WIB, bertempat di rumah pelapor (Aziah) Jalan KH. Wahid Hasyim No. 78 RT. 001 RW. 003 Kelurahan Balik Alam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, telah terjadi Tindak Pidana Penganiayaan atau Kekerasan Fisik dalam Rumah Tangga terhadap pelapor/korban AZ yang dilakukan oleh terlapor ZF (anak kandung pelapor). Kronologis kejadian berawal saat terlapor ZF mengambil Handphone milik pelapor/korban AZ dan saat pelapor/korban AZ meminta kembali Handphone tersebut terlapor ZF tidak terima dan marah-marah, melihat kejadian tersebut saksi AO (34) kemudian menghubungi kakaknya untuk datang menengahi terlapor ZF yang terus marah-marah, namun sebelum kakak saksi AO datang, terlapor ZF masih saja marah-marah dan terjadi lagi pertengkaran antara terlapor ZF dan pelapor/korban AZ, hingga kemudian terlapor ZF mendorong badan pelapor/korban AZ dengan kuat dan keras, yang menyebabkan pelapor/korban AZ terjatuh dan terbentur ke Kulkas, yang mengakibatkan kepala belakang pelapor/korban AZ mengalami luka robek dan berdarah.

Pada hari Jumat tanggal 08 Agustus 2025 sekira pukul 10.30 WIB, pelapor/korban AZ mendatangi Polsek Mandau untuk membuat laporan mengenai Penganiayaan atau Kekerasan Fisik dalam Rumah Tangga yang dilakukan oleh terlapor ZF. Melihat kondisi luka yang dialami pelapor/korban AZ yang cukup parah, Piket Unit Reskrim Polsek Mandau langsung mengirimkan dan mendampingi pelapor/korban AZ untuk melakukan pemeriksaan Visum ke RSUD, setelah melakukan pemeriksaan Visum pelapor/korban AZ bersama Piket Unit Reskrim Polsek Mandau langsung mendatangi TKP kejadian yang berada di rumah pelapor/korban AZ. Kemudian Piket Unit Reskrim Polsek Mandau melakukan pemeriksaan terhadap pelapor/korban AZ dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

“Dihari itu juga sekira pukul 18.30 WIB, Piket Unit Reskrim Polsek Mandau mendapat informasi pelaku ZF sedang berada di sebuah rumah di Jalan Lakuak Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau.Kemudian anggota Unit Reskrim Polsek Mandau bersama piket SPKT langsung menuju ke TKP penangkapan yang mana pelaku ZF saat itu sedang bersembunyi dirumah temanya,” kata Kapolsek.

Lanjutnya lagi, kemudian anggota Unit Reskrim Polsek Mandau melakukan penangkapan terhadap diduga pelaku ZF, dan setelah di interogasi ZF mengakui perbuatannya dan di bawa ke Polsek Mandau untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya tersebut.

“Pada laporan ini barang bukti tidak ada, dan menjadi alat bukti berupa hasil Visum Et Revertum.Tersangka diterapkan Pasal 351 Ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 (lima) tahun atau Pasal 44 ayat (1), ayat (2) Jo Pasal 5 huruf a UU RI No. 23 tahun 2004, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun,” terang Kapolsek.

HIMBAUAN KEPADA MASYARAKAT
POLRES BENGKALIS POLSEK MANDAU BERKOMITMEN UNTUK MELAKUKAN PENEGAKAN HUKUM SECARA CEPAT, TEGAS, PROFESIONAL DAN TUNTAS. APABILA MASYARAKAT MEMBUTUHKAN KEHADIRAN PETUGAS KEPOLISIAN SEGERA MENGHUBUNGI CALL CENTER 110.

Kolaborasi Jaga Alam, PT KPI RU II Sungai Pakning Hadir dalam Talkshow “Mendekap Budaya, Menjaga Alam


Tribunriua.com. Bukit Batu, 6 Agustus 2025 — PT Kilang Pertamina Internasional RU II Sungai Pakning turut mengambil bagian dalam Talkshow Kolaborasi “Mendekap Budaya, Menjaga Alam” yang digelar di Cafe Pak Ngah Desa Wisata Bukit Batu Laut, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Green Policing, sebuah gerakan yang digagas oleh Polda Riau sebagai pendekatan strategis dan humanis dalam menjaga ketertiban sosial sekaligus keberlanjutan lingkungan hidup.

Hadir sebagai narasumber, Manager Production PT Kilang Pertamina Internasional RU II Sungai Pakning, Ririanti Safirda bersama narasumber lainnya yakni Wakapolres Bengkalis KOMPOL Anton Rama Putra, S.I.K, M.I.K; Ketua LAMR Bengkalis, Datuk Seri Syaukani Al Karim; dan Kepala DPPPA Bengkalis, Ibu Elmida Susanti, S.STP, M.Si.

Acara juga dihadiri pelaku-pelaku lingkungan dari berbagai komunitas, termasuk Bapak Alpan, local hero dari program konservasi mangrove di Pangkalan Jambi yang telah berjalan bersama dukungan perusahaan. Dalam sesi talkshow, Ririanti Safirda turut menjelaskan bahwa upaya konservasi mangrove tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan berbasis masyarakat

“Konservasi mangrove ini pun kami kembangkan tidak hanya melalui pendampingan sosial, tapi juga melalui inovasi seperti Trimba, alat pemecah ombak sederhana untuk mendukung pertumbuhan mangrove secara alami,” ungkap Ririanti. Ia juga memperkenalkan A-Pawon, Inovasi yang mendukung budidaya perikanan air payau.

Ia juga memaparkan berbagai inisiatif lainnya yang dijalankan oleh perusahaan sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap lingkungan, seperti pengembangan arboretum gambut, budidaya lebah madu hutan gambut ramah lingkungan, pertanian hortikultura berkelanjutan, hingga program Sekolah Cinta Gambut yang memberikan edukasi lingkungan kepada siswa sejak usia dini.

“Kegiatan pelestarian alam kami coba kembangkan secara kolaboratif, agar bisa berjalan beriringan antara perlindungan ekosistem dan penguatan kapasitas masyarakat sekitar,” lanjutnya.

Selain sesi diskusi, kegiatan juga diisi dengan penanaman mangrove di area pesisir Desa Wisata Bukit Batu Laut. Penanaman ini menjadi bagian dari aksi kolektif bersama para peserta kegiatan sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap perlindungan kawasan pesisir.

Kehadiran PT KPI RU II Sungai Pakning dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui kolaborasi dan inovasi, serta memperkuat hubungan positif dengan masyarakat dan para pihak lainnya.(R461L)

Rapat Hari ini, Berikut Rangkaian Kegiatan Upacara 17 Agustus Tahun 2025 di Rokan Hilir

ROHIL, Tribunriau – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) secara resmi menggelar rapat koordinasi lintas sektor dalam rangka mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia Tahun 2025. Rapat yang berlangsung di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Rohil, Jumat (8/8/2025).

Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Rohil, Drs. Fauzi Efrizal,
Dalam sambutannya, Sekda Fauzi Efrizal menegaskan pentingnya sinergi antarperangkat daerah dan instansi terkait untuk menjamin keberhasilan seluruh rangkaian kegiatan yang akan diselenggarakan. Ia menekankan bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya, sekaligus momentum finalisasi agenda teknis menjelang peringatan hari besar kenegaraan tersebut.

“Surat Keputusan (SK) pelaksanaan kegiatan telah ditandatangani. Maka dari itu, seluruh elemen yang terlibat diminta untuk menunjukkan komitmen, koordinasi aktif, serta bekerja secara terpadu demi kelancaran, ketertiban, dan khidmatnya seluruh rangkaian acara,” tegas Sekda.

Rapat diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), antara lain: Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Acil Rustiadi, Perwira Seksi Operasi Kodim 0321/Rohil Kapten Yunisman, Kepala Dinas Pendidikan M. Nur Hidayat, Kepala Dinas Sosial Andi Rahman, serta perwakilan dari Dinas Perhubungan, Kepolisian Sektor Bangko, dan Diskominfotik Rohil melalui Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Juni Rahmat.

Secara substantif, rapat tersebut menghasilkan penetapan waktu dan lokasi untuk berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pawai budaya, pengukuhan Paskibraka, hingga Upacara Detik-Detik Proklamasi dan Malam Resepsi Kenegaraan.

Rangkaian Kegiatan Resmi Peringatan HUT RI ke-80 Tahun 2025 di Kabupaten Rokan Hilir:

Selasa, 12 Agustus 2025
Pawai Karnaval, dimulai pukul 13.00 WIB, dipusatkan di depan Kantor BPKAD. Seluruh peserta diimbau untuk hadir lebih awal guna kelancaran registrasi dan penyusunan barisan.

Kamis, 14 Agustus 2025
Upacara Hari Pramuka, serta Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) akan digelar di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Rohil.

Sabtu, 16 Agustus 2025
Malam Taptu, Pawai Obor, Apel Kehormatan, dan Renungan Suci akan diselenggarakan secara berurutan, dimulai dari halaman Kantor BPKAD hingga Taman Makam Pahlawan.

Minggu, 17 Agustus 2025
Apel Bersama dimulai pukul 07.30 WIB di depan Kantor BPKAD.
Upacara Detik-Detik Proklamasi, pukul 09.00 WIB, disusul dengan Pemberian Remisi kepada narapidana.

Upacara Penurunan Bendera Pusaka pukul 16.00 WIB di Taman Budaya Batu Enam
Malam Resepsi Kenegaraan dan Ramah Tamah pukul 20.00 WIB di Gedung Misran Rais.

Tahun ini, Pemerintah Pusat menetapkan tema nasional:

“Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, Tema ini mencerminkan tekad kolektif bangsa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang inklusif, berdaulat secara politik, serta berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Logo resmi HUT RI ke-80 mengusung desain futuristik dengan angka “80” berwarna merah-putih, merepresentasikan transformasi digital, dinamika pembangunan nasional, serta semangat modernisasi yang terus tumbuh.

Melalui pelaksanaan kegiatan yang terstruktur dan penuh semangat kebersamaan ini, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir berharap dapat menghadirkan perayaan yang tidak hanya meriah secara seremonial, tetapi juga sarat makna kebangsaan dan penguatan nilai-nilai gotong royong di tengah masyarakat.

Bupati Rohil H.Bistamam Tunaikan Janji Kampanye Perbaiki Jalan Pasar I Desa Bakti Makmur di Bagan Sinembah

ROHIL,Tribunriau – Komitmen Bupati kabupaten Rokan Hilir (Rohil), H.Bistamam, dalam menunaikan janji-janji pembangunan yang pernah disampaikan kepada masyarakat, kembali mendapat apresiasi dari pemerintah desa setempat, Salah satunya datang dari Penjabat Datuk Penghulu Bakti Makmur, Musriandi, yang menyampaikan rasa terima kasih atas terealisasinya pembangunan infrastruktur jalan pemukiman di wilayahnya, tepatnya di kawasan Pasar I, Desa Bakti Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah.

“Alhamdulillah, janji beliau yang pernah disampaikan secara langsung saat masa kampanye beberapa waktu lalu kini telah ditunaikan. Kegiatan perbaikan jalan pemukiman di Pasar I sudah mulai dilaksanakan sejak Minggu, tanggal 3 Agustus 2025,” ungkap Musriandi saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Kamis (7/8/2025).

Menurut Musriandi, kehadiran alat berat yang diturunkan langsung oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir menjadi simbol nyata dari kepedulian kepala daerah terhadap kondisi infrastruktur dasar masyarakat. Jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan dan menyulitkan aktivitas warga, kini telah mendapatkan penanganan yang memadai melalui program peningkatan jalan tersebut.

“Atas nama pemerintahan kepenghuluan dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati H.Bistamam dan Wakil Bupati Jhony Charles. Langkah ini sangat berarti dalam mendukung kelancaran mobilitas warga serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Musriandi penuh optimis

Ia juga menyampaikan harapan agar pembangunan tidak berhenti pada titik ini saja. Pemerintah desa berharap, ruas Jalan Lintas Simpang Pujud – Dusun Bakti yang menjadi jalur penghubung strategis, dapat turut masuk dalam rencana pengaspalan yang akan datang.

“Sebagian besar ruas jalan sudah diaspal dan diperkuat dengan struktur rigid, tinggal beberapa segmen lagi yang belum tersambung. Kami berharap ini dapat menjadi perhatian dalam perencanaan anggaran tahun berikutnya,” tambahnya lagi.

Sementara itu, salah seorang warga setempat, Kusworo, juga menyampaikan apresiasinya terhadap langkah cepat dan responsif Pemkab Rokan Hilir dalam merealisasikan pembangunan di tingkat desa.

“Ini adalah bentuk nyata dari komitmen kepala daerah yang tidak hanya berhenti pada tataran retorika, namun dibuktikan melalui tindakan langsung. Kami sebagai warga sangat menghargai itu,” ungkap Kusworo.

Ia menambahkan bahwa pembangunan yang merata di seluruh kecamatan tetap menjadi harapan bersama masyarakat Rokan Hilir. “Kami berharap pembangunan seperti ini dapat terus menyasar wilayah-wilayah lain sesuai dengan program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah disusun pemerintah,” pungkasnya.

Pemdes Balai Makam Lakukan Musdes RKPDes 2026, Dana Bermasa Rp.120 Juta Untuk Pembangunan Pisik

Bengkalis (Bathin Solapan), Tribunriau – Pemerintah Desa Balai Makam lakukan musyawarah desa (Musdes) tentang rencana kerja pemerintah desa (RKPDes) Tahun Angggaran 2026, di Aula Kantor Desa Balai Makam, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Kamis sore (07/08/25) pukul 14.00 WIB sampai selesai.

Kegiatan Musdes yang dipandu oleh Kasi Kesra Ade dan dihadiri oleh Sekretaris Desa Baharudin Noer, Ketua BPD Harsaja Mulyadi, Sekretaris BPD beserta anggota, Koordinator Pendamping Desa P3MD M.Fathi, Korcam Pendamping Desa Ekonomi (PDE), Korcam Pendamping Desa Pembangunan, Ketua TP PKK Deswati, Bhabinkamtibmas Aipda Pamil Saputra, Kadus, RW, RT, Pokja, Bidan Desa, dan lainya.

Sambutan Kepala Desa Balai Makam Agushar yang diwakili oleh Sekretaris Desa Baharudin Noer mengatakan, bahwa Pemerintah Desa Balai Makam mengucapkan terimakasih kepada semua unsur terkait yang telah hadir di Musdes,”dan juga Ketua BPD beserta jajaran yang telah mengundang kita semua yang hadir di Musdes ini tentang RKPDes tahun anggaran 2026,” ujar Sekdes.

Kepada unsur terkait selaku perwakilan yang hadir diacara Musdes, Pemdes Balai Makam berharap bahwa Musdes ini dilaksanakan untuk mendukung salah satu program unggulan Bupati Bengkalis Kasmarni yaitu, pemerataan pembangunan, baik itu pembangunan pemberdayaan dan pembangunan pisik.

“Tentunya dengan adanya amanah tersebut, kita upayakan untuk melakukan musyawarah dengan niat yang baik demi kemajuan Desa Balai Makam.Kemarin memang ada pertanyaan-pertanyaan dari masyarakat, RT, RW tentang kegiatan-kegiatan yang terdahulu, namun dilema karena secara nasional anggaran defisit, itu kita maklumi bapak ibu.Mudah-mudahan di tahun 2026 dengan usulan-usulan yang kita sepakati ini dengan persentase yang agak besar, dapat diakomodir. Mudah-mudahan persoalan-persoalan yang isu-isu nasional selesai dan tidak kita usik-usik lagi,” ujar Sekdes.

Kemudian, Ketua BPD Balai Makam Rajasa Mulyadi mengatakan, bahwa RKPDes perlu dilaksanakan karena untuk memonitor usulan-usulan dari wilayah RT, RW apa sudah ada yang dikerjakan atau belum.”Kami berharap kepada bapak Kepala Dusun (Kadus), RT, RW agar berperan aktif dalam diskusi kita ini, untuk menanyakan apakah sudah ada yang dikerjakan atau belum.Kalau sudah ada yang dikerjakan alhamdulilah, kalau belum ditanyakan lagi.”Mungkin karena kendala masalah keuangan seperti yang dikatakan pak Sekdes tadi.Untuk tidak memperpanjang mukadimah, Musdes ini saya buka secara resmi,” ucap Rajasa sembari menskor 5 menit kegiatan untuk minum kopi.

Selanjutnya, Koordinator Pendamping Desa P3MD M.Fathi menerangkan, bahwa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sudah terbentuk, namun sesuai arahan informasi yang didapatkan, 30% pagu anggaran dana desa distanbykan untuk Kopdes jika ada bermasalah.”Sesuai dengan regulasi kita harus mengikutinya, mudah-mudahan Kopdes tidak ada bermasalah sehingga pembangunan di desa kita dapat terlaksana semuanya,” kata Fathi.

Kemudian, sambungnya, untuk dana bermasa masih 8 prioritas kegiatan, namun ada pergeseran, yang dahulunya 1 miliar diterima desa, 50% untuk pembangunan infrastruktur dan 50% pembangunan SDM.Sekarang berobah menjadi Rp.750.000.000,- untuk pembangunan pisik sebesar Rp.120.000.000,- dan untuk pemberdayaan Rp.630.000.000,-.BKK Propinsi juga seperti itu lebih diutamakan ke Bumdes untuk meningkatkan perekonomian desa tujuanya Pades.

“Kemudian masalah Pajak Retribusi sudah ada juknisnya, dahulunya sesuai kewenangan desa, sekarang dibagi dua (2) yaitu, 50% untuk pembangunan dan 50% untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).Inilah skema perencanaan desa untuk tahun 2026 nantinya,” ujar Fathi.

Acara selanjutnya dalam sesi tanya jawab, setiap RW dari RW1 sampai RW9 hanya mengusulkan usulan pembangunan pisik yang lama, jadi percuma mengusulkan yang baru.Karena alasan mereka, usulan pembangunan yang lama saja belum dikerjakan, bahkan sudah ada bertahun-tahun lamanya.

Bupati Rohil H.Bistamam Hadiri SIEXPO 2025, Terima Penghargaan Nasional dan Pasangkan Tanjak kepada Deputi KemenKopUKM

PEKANBARU, Tribunriau – Kehadiran Bupati Rokan Hilir, H.Bistamam, menjadi sorotan utama dalam pembukaan ajang nasional Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) 2025 yang digelar di Pekanbaru, Kamis (7/8/2025).

Dalam acara ini, Bupati secara simbolis memakaikan tanjak kepada Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Bagus Rahman, sekaligus menerima penghargaan bergengsi sebagai Pembina Pengembangan Usaha Kecil Menengah dan Koperasi di Bidang Sawit. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dalam membina dan memberdayakan pelaku usaha sawit skala kecil secara berkelanjutan.

SIEXPO 2025 yang mengusung tema “Inovasi dan Teknologi Produk Sawit Bernilai Tambah untuk Indonesia Emas 2045” dibuka secara resmi sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-68 Provinsi Riau. Kegiatan ini turut didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan dirangkaikan dengan Pekan UKMK Sawit Nusantara.

Kehadiran Bupati H. Bistamam tidak hanya menjadi representasi kepemimpinan daerah, tetapi juga simbol peran aktif pemerintah kabupaten dalam mengakselerasi hilirisasi industri sawit berbasis koperasi dan UMKM. Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan komitmen Rokan Hilir dalam memperkuat ekosistem usaha kecil di sektor sawit melalui berbagai program penguatan kapasitas, digitalisasi, dan akses pasar.

Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana SIEXPO 2025, Qayuum Amri, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam menciptakan pemerataan kesejahteraan melalui penguatan sektor produktif di daerah. Ia menyebutkan bahwa seluruh stand pameran diberikan secara gratis kepada pelaku UMKM, koperasi, lembaga pendidikan, pesantren, dan perguruan tinggi, sebagai bagian dari strategi inklusi ekonomi.

Tercatat, sebanyak 166 exhibitor dari 110 perusahaan turut serta dalam SIEXPO tahun ini, termasuk partisipasi dari negara mitra seperti Malaysia, Singapura, Tiongkok, dan Eropa. Sementara itu, keterlibatan UMKM meningkat menjadi 20 pelaku usaha. Di hari pertama pelaksanaan, tidak kurang dari 2.500 pengunjung dari berbagai latar belakang hadir, dengan target kunjungan hingga 10.000 orang selama tiga hari penyelenggaraan.

Deputi Bidang Usaha Menengah KemenKopUKM, Bagus Rahman, dalam sambutan mewakili Menteri Koperasi dan UKM RI, mengapresiasi inisiatif SIEXPO sebagai wadah penting untuk mempercepat proses hilirisasi industri sawit nasional yang melibatkan petani dan UMKM secara langsung. Ia menyatakan bahwa Kementerian yang baru berusia 10 bulan itu akan terus memperkuat peran strategis koperasi dan UMKM dalam rantai nilai kelapa sawit, sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo.

Gubernur Riau yang diwakili Kepala Dinas Perkebunan, Dr. Syahrial Abdi, menegaskan bahwa Provinsi Riau adalah episentrum industri sawit nasional dengan luas perkebunan mencapai ±3,4 juta hektare. Sektor ini menyumbang 27,84% Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Riau, hampir sejajar dengan sektor industri pengolahan.

Dukungan penuh juga datang dari Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO). Ketua Umum APKASINDO sekaligus Dewan Pengarah SIEXPO, Dr. Gulat Manurung, menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Bupati H. Bistamam yang dinilai sebagai sosok teladan petani sawit nasional. Ia juga menyoroti keberhasilan Bursa CPO Indonesia (ICDX) dalam mendongkrak harga Tandan Buah Segar (TBS) dari Rp3.400 menjadi Rp3.450 per kilogram sebagai hasil intervensi kebijakan berbasis pasar.

Lebih dari sekadar ajang promosi produk, SIEXPO 2025 menghadirkan konsep pameran hybrid — kombinasi antara kegiatan daring dan luring — demi menjangkau audiens yang lebih luas. Kegiatan ini diisi dengan rangkaian agenda strategis seperti seminar nasional, pelatihan digitalisasi UMKM, *business matching*, dan pertunjukan budaya daerah.

Kehadiran Bupati Rokan Hilir dalam forum ini menjadi penegas peran pemerintah daerah sebagai katalisator penguatan sektor sawit dari hulu ke hilir, khususnya dalam konteks pemberdayaan ekonomi kerakyatan menuju Indonesia Emas 2045.

Kolaborasi Sehat dan Sosial, Pertamina RU II Sungai Pakning Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan VCT Serentak


Ttibunriau.com.Sungai Pakning, 7 Agustus 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 sekaligus sebagai wujud nyata semangat One Pertamina, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU II Sungai Pakning kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program sosial kemasyarakatan dengan menggelar kegiatan Donor Darah dan Pemeriksaan VCT (Voluntary Counseling and Testing) secara serentak di seluruh unit dan wilayah operasional Pertamina (6/8).

Aksi ini terlaksana di gedung Budaya Loka Patra (BULOPA), disambut dengan antusiasme tinggi oleh para pekerja, mitra maupun masyarakat umum. Sejak pagi, para peserta mulai berdatangan dengan semangat kepedulian. HSSE Pertamina RU II dan Klinik Pratama yang menggarap kegiatan ini menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bengkalis dan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Tengku Rafi’an Siak sebagai mitra pelaksana kegiatan donor darah.

Terkumpul sekitar 180 kantong darah yang siap disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah Riau dan sekitarnya yang masih menghadapi tantangan ketersediaan stok darah.

Selain donor darah, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan layanan pemeriksaan VCT (Voluntary Counseling and Testing) gratis sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini terhadap penyakit menular, khususnya HIV/AIDS. Fasilitas ini disediakan bagi peserta yang belum memenuhi syarat untuk mendonorkan darah maupun bagi masyarakat umum yang ingin memeriksakan kesehatannya. Pemeriksaan VCT didukung oleh tenaga medis dari UPT Puskesmas Sungai Pakning, sebanyak 212 peserta tercatat mengikuti pemeriksaan VCT ini.

Kehadiran layanan ganda dalam satu kegiatan membuktikan komitmen Pertamina RU II dalam mendukung kesehatan masyarakat secara menyeluruh, sekaligus memperkuat nilai-nilai sosial dan kemanusiaan yang menjadi bagian penting dari semangat kemerdekaan.

Kegiatan ini merupakan pelaksanaan donor darah yang ketiga kalinya diselenggarakan oleh KPI RU II Sungai Pakning sepanjang tahun 2025. Program donor darah ini menjadi konsistensi perusahaan dalam memperluas dampak positif melalui implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di bidang kesehatan dan sosial.

General Affair RU II Sungai Pakning, Iswandi mengungkapkan bahwa “Ini tidak hanya sekedar kegiatan menyalurkan darah, tapi juga memberikan harapan bagi masyarakat yang menjadi pilar utama KPI RU II Sungai Pakning dalam menunjukkan komitmen kuat untuk terus memberikan tindakan promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan bersama dan mewujudkan dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-3, khususnya di sekitar wilayah operasional”.

Melalui kegiatan ini, KPI RU II Sungai Pakning ingin menyampaikan bahwa kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai peringatan sejarah, tetapi juga sebagai kesempatan untuk berbuat nyata bagi sesama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memastikan posisinya sebagai perusahaan yang tidak hanya berfokus pada praktik bisnis ketahanan energi nasional saja.(R461L)

Reses Tahap II Tahun 2025, Basiran Nur Efendi Serap Aspirasi Warga Sinaboi

ROHIL, Tribunriau – Wakil ketua Dewan perwakilan Rakkyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi NasDem, Basiran Nur Efendi,SE.,M.IP, melaksanakan kegiatan reses Masa Persidangan II Tahun 2025 di Kepenghuluan Sei Bakau, RT 004, RT 010 dan Kepenghuluan Sei Nyamuk, Kecamatan Sinaboi pada Senin (4/8/2025) siang kemaren.

Kegiatan ini menjadi momen penting bagi wakil rakyat turun langsung menyerap aspirasi konstituen di Daerah Pemilihan (Dapil) I.

Reses yang berlangsung setiap empat bulan ini menjadi ajang silaturahmi serta wadah komunikasi dua arah antara legislator dan masyarakat. Kali ini, Basiran ditemui oleh PJ Penghulu Sei Bakau, Afrizal, di kediaman tokoh masyarakat setempat, Bakri, yang turut menyambut hangat kehadiran beliau.

Dalam kesempatan tersebut, Basiran Nur Efendi menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan agenda resmi yang sepenuhnya dibiayai oleh negara. “Ini bagian dari tugas kami sebagai wakil rakyat untuk mendengar langsung keluhan dan harapan masyarakat,” ujarnya di hadapan warga.

Salah satu usulan penting yang muncul adalah permintaan bantuan sumur bor. Basiran merespons positif dengan menyatakan bahwa permintaan tersebut kemungkinan besar dapat direalisasikan melalui APBD murni, asalkan sudah melalui proses survei dan lokasi hibah lahannya ditentukan secara jelas.

Aspirasi lain yang disampaikan warga adalah perbaikan jalan menuju ke area pemakaman umum. Menanggapi hal tersebut, Basiran menyampaikan optimisme bahwa pembangunan jalan tersebut bisa masuk dalam prioritas APBD mendatang. Selain itu, jalan menuju Beringin Jaya juga akan diupayakan untuk mendapatkan pendanaan.

Kegiatan reses juga menyentuh wilayah Sungai Nyamuk yang dikenal sebagai kawasan potensial di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan. PJ Penghulu Hendrik Wijaya menyampaikan perlunya dukungan pemerintah dalam mengembangkan sektor-sektor tersebut agar kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.

Kehadiran Basiran dalam kegiatan reses ini diharapkan menjadi solusi atas berbagai persoalan infrastruktur dan ekonomi warga. Semangat keterbukaan dan diskusi yang terbangun mencerminkan komitmen wakil rakyat dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat secara langsung.

Dengan terselenggaranya reses ini, masyarakat Sinaboi semakin percaya bahwa aspirasi mereka dapat diangkat ke tingkat yang lebih tinggi melalui wakilnya di DPRD. Harapan akan pembangunan berkeadilan pun terus disuarakan dalam setiap pertemuan seperti ini.

IRT Warga Tasik Serai Tewas Diamuk Gajah Liar

Bengkalis (Talang Muandau), Tribunriau – Sungguh nasip malang yang dialami oleh sepasang suami istri, yang sedang menjaga ladangnya dan tidur pulas malam hari, tiba-tiba seekor Gajah liar membangunkan keduanya dipagi hari buta dengan teriakan bising.Selanjutnya ajal yang tak bisa dihalangi, Natalia Manalu (38) seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) akhirnya tewas karena diseruduk Gajah liar tersebut, merupakan warga Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Rabu (06/08/25) sekitar pukul 04.00 WIB.

Menurut keterangan Kapolres Bengkalis melalui Kapolsek Pinggir Kompol Nursyafniarti, saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya korban tewas akibat diserang seekor gajah di Jalan Simandak RT 04 RW 02 Desa Tasik Serai.

Dijelaskan Kompol Nursyafniarti, bahwa pada hari Rabu 6 Agustus 2025, sekitar pukul 04.00 WIB, korban bernama Natalia Manalu bersama dengan suaminya marga Panjaitan sedang tidur didalam pondok yang ada di ladang, kemudian korban dan suaminya mendengar suara teriakan dari seekor Gajah.

“Kemudian korban dan suaminya turun kebawah untuk mengusir Gajah yang telah masuk ke ladang, akan tetapi Gajah tersebut malah mengejar korban dan suaminya,” kata Kapolsek.

Dilanjutkan Kompol Nursyafniarti, lalu pada saat itu, korban mengalihkan perhatian agar Gajah tersebut mengejar suami korban sehingga suami korban terjatuh ke dalam parit, akan tetapi Gajah tersebut tetap mengejar korban karena korban menyalakan senter mancis.

“Suami korban mendengar adanya teriakan minta tolong dan memohon ampun dari korban Natalia Manalu. Sekitar pukul 06.00 WIB ketika matahari sudah terbit dan situasinya sudah mulai terang, suami korban mengecek kearah teriakan suara dari korban dan terlihat korban sudah tergeletak dan sudah tidak sadarkan diri,” kata Kapolsek.

Dilanjutkanya lagi, dengan adanya kejadian tersebut sekitar pukul 08.00 WIB, Bhabinkamtibmas Desa Tasik Serai Aiptu Jaka Utama, Bhabinkamtibmas Desa Tasik Serai Barat Brigadir Sumber Horas Minggu dan Babinsa Desa Tasik Serai Serda Riza Ramdani tiba di rumah duka.

“Korban yang memiliki 3 orang anak itu sudah berada dirumahnya di Jalan Gajah Mada KM 20 RT 01 RW 03 Desa Tasik Serai, untuk persiapan acara pemakaman oleh pihak keluarga,” tutup Kapolsek.

Terbaru

Populer