Beranda blog Halaman 1302

Wakapolri Jelaskan Progres Kasus Novel Baswedan

Penyidik KPK Novel Baswedan

JAKARTA,Tribunriau- Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan langkah pengusutan kasus teror penyerangan air keras pada Novel Baswedan semakin maju. Syafruddin menyebut langkah maju itu ditunjukkan dengan banyaknya pihak yang turut memantau.

“Langkahnya semakin progresif saya rasa,” ucap Syafruddin di Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (15/4/2018).

Syafruddin mengatakan Polda Metro Jaya yang menangani langsung kasus itu masih terus berkoordinasi dengan KPK. Selain itu, berbagai pihak seperti Komnas HAM hingga Ombudsman turut memantau.

“Karena sekarang kan yang menangani bukan hanya Polri. Semua sudah masuk. Teman-teman KPK sudah bergabung, Ombudsman sudah bergabung, DPR bergabung, Komnas HAM sudah memantau. Jadi semua,” kata Syafruddin.

Soal dorongan pembentukan tim gabungan pencari fakta (TGPF), Syafruddin tak bicara banyak. “Itu bukan domainnya Polri,” imbuh Syafruddin.

Teror air keras pada Novel itu terjadi setahun yang lalu tepatnya pada 11 April 2017. Hingga kini, pelaku atau bukti kuat yang mengarah ke terduga pelaku masih belum didapatkan.

Novel dalam blak-blakan kapada detikcom beberapa waktu lalu mengaku semakin pesimistis dengan pengusutan kasusnya itu. Selain itu, Novel juga menagih janji Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait penuntasan kasus tersebut. (dtc/red)

Ditanya Soal Helm ‘Batok’ Jokowi, Kakorlantas: Lihat di Google

JAKARTA,Tribunriau- Kakorlantas Polri Irjen Roycke Lumowa menyarankan agar melihat di google untuk masalah penggunaan Helm ‘batok’ Jokowi yang diduga tidak sesuai SNI.

“Coba lihat di google tentang helm standar,” ujar Roycke dilansir dari Detikcom, Minggu (15/4/2018).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa hari yang lalu melakukan touring menggunakan motor choper, Meme Presiden Jokowi menunggang choper tersebar di media sosial yang dibumbui tulisan “Pelanggaran Lalu Lintas”.

Roycke menyatakan motor ataupun aktifitas touring Jokowi semestinya sudah sesuai aturan. “Semestinya sudah sesuai (aturan) ya,” jelasnya.

Namun, ketika ditanya masalah knalpot ‘bronk’ yang diduga tidak sesuai dengan standart, Roycke menyatakan masalah itu ada pada tingkat suara (kebisingan).

“Lha kalau knalpot kan yang jadi soal suaranya,” tuturnya. (dtc/red)

Tingkatkan Layanan e-KTP, Disdukcapil Pekanbaru Tambah Alat Rekam

Pemohon kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) sedang melakukan proses pemindaian sidik jari saat uji coba di Kantor Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (27/7). Dalam uji coba tersebut pemohon e-KTP direkam foto diri, nama, umur, sidik jari, serta iris mata hanya dalam waktu dua menit sebelas detik hingga data tersebut langsung terkirim ke database di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan tercetak dalam bentuk e-KTP. Namun proses sebenarnya diperlukan waktu satu sampai dua minggu hingga akhirnya e-KTP diterima pemohon tergantung jarak daerah yang akan dikirim karena pencetakan terpusat di Kemendagri. MI/PANCA SYURKANI

PEKANBARU,Tribunriau- Demi meningkatkan layanan kepada masyarakat dalam pengurusan administrasi kependudukan terutama e-KTP, Disdukcapil Pekanbaru menambah alat perekaman e-KTP.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru, Baharudin kepada wartawan, Sabtu (14/4/2018) kemarin.

“Alhamdulillah, ada aturan baru dari Pemerintah pusat. Saat ini kita sudah boleh membeli alat perekaman e-KTP sendiri dengan begitu kita bisa melengkapi seluruh peralatan yang rusak di beberapa Kecamatan,” ujarnya.

Saat ini, jelas Baharudin, Disdukcapil masih memiliki 9 alat perekaman, idealnya setiap kecamatan memiliki satu alat perekaman yang lengkap.

“Antrean panjang di beberapa UPTD Dukcapil di Kecamatan karena ada alat yang rusak. Seperti di Kecamatan Tampan masyarakatnya terpaksa dialihkan ke Marpoyan Damai karena keterbatasan alat,” jelas Bahar lagi.

Ditanya terkait anggaran pengadaan alat perekaman e-KTP, Baharudin tidak bisa menyebutkan secara terperinci. Karena pembelian alat itu sesuai dengan keuangan Pemko Pekanbaru.

“Untuk anggaran masih dihitung, yang pasti itu mahal sekali, intinya tergantung keuangan Kota Pekanbaru,” pungkasnya. (hrc/red)

Jedar Pamit Begitu Cepat, Ruben Onsu Kecewa

Tribunriau- Tidak ada yang menyangka jika Jessica Iskandar (Jedar) mengumumkan pamit untuk pergi ke Amerika pada saat Pesbukers edisi 11 April 2018 kemarin. Sebagai partner kerja dan teman baik, Ruben Onsu pun tak menepis adanya rasa kecewa dengan keputusan mendadak aktris sekaligus presenter cantik tersebut.

“Dia tidak bilang langsung ke teman-teman sih. Berarti selama ini berteman sama Jedar selama ini biasa-biasa aja. Tiba-tiba pamit di live, kan jadi bingung. Padahal bisa cerita kalau ada apa-apa. Aku kecewa karena kita sayang sama Jedar, tapi kok dia mutusin untuk pergi ke Amerika dalam jangka waktu yang cukup lama, dia bilang 7 bulan sampai 1 tahun. Terserah sih, tapi kalau teman harusnya cerita aja. Ya udah lah, mungkin dia anggap ini sebuah privasi, hargain aja,” ujar Ruben, saat ditemui di bilangan Tendean, Jakarta Selatan, Jum’at (13/4).

Ruben lalu menegaskan kalau aktris yang akrab disapa Jedar itu sama sekali tidak membicarakan apapun mengenai keputusannya untuk pergi ke Amerika. Ruben sendiri cukup yakin jika hal tersebut bukan sesuatu yang direncanakan dalam waktu singkat oleh Jedar.

“Nggak ada obrolan apa-apa. Aku juga enggak mau tanya. Jedar mungkin tahu aku kenapa, makanya kalau saya maunya ngobrol dululah. Saya juga ngobrol sama teman-teman produksi. Kok mereka enggak cerita atau kasih tau. Kalau dibilang down, ya memang benar begitu. Setiap hari kita bareng, tiba-tiba pamit untuk pergi 1 tahun ke Amerika. Itu kan enggak mungkin keputusan yang dia buat mendadak, pasti dari lama dan sudah dipersiapkan, kok enggak pernah ngobrol apa-apa?” lanjutnya.

Lebih jauh, suami Sarwendah itu juga mengungkapkan kalau keputusan Jedar untuk pergi ke Amerika semata-mata untuk melanjutkan studinya. Meskipun mendukung semua keputusan Jedar, sebagai teman baik, perasaan kaget dan kecewa masih terus menyelimuti Ruben.

“(Dia ke sana) Kuliah. (Kalau jurusan) Lah gue saja gedek, gimana mau nanya jurusannya? Biarin saja, mau jurusan apa kek, Kampung Rambutan kek. Menurut gue karena demi pendidikan gue sangat support, cuma kepergian itu mendadak banget. Kan lu bisa ngobrol. Hari Seninnya dia masih di sini lagi kan sama gue,” tambahnya.

“Ya gue langsung, ‘lu kok kayak orang he’euhh,’ ya memang dia gitu kan orangnya. Lu mau marah enggak tega lihat dia, tapi kan kesal. Lu enggak ngomong sih. Perasaan gue tuh, kalau datang ke sana, biasanya dia duduk sini tapi orangnya kayak sudah enggak ada gitu. Ya mungkin dalam waktu beberapa hari nanti dia akan menghubungi saya,” pungkas Ruben. (mkc/red)

Agar tak Jadi Dosa Jariyah, Ini Permintaan Dena JKT48

Tribunriau- Untuk menunjukkan keseriusannya mengamalkan salah satu syariat agama yaitu berhijab, Dena JKT48 yang memiliki nama asli Dena Siti Rohayati memutuskan untuk keluar dari anggota girl band JKT48.

Manajemen JKT48 juga telah resmi merilis bahwa mulai terhitung 5 April 2018 lalu, Dena tidak lagi tergabung dalam JKT48.

“Dena Siti Rohyati (trainee) telah mengajukan pengunduran diri dari JKT48. Oleh karena itu terhitung 5 April 2018, member yang bersangkutan sudah tidak melanjutkan aktivitasnya di JKT48. Kami mohon pengertiannya dan terima kasih. JKT48 Operation Team,” keterangan yang dilansir dari website resmi mereka.

Menunjukan keseriusannya untuk berhijrah, Dena meminta pada para penggemar untuk menghapus semua fotonya sebelum berhjab. Dia beralasan jika hal itu akan menjad dosa jariyah yang akan tetap mengalir meskipun dia sudah meninggal.

Hal itu disampaikan Dena melalui Instagram Stories-nya beberapa jam yang lalu di akun Instagramnya @dena.sr15. (mkc/red)

Pilpres 2019, Ini Syarat PKS Jika Gerindra Ingin Berkoalisi

JAKARTA,Tribunriau- Partai Gerindra beberapa hari yang lalu resmi mengusung Prabowo Subianto menjadi Capres di Pilpres 2019 mendatang, PKS kembali menegaskan persyaratannya jika Gerindra ingin berkoalisi.

“Kami sudah sampaikan kepada pak Prabowo. Kalau Gerindra ingin berkoalisi dengan PKS maka salahsatunya Pak Prabowo harus memilih Cawapres dari PKS,” ujar Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Sohibul Iman di Jakarta dilansir dari Republika, Sabtu (14/4/2018).

Untuk diketahui, sembilan nama kader PKS yang akan diusung menjadi pendamping Prabowo pada Pemilu 2019 yaitu Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, mantan Presiden PKS Anis Matta, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Presiden PKS saat ini Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri, mantan Menkominfo Tifatul Sembiring, Muzammil Yusuf dan Mardani Ali Sera.

Prabowo sendiri, memiliki tugas untuk menemukan pasangannya yang memiliki elektabilitas dan dukungan mesin politik tinggi. Sampai sejauh ini, Prabowo maupun Gerindra belum menunjuk secara pasti siapa yang akan menjadi cawapres dalam Pilpres 2019.

Partai Gerindra mengumumkan hasil rapat koordinasi nasional (rakornas) yang menyimpulkan pemberian mandat bagi Prabowo untuk maju sebagai capres dalam Pilpres 2019 di Bogor Rabu (11/4). Prabowo menyatakan siap menerima mandat yang diberikan tersebut. (rci/red)

Besok Pemadaman Listrik Bergilir di Wilayah Pekanbaru, Ini Jadwalnya

PEKANBARU,Tribunriau- Sabtu (14/4/2018) esok untuk wilayah Pekanbaru akan dilakukan pemadaman listrik bergilir. Durasi pemadaman berkisar 3 jam.

Hal tersebut berdasarkan pengumuman PT PLN (persero) wilayah Riau-Kepulauan Riau Nomor 10/PM/014/MCPKB/2018. Dijelaskan dalam pengumuman tersebut, pemadaman bergilir dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan dan mengantisipasi terjadinya gangguan yang lebih besar.

Berikut jadwal dan lokasi pemadaman listrik tersebut:

Jl.Siak Ii, Jl.Riau, Jl.Soekarno Hatta, Jl.Jenderal, Jl.Durian, Jl.Dahlia, Jl. Rajawali, Jl. Serayu, Jl.Darma Bhakt, Jl. Melur Dan Sekitarnya.Jl.Siak Ii, Jl.Pemuda, Jl.Pemudi, Jl.Subrantas, Jl.Kulim, Jl.Riau Dan Sekitarnya.JL. Utama Teuku Bey, JL. Sei Mintan, JL. Griya Tika Utama, JL. Karya UjungJL. Pondok Melayu, JL. KH Nasution, JL. Komplek Uir

Jl. Garuda Sakti Km 1 – Km 3, Jl. Merpati Sakti, Jl. Hr Subrantas ( Simp Panam – Rri ), Jl. Bulu China, Jl. Taman Karya, Jl. Melati Sampai Simpang Naga Sakti, Jl. KetitiranJl. Bangau Sakti, Giant Mart, Unri Panam, Jl. Bina Krida, Jl. H R Subrantas, Jl. Balam, Jl. Manyar Sakti, Jl. Merak Sakti, Polsek Tampan, Jl. Kutilang Sakti, Jl. Rajawali Sakti, Bapelkes, Tranz Hotel, Jl. Kamboja, Jl. Anggrek, Baterai P, Kantor Pertanian,Rec. Al Huda, Kunango Jantan, Trimas Madya, PT. Agronusa, JL. Pematang Kulim – JL. PTP V, JL. Sei Pinang (Kanja Danau/Bangkinang), KWH Batas

Jl. Tambusai, Riau Mandiri, Global Bangunan, Jl. Pembangunan, Jl.Punai, Jl. Kuau, Jl. Balam, Jl. Manggis, Jl. Taskurun, Jl. Garuda, Dan Sekitarnya.

Jl.Soekarno Hatta, Jl. Bhakti, Jl. Arifin Ahmad, Jl. Majalengka, Jl.Rambutan, Jl. Paus, Jl. Bawal, Jl. Gurita, Gedung Juang 45 Sudirman, Jl. Terubuk, Jl. Ambu-Ambu, Koki Sunda, Jl. Nenas Sudirman,

Jl. Tuah Karya, Jl. Budi Daya, Pasar Baru Panam, Jl. Swakarya, Kantor Pln Panam, Jl. Dwi Guna, Jl. Suka Karya ( Bagian Depan ), Rs Aulia Hospital, Rs Awal Bros, Brp, Jl. Mukhsinin, Hotel Parma, Jl. Cipta Karya, Prm. Trans, Rph ( Rumah Potong Hewan ), Jl. Teropong

Jl. Kubang Raya ( Sebelah Kiri Sampai Simpang Suka Karya ), Jl. Tuah Karya Ujung, Jl. Masa Karya, Jl. Karya Masa, Jl. Wisma Kualu, Jl. Bambu Indah, Jl. Kampung Dalam Lestari, Jl. Raha Bangun, Jl. Suka Ria, Jl. Gembira, Sekolah Kehutanan, Jl. DamaiJl. Tambusai Ujung, Terminal Akap, Sekolah Asshofa, Jl. Soekarno Hatta, United Tractor, Jl. Fajar, Jl. Sukajaya,Jl.Darma Bhaakti Dan Sekitarnya.

Jl. Riau, Mall Ciputra Seraya, Jl. Kemuning, Pasar Senapelan Dan Sekitarnya.Jl. Riau, Mall Ciputra Seraya, Jl. Kemuning, Pasar Senapelan Dan Sekitarnya.Gh Rusunawa , Rusunawa Unri, Main Stadion, Jl Sm Amin, Jl.Arifin Ahamad Dan Sekitarnya.

Komplek LanudLBS Kehutanan, JL. Arengka, JL. Pelita. JL. Damai Langgeng, JL. Karyawan, JL. Muhajirin. JL. Rawa Bening, JL. Sentosa, JL. Teropong, JL. Taman Arengka Indah, JL. Pribadi

Jl.Siak II, Jl Damai,Jl,Witayu,Jl.Pastoran,Jl Padat Karya Kiri,Jl Padat Karya Kanan,Jl Sri Indra Palas,Jl Muara Fajar,Jl Ikan Parang,Km 27 (Minas), Jl Simp PerawangDesa Batu Langkah, Desa Kabun, Desa Giti, Desa Aliantan, Desa Puo Raya, Desa Tandun, Desa Langgak, Desa Koto Tandun, Desa Boncah Kusuma, Desa Kasikan, Desa Kumain, Desa Tapung Jaya, Desa Desa Dayo, Desa Bono Tapung, Desa Sungai Kuning, Desa Bukit Intan Makmur, Desa Intan Jaya, Desa Tanah Datar, Tanah Abang, Desa Mandau, Kota Lama, Kota Intan, Kembang Damai, Pagaran Tapah, Jl. Jend Sudirman, Desa Ujung Batu Timur, Kelurahan Ujung Batu, Desa Ngaso, Desa Lubuk Jambu, Desa Penghijauan, Desa Pagaran Tapah. (grc/red)

Ini Hotel dan Wisma di Pelalawan yang Menunggak Pajak

PELALAWAN,Tribunriau- Sejumlah hotel, penginapan dan wisma di Kabupaten Pelalawan menunggak pajak, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pelalawan akhirnya mengirim surat peringatan.

Tim BPKAD Pelalawan turun langsung ke objek usaha penunggak pajak dengan memberikan surat peringatan.

Hotel, penginapan dan wisma yang menunggak pajak diantaranya Hotel Dika Raya di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Pangkalan Kerinci. Hotel ini menunggak pajak sejak bulan Juli 2017 hingga Februari 2018.

Hotel Fanbinari di Jalintim Pangkalan Kerinci, menunggak pajak terhitung sejak bulan November 2017 hingga Februari 2018.

Hotel Meranti di Jalintim Pangkalan Kerinci, menunggak pajak dari bulan Juli 2017 hingga Februari 2018. Hotel Ryan, Pangkalan Kerinci, menunggak pajak dari Januari 2017 hingga Februari 2018.

Hotel Aini, Pangkalan Kerinci menunggak pajak dari Agustus 2017 sampai Februari 2018. Wisma Sarina, Pangkalan Kerinci menunggak pajak sejak bulan Mei 2017 sampai Februari 2018.

Penginapan Sardela, Sorek menunggak pajak terhitung dari bulan Agustus 2017 hingga Februari 2018. Penginapan Mandiri, Ukui, mennunggak dari bulan Juli 2017 hingga Februari 2018.

Wisma Malika, Pangkalan Kerinci tunggakan pajak sejak Januari 2017 hingga Februari 2018.

“Mereka (pengelola hotel, penginapan dan wisma) telah kita surati. Intinya mereka kooperatif,” ungkap Kepala BPKAD Pelalawan, Davidson Saharuddin, dilansir dari GoRiaucom, Jumat (13/4/2018). (grc/red)

Pendaftaran Imam Masjid Paripurna Kecamatan di Pelalawan Dibuka, Ini Syaratnya

PELALAWAN,Tribunriau- Pendaftaran untuk Imam Masjid Paripurna Kecamatan tahun 2018 telah dibuka. Sejumlah persyaratan juga sudah disosialisakan oleh Pemkab Pelalawan.

“Imam masjid paripurna tahun ini, akan diseleksi untuk 11 kecamatan yang ada, terkecuali Kecamatan Pangkalan Kerinci,” jelas Sekretaris Panitia Seleksi (Pansel) H Akmamul Hadi dilansir dari GoRiau, Jumat (13/4/2018).

Pendaftaran dimulai dari 9 hingga 20 April 2018. Untuk persyaratan calon imam masjid paripurna ini, ditetapkan beberapa ketentuan.

“Untuk ketentuan umumnya seperti persyaratan biasa pada umumnya, sehat jasmani, WNI, berakhlak baik, berintegritas,” kata Akmamul.

Dilanjutkan Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setdakab Pelalawan ini, untuk ketentuan khusus, Pansel menetapkan beberapa hal. Diantaranya, berjenis kelamin laki-laki, umur minimal 20 tahun, qari, pendidikan minimal SLTA sederajat dan diutamakan yang sudah menikah.

“Kemudian juga memiliki pengetahuan ilmu fiqih, memiliki hapalan Al Quran yang memadai dan manajerial,” imbuhnya.

Akmamul menyampaikan, Pansel mengundang seluruh masyarakat yang berminat untuk menjadi imam masjid paripurna kecamatan untuk mendaftarkan diri.

“Kepada masyarakat yang berminat atau ingin informasi lebih lanjut bisa menghubungi Bagian Kesra Setdakab Pelalawan. Pengumuman ini juga sudah disebarkan ke seluruh kecamatan,” tutupnya. (grc/red)

Alat IT tak Memadai, Polda Riau Kewalahan Telusuri Sindikat Narkotika

PEKANBARU,Tribunriau- Polda Riau saat ini menelusuri dugaan keterlibatan narapidana sebagai pengendali singikat peredaran narkotika, penelusuran tersebut terkendala akibat alat IT yang tak memadai.

“Sudah kita lakukan pemeriksaan, dia tidak mengaku (terlibat, red). Sekarang ini masih 50:50 karena kita masih mengumpulkan alat bukti lainnya. Kendalanya, kita tidak punya alat IT untuk menelusuri lebih dalam,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Hariono dilansir dari GoRiaucom, Jumat (13/4/2018).

Jika didukung IT yang mumpuni, langkah kepolisian tentu lebih mudah dalam melacak dugaan keterkaitan Narapidana tersebut dengan sindikat yang dikendalikannya, misalnya melalui transkip percakapan, pesan dan sebagainya.

Diakui Hariono, memang pola yang dipakai para pelaku selalu terputus. Misalnya antara kurir, pengedar, bandar dan jaringannya. Namun dipastikannya, Polda Riau belum akan berhenti mengumpulkan alat bukti yang menguatkan dugaan keterlibatan Napi ini.

Yang pasti, salah satu yang sudah dikantongi kepolisian adalah rekening berisi uang dalam jumlah tak sedikit milik Narapidana tersebut. Rekening ini dibuat memakai nama kurir, namun uangnya milik Napi itu. Tentu saja, ini bisa dikonstruksikan dengan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang).

“Terkait rekening itu, bisa untuk TPPU-nya. Kita periksa yang memiliki rekening tersebut. Dia yang punya (Narapidana, red), uangnya juga miliknya,” beber Dirnarkoba Polda Riau.

Selanjutnya, penyidik akan melakukan pemeriksaan mendalam dari rekening tersebut, untuk menelusuri kemungkinan adanya tabungan lain milik Narapidana tersebut. “Kita periksa rekening korannya, mungkin ada tabungan lain, kita akan telusuri,” pungkas Hariono.

Waktu lalu, Kapolda Riau Irjen Nandang menegaskan akan memiskinkan pengedar dan bandar Narkoba, dengan menjerat mereka dengan Pasal TPPU. Selain terancam dihukum atas keterlibatan peredaran barang haram, aset hingga uang milik pelaku yang dihasilkan dari jual-beli Narkoba akan disikat pihak berwajib.

Diberitakan sebelumnya, dugaan adanya keterlibatan Narapidana sebagai pengendali sindikat Narkoba berawal dari ditangkapnya tiga kurir berinisial Ry, Sy dan MD atas kepemilikan 2,5 Kilogram Sabu. Barang haram ini diduga masuk dari negara luar. (grc/red)

Terbaru

Populer