Beranda blog Halaman 1289

Kolaborasi Sesama Institusi Demi Kemajuan, FKPT Sumut Sukses Gelar ICASI

MEDAN,Tribun Riau- Forum Kerjasama Perguruan Tinggi (FKPT) Sumut menggelar Internasional Conference on Advance and Scientific Innovation (ICASI) dengan tema Empowering Digital Society Through Integration of Multidiscplinarity Aspect, di Madani Hotel, Jalan Sisingamangaraja Medan, Senin (23/4/2018).

Ketua FKPT, Mesran M.Kom dalam sambutannya mengatakan bahwa FKPT merupakan suatu Forum yang diikuti lebih kurang 15 institusi dan terbentuk pada tahun 2017 di Medan dengan tujuan untuk saling berkolaborasi dan bekerja sama antar sesama institusi demi kemajuan bersama.

“Walaupun Forum Kerjasama Perguruan Tinggi (FKPT) ini baru 1 tahun berdiri, namun institusi yang terlibat di dalamnya memiliki komitmen yang tinggi untuk maju dan bekerjasama, untuk saling memberikan kontribusi yang besar kepada dunia pendidikan,” ucap Mesran dalam rilis yang diterima Tribunriau.com, Senin (23/4/2018).

Dilanjutkannya, ICASI ini merupakan konferensi yang pertama digagas oleh FKPT bekerja sama dengan beberapa Politeknik Malaysia diantaranya Politeknik Sultan Azlan Shah, Politeknik Premier Ibrahim Sultan, Politeknik Banting Selangor, Politeknik Port Dikson.

“Mesran mengatakan ada 95 paper yang diterima, 50 paper yang ditolak dan yang mengikuti kegiatan pada hari ini terdapat 75 Presenter dan dihadiri peserta lebih kurang 130 peserta seminar,” jelasnya.

Narasumber yang dihadirkan pada acara tersebut adalah Prof. Dato’ Dr. Ab. Halim bin Tamuri (Kolej Universiti Islam Antarbangsa Selangor-Malaysia), Prof. Dr. Farid Wajdi Ibrahim (UIN Ar-Raniry Banda Aceh-Indonesia) dan Prof. Eon Yong Kim (Hanyang University, South Korea).

Sementara itu, salah seorang presenter dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wil 1 Marzuki Sinambela dengan judul paper Shear Wave Spliting Analysis Beneath Sumatra For-Arc Infferred from Seismic Observations Statio.

Dikatakan Marzuki, Seismic Anisotropy adalah untuk mengidentifikasi dan mengobservasi struktur anisotropy pada permukaan dengan proses deformasi di Sumatera bagian Pantai Barat.

Penelitian tersebut hasil dari kolaborasi beberapa institusi, yaitu Janner Simarmata (Universitas Negeri Medan), Erwinsyah Satria (Universitas Bung Hatta), Rina Yulius (Politeknik Negeri Batam), dan Daniel Silli Bataona (Politeknik Negeri Kupang).

Turut hadir Dr Aji Prasetya Wibawa dari Universitas Negeri Malang yang juga Editor in Chiep jurnal Knowledge Engineering and Data Science (KEDS) dan Managing Editor International Journals of Advances in Intelligent Informatics (IJAIN), Andri Pranolo MCs dari Universitas Ahmad Dahlan.

ICASI juga terlaksana atas dukungan dari beberapa kampus, diantaranya Polimedia, Universitas Negeri Medan, STMIK Budi Darma, Insitut Teknologi Medan, STIM Sukma, LP3I, Universitas Harapan Medan, Politeknik Sultan Azlan Shah, Politeknik Premier Ibrahim Sultan, Politeknik Banting Selangor, Politeknik Port Dikson. (rilis)

Diduga Dibawah Pengaruh Narkotika, Toyota Inova Laka Tunggal di Pekanbaru

Kondisi Innova usai tabrak halte Transmetro Pekanbaru (Foto: Istimewa)
Kondisi Innova usai tabrak halte Transmetro Pekanbaru (Foto: Istimewa)

PEKANBARU,Tribun Riau- Diduga dalam pengaruh narkotika saat mengemudi, sopir Toyota Innova, RK (23) mengalami kecelakaan tunggal di ruas Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru – Riau pada Senin (23/4/2018) subuh tadi.

Mobil naas tersebut memanjat trotoar lalu menabrak halte bus transmetro hingga ringsek parah pada bagian depannya.

Dugaan pengaruh narkotika tersebut diperkuat dengan hasil tes urine yang dilakukan RS Bhayangkara Polda Riau pasca kecelakaan, di mana RK dinyatakan positif menggunakan Sabu dan Ekstasi.

Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi P, Senin (23/4/2018) mengungkapkan, RK diduga tidak hati-hati dan tak konsentrasi saat mengendarai mobil. Ditambah pula dirinya di bawah pengaruh Narkoba sehingga ditenggarai jadi pemicu kecelakaan tunggal tersebut.

Dijelaskannya, kecelakaan itu tepat di depan Sudirman City Square sekitar pukul 04.30 WIB. Selain RK, di dalam Innova tersebut juga ada dua wanita muda berinisial MK (18 tahun) dan IF (24 tahun). Kuatnya benturan menyebabkan tiga orang ini menderita luka dan memar.

RK mengalami luka robek di mata kiri, dalam mulut, luka lecet di kedua tangan dan patah kaki kanan. RK kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Sementara MK mengalami luka lecet pada punggung kaki kanan dan luka lecet di bibir bagian atas. Sedangkan IF memar pada pipi kiri dan lebam di mata kiri.

Innova berpelat Jakarta tersebut mengalami Out of control (Lepas kendali, red). Padahal ruas jalan saat kejadian cukup sepi karena masih subuh. Pasca kejadian, polisi langsung melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan mengevakuasi kendaraan tersebut dari lokasi kejadian, agar tak menganggu arus lalu lintas.

Dalam peristiwa tersebut, kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta. Menurut identitasnya, sopir berinisial RK ini merupakan warga Kecamatan Kuantan Mudik Kuansing. Sedangkan dua wanita muda yang ada di dalam Innova adalah warga Marpoyan Damai – Pekanbaru. (grc/red)

Jelang Ramadhan, Harga Bahan Pokok di Pekanbaru Merangkak Naik

Jelang ramadhan 2018, harga telur dan daging ayam di Pekanbaru merangkak naik
Jelang ramadhan 2018, harga telur dan daging ayam di Pekanbaru merangkak naik

PEKANBARU,Tribun Riau- Menjelang bulan Ramadhan tahun ini, harga-harga bahan pokok di beberapa pasar di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau mulai merangkak naik, khususnya telur dan daging ayam.

Berdasarkan pantauan tim Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia di Pasar Cik Puan Pekanbaru, Senin (23/4/2018), diketahui harga telur dan daging ayam masing-masing naik Rp3 ribu per kilogramnya.

“Kalau harga telur ayam ini sudah empat hari naik, dulu Rp36 ribu per papan atau Rp1.200 per butirnya. Kalau sekarang sudah naik menjadi Rp39 ribu per papan,” kata salah seorang pedagang di Pasar Cik Puan, Yati dilansir dari GoRiau, Senin (23/4/2018).

Sedangkan harga daging ayam, lanjut Yati, diperkirakan setiap harinya bisa naik Rp500 per kilogram. Bahkan, beberapa hari belakangan harga daging ayam mencapai Rp26 ribu per kilogram.

“Sebelumnya Rp22 ribu per kilogram. Ini sudah Rp26 ribu, karena naiknya sedikit tapi terus-terusan. Naik Rp500, besok Rp500, besoknya begitu lagi. Harga tertinggi yang selama kami berjualan itu tembus Rp30 ribu,” ujarnya. (grc/red)

Gempa 5,4 SR Guncang Minahasa, Warga Panik

Ilustrasi Gempa
Ilustrasi Gempa

JAKARTA,Tribun Riau- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan gempa bumi berkekuatan 5,4 skala richter (SR) mengguncang Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), Senin (23/4). Warga setempat dilaporkan sempat merasa panik.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan,Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah melaporkan kejadian gempa bumi dengan lokasi 118 km tenggara Minahasa Tenggara, 119 km Tenggara Bitung Sulut atau 122 km Tenggara Minahasa.

“Gempa berkekuatan 5,4 SR pada Senin 23 April 2018 pukul 11.05 WIB. Gempa tidak berpotensi tsunami,” ujarnya dirilis dari Republika, Senin.

Gempa dilaporkan di lintang 0,51 LU, bujur 125,66 BT dan kedalaman 10 Km. Ia menambahkan, posko BNPB telah mengkonfirmasi ke Badan Pemanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dilaporkan dirasakan kuat di Minahasa tenggara selama 20 detik.

“Warga sempat panik dan berhamburan keluar rumah. Tetapi belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan bangunan,” katanya. Ia menambahkan, pendataan masih dilakukan hingga kini. (rci/red)

Polres Pekanbaru Amankan Sabu Bernilai Miliaran Rupiah

Ilustrasi sabu - Polres Pekanbaru Amankan Sabu Bernilai Miliaran Rupiah
Ilustrasi sabu - Polres Pekanbaru Amankan Sabu Bernilai Miliaran Rupiah

PEKANBARU – Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polresta Pekanbaru – Riau, meringkus seorang kurir Sabu berinisial JRP alias Jhon di rumahnya, Kelurahan Kampung Bandar Kecamatan Senapelan. Tak tanggung-tanggung, empat kilogram Sabu berhasil disita polisi.

Jhon diciduk tanpa perlawanan oleh tim Opsnal Satnarkoba Polresta Pekanbaru. Saat itu, dirinya sedang tertidur pulas di kamar. Ia pun kaget saat melihat aparat sudah berada dihadapannya. Menurut kepolisian, Jhon adalah kurir Narkoba.

Tak buang-buang waktu, pihak berwajib pun langsung melakukan penggeledahan di rumah tersebut. Hasilnya, ditemukan empat kilogram lebih Sabu yang disembunyikan Jhon di bantal yang dipakainya untuk tidur. Sabu tersebut ditaksir bernilai Rp4 Miliar.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto dalam jumpa persnya didampingi Kasat Narkoba Kompol Deddy Herman dan Kanit Opsnal Iptu Noki Loviko, Senin (23/4/2018) menuturkan, sabu yang ada pada Jhon diduga berasal dari jaringan Dumai dan Kabupaten Bengkalis.

Adapun pelaku, diupah oleh seseorang untuk mentransaksikan serbuk haram tersebut kepada orang lain, yang kini dalam perburuan aparat berwajib. Sebagian rencananya akan dijual di Pekanbaru dan sisanya ke daerah lain. Belum sempat itu terlaksana, polisi pun menggagalkannya.

“Kalau kita hitung nilainya, sekitar Rp5 Miliar. Yang bersangkutan ini hampir dua minggu kita ikuti gerak-geriknya sebelum kita tangkap pada Kamis lalu. Kita duga, Sabu tersebut dari jaringan Bengkalis dan Dumai yang asal mulanya masuk dari luar negeri,” beber Kombes Susanto.

“Sebagiannya, rencananya akan diedarkan di Pekanbaru dan sebagian lainnya ke luar daeraj. Untuk penerimanya saat ini sedang kita kembangkan,” pungkas Kapolresta Pekanbaru.

Adapun empat kilogram Sabu tersebut dikemas menjadi delapan paket besar. Kemasannya juga disamarkan, yang dimasukkan ke dalam sebuah bungkusan produk. Diduga, itu dilakukan untuk menyamarkan barang haram tersebut dari ‘endusan’ pihak berwajib. (grc/red)

Dugaan Penyalahgunaan Reklamasi, DLH Batam Cuma Beri Rekomendasi

aktifitas penimbunan kawasan hutan mangrove di Kelurahan Sungai Pelunggut, Kecamatan Sagulung
aktifitas penimbunan kawasan hutan mangrove di Kelurahan Sungai Pelunggut, Kecamatan Sagulung

BATAM,Tribun Riau- Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemko Batam, Herman Rozi segera menindaklanjuti laporan dugaan penyalahgunaan reklamasi dan penimubunan area Mangrove serta kegiatan cut and fill (gali dan timbun) di Kelurahan Sungai Pelunggut, Kecamatan Sagulung.

“Apabila perusahaan menyalahi aturan, kita akan periksa,” ujar Herman Rozi kepada Tribunriau.com di ruang kerjanya, Jumat (20/4/2018) di Sekupang.

Dijelaskannya, permasalahan perijinan cut and fill kewenangannya berada di BP. Batam. “Untuk ijin cut and fil itu di BP. Batam,” ujarnya.

Idealnya, lanjut Rozi, untuk teknis, seperti membuat drainase untuk menghindari banjir, pihaknya hanya memberikan rekomendasi, selanjutnya pihak perusahaan mengurus ijin yang lainnya, termasuk ke Dinas Kehutanan Provinsi.

“Batas Laut 0 sampai 12 mil, reklamasi, tambang, hutan, waktu ditimbun laut mangrove, kewenangan ijinnya dari kehutanan provinsi, kewenangan meninndak ada di Kehutanan Provinsi, rekomendasi UKL, UPL yang kita keluarkan adalah upaya pengelolaan, secara teknis, seperti membuat drainase, kita menentukan teknisnya sekian supaya tidak banjir, tanahnya dibuang kemana, ini yang ideal, setelah kita berikan rekomendasi baru selanjutnya mereka urus ijin lainnya,” jelasnya.

Namun, pihaknya mengaku ada beberapa lokasi yang telah diminta untuk berhenti beraktifitas, bahkan Kementerian Lingkungan Hidup juga ikut turun ke lapangan.

“Ada beberapa lokasi sudah kita minta diberhentikan kegiatan penimbunan mangrove yang ada di sekitar dapur 12 dekat Kampung Tua, bahkan dari Kementerian Lingkungan Hidup sudah turun ke TKP memeriksa lokasi penimbunan mangrove,” tambahnya.

Secara administrasi, pihaknya sudah melayangkan surat peringatan dan larangan, namun jika perusahaan tetap membandel, dirinya menyerahkan urusan tersebut ke pihak yang berwenang.

“Sudah kita berikan peringatan dan larangan, langsung kami turun ke lapangan Kampung Tua, kalau ada kegiatan lagi, itu urusan polisi, kita sebagai PPLH, kalau ada pidana, kita pidanakan, kita periksa per paket, tidak bisa tiba-tiba mereka masuk penjara,” ungkapnya. (TIM)

Kekhawatiran Abraham Samad terkait Kasus Novel Baswedan

Mantan ketua KPK Abraham Samad
Mantan ketua KPK Abraham Samad

JAKARTA,Tribun Riau- Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menyayangkan kasus penyerangan terhadap penyidik Novel Baswedan belum juga terungkap. Kasus ini bisa saja kembali terulang, bahkan termasuk pimpinan lembaga itu.

“Jika tidak diproses dan tidak masuk ke meja hijau, saya khawatir akan menimpa pegawai KPK yang lain, termasuk pimpinan KPK,” ungkap Abraham Samad di Palembang, Sabtu (21/4) malam.

Dia mengatakan, kasus penyerangan terhadap pegawai KPK tak hanya dialami Novel Baswedan saja, tetapi juga terjadi oleh beberapa pegawai lain sebelumnya. Lagi-lagi, kasus itu tak pernah terungkap sampai sekarang.

“Ya, pernah juga terjadi, ada yang ditabrak, diteror. Ketika itu terjadi saat dipimpin Pak Busyro, beliau menceritakan kepada saya waktu baru menjabat,” ujarnya.

Belajar dari kejadian itu, kata dia, penyidik kepolisian harus segera mengungkap kasus penyerangan Novel Baswedan secepatnya. Sebab, kasus itu sudah cukup lama dan semestinya pelaku dan dalang penyerangan sudah tertangkap.

“Sudah berjalan satu tahun, tapi sampai detik ini tidak pernah terungkap, siapa dalang penyerangan,” tegasnya.

Menurut dia, lambannya pengungkapan kasus penyerangan air keras ini harus direspon oleh pemerintah. Presiden harus membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF). Dia optimistis cara ini menjadi solusi tepat untuk menemukan pelakunya.

“Pemerintah harus membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta, pemerintah merumuskan formulasinya. Siapa saja anggotanya, cari yang dianggap kredibel. Karena ini jadi preseden buruk jika tak terungkap,” pungkasnya. (mkc/red)

Dolar Tembus Rp13.900, Ini Penjelasan BI

JAKARTA,Tribun Riau- Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) terus mengalami pelemahan beberapa minggu ini. Bahkan, Rupiah sempat mengalami pelemahan mencapai Rp 13.900 per USD.

Kepala Grup Asesmen Ekonomi BI, Firman Mochtar mengatakan pihaknya akan terus memantau pergerakan nilai tukar agar bisa menciptakan kepastian pasar.

“Kurs ini kan harga dari devisa ya, ekspor impor, valuta asing harganya adalah kurs, kalau dia berfluktuasi, dia akan menciptakan ketidakpastian. Orang akan susah melakukan perencanaan. Kita berupaya untuk meminimalisir ketidakpastian ini,” kata Firman dalam acara pelatihan wartawan BI, di Kawasan Senggigi, Lombok.

Firman melanjutkan, BI akan tetap menjaga nilai tukar tetap terkendali dengan terus memantau pasar sehingga tidak akan menimbulkan banyak ekspektasi.

“Kita selalu ada di pasar, jadi kurs stabil. Jadi tetap menjaga stabilitas ekonomi. Peran cadangan devisa ini sangat penting. Kita manfaatkan ini tetap terjaga,” ujarnya.

Posisi cadangan devisa Indonesia hingga akhir Maret 2018 tercatat sebesar 126,00 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 7,9 bulan impor atau 7,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka tersebut berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. (mkc/red)

Sebut AHY Cocok Jadi Cawapres, Demokrat Merapat ke Jokowi?

Agus Harimurti Yudhoyono disebut-sebut cocok mendampingi Jokowi
Agus Harimurti Yudhoyono disebut-sebut cocok mendampingi Jokowi

JAKARTA,Tribun Riau- Ketua DPP Demokrat, Herman Khaeron mengatakan pihaknya menyerahkan kepada Jokowi untuk menentukan cawapresnya. Namun dirinya menilai Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) cocok mendampingi Jokowi di Pilpres 2019 mendatang.

“Kalau ditanya apakah AHY cocok ya tergantung Jokowi. Apakah AHY memenuhi unsur keumatan, kemilenialan, tergantung Jokowi,” katanya di Kantor Suropati Syndicate, Jalan Imam Bonjol Nomor 16, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (22/4).

Herman menjelaskan, hingga saat ini AHY terus bersafari keliling Indonesia untuk bersilaturahmi dengan pelbagai kalangan. Mulai dari petani, nelayan, generasi milenial, sampai para ulama.

“AHY turun ke lapangan. Dia berkomunikasi tidak hanya dengan kaum milienial saja, tapi dengan komunitas religius, ke pesantren, bertemu kiai, nelayan, dan petani,” ujar dia.

Herman juga membanggakan persepsi publik terhadap AHY cukup baik. Terlihat dari sejumlah survei yang menunjukkan AHY sangat cocok mendampingi Jokowi ketimbang nama lain seperti Muhaimin Iskandar dan Ahmad Heryawan.

Akan tetapi, sambungnya, dinamika politik terus mencair. Apalagi hingga saat ini Demokrat belum menentukan sikap apakah akan bergabung dengan kubu Jokowi atau Prabowo.

“Saya katakan bahwa politik ini masih cair dan dinamikanya terus berlangsung. Jarak waktu pendaftaran capres-cawapres masih jauh 4-10 Agustus,” kata dia. (mkc/red)

Indonesia atau Jepang?, Ini Pilihan Yuki Kato Terkait Kewarganegaraan

JAKARTA,Tribun Riau- Yuki Kato adalah satu dari sekian banyak aktris yang berdarah campuran. Ibunya, Twinawati adalah warga negara Indonesia, sedangkan ayahnya Takeshi Kato warga negara Jepang. Mengingat usianya kini sudah menginjak 23 tahun, Yuki pun akhirnya menentukan kewarganegaraannya.

Bintang film THIS IS CINTA itu memilih untuk ikut status sang ibunda. Means, Yuki resmi memegang kewarganegaraan Indonesia. Bukan sekedar asal pilih, Yuki sudah memikirkan hal ini secara matang. Ia juga telah mendiskusikan hal ini bersama kedua pihak keluarga.

“Aku pilih bahasa ibu. Indonesia, ikut ibu. Itu proses Pemikiran yang panjang banget ya. Aku harus Ngomong dulu sama keluarga di Indonesia, keluarga di Jepang. Dengan ibu dan papa juga, semua pokoknya. Setahun kali (mikirnya),” ujar Yuki saat ditemui di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (21/4).

Yuki memang sudah fasih berbahasa Indonesia serta beberapa bahasa daerah lainnya. Namun agar adil, gadis berusia 23 tahun itu juga sempat menempuh pendidikan di Jepang, guna mempelajari bahasa dan budaya dari negara kelahiran ayahnya.

“Gua sempat ke Jepang untuk sekolah di sana dan di sana pengen biar bagaimana pun kan gue ada darah Jepang juga ya, jadi pengen gitu bisa Bahasa Jepang. Kalau Bahasa Indonesia kan sudah fasih, Bahasa Jawa, Sunda gua bisa. Bahasa Madura bisa dikit-dikit, tapi kok dari bapak nggak ada sama sekali, makanya ke Jepang sana waktu itu untuk belajar bahasa dan budaya. Dari sana tapi akhirnya gua berpikir maunya ke mana, dan sepertinya tetap Indonesia,” sambungnya.

Bagaimana respon sang ayah mengenai keputusan Yuki ini? “Ayah nggak masalah ya, karena saat pensiun nanti papanya juga mau tinggal di Indonesia, sekarang belum bisa, dia masih kerja di sana. Kalau dia pindah kewarganegaraan nanti gajinya berkurang setengah, makanya belum bisa,” pungkas Yuki. (mkc/red)

Terbaru

Populer