Beranda blog Halaman 1237

Partai Hanura Rohul Daftarkan 36 Bacaleg

ROKAN HULU,Tribun Riau- DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Rohul, juga telah resmi mendaftarkan 36 Bacalegnya ke KPU Rohul, pendaftaran dilakukan menjelang tutupnya proses pendaftaran Bacaleg, Selasa (17/7/2018) malam.

Pendaftaran 36 Bacaleg dilakukan Ketua DPC Partai Hanura Rohul Tengku Azwir yang diwakili Sekretaris DPC Partai Hanura Rohul‎ Ir. Adam Nasution, didampingi Ketua Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan‎ (OKK) Edi Saputra SH, dan sejumlah pengurus.‎

Diakui Ketua OKK DPC Partai Hanura Rohul Edi Saputra, 36 Bacaleg mereka yang sudah didaftarkan sesuai dengan kriteria dan syarat-syarat yang diminta KPU.‎

Edi mengaku, mereka telah berusaha keras memenuhi kuota 45 Bacaleg di empat Dapil yang ada, namun hanya bisa terisi 36 Bacaleg. Diakuinya, meski sudah melakukan sosialisasi dan usaha keras, namun sepertinya banyak masyarakat yang tidak antusias lagi mencalonkan diri sebagai calon wakil rakyat di Pemilu 2019.‎ (mad)

Mengenai Calon Wabup Rohul, DPRD Segera Surati Parpol Pengusung Suparman-Sukiman

Ketua DPRD Kelmi Amri, didampingi pimpinan DPRD,Hardi Chandra, Zulkarnain, Abdul Muas juga Bupati Rohul H Sukiman, pimpin parpurna
Ketua DPRD Kelmi Amri, didampingi pimpinan DPRD,Hardi Chandra, Zulkarnain, Abdul Muas juga Bupati Rohul H Sukiman, pimpin parpurna

ROKAN HULU,Tribun Riau- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Rokan Hulu (DPRD Rohul), akan segera menyurati Partai politik (Parpol) pengusung pemenangan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup), Suparman-Sukiman, agar segera mengajukan nama calon Wakil Bupati Rohul defenitif.

Karena, pasca dilantiknya Wabup H. Sukiman sebagai Bupati Rohul, terjadi kekosongan jabatan Wabup Rohul hingga saat ini. Dimana sebelumnya, ada empat parpol sebagai pengusung pemenangan pasangan Suparman–Sukiman pada Pilkada Rohul.

Dikatakan Ketua DPRD Rohul, Kelmi Amri SH, Rabu (18/7/2018) kemarin, pasca dilantiknya H Sukiman sebagai Bupati Rohul depenitif yang sudah berjalan lebih kurang lima bulan, hingga saat ini untuk posisi Wabup Rohul masih kosong.

“Sehingga dengan kekosongan jabatan Wabup, kita akan menyurati parpol pengusung pemenangan pemilihan Bupati dan Wabup untuk mengajukan calon Wabup, dari masing- masing parpol sebanyak dua nama,” ujarnya.

Keempat parpol pengusung pemenangan Suparman–Sukiman tersebut adalah Partai Golongan Karya (Golkar), Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan partai politik Nasional Demokrat (Nasdem).

Kemudian, jelas Kelmi lagi, untuk perubahan tatib sendiri merupakan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) yang mengharuskan dirubah dan hal tersebut sudah digodok oleh panitia khusus (Pansus) dan itu sudah tuntas dibahas pansus DPRD Rohul.

“Pembahasan oleh Pansus DPRD Rohul, tidak hanya mengenai jabatan Wabup Rohul defenitif saja, namun masih banyak hal lainnya seperti perubahan tatib HGU perusahaan perkebunan,” sebut Kemli di kantornya.

Dimana setiap parpol pengusung pemenangan Bupati dan Wabup Rohul, Suparman-Sukiman akan mengajukan masing- masing dua (2) nama, dengan total nama yang diajukan delapan nama. Nantinya dari 8 nama akan dipilih dua nama oleh Bupati Rohul lalu diajukan ke DPRD Rohul.

“Dari 2 nama yang diajukan tersebut, maka nantinya akan dipilih oleh anggota DPRD Rohul sebagai Wabup Rohul defenitif,” pungkas Kelmi. (mad)

Jelang Penyelenggaraan Haji, Ini Persiapan Arab Saudi

JEDDAH, Tribun Riau- Departemen Paspor Arab Saudi telah menyelesaikan semua pengaturan untuk menerima jamaah haji tahun ini di berbagai titik masuk jamaah. Direktur Jenderal Paspor, Mayjen Sulaiman Al-Yahya, mengatakan personel paspor ditempatkan di berbagai tempat di antaranya di bandara, pelabuhan laut dan titik-titik penyeberangan darat (perbatasan).

“Kami telah mengerahkan personel paspor yang memenuhi syarat ke semua titik masuk dan memberi mereka peralatan canggih untuk menyelesaikan prosedur masuk dengan cepat,” kata Al-Yahya, dilansir di Saudi Gazette, Rabu (18/7).

Ia mengatakan, meja paspor di Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah dan Pangeran Muhammad Bin Abdul Aziz di Madinah telah menyambut kelompok pertama jamaah haji yang datang dan memproses paspor mereka dalam hitungan menit.

Al-Yahya mengatakan, Departemen Paspor melanjutkan pelaksanaan inisiatif “Makkah Road”. Melalui inisiatif itu, prosedur masuknya jamaah Malaysia dan Indonesia diselesaikan pada titik embarkasi di negara mereka sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Tahun lalu, layanan ini dilaksanakan secara eksperimental. Namun tahun ini, keseluruhan 200 ribu jamaah yang datang dari Malaysia dan Indonesia akan melalui pemeriksaan paspor yang dilakukan di bandara di Kuala Lumpur dan Jakarta. Al-Yahya mengatakan, data biometrik dari jamaah akan dimasukkan ke dalam sistem komputer dari Departemen Paspor tepat di titik embarkasi.

“Ketika mereka tiba di Kerajaan, jamaah tidak harus menunggu di ruang tunggu bandara untuk prosedur imigrasi. Mereka dapat pergi langsung ke bus yang menunggu di luar bandara untuk membawa mereka ke Makkah atau Madinah,” lanjutnya.

Sementara itu, Unified Zamzama Office, yang bertanggung jawab atas distribusi air zamzam, mengatakan mereka akan memasok para tamu Allah dengan air zamzam di tempat-tempat akomodasi mereka. Juru bicara kantor tersebut, Amir Faisal Obaid, mengatakan pabrik air zamzam, yang didirikan di atas lahan 10 ribu meter persegi, memproduksi sebanyak 2.000 kontainer dari kapasitas 20 liter setiap jam.

“Kami memiliki jalur produksi baru untuk kontainer dengan kapasitas 200, 330 dan 600 ml,” kata Obaid.

Pada Senin lalu, Menteri Haji dan Umrah Saudi Muhammad Saleh Banten mengunjungi kantor Sindikat Umum Mobil di Makkah. Di sana, ia diberi penjelasan tentang kesiapan sindikat untuk haji. Presiden sindikat itu, Abdul Rahman Al-Harbe, mengatakan lebih dari 18 ribu bus akan dikerahkan untuk melayani jamaah haji antara Makkah, Madinah dan tempat-tempat suci.(rci/red)

Angka Kemiskinan di Indonesia Menurun, Benarkah?

JAKARTA,Tribun Riau- Analis Sosial Politik Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun menilai sebetulnya penurunan tingkat kemiskinan saat ini semu. Sebab turunya tingkat kemiskinan tersebut lebih karena kebijakan yang instan, kebijakan yang altruistik, yaitu lebih karena besarnya bantuan sosial, bukan karena produktifitas rakyat.

“Semunya penurunan angka kemiskinan bisa dicermati juga dari adanya ironi ekonomi. Misalnya terkait inflasi bahan pangan,” kata dia kepada Republika, Rabu (18/7).

Misalnya, papar Ubedilah, angka inflasi untuk beras mencapai 8,57 persen, telur ayam ras 2,81 persen, daging ayam 4,87 persen, cabai rawit 49,91 persen, dan cabai merah 53,87 persen.

Selain itu, Ubedilah melanjutkan, dari perspektif wilayah, penurunan tingkat kemiskinan juga ternyata belum merata. Misalnya merujuk pada data BPS terbaru ditemukan kemiskinan terbanyak di Pulau Jawa mencapai 13,94 juta, Sumatera 5,98 juta, Sulawesi 2,06 juta, Bali dan Nusa Tenggara 2,05 juta, Maluku-Papua 1,53 juta.

“Jadi ada dua hal mengapa disebut angka tingkat kemiskinan saat ini semu, yaitu cara menurunkan angka kemiskinan dengan memperbanyak bantuan sosial dan fakta angka inflasi kebutuhan pokok yang masih tinggi,” kata dia.

Ubedilah mengatakan, kesemuan angka kemiskinan karena kebijakan memperbanyak bantuan tersebut lebih bisa dipahami sebagai konteks konstruksi citra elite yang dilakukan rezim berkuasa. Menurut dia, ini ada korelasinya dengan jelang kontestasi politik 2019 mendatang. “Dalam perspektif politik ini disebut imaging policy, yaitu kebijakan rezim berkuasa untuk membentuk citra,” tutur dia.

Sebelumnya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, lancarnya distribusi bantuan sosial pada kuartal I 2018 menjadi salah satu kunci turunnya kemiskinan yang untuk pertama kalinya menyentuh angka di bawah 10 persen.

Bambang menuturkan, pemerintah belajar dari kuartal pertama tahun lalu. Jumlah penduduk miskin secara absolut sempat naik pada Maret 2017 kendati persentase kemiskinannya turun. Saat itu, pemerintah mengidentifikasi keterlambatan penyaluran bantuan sosial sebagai penyebabnya.

Bantuan sosial, kata Bambang, dibatasi pada Program Keluarga Harapan (PKH), Beras Sejahtera (Rastra), dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan juga Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada Maret 2018, jumlah penduduk miskin atau penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan di Indonesia mencapai 25,95 juta orang atau 9,82 persen, berkurang sebesar 633,2 ribu orang dibandingkan dengan kondisi September 2017 yang sebesar 26,58 juta orang atau 10,12 persen.

Jika dibandingkan dengan Maret tahun sebelumnya, jumlah penduduk miskin menurun sebanyak 1,82 juta orang. Selama periode September 2017 sampai Maret 2018, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan turun sebanyak 128,2 ribu orang. Angkanya turun dari 10,27 juta orang pada September 2017 menjadi 10,14 juta orang pada Maret 2018.

Sementara di daerah perdesaan turun sebanyak 505 ribu orang, dari 16,31 juta orang pada September 2017 menjadi 15,81 juta orang pada Maret 2018. (rci/red)

Ingin Anak Tinggi?, Coba Lakukan Ini

JAKARTA,Tribun Riau- Otak berperan dalam merangsang hati untuk mengeluarkan hormon pertumbuhan yang penting bagi pertumbuhan anak. Hormon pertumbuhan pada anak dapat dipengaruhi oleh beragam faktor, salah satunya adalah kualitas tidur anak.

“Growth hormone itu salah satunya dipengaruhi tidur dalam (deep sleep),” jelas spesialis anak konsultan nutrisi dan penyakit metabolik dari RSCM/FKUI Dr dr Damayanti R Syarif SpA(K) dalam diskusi Forum Ngobras di Jakarta, Rabu (18/7).

Damayanti mengatakan hormon pertumbuhan akan muncul tiga jam setelah anak tidur. Akan tetapi, hormon ini baru akan muncul jika anak tidur dengan nyenyak atau dalam kondisi deep sleep.

Berdasarkan penelitian, diketahui hormon pertumbuhan paling tinggi terjadi pada jam 23.00 malam hingga 02.00 dini hari. Untuk mendapatkan hormon pertumbuhan yang optimal, diharapkan anak-anak sudah tertidur dalam kondisi deep sleep pada jam-jam tersebut.

“Kalau mau (deep sleep) jam 23.00, anak perlu tidur jam 20.00,” lanjut Damayanti.

Sayangnya, menidurkan anak di jam 20.00 malam menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua, khususnya orang tua yang sibuk. Tak jarang orang tua baru pulang larut malam dan mengajak anak bermain terlebih dahulu.

“Baru jam 23.00 tidur. Tidak bisa seperti itu,” tutur Damayanti.

Meski nampak sulit, membuat anak tidur malam di jam 20.00 bukan hal yang mustahil untuk dilakukan. Orang tua bisa lebih berkomitmen untuk mendampingi anak dan membiasakan anak untuk tidur tepat waktu di jam yang dapat membuat pertumbuhan anak lebih optimal ini.

“Anak itu tergantung orang tua, tinggal bagaimana orang tuanya,” terang Damayanti.

Selain tidur dalam atau deep sleep, ada beberapa faktor lain yang turut mempengaruhi hormon pertumbuhan anak. Faktor-faktor tersebut di antaranya olah raga dan asam amino. (rci/red)

Juara Dunia Ini Jadi Pelayan Toko Ritel

“Bang, sekarang saya sudah bersama Fauzan Noor dan pelatihnya,” kata Komandan Korem (Danrem) 101/Antasari, Banjarmasin, Kolonel (Infanteri) Yudianto Putrajaya, melalui sambungan telepon, Senin (16/7) malam.

Fauzan Noor (21 tahun), karateka dari Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI), memenangi kejuaraan kumite (perkelahian) karate versi Internasional Traditional Karate Federation (ITKF) di Praha, Republik Cheska, akhir 2017 hingga awal 2018 lalu.

Walau meraih prestasi dunia, ternyata karateka Fauzan dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, tidak mendapatkan hadiah apa pun. Berbeda dengan pelari cepat Lalu Muhammad Zohri (18 tahun) dari Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Seusai menjadi juara dunia junior lari 100 meter di Finlandia baru-baru ini, Zohri banjir hadiah dari berbagai pihak.

Bahkan, ia ditawari untuk menjadi anggota TNI, Polri, dan ASN (aparatur sipil negara) setamat SMA. Sementara Fauzan, yang tamat SMAN 13 Banjarmasin pada 2015 lalu, sama sekali tidak mendapatkan tawaran bekerja seperti Zohri.

“Sebenarnya saya sudah pernah nyoba ikut tes polisi dan Satpol PP karena ada tawaran, namun ternyata tidak ada tindak lanjut hingga sekarang,” ucap Fauzan, kecewa.

Dalam percakapan melalui telepon, Fauzan mengaku sudah menyampaikan keinginannya kepada Komandan Korem untuk menjadi abdi negara seperti harapan kedua orang tuanya. “Dia katanya ingin jadi tentara saja. Ya sudah kalau itu maunya, TNI akan membantu melalui jalur prestasi,” kata Kolonel Putrajaya.

“Bekas narapidana, penjahat, preman, dan pengangguran pun kami berdayakan. Kami latih bela negara dan pembekalan keterampilan. Apalagi, Fauzan dengan prestasi karate dunia, pasti kami urus,” ujar Putrajaya.

Danrem mengaku, awalnya dihubungi Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) Letnan Jenderal Doni Monardo. “Jenderal Doni mengirim tulisan abang dan saya diminta segera menindaklanjuti,” kata Putra.

Ia kemudian berinisiatif mengundang Fauzan Noor dan pelatihnya, Mustafa, ke rumah dinasnya, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Senin (16/7/2018) malam.

Tulisan yang kemudian menjadi viral itu, kata Putra, tentu saja akan menggugah sejumlah pihak. Apalagi, prestasi Fauzan juga mengharumkan kota, provinsi, dan nama bangsa di dunia internasional.

“Sebelumnya saya tidak tahu, kemudian ada pemberitaan terkait Fauzan. Saya perintahkan Dandim untuk mencari informasinya. Saya atas nama TNI memberikan apresiasi terhadap Fauzan,” ujar Putra menegaskan.

Fauzan yang kini bekerja sebagai pelayan toko ritel, mengaku senang mendapatkan perhatian langsung dari Komandan Korem. Ia menceritakan, sebelum berangkat ke Cheska penuh dengan kekhawatiran karena tidak ada yang membiayai keberangkatannya.

“Saya dibiayai seorang senior karate dari Cheska untuk sampai Kota Praha. Tadinya untuk beli tiket pesawat ke Jakarta pun tidak ada uangnya,” ujar Fauzan.

Ia putra ketiga dari ayah yang bekerja serabutan sebagai kuli bangunan dan ibu sebagai tukang pijat. Ayahnya bernama Adnan Firdaus (60 tahun) dan ibunya, Jamariyah (56 tahun). Rumah keluarga itu pun belum pernah direnovasi walau sejumlah bagian terlihat sudah lapuk. “Uang dari mana? Saya belum bisa bantu bapak dan ibu.”

Untuk bekal selama kejuaraan di Cheska, ia membekali diri dengan mi instan, kacang bungkus, telur asin, ikan asin, dan makanan ringan yang murah meriah. Dibeli dari uang recehan hasil tabungannya.

Kini, setelah berita tentang dirinya viral, sejumlah pihak, termasuk Pemerintah Kota Banjarmasin dan Pemprov Kalimantan Selatan, kembali menawarkannya untuk bekerja di pemkot atau pemprov.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak atas perhatiannya. Walau sebelumnya saya kecewa karena lamaran saya tidak ditindaklanjuti.”

Fauzan sudah 12 tahun mengikuti karate. Dia mulai berlatih karate sejak kelas 3 SD dan telah memenangi berbagai kejuaraan tingkat provinsi hingga nasional. Sekitar 20 medali emas dan piala diraihnya.

Namun, prestasinya itu tak sebangun dengan kesejahteraan hidupnya. Ia ingin menjadi lebih baik daripada orang tuanya yang hanya sebagai kuli bangunan.

Ia mengakui, karate memang olahraga keras. Ia baru bisa meraih sabuk hitam setelah 10 tahun berlatih karate tradisional.

Di dunia karate, terpecah menjadi dua badan. Selain ITKF sebagai karate tradisional, ada pula World Karate Federation (WKF) sebagai karate umum. Dengan begitu, di Indonesia pun ada dua federasi karate, yakni FORKI (Federasi Olah Raga Karate Indonesia) dan FKTI. FORKI sebagai karate umum dan FKTI sebagai karate tradisional.

Pada final kejuaraan dunia ITKF, Fauzan mewakili Asia melawan juara Eropa asal Cheska. Bagai David melawan Goliath, Fauzan dengan tinggi badan sekitar 163 cm dan berat sekitar 62 kg. Sedangkan, lawannya dengan tinggi sekitar 190 cm dan berat sekitar 90 kg.

Keajaiban terjadi pada laga final. Fauzan berhasil mengalahkan raksasa Eropa dari Cheska. “Saya lupa namanya. Susah menghafalnya. Hurufnya pun agak berbeda,” kata Fauzan.

Untuk karate versi ITKF, memang tidak mengenal pembagian kelas berdasarkan berat badan karateka. Dalam pertandingan kumite pun tidak menggunakan sarung tangan, pelindung kepala, mulut, dan tubuh. Berbeda dengan versi WKF yang agak mirip dengan taekwondo.

Selamat untuk Fauzan, semoga berhasil menjadi tentara dan tetap menjadi atlet karate, mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional. *

Oleh: Selamat Ginting

Penulis adalah Jurnalis di Republika

Juve Datangkan CR7, Ini Keinginan Pogba

JAKARTA,Tribun Riau- Setelah membawa Prancis menjadi juara dunia, masa depan Paul Pogba kembali dipertanyakan. Ia memainkan peran kunci untuk lini tengah Les Bleus di Rusia.

Namun, musim lalu, Pogba gagal mengeluarkan penampilan terbaik bersama Manchester United. Penampilan gelandang 25 tahun itu sempat dikritik Jose Mourinho.

Hal ini memicu spekulasi hengkangnya sang bintang. Menurut Tuttosport, Pogba ingin balik lagi ke Juventus.

“Media tersebut mengklaim, keputusan Juve menandatangani Cristiano Ronaldo semakin mendorong keinginan Pogba kembali ke Italia,” demikian laporan yang dikutip dari Metro, Rabu (18/7).

Saat perayaan juara dunia, rekan setim Pogba, Blaise Matuidi, melakukan sesuatu yang memperpanas isu tersebut. Dalam akun Instagram, Matuidi yang adalah pemain Juve mendesak Pogba bergabung dengannya.

Pogba merupakan jebolan akademi United. Pada awal karier di tim senior Iblis Merah, yang bersangkutan kesulitan mendapatkan tempat utama.

Juve lantas mengambilnya secara gratis pada 2012. Empat musim berkostum hitam-putih, Pogba balik ke Old Trafford. (rci/red)

Soal Stop Reklamasi, Ini Penegasan Anies

Anies Baswedan
Anies Baswedan

JAKARTA,Tribun Riau- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan, dirinya tidak akan ragu untuk menghentikan reklamasi Teluk Jakarta, di Jakarta Utara. Hal tersebut terkait adanya informasi kegiatan di kawasan reklamasi pada Pulau C dan D.

“Oke nanti saya periksa dan akan hentikan. Jangan pernah ragu dalam menghentikan. kita hentikan total. Kalau pelanggaran akan kita tegakkan,” kata Anies di Jakarta Pusat, Rabu (18/7).

Anies menegaskan ada petugas dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berjaga disana sehingga yang lalai akan dicopot langsung. “Apalagi kalau ada pembiaran, lalai aja ditindak apalagi sengaja. Kalau sengaja soal hati dan niat,” kata Gubernur.

Pemprov DKI Jakarta telah melakukan penyegelan di pulau reklamasi di C dan D pada tanggal 7 Juni 2018. Gubernur Anies meninjau langsung pelaksanaan penyegelan pulau tersebut. Sebanyak 500 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI menyegel Pulau C dan D milik PT Kapuk Naga Indah di Teluk Jakarta

Jumlah bangunan yang disegel mencapai 932 bangunan, terdiri atas 409 rumah tinggal, 212 rumah kantor (rukan), serta 311 unit rumah tinggal dan rukan yang belum jadi. Di spanduk penyegelan, Pemprov DKI Jakarta menyatakan lokasi ditutup karena melanggar Pasal 69 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. (rci/red)

PAN Rohul Bacaleg ke KPU, Ini Targetnya

Sejumlah pengurus PAN Rohul berfoto bersama di Kantor KPU
Sejumlah pengurus PAN Rohul berfoto bersama di Kantor KPU

ROKAN HULU,Tribun Riau- Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), M. Sahril Topan ST, resmi daftarkan 45 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) ke Kantor KPU Rohul.

Pendaftaran ke 45 Bacaleg dari PAN ke KPU Rohul?, juga dihadiri Sekretaris DPD PAN Rohul Andrizal, serta pengurus, kader dan simpatisan PAN. M.Sahril Topan mengatakan dari 45 Bacaleg yang didaftarkan ke Kantor KPU Rohul, 30 persen diantaranya merupakan? Bacaleg perempuan.

Dijelaskan ?Topan, sebelum mendaftarkan 45 Bacaleg ke Kantor KPU? Rohul, kader dan simpatisan mengikuti doa bersama di Sekretariat DPD PAN Rohul di Jalan Tuanku Tambusai, Pasirpangaraian. Ia berharap doa bersama menjadi sebuah kekuatan mereka untuk berjuang bersama-sama dalam membesarkan PAN.

“Kita mencukupi 45 Bacaleg yang sudah tersedia?, maka alhamdulillah sudah selesai,” jelas Topan, usai mendaftarkan 45 Bacaleg di Kantor KPU Rohul.

Terkait proses rekrument Bacaleg, DPD PAN Rohul berdayakan kader partai. PAN juga membuka peluang kepada tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, termasuk 2 mantan kepala desa yang maju sebagai Bacaleg dari partai yang dibentuk oleh Amin Rais dan kawan-kawan ini, yaitu Kades Marga Mulya yang sudah mengundurkan diri, dan salah seorang mantan Kades di Kecamatan Rambah Hilir. (mad)

Meski Keterbatasan Fasilitas, Ini Tekad Kadisdukcapil Batam untuk Layani Masyarakat

Kantor Disdukcapil Batam
Kantor Disdukcapil Batam

BATAM, Tribun Riau- Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam, Said Khaidar bertekad melayani masyarakat dengan segala tenaga yang ada meskipun dalam keadaan keterbatasan fasilitas.

Hal itu ditanggapinya ketika beberapa keluhan masyarakat yang antrian dalam mengurus dokumen di kantor Disdukcapil Kota Batam.

“Kita membantu masyarakat walaupun ruangan fasilitas masih sempit’’, kita membantu dalam pelayanan , dan jangan menyerah dengan fasilitas yang ada,” ujarnya kepada Tribunriau.com, Selasa (18/7/2018).

Dilanjutkannya, mengenai soal pembuatan akte kelahiran yang tidak melengkapi surat bidan atau dokter, pihaknya akan tetap melayani, namun tentunya dengan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh si pemohon.

“Mengenai akte lahir tak ada surat bidan atau dokter kita layani, tapi ada syaratnya yaitu surat pernyataan orangnya di materai,” tambahnya.

Mengenai fasilitas, lanjut Said, pihaknya sudah mengusulkan penambahan ruangan, lebih bagus lagi melalui musrembang. “kita usahakan di APBD murni atau di anggaran perubahan, ujar Said.

Ditambahkan Said juga, juga akan ada tambahan untuk ruangan loket, tempat berteduh, semua tenaga yang ada akan kita manfaatkan. “Kita melayani masyarakat dengan pelayanan yang prima,” tukasnya.

“Kita memberikan pelayanan dengan sepenuh hati, tugas kita membantu masyarakat yang datang ke sini, jangan dibilang kurang data, kita yang harus memberikan solusi, jangan dibentak–bentak, kita berikan solusi yg terbaik bagi masyaraat” ujarnya yang merupakan instruksi untuk pegawai yang berada di Disdukcapil Batam. (pilian)

Terbaru

Populer