Beranda blog Halaman 1187

Agus Sahrir: Kita Adakan Penyelarasan Kurikulum di Bidang Akademik

BATAM, Tribun Riau- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 5 Batam akan melakukan penyelarasan kurikulum, bekerjasama dengan PT. Citra Batam dan PT. Seklek Batam yang bergerak di bidang Offshore.

Demikian dikatakan Kepala Sekolah SMK 5 Batam, Agus Sahrir kepada Tribunriau.com di ruangan kerjanya, Selasa (25/9/2018).

“SMK yang Bidang chord Bisnisnya Perkapalan, tanggal 18 dan 19 kita adakan penyelerasaan kurikulum dengan PT Citra Batam dan PT Seklek Batam bergerak di bidang offshore, tujuanya agar kuriklum SMK itu Link and Meet dengan kurikulum industri, diharapkan output dapat diserap dunia oleh industri,” ujarnya.

Dilanjutkan Agus, Tahap kedua pembelajaran sistim block, sistim paket seperti sistim diklat ada kegiatan teaching factory, pembelajaran berbasis produksi, diharapkan SMK seperti Perusaahaan, praktek menghasilkan langsung bisa dijual. “Kita bekerjasama dengan perusahaan proyek dunia industri, kita kerjakan di sekolah,” tambahnya.

Dijelaskannya juga, alat musik lapangan olah raga, pengembangan bakat dan minat musik akan dikembangkan dengan siswa yang jumlahnya 1700, “kita kerjasama dengan 46 Perusahan di bidang kurikulum, magang guru, magang siswa, CSR, ada 150 kegiatan market siswa kegiatan magang siswa,” jelasnya.

“Dari semua kerjasama selama ini yang kita rasakan SMK 5 semakin diterima di perusahaan, 115 belum terima ijasah sudah diterima kerja di perusahaan. Perusahan merekrut karyawan di SMK 5 dan tesnya di SMK 5, perusahaan juga berkepentingan dengan sekolah karena mereka mau mendapatkan pekerja yang siap pakai dan berkualitas,” pungkasnya. (pilian)

Alex Guspeneldi: Kawasan Pemukiman Kumuh Kita Aspal dan Dirapikan

BATAM, Tribun Riau- Berawal dari undangan masyarakat kelurahan Sei Plunggut RW 15 pada tahun 2017, pada acara reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepri, Alex Guspeneldi melihat langsung kondisi jalan yang rusak dan berlumpur

Dengan kondisi tersebut, dirinya menampung aspirasi warga untuk segera membangun jalan di RW 15 tersebut dengan diusulkan melalui Musrembang.

“Awalnya tahun 2017 kita diundang oleh masyarakat kelurahan Sei plunggut RW 15 dan tokoh masyarakat pada acara reses anggota dewan perwakilan rakyat propinsi Kepri, saya melihat kondisi real jalan yg ada di RW 15, sangat kumuh, masyarakat dan anak mau pergi ke sekolah penuh dengan lumpur dan jalan rusak berlubang–lubang, nyaris tidak terjamah, sudah sangat lama kondisi fasilitas umum ini tidak ditangani, melihat kondisi ini saya menampung aspirasi warga untuk segera membangun jalan di RW 15 karena wilayah RW 15 ini juga sudah diusulkan melalui musrembang 2017,” ujar anggota DPRD Pronvisi tersebut.

Dikatakannya lebih lanjut, pada tahun 2017 jalan dan pemukiman kumuh tersebut sudah dianggarkan senilai 8 Miliar.

“Kemudian melihat hasil reses Dewan propinsi dan hasil Musrembang tahun 2017, jadilah pemerintah provinsi Kepri untuk menangani pembangunan jalan ini, pemukiman kumuh ini total anggaran 8 miliar, tahap pertama kita anggarkan 2,5 M, tahun 2018 proyek ini belum siap semua, kita akan lanjutkan tahun 2019,” jelas Alex kepada Tribunriau.com di lokasi proyek pengaspalan RW 15, Senin (24/9/2018).

Tampak di lapangan, jalan RW 15 Kelurahan Sei Plunggut, pembangunan sudah dikerjakan, pembuatan alur parit sudah dilaksanakan dan penimbunan jalan sudah diratakan, masyarakat sangat berterimah kasih kepada Alex Guspeneldi yang telah merealisasikan aspirasi warga.(pilian)

Video Pengeroyokan Haringga; Polisi: Tak Ada Kalimat Tauhid

JAKARTA, Tribun Riau- Video pengeroyokan Haringga Sirla dengan latar belakang kalimat tauhid menimbulkan perdebatan di media sosial. Kepolisian yang melakukan penyelidikan kasus tersebut pun membantah adanya teriakan kalimat “Laa Ilahailallah” dalam pengeroyokan Jakmania asal Cengkareng itu.

“Tidak ada, jangan membawa isu apa pun dalam kejadian ini,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Trunoyudho Wisnu Andiko, dilansir Republika terkait beredarnya video tersebut, Selasa (25/9).

Kepolisian tidak menemukan adanya kalimat tauhid dalam penyidikan yang dilakukan. Trunoyudho menegaskan agar jangan menarik isu apa pun ke dalam kasus tewasnya Haringga, apalagi isu SARA yang menimbulkan perpecahan di masyarakat. Ia memastikan, kasus ini ditangani kepolisian dan murni merupakan kasus pidana.

“Kepolisian, dalam hal ini Polda Jabar, objektif dan proporsional serta profesional berdasarkan KUHAP untuk proses penyelidikan dan penyidikan,” kata Trunoyudho menegaskan.

Dalam kasus pengeroyokan berujung kematian ini, hingga Senin (24/9) siang, sudah ada delapan pelaku yang ditangkap. Delapan tersangka itu adalah Goni Abdulrahman (20 tahun), Aditya Anggara (19 tahun), Dadang Supriatna (19 tahun), SMR (17 tahun), DFA (16 tahun), Budiman (41 tahun), Cepy Gunawan (20 tahun), dan Joko Susilo (31 tahun).

Mereka dijerat Pasal 170 KUHP karena melakukan penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Para pelaku terancam penjara paling lama dua belas tahun. (red)

Kasus Pengeroyokan Haringga; Gibran: Jangan Dibawa ke Isu-isu Lain

Gibran Rakabuming bersama ayahnya, Presiden Joko Widodo
Gibran Rakabuming bersama ayahnya, Presiden Joko Widodo

Tribun Riau- Menanggapi kasus pengeroyokan terhadap Haringga Sirila (23) hingga tewas, Anak Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming mengajak segenap elemen untuk fokus dalam penyelesaian kasus dan mencari solusi.

Hal tersebut ditulis Gibran melalui akun Twitternya, @GibranRakabumi, Selasa (25/9/2018).

Ditekannya, masalah tersebut jangan ditarik ke kanan dan ke kiri, berimbas pada isu-isu lainnya.

“Fokus selesaikan kasus dan cari solusi. Jangan tarik ke kanan ke kiri. Jangan dibawa ke isu-isu lain,” tulis @GibranRakabumi.

Sebelumnya, ia juga menyatakan apakah seharusnya dibuat moratorium pertandingan sepak bola di Indonesia agar tidak terulang kejadin serupa.

“Apa mesti ada moratorium pertandingan sepak bola di Indonesia?,” tulisnya. (red)

https://twitter.com/GibranRakabumi/status/1044434437713195008

Sempena Hari Agraria 2018, BPN Rohul Programkan Sertifikasi Gratis

Kepala BPN Rohul‎, Tarbarita Simorangkir saat diwawancarai awak media
Kepala BPN Rohul‎, Tarbarita Simorangkir saat diwawancarai awak media

ROKAN HULU,Tribun Riau- Bersempena peringati Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional 2018, Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul)‎ memprogramkan 1000 sertifikat Tanah Wakaf gratis, dan program 18.500 sertifikat K1 dan K3.

Kegiatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional 2018, digelar saaat apel di halaman Kantor BPN Rohul yang dihadiri Bupati Rohul H. Sukiman, juga dihadiri para pejabat Pemkab Rohul dan pegawai BPN Rohul, Senin (24/9/2018).

BPN Rohul juga, menggelar Forum Komunikasi Strategi dan Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Kabupaten Rohul, yang dipusatkan di Sapadia Hotel Pasir Pangaraian, dibuka Asisten II Bidang Ekbang‎ Setdakab Rohul M. Ruslan.

Juga hadir Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, Kajari Rohul Freddy Daniel Simanjutak, Kakan Kemenag Rohul Syahrudin, para Camat, Kepala KUA, serta Kepala Desa se-Kabupaten Rohul, serta undang lainnya.

Kepala BPN Rohul‎, Tarbarita Simorangkir S.SIT, MH mengakui, bahwa program 1000 Sertifikat Tanah Wakaf gratis akan mulai dilakukan tahun 2019, upaya percepatan pendaftaran‎ tanah atau program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2018, dengan objek rumah ibadah atau tanah wakaf.

“Tahapanannya, mungkin kita mungkin akan melakukan partisipatif dulu, bahwasanya di setiap kecamatan di bawah KUA akan kita lakukan penyebaran tanah wakaf itu,” kata Tarbarita.

“Kedua kita akan himpun‎, mudah-mudahan seribu tanah wakaf bersertifikat ini objeknya jelas, nanti kita buat MoU. Yang jelas harus ada komitmen bersama antara BPN bersama Kemenag, dengan partisipatif KUA dan Kepala Desa,” tambahnya.

Jelas Tarbarita, sertifikat tanah wakaf pada prinsipnya sama dengan sertifikat tanah‎ masyarakat. Bedanya, untuk sertifikat tanah wakaf objeknya adalah tanah wakaf, harus ada akta ikrar wakaf, nazir, dan lainnya yang diperlukan.

Dirinya berharap, Program 1000 Serifikat Tanah Wakaf yang pertama kali diprogramkan oleh BPN Rohul mulai tahun ini dan merupakan inovasi sesuai arahan Menteri Agraria, menyebar menjadi kegiatan nasional.

Jelas Kepala BPN Rohul, objek tanah wakaf yang akan disertifkat sudah ada. Di Kabupaten Rohul ada sekira 600-an lokasi yang sudah ‎terdata.

“Berharap, kegiatan ini menyebar menjadi kegiatan nasional, komitmen kita bersama dari Kementrian Agraria bersama Kementrian Agama akan kita sinkronisasi,” tambahnya.

Tambah Tarbarita. program 1.000 Sertifikat Tanah Wakaf merupakan bagian dari program PTSL yang sedang digalakkan oleh BPN Rohul, dan tidak mengurangi kuota sertifikat tanah masyarakat yang telah ditentukan.

Biaya sertifikat tanah wakaf sepenuhnya gratis ditanggung negara. Namun untuk biaya persiapan PTSL tidak ditanggung‎ APBN, seperti‎ materai, pemasangan tanda batas, foto copy surat-surat diperlukan, mobilisasi dan lainnya.

Program PTSL 2017, kata Tarbarita, BPN Rohul telah menerbitkan 7.500 sertifikat tanah‎, dan PTSL 2018 ditargetkan 17.000 untuk pengukuran tanah. Dari target itu, 15.500 untuk penerbitan‎ sertifikat K1 (clean dan clear) dan sertifikat K3 (belum memenuhi syarat).

Menurutnya, kelompok K1 bisa dikeluarkan sertifikat karena sudah me‎menuhi syarat. Sedangkan kelompok K3 masih belum memenuhi syarat. Meski demikian K3 berpotensi jadi K1 jika segala kekurangan dilengkapi.

‎Kata Tarbarita, bahwa ada tambahan lagi dari 3.000‎ sertifikat dari Kantor BPN Rohul, sehingga target meningkat menjadi 18.500 sertifikat kelompok K1 dan K3 pada program PTSL 2018. Dari target 20 ribu, 225‎ diantaranya untuk kegiatan UKM, budidaya nelayan, dan lainnya.‎

Menurut Tarbarita, program PTSL yang merupakan program nasional untuk penerbitan surat tanah gratis ini disambut antusias oleh masyarakat, termasuk masyarakat di Rohul.

Asisten II Bidang Ekbang Setdakab Rohul M. Ruslan, menyambut baik adanya program 1000 Sertifikat Tanah Wakaf dilakukan oleh Kantor BPN Rohul.

M. Ruslan mengharapkan Camat, Kepala KUA dan Kades se-Kabupaten Rohul ikut mendukung, sehingga tanah wakaf yang ada memiliki sertifikat ke depannya.(mad)

Soal Kekosongan Posisi Wabup, Ini Jawaban Bupati Sukiman

Bupati Rohul H.Sukiman yang sedang diwawancarai oleh Awak Media sela sela pelantikan sekda depenitif
Bupati Rohul H.Sukiman yang sedang diwawancarai oleh Awak Media sela sela pelantikan sekda depenitif

ROKAN HULU,Tribun Riau- Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman, akhirnya buka suara terkait kekosongan posisi Wakil Bupati (Wabup) Rohul sejak Februari 2018 lalu.

Akibat lamanya kekosongan posisi jabatan Wabup Rohul‎, membuat mahasiswa ikut bicara. Bahkan ratusan mahasiswa menjadwalkan menggelar aksi besar-besaran di Kantor Bupati Rohul Senin (24/9/2018)‎, namun rencana tersebut batal digelar.

Kekosongan jabatan Wabup Rohul sudah sekitar delapan bulan, pasca H Sukiman yang sebelumnya menjabat Wabup, dilantik sebagai Bupati Rohul defenitif oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman 14 Februari 2018, menggantikan H. Suparman S.Sos, M.Si yang tersandung perkara hukum.

Kekosongan posisi Wabup kata Bupati Rohul Sukiman, dirinya sudah minta ke 4 partai pengusung, agar masing-masing mengajukan 2 nama terbaiknya sebagai calon Wabup Rohul, yakni Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai NasDem, dan Partai Hanura.

Kemudian sebut H Sukiman lagi, bahwa pengisian posisi Wabup Rohul merupakan hal urgen, sesuai Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 Tentang Pilkada disahkan Presiden Jokow Widodo pada 1 Juli 2016.

Seperti yang diatur dalam UU Nomor 10 Tahun 2016, bahwa partai politik (Parpol) dapat mendaftarkan pasangan calon Gubernur/ Wakil Gubernur, Bupati/ Wakil Bupati, dan Walikota/ Wakil Walikota merupakan Parpol yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kita sudah sesuai prosedur,” ungkap Bupati Sukiman, usai melantik Abdul Haris S.Sos, M.Si sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Rohul defenitif di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center Rohul, Pasir Langaraian, Senin (24/9/2018).

Ketika ditanya sudah berapa partai pengusung yang mengajukan 2 nama sebagai calon Wabup Rohul, Sukiman‎ mengakui, hingga kini belum ada yang mengajukannya.

“Sementara ini belum ada yang mengajukan nama, karena mungkin kegiatannya sibuk. Sekarang DPR Rohul tengah menyiapkan untuk kampanye Pemilu 2019, tiga atau empat bulan lagi,” katanya.

Sebut Bupati Rohul Sukiman mengaku, bahwa jabatan Wabup memang urgen dan harus diisi secepatnya. Ketika ditanya apakah DPC Partai Gerindra Rohul yang diketuai dirinya sudah menyiapkan 2 nama calon Wabup Rohul, diakui Sukiman kini tengah dalam diproses.

Disebutkan Bupati Rohul Sukiman, selama 4 partai pengusung menyampaikan 2 nama‎ calon, maka dirinya siap menyeleksi, serta mengajukan nama-nama calon Wabup untuk dipilih anggota DPRD Kabupaten Rohul.

“Itukan sudah aturannya, dan kita selalu‎ berpedoman kepada aturan,” tegas Sukiman. (mad)

Dilantik Bupati Sukiman, Abdul Haris Resmi Jabat Sekda Depenitif Rohul

Bupati SUkiman, menandatangani berita acara pengukuhan dan pelantikan Sekda Rohul defenitif, Abdul Haris
Bupati SUkiman, menandatangani berita acara pengukuhan dan pelantikan Sekda Rohul defenitif, Abdul Haris

ROKAN HULU,Tribun Riau- Pejabat (PJ) Sekretaris daerah (Sekda) Pemkab Rokan Hulu (Rohul), H. Abdul Haris S.Sos, M.Si, resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman, sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rohul defenitif, Senin (24/9/2018).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Kabupaten Rohul, digelar di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center, dihadiri Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, Dandim 0313/KPR Letkol Inf Beny Setyanto, Kajari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak, Ketua PN Pasir Pangaraian Sarudi.

Juga hadir Wakil Ketua DPRD Rohul Zulkarnain S.Sos, KPLP Lapas Pasir Pangaraian, pimpinan Perbankan, Rektor UPP Dr. Adolf Bastian M.Pd, Ketua KONI Rohul Khairul Fahmi, serta para Kepala Dinas dan Kepala Badan, dan undangan lainnya.

Ditegaskan Bupati Rohul Sukiman, sebagai pimpinan tertinggi pratama di lingkungan Pemkab Rohul, sehingga dirinya harus memilih pejabat guna mengisi jabatan Sekda Rohul ini dengan cermat.

Sebut Sukiman, 32 pejabat Eselon II atau pejabat pratama semuanya bagus dan memiliki kemampuan, namun faktor keberuntungan belum berpihak kepada mereka untuk mengisi jabatan Sekda Rohul.

“Berharap kepada yang belum mendapat kesempatan, agar berusaha bekerja dengan baik‎, sehingga dapat penilaian dari atasannya, agar dipersiapkan di tempat-tempat lainnya,” harapnya.

Juga diakui Bupati Sukiman, dirinya mengimbau Abdul Haris yang baru dilantik sebagai Sekda Kabupaten Rohul defenitif ke empat, untuk tertib administrasi, tertib personel atau pengawasan Aparatur Sipil Negara (ASN), tertib logilistik dan tertib kegiatan.

“Bila tertib pasti sudah direncanakan dengan baik, sehingga semua kegiatan harus teliti dan mentaati aturan sehingga tidak melanggar aturan hukum,” pesan Bupati Sukiman, juga berharap Sekda Rohul tidak keliru dalam melakukan tertib administrasi.

Usai dilantik dan sumbil sumpahnya, Sekda Rohul defenitif, Abdul Haris mengatakan, sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, dirinya akan membantu kepala daerah menjalankan kegiatan yang telah menjadi visi misinya, sesuai tahapan yang sudah dibuat.

“Saat ini yang kita harapkan, bagaimana langkah-langkah untuk melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat di Rohul,” sebut Sekda Rohul.

Mantan Kepala Dinas PMPD Rohul dan Staf Ahli Bupati Rohul mengaku, saat ini pihaknya tengah melakukan pembinaan dan perbaikan sistem administrasi, mulai perencanaan, pelaksanaan sampai dengan pengawasan‎.

Ditambahkan Haris, Pemkab Rohul kini tengah menggalakkan program pemerintah pusat, yakni program Peremajaan Kebun Rakyat, dan kini tengah berjalan di seluruh kecamatan dan sudah dana dari pemerintah pusat sudah dikucurkan. (mad)

“Jangan Sampai Yang Dimaksud Hoax Itu Adalah Fitnah Terhadap Petahana Saja”

Danhil A Simanjuntak
Danhil A Simanjuntak

Tribun Riau- Dahnil A Simanjuntak menanggapi janji Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang akan menindak tegas para penebar hoax dan fitnah selama masa kampanye.

Juru bicara capres-cawapres Prabowo-Subianto yang baru saja mengundurkan diri dari status PNS itu mengingatkan bahwa jangan sampai yang dimaksud Hoax tersebut hanya jika ditujukan kepada calon petahana, yaitu pasangan capres=cawapres Jokowi-Ma’ruf.

Hal tersebut ditulis Dahnil melalui akun twitternya, @Dahnilanzar, Selasa (25/9/2018).

Dijelaskannya juga, bahwa saat ini berita hoax atau informasi hoax sangat banyak ditujukan terhadap pasangan Prabowo-Sandi, khususnya Sandi Salahudin Uno, dirinya meminta Kapolri agar bersikap tegas dan cepat mengambil tindakan terhadap penebar hoax tersebut.

“Terkait Hoax, fitnah melalui media sosial dan internet yg disebar terkait Bang @sandiuno saya hendak menagih janji Kapolri Tito yg menyatakan akan menindak tegas para penebar hoax dan fitnah selama masa kampanye.Jangan sampai yg dimaksud hoax itu adl fitnah terhdp petahana saja,” tulis @Dahnilanzar. (red)

Desember 2018, 51 Desa di Rohul Gelar Pilkades Serentak

Kepala Dinas PMPD Rohul, Irfan Ridho
Kepala Dinas PMPD Rohul, Irfan Ridho

ROKAN HULU,Tribun Riau- Pada Desember 2018 mendatang, 51 desa Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dijadwalkan akan menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahap dua.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Rohul saat ini sudah mengajukan anggaran dan tinggal menunggu pengesahan dari DPRD Rohul. Bahkan menurut Kepala Dinas PMPD Rohul, Irfan Ridho, Senin (24/9/2018), dirinya membenarkan bahwa di tahun 2018 ada 51 desa yang akan ikuti Pikades serentak tahap dua.

“Kini kita tengah melakukan persiapan, dalam menghadapi Pilkades serentak mulai dari pembentukan panitia Pilkades, serta pengajuan anggaran untuk perhelatan Pilkades serentak itu sendiri,” ujarnya

“Tahun ini, tidak lagi diperbolehkan ada bantuan dari pihak ketiga seperti pada tahun- tahun lalu karena sudah kita anggarka,” jelas Irfan Ridho.

Dijelaskannya, bahwa untuk anggaran Pilkades serantak 2018 tahap 2 yang diajukan, lebih kurang Rp2,4 miliar untuk 51 desa yang akan selenggarakan Pilkades serentak, dimana anggaran setiap masing- masing desa besarannya tidak sama.

Anggaran pilkades serentak, nantinya jelas Irfan Ridho, disesuaikan dengan jumlah penduduk maupun pemilih terbanyak. Jika jumlahnya pemilih banyak, maka anggaran yang dikucurkan lebih besar, sebaliknya bila jumlah pemilihnya sedikit maka tentu anggarannya akan disesuaikan.

“Hingga kini kita belum bisa memastikan, berapa jumlah anggarannya. Karena anggarama itu belum disahkan oleh DPRD Rohul, tetapi pengajuannya sudah kita anggarkan lebih kurang Rp 2,4 miliar,” kata Irfan.

Ke 51 desa yang akan ikut dalam pemilihan kepala desa serentak pertama di kecamatan Ujung Batu 1 desa yakni Desa Suka Damai, Kecamatan Rokan IV koto enam desa, Rambah ada empat desa, Tambusai satu desa, Kepenuhan Tujuh Desa, kunto Darussalam lima desa, Rambah Samo ada lima desa, serta Kecamatan Rambah Hilir ada satu desa.

Irfan juga mengaku, untuk kecamatan Tambusai Utara ada empat desa, Bangun Purba 1 desa, Tandun tiga desa, Kabun dua desa, Bonai Darussalam tiga desa, Pagaran Tapah Darussalam satu desa, Kepenuhan Hulu empat desa, serta sidanya di Kecamatan Pendalian IV koto. (mad)

Suara Kalimat Tauhid di Video Pengeroyokan Suporter Bola, Mustofa Nahra: Diduga Editan

Lima orang yang diduga pengeroyok suporter Persija, Hariangga Sirila
Lima orang yang diduga pengeroyok suporter Persija, Hariangga Sirila

Tribun Riau- Video aksi pengeroyokan terhadap salah seorang suporter bola berisikan suara kalimat tauhid (la ilaha illallah, red) yang tersebar di media sosial diduga sudah diedit.

Pasalnya, ada beberapa video yang sama sebagai pembanding yang tidak memiliki suara kalimat tauhid.

Demikian cuitan Mustofa Nahrawardaya menyikapi beberapa netizen yang diduga mencoba ‘mengarahkan’ aksi pengeroyokan tersebut kepada Islam.

“Dugaan saya, suara Laa illa ha illallah dalam video pembunuhan supporter itu, EDITAN. Ada yang ngedit, nambahi. Ada video pembandingnya. Gak ada suara itu. Clear!,” cuit Mustofa Nahra dengan akun Twitternya @AkunTofa, Selasa (25/9/2018).

Cuitan tersebut diduga untuk membalas cuitan akun Deny Siregar yang sebelumnya mengatakan bahwa segerombolan pengeroyok tersebut menyiksa korban sambil berdzikir.

“Berdzikir sambil menyiksa orang sampai mati itu hasil pendidikan radikalisme yang dipelihara selama sekian puluh tahun.

Anak-anak itu di pendidikan agamanya selalu diajarkan ayat perang, bukan ayat kasih sayang.

Masih bilang radikalisme itu tidak berbahaya ?,” tulis @Dennysiregar7, Senin (24/9/2018).

Sementara itu, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait video yang beredar luas di media sosial. (red)

https://twitter.com/AkunTofa/status/1044276478395858944

Terbaru

Populer