Fadli Zon ketika menjenguk Ratna Sarumpaet (RS) yang tengah menjalani masa penyembuhan.
Tribun Riau- Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon membenarkan bahwa dirinya telah menjenguk Ratna Sarumpaet (RS) yang tengah menjalani masa recovery (penyembuhan, red).
Hal tersebut dikatakan melalui akun Twitternya @fadlizon, Selasa (2/10/2018).
Dengan disertai foto ketika menjenguk RS, Fadli Zon menyatakan bahwa tindakan penganiayaan tersebut memang sungguh keji.
Namun, pria berdarah minang itu tidak menjelaskan kronologis kejadian yang menimpa seorang aktifis perempuan tersebut.
Beberapa netizen yang berkomentar juga mempertanyakan tweet Fadli Zon tersebut. Beberapa diantaranya menanyakan kenapa baru hari ini (tidak dua hari yang lalu, red) hal tersebut dipublish. (red)
Tribun Riau- Sungguh biadab, demikian Tweet yang ditulis mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD ketika mendapati informasi yang beredar luas di media sosial terkait dugaan pengeroyokan terhadap Ratna Sarumpaet (RS).
Namun, Mahfud belum dapat memastikan apakah foto yang tersebar tersebut adalah Ratna Sarumpaet.
Dikatakannya, jika kejadian tersebut memang benar, atas nama dan alasan apapun, penganiayaan tersebut sungguh terkutuk.
Dirinya juga meminta pihak aparat untuk segera mencari, menangkap, dan mengadili pelaku.
Untuk diketahui, belakangan ini di media sosial tersebar foto yang diduga RS, tampak dalam foto tersebut kondisi RS sangat mengenaskan, wajah RS terlihat penuh dengan luka memar.
Namun, hingga kini Tribunriau.com belum dapat mengkonfirmasi kebenaran dari tersebarnya foto tersebut dan masih mencari informasi akurat dari beberapa pihak yang dianggap dekat dengan RS. (red)
Mudah2an ini tdk benar. Kalau penganiayaan thd @RatnaSpaet ini benar terjadi, sungguh biadab. Atas nama dan alasan apa pun, penganiayaan spt ini sungguh terkutuk. Polisi hrs mencari, menangkap, dan nengadili pelakunya. Dgn profesionalitasnya polisi akan bs menemukan pelakunya. https://t.co/stbXPIOENG
Bupati Sukiman, pimpin upacara Hari kesaktian pancasila
ROKAN HULU,Tribun Riau- Saat memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, di halaman Kantor Bupati Rohul di Pasir Pangaraian, Senin (1/10/2018) pagi, Bupati Rohul H. Sukiman, mengajak masyarakat terutama generasi muda agar memaknai momentum Hari Kesaktian Pancasila.
Memaknai Hari Kesaktian Pancasila bertepatan 1 Oktober 2018, bukan hanya sebatas acara seremonial saja, namun harus benar-benar dipahami dan dijadikan dasar dalam bermasyarakat.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila bertema “Pancasila Sebagai Landasan Kerja Mencapai Prestasi Bangsa”, dihadiri dari berbagai kalangan mulai prajurit dari Kodim 0313/KPR, personel Polres Rohul, Satpol PP dan Damkar Rohul, pelajar, PNS serta para honorer di lingkungan Pemkab Rohul.
Juga dihadiri Kapolres Rohul AKBP M.Hasyim Risahondua S.IK, M.Si, Dandim 0313/KPR Letkol Inf Beny Setiyanto, anggota DPRD Rohul, Sekretaris Daerah Kabupaten Rohul H. Abdul Haris S.Sos, M.Si, Kakan Kemenag Rohul Drs. H. Syahrudin M.Sy, serta para tamu undangan lainnya.
Sebagai Perwira Upacara, oleh Danramil 02/ Rambah Kapten Inf Hendra P. Barus, dan Komandan Upacara Danramil 11 / Tambusai Kapten Inf Muhammad Fadil.
Bupati Rohul Sukiman dalam amanatnya mengatakan, bahwa Pancasila memiliki lima sila yang dapat dijadikan dasar dalam bermasyarakat dan bernegara.
“Dengan Pancasila Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan tetap rukun dan damai, karena Pancasila juga merupakan dasar dan pemersatu bangsa,”
“Nilai-nilai setiap sila harus diterapkan seluruh masyarakat Rohul, khususnya bagi generasi muda, karena nilai-nilai Pancasila sudah sedikit luntur,” ajak Bupati Rohul.
Bupati Rohul Sukiman juga menerangkan, bahwa generasi muda juga harus melihat ke belakang, serta sejarah kelam yang pernah dialami bangsa Indonesia. Dimana penghianatan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang ingin merubah ideologi Pancasila, hingga tidak sedikit nyawa para jenderal jadi korban.
Bupati Sukiman berharapk, generasi muda Rohul juga harus mengetahui sejarah, sehingga kedepannya tidak akan terulang lagi kelompok-kelompok yang ingin merubah ideologi Pancasila.
Ditambahkan Bupati Sukiman, bahwa wawasan kebangsaan sangat perlu diterapkan di setiap sekolah, karena saat ini tidak sedikit generasi muda yang mulai melupakan sejarah bangsa Indonesia.
“Saya berharap dengan momentum Hari Kesaktian Pancasila ini kita bisa mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam menjaga keutuhan NKRI,” kata Bupati Sukiman.
Bupati Sukiman juga mengingatkan kembali seluruh elemen masyarakat di Rohul, agar bisa tetap menjaga persatuan dan kesatuan, sehingga proses pembangunan daerah berjalan sesuai harapan bersama. (mad)
Nilai tukar rupiah terhadap dollar semakin melemah
Tribun Riau- Nilai mata uang Rupiah kembali takluk oleh mata uang Dolar Amerika Serikat.
Kurs Dolar, dari pantauan Tribunriau.com di aplikasi Kurs Dolar milik Google, terlihat pada pukul 11.55 WIB, Selasa (2/10/2018) nilai tukar rupiah terhadap dolar mencapai Rp.15.048.65 per 1 dolar Amerika Serikat.
Sebelumnya, mata uang Rupiah sempat menguat pada posisi Rp. 14.909.00 per 1 Dolar pada tanggal 30 September 2018. (red)
Disaksikan Ketua DPRD dan pimpinan DPRD lainnya, Bupati Rohul tandatangani berita acara pengesahan RAPBD P menjadi APBD P 2018
ROKAN HULU,Tribun Riau- Rancangan APBD Perubahan (RAPBD-P) Rokan Hulu (Rohul) tahun anggaran 2018 Rp 1,7 triliun, disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), Minggu (30/9/2018) sore kemarin, kemudian berkas akan diajukan ke Pemprov Riau untuk dievaluasi.
Kegiatan pengesahan Rancangan APBD-P 2018 dilaksanakan dalam rapat Paripurna, yang dipimpin Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH, didampingi tiga pimpinan DPRD Rohul, Zulkarnain S.Sos, Hardi Candra, dan Abdul Muas.
Kegiatan rapat paripurna digelar di ruang rapat Paripurna DPRD Rohul, yang dihadiri Bupati Rohul H. Sukiman, 35 anggota DPRD Kabupaten Rohul, 74 pejabat mewakili Kepala Dinas atau intansi 74 orang, 11 Camat, serta 29 Kepala Bagian dan Kepala Bidang di lingkungan Pemkab Rohul.
Dalam rapat tersebut, ada tiga agenda yakni, diawali penyampaian pendapat akhir Fraksi terhadap hasil Pembahasan R-APBD-P 2018, laporan Banggar DPRD Rohul, serta dilanjutkan pengesahan R-APBD-P menjadi APBD-P Rohul 2018.
Dalam sambutannya, Bupati Rohul H.Sukiman, berterima kasih kepada anggota DPRD Rohul dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Rohul, karena pembahasan RAPBD-P 2018 berjalan alot, bahkan dilaksanakan hingga subuh.
Bupati Rohul mengharapkan, setelah APBD-P disahkan menjadi Perda, kemudian segera diajukan dan dievaluasi oleh Pemprov Riau, sehingga secepatnya APBD-P Rohul 2018 bisa digunakan untuk pembangunan Kabupaten Rohul.
Sikapi pengesahan RAPBD-P menjadi ABPD-P 2018, Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri menyatakan, bahwa tambahan lebih dari Rp 300 miliar di APBD-P karena ada Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Bantuan Keuangan (Bankeu) yang tidak tertuang di APBD Murni Rohul 2018 dan saat itu disahkan lebih dari Rp 1,3 triliun.
“Kemudian yang kedua, dana Perimbangan yang sesuai Perpres tidak kita tuangkan pada saat itu 100 persen,” sebut Kelmi.
“Namun karena APBN-P tidak ada, sehingga kita wajib kita menuangkan 100 persen dengan keyakinan kita pemerintah pusat akan menyalurkan diakhir tahun 2018. Sehingga potensi nantinya diakhir defisit masih tetap ada apabila sumber-sumber ini tidak masuk ke daerah,” sebut Kelmi.
Ditanya mengapa 4 paket multiyears dibatalkan, Kelmi mengakui, bahwa hal itu dilakukan sebagai salah satu cara untuk seimbangkan antara anggaran belanja dan penerimaan. Tapi, walaupun ke 4 paket multiyears dibatalkan, masih ada anggaran untuk pembangunan fisik insfrastruktur jalan sebesar sekitar Rp15 miliar, dari anggaran semula Rp30 miliar.
Lalu, setelah RAPBD-P disahkan menjadi ABPD-P, jelas Kelmi lagi, maka sesegera mungkin berkas diserahkan ke Pemprov Riau untuk dapat dievaluasi.
“Kita kini masih menunggu evaluasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi Riau, dengan segala catatan dan rekomendasinya. Nantinya sinkronisasi lagi di tingkat DPRD dan TAPD, baru kita akan bisa menjalankan APBD-P 2018 dan dituangkan dalam lembaran daerah, dan dilanjutkan dengan Peraturan Bupati,” tegas Kelmi Amri.
Terkait adanya Surat Permendagri Nomor 33 Tahun 2017 tentang Penyusunan APBD, diakui Kelmi, itu membuat hampir seluruh kabupaten/ kota di Provinsi Riau kaget, karena adanya klausul yang menyatakan apabila lewat dari akhir September APBD Perubahan tidak disahkan, dan daerah dianggap tidak melakukan perubahan.
“Sementara terkait tunjangan pegawai serta Pilkades serentak 2018 yang belum teranggarkan maka dari itu tidak ada jalan lain. Maka seluruh tahapan kita lakukan pembahasan, apalagi ini perubahan tidak begitu berat pembahasannya,” kata Kelmi.
Kemudian, untuk APBD Murni Rohul 2019 jelas mantan Ketua KNPI juga Ketua DPC Partai Demkrat Rohul, nantinya akan berjalan seperti biasa. Juga ditargetkan, selambat-lambatnya itu sudah disahkan pada akhir November 2018 mendatang.
“Sekarang sudah sampai ke tingkat Banggar dan TAPD, untuk pembahasan KUA-PPASnya,” jelas Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri. (mad)
Kadisparbud, panitia JRR dan IMI Rohul, gelar rapat lanjutan JRR ke 6 tahun 2018
ROKAN HULU,Tribun Riau- Di ajang tahunan Jelajah Rimba Rohul (JRR) ke-6 tahun 2018 yang akan digelar pada 6 hingga 7 Oktober 2018 mendatang, panitia akan menyediahkan hadiah 7 unit sepeda motor, serta menargetkan 1000 lebih peserta dari Riau, maunpun provinsi di Indonesia lainnya.
Itu terungkap dalam rapat lanjutan, yang digelar panitia JRR ke-6 tahun 2018, bersama Korwil Ikatan Motor Indonesia (IMI) serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Senin (1/10/2018), dipimpin Kepala Disparbud Rohul Drs. Yusmar M.Si.
Juga dihadiri Ketua IMI Rohul Novliwanda Ade Putra, segenap Panitia JRR ke-6 tahun 2018 yang diketuai Ceprianto, Ketua Xtreme Trail Adventure Rohul (X-TAR) Maratua Daulay dan sejumlah pengurus, serta perwakilan dari instansi terkait lainnya di aula Disparbud Rohul.
Dikatakan Ketua Panitia JRR ke-6 tahun 2018, Ceprianto, event kuda besi motor trail ke enam kali ini, masih bersempena memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Rohul yang jatuh pada 12 Oktober 2018 mendatabg.
Dari hasil rapat kata Ceprianto, JRR ke-6 tahun 2018 akan menyediakan hadiah utama 7 sepeda motor, dan nantinya dipusatkan di Taman Kota Pasir Pangaraian. Even tersebut digelar selama dua hari mulai 6 hingga 7 Oktober 2018.
Kata Ceprianto alias Ecep, panitia menargetkan seribu lebih peserta untuk bisa ikut meramaikan JRR ke-6 tahun 2018. Hingga kini, baru sekitar 366 rider yang telah resmi mendaftarkan diri, sedangkan 150 rider lainnya baru sebatas booking nomor saja.
“Nantinya, para peserta diramaikan dari Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, bahkan kemungkinan dari pulau Jawa juga akan tampil dan hadir,” kata Ecep dan mengakui, panitia juga sudah menyediakan banyak doorprize yang akan dibagikan ke peserta beruntung.
Sebut Ecep, selama dua hari para rider nantinya akan menempuh rute sekitar 80 kilometer. Lalu, ada tujuh jalur ekstrem di Kecamatan Rambah yang akan dilintasi peserta JRR kali ini dengan kemiringan sampai 75 derajat, di antaranya tanjakan Anambawa, tanjakan Berayun, tanjakan Napi, dan lainnya.
“Nantinya, rute yang dilintasi para rider ada di Desa Sialang Jaya, Desa Rambah Tengah Hulu, dan Desa Rambah Tengah Barat,” ucap Ecep, dan dikatakannya hasil rapat pihak Disparbud Rohul sangat mendukung even JRR ke-6 tahun 2018 yang diprakarsai X-TAR ini.
Kemudian, dikatakan Kepala Disparbud Rohul, Drs.Yusmar.MSi, bahwa selain kegiatan olahraga, even JRR ke-6 tahun 2018 juga dikemas dengan acara budaya, seperti Makan Bekancah (makan besar bersama) dengan para rider.
Sebut Yusmar, sampai kini Kabupaten Rohul belum mempunyai even andalan seperti Bakar Tongkang di Rokan Hilir, atau Pacu Jalur di Kuantan Singingi. Dirinya berharap, melalui even JRR tersebut menjadi even andalan bagi daerah berjuluk Negeri Seribu Suluk, agar bisa ikut menggeliatkan pariwisata juga menarik minat wisatawan datang ke Rohul.
Selain JRR sambung Yusmar, tahun ini Kabupaten Rohul juga akan gelar even besar diberinama Berakit yang akan dipusatkan di Sungai Batang Lubuh Pasir Pangaraian.
“Tahun ini, ada dua even besar yakni JRR dan Berakit. Apabila bisa dimanage dan dikemas dengan baik, maka kedua even tersebut akan dijadikan momen bagi masyarakat lokal dan luar daerah,” harap Yusmar.
Terkait JRR kata Yusmar, even itu juga sebagai penyaluran bakat dan hobi kawula muda yang suka berpetualang ke lokasi-lokasi yang punya potensi di rimba. Itu bisa jadi momen rutin tahunan serta menjadi agenda wisata Kabupaten Rohul, atau tempat usaha-usaha lain, tidak terbatas dengan pariwisata.
“Bisa saja dalam rimba yang ada di Rohul, ada potensi besar yang belum kita dapatkan. Bila memang kita jalan-jalan tanpa tujuan akan berat, namun dengan adanya tujuan mereka bisa sambil berolahraga dan menyalurkan hobinya.” ujarnya lagi.
“Kemudian, selain pariwisata diharapkan ada potensi-potensi lain yang bisa dikembangkan di Negeri Seribu Suluk,” sebutnya.
Kata Yusmar, JRR sendiri sudah masuk Kalender Pariwisata Kabupaten Rohul. Even motor trail ini juga sudah didukung Pemprov Riau, namun karena adanya rasionalisasi, maka bantuan non tunai tidak bisa disalurkan untuk tahun ini.
Jelas mantas Kabag Humas Setdakab Rohul dan Kepala Disdukcapil Rohul juga Kadistambern, bahwa even JRR yang diagendakan setiap tahun bagus didukung pemerintah. Karena respon masyarakat atau trailer lokal dan luar daerah cukup tinggi.
Yusmar mengharapkan, kedepannya JRR dikenal sebagai salah satu even besar tahunan dari Kabupaten Rohul yang dikenal oleh masyarakat.Apalagi di even itu, para peserta juga melintasi sejumlah objek wisata, di antaranya Masjid Agung Islamic Center Rohul, Air Panas Hapanasan, Danau Sipogas, dan lainnya.
“Kita rencanakan para rider ini juga menikmati ketinggian menara Masjid Agung 99 sebagai salah satu objek wisata kita,”
“Lalu ada konvoi dari Taman Kota ke Bundaran Ratik Togak, untuk mengenalkan ke masyarakat bahwa di Rohul memiliki Masjid Agung Islamic Center,” kata Kepala Disparbud Rohul Yusmar. (mad)
Rapat Pembentukan Panitia Peresmian Gedung Kampus II Perguruan Agama Islam Dar Aswaja
ROHIL, Tribun Riau- Dalam persiapan peresmian Gedung Kampus II Perguruan Agama Islam Dar Aswaja (PAI-DA) Kasang Bangsawan Kecamatan Pujud, KH.Syaril SE MSi menggelar rapat pembentukan panitia kepengurusan peresmian Gedung Kampus II Perguruan Tinggi Agama Islam Dar Aswaja Kasang Bangsawan, Kecamatan Pujud, di Hotel Bit, Ujung Tanjung, Minggu (30/09/2018) Pukul 10.00 Wib.
Direktur Kampus II Perguruan Agama Islam Dar Aswaja KH.Safril SE MSi dalam kata sambutannya mengucapkan terimakasih kepada semua panitia yang hadir dalam rapat tersebut. “Alhamdulillah sampai saat ini Gedung Kampus II Perguruan Agama Islam Dar Aswaja Kasang Bangsawan Kecamatan Pujud pembangunannya sudah Sembilan Puluh Lima (95) persen,” ucapnya.
“Untuk persiapan kepengurusan panitia peresmian Gedung Kampus II Perguruan Tinggi Agama Islam Dar Aswaja Kasang Bangsawan, Kecamatan Pujud ini akan dipersiapkan undangan, perlengkapan serta menyiapkan sarana dan prasarananya, serta persiapan yang lainya,” terang KH.Safril SE MSi.
Dilanjutkan KH.Safril SE MSi, Visi dan Misi Kampus II Perguruan Tinggi Agama Islam Dar Aswaja Kasang Bangsawan Kecamatan Pujud ini adalah membangun umat Islam ahli sunnah waljamaah bermahzab Imam Syafi’i dan beberapa Misinya yaitu melahirkan Sarjana-sarjana beriman, melahirkan Sarjana-sarjana yang ahli sunnah waljamaah, melahirkan Sarjana-sarjana yang siap pakai,membentengi masuknya aliran-aliran sesat seperti kaum syi’ah dan lain-lain, serta membantu dan memudahkan bagi masyarakat yang kurang mampu.
Rektor Kampus I Perguruan Tinggi Agama Islam Dar Aswaja Kecamatan Kubu Usman Saufi SAg MPd dalam kata sambutannya juga mengucapkan terimaksihnya kepada semua panitia kepengurusan peresmian Gedung Kampus II Perguruan Tinggi Agama Islam Dar Aswaja Kasang Bangsawan, Kecamatan Pujud, Rokan Hilir.
“Dalam peresmian Gedung Kampus II Perguruan Tinggi Agama Islam Dar Aswaja Kasang Bangsawan ini akan dihadiri oleh Gubernur terpilih Drs.Syamsuar, Bupati Rokan Hilir H.Suyatno, Camat Pujud dan Camat Tanjung Medan, Ketua NU Propinsi Riau Tengku Rusli Ahmad SE, ketua PBNU Propinsi Riau Kiyai Abdul Wahid, dan tokoh masyarakat, tokoh agama, semua Kepala Sekolah di Kecamatan Pujud dan Kecamatan Tanjung Medan, sehingga ini akan memberikan kepercayaan yang sangat besar dari masyarakat kita Rokan Hilir, khususnya masyarakat Pujud dan sekitarnya,” terangnya.
Adapun tamu yang hadir dalam rapat pembentukan panitia peresmian Kampus II Perguruan Tinggi Agama Islam Dar Aswaja Kasang Bangsawan yaitu Ustadz Ahmad Daut MPd, Tamrin MPd dan dosen luar biasa Kampus II Perguruan Tinggi Agama Islam Dar Aswaja Putri Insani SPd MPd, Asnan SPd MSi serta dosen tetap Kampus II Perguruan Tinggi Agama Islam Dar Aswaja Khairin Perdana SPd MPd. (toni)
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Kemanan, Wiranto, dan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo ,saat memberikan keterangan kepada pers, Minggu (30/9/2018) di Palu, Sulawesi Selatan, terkait penanganan pascagempa Sulawesi.
JAKARTA,Tribun Riau- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memberikan klarifikasi terhadap berita dibolehkannya warga ‘menjarah’ minimarket yang biayanya akan ditanggung oleh Pemerintah.
Berita tersebut memuat pernyataan Tjahjo yang disebut menyatakan masyarakat boleh mengambil barang di minimarket karena telah ditanggung pemerintah.
“Tidak begitu (sebenarnya) berita yang ditulis,” kata Tjahjo dilansir Kompas, Minggu (30/9/2018).
Tjahjo menjelaskan, saat meninjau korban gempa dan tsunami di rumah sakit, ia melihat masyarakat saat itu membutuhkan bantuan makanan dan minuman.
Namun, saat itu, lanjut Tjahjo, hampir semua toko tutup dan listrik padam.
“Dalam rapat saya minta pemda fasilitasi beli minuman, makanan, di toko yang jual. Berikan dulu kepada pengungsi dan yang dirawat di rumah sakit. Cari yang punya toko, dibeli dulu dan saya minta pengawalan Satpol PP dan Polri kemudian bagikan makanan tersebut,” tambah Tjahjo.
“Karena darurat listrik mati dan bantuan baru masuk malam dari daerah tetangga. Kondisi darurat. Makanan, minuman belum masuk. Dan saya minta langsung ke gubernur. Beli minuman dari toko yang tutup. Uang gotong royong. Kemendagri ikut beli juga,” lanjut Tjahjo. (red)
JAKARTA,Tribun Riau- Jumlah korban tewas akibat gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) hingga kini sudah mencapai 832 orang.
Sementara ini, korban terbanyak dari Palu, sebanyak 821 orang, sedangkan di Donggala masih tercatat 11 orang.
Dilansir CnnIndonesia, kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwonugroho mengatakan, jumlah korban ini diterima dari petugas di lapangan meski jaringan komunikasi belum sepenuhnya pulih.
“Meski akses terputus kami dapat laporan dari PMI (Palang Merah Indonesia) pusat di Donggala ditemukan 11 meninggal akibat bangunan roboh dan tsunami,” kata Sutopo di Jakarta, Minggu (30/9).
Korban tewas yang ditemukan dimakamkan secara massal karena pertimbangan kesehatan. Mereka yang dimakamkan setelah bisa diidentifikasi.
Sementara untuk korban luka ratusan orang dan pengungsi mencapai belasan ribu orang. Dalam keterangan terakhir, BNPB menyebut korban luka 540 orang dan pengungsi 17 ribu orang.
Jumlah korban tewas ini menurut Sutopo ada kemungkinan akan terus bertambah karena banyak jenazah yang belum teridentifikasi.
“Kondisi di sana masih banyak jenazah yang belum terindetifikasi. Korban yang kena reruntuhan juga masih banyak, itu meneybabkan jumlah korban akan terus bertambah,” katanya. (red)
JAKARTA,Tribun Riau- Tak adanya bahan makanan sebabkan sebagian warga di Palu yang jadi korban gempa bumi disertai tsunami melakukan penjarahan di beberapa minimarket.
Anehnya, pemerintah memberikan izin kepada para korban untuk melakukan aksi penjarahan ini.
“Kita sudah perintahkan kepada minimarket Alfamart dan Indomaret bisa diambil barang-barangnya,” ujar Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Minggu (30/9).
Keputusan tersebut dilakukan, berdasarkan kondisi di lapangan yakni sulitnya warga memperoleh bahan makanan.
Tjahjo sudah memberikan kontak yang bertanggung jawab kepada manajemen minimarket.
“Kami sudah tinggalkan kartu nama dan kami akan bayar itu semua,” tambah Tajhjo.
Hal senada juga disampaikan Menkopolhukam, Wiranto. Ia mengatakan, keputusan ini diambil setelah terjadi penjarahan di berbagai lokasi setelah gempa mengguncang pada Jumat (28/9).
“Ada satu kebijakan yang boleh ambil, dibayar oleh pemerintah. Jadi seperti itu mendapatkan air minum dan sebagainya,” tambah Wiranto. (*)