Beranda blog Halaman 1168

Tim Satreskrim Polres Rohil Berhasil Ciduk DPO Kasus Pembunuhan dan Pencurian

ROHIL, Tribun Riau-Tim Satreskrim Polres Rokan Hilir telah berhasil menangkap Daftar Pencarian Orang (Dpo) terkait kasus pembunuhan Tahun 2016 lalu,yang terjadi di Kecamatan Balai Jaya.Berdasarkan LP/171/XII/2016/RIAU/POLRES ROHIL/SEKTOR BAGAN SINEMBAH tanggal 30 desember 2016,penangkapan pelaku pada Minggu 21/10/2018,Selasa 23/10/2018,Pukul 11.00 Wib.

Pelaku (Dpo) terkait kasus pembunuhan dan pencurian tersebut merupakan warga Desa Perbaungan Mardian (25),pelaku merupakan otak pembunuhan dan eksekutor serta pencurian sepedamotor Merk Honda Cb 150 Cc, yang beralamat di Desa Perbaungan,Kecamatan Sei Kepayang,Kabupaten Asahan,Provinsi Sumut.

Adapun saksi-saksi pada penagkapan (Dpo) yaitu, Sukemi (50),yang beramat di Jalan Kenanga,Rt 002/ Rw 003,Kepenghuluan Balai Jaya Kota,Kec.Bagan Sinembah,saksi Heri (28),yang beralamat di Jalan Kenanga Rt. 002/ Rw 003,Kepenghuluan Balai Jaya Kota,Kec.Bagan Sinembah,Kab.Rohil.

Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH saat dikonfirmasi melalui Kaur Humas Polres Rohil Iptu Juliardi SH mengatakan,kronologis penangkapan (Dpo) kasus pembunuhan dan pencurian tersebut pada hari Minggu tanggal 21 oktober 2018, berdasarkan hasil lidik di lapangan tim Satreskrim mendapatkan informasi keberadaan (Dpo) tersebut.

Tersangka pembuhunan dan pencurian dengan kekerasan tersebut berada di desa Perbaungan,Kecamatan Sei Kepayang,Kabupaten Asahan, Provinsi Sumut,Kemudian Satreskrim Polres Rohil melakukan penangkapan terhadap (Dpo) tersangka Mardian (25) dirumahnya,sekira Pukul 18.30 Wib,di Desa Perbangunan Kecamatan Sei Kepayang,Kab.Asahan Prov.Sumut, kemudian pelaku di bawa ke Polres Rohil untuk penyidikan lebih lanjut. (toni)

Tim Penilaian EKK Tingkat Provinsi Riau Ke Duri

Tim Penilaian EKK Propinsi Riau bersama Camat Mandau Riki Rihardi dan para ASN lainnya
Tim Penilaian EKK Propinsi Riau bersama Camat Mandau Riki Rihardi dan para ASN lainnya

DURI, Tribun Riau – Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP.M.Si menyambut hangat kedatangan Tim Penilaian Evaluasi Kinerja Kecamatan (EKK) Propinsi Riau, dan menggelar kegiatan di gedung Bathin Betuah kantor Kecamatan Mandau, Senin (22/10/18) sore.

Acara dihadiri oleh Ketua Tim Penilaian EKK tingkat Provinsi Riau Dr. H.Rayuni Rauf, dan anggotanya Dr H.Zaini Ali, Drs Indra Syafri, M.Si dari Universitas Islam Riau (UIR), 3 orang dari Birokrasi Kantor Gubernur Riau yaitu, Devi Rinaldi, M.Si, Susanti, SE, Wiraningsih, S.STP, M.Si, hadir juga Asisten I Pemkab Bengkalis Hj.Umi Kalsum, seluruh utusan ASN dilingkungan Pemerintah Kecamatan Mandau, UPTD, tokoh masyarakat, tokoh agama, Ormas , OKP, para siswa utusan SMAN 1, SMAN 2, SMAN 4 dan ibu-ibu PKK Kecamatan Mandau.

Camat Riki Rihardi pada kesempatan itu mengucapkan selamat datang kepada tim penilaian EKK Propinsi Riau dari Pekanbaru.Sekaligus memaparkan tentang capaian kinerja pemerintahan kecamatan Mandau sejak Januari hingga Oktober 2018.

“Saya atas nama pribadi dan pemerintahan kecamatan Mandau mengucapkan terimakasih dan selamat datang di kota Duri kepada bapak/ibu selaku Ketua dan anggota tim penilaian EKK Propinsi Riau.Kami berharap agar nantinya tim penilaian melakukan tugasnya dengan baik dan melakukan penilaian yang objektif dan berkeadilan,” kata Riki.

Dalam pemaparan kinerja pemerintahan kecamatan Mandau, Camat Riki Rihardi menjelaskan tentang keberhasilan tugas-tugas setiap seksi di kantor Camat Mandau yang dipimpinnya.Seperti Seksi Pemerintahan, Seksi Pelayanan Umum, Seksi PMD, Seksi Kesejahteraan dan lainnya.

Seksi Trantib misalnya, sejak Oktober 2017 izin gangguan (HO) tidak dikeluarkan lagi oleh pemerintah kecamatan Mandau.”Penertiban pedagang kaki lima yang berada di trotoar jalan, penertiban anak-anak jalanan (punk) yang selalu nongkrong di emperan jalan dan mengamen di persimpangan jalan lampu merah dan sebagainya,” jelas Riki.

“Keberhasilan pemerintahan kecamatan Mandau antaralain, telah mendapat juara 1 EKK tingkat kabupaten Bengkalis pada bulan Agustus 2018,” sebut Riki.

Usai acara, Dr.H.Rayuni Rauf dan Dr.H.Zaini Ali kepada media Tribun Riau mengatakan, bahwa tim ini tergabung dari akademisi dan birokrat kantor Gubernur Riau, agar Penilaian lebih objektif. Ada 4 faktor penilaian yang dilakukan tim yaitu; 1.Tugas pemerintahan umum, 2. Pelimpahan kewenangan dari Bupati ke Camat, 3.Tugas Lainnya yaitu, tugas yang tidak diatur peraturan daerah tetapi ada tugas lain yang diserahkan oleh camat selain pelimpahan wewenang yang disebutkan tadi , 4.Penilaian Tugas Camat selaku pribadi, inovasinya apa saja.

“Tujuannya adalah kalau seandainya tugas yang dijalankan oleh Camat dengan baik, pelayanan masyarakat akan berjalan dengan baik juga.Seharusnya masyarakat datang jauh-jauh ke kantor Bupati, tetapi dengan adanya pelimpahan wewenang seperti ini, akan melindungi masyarakat.Dimana dinas-dinas yang seharusnya mengambil kebijakan, sementara jaraknya yang begitu jauh di Bengkalis, sehingga camat bisa mengambil kebijakan atas nama Bupati,” sebut Rayuni dan Zaini.

Zaini menambahkan, kalau penilaian kinerja kecamatan ini berakhir November 2018, dan hasil penilaian diinformasikan pada bulan Februari 2019 mendatang.”Besok kami akan ke Bagan Batu kabupaten Rokan Hilir, juara 1 akan mendapat hadiah uang pembinaan dari Pemprov Riau sebesar Rp.70 juta,” tutupnya.(Jlr)

Ali Imran Dilantik Ketua DPRD Rohul sebagai PAW Alpasirin dari Partai Nasdem

Ketua DPRD Rohul, Kelmi Amri, mengampil sumpah dan janji jabatan Ali Imran yang resmi dilantik sebagai anggota DPRD Rohul PAW priode 2014 2019, menggantikan Alfasirin
Ketua DPRD Rohul, Kelmi Amri, mengampil sumpah dan janji jabatan Ali Imran yang resmi dilantik sebagai anggota DPRD Rohul PAW priode 2014 2019, menggantikan Alfasirin

ROKAN HULU, Tribun Riau – Ali Imran, Senin (22/10/2018) siang, resmi dikukukuhkan dan dilantik Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri, sebagai anggota DPRD Rohul Pengganti Antar Waktu (PAW), Alpasirin dari Partai NASDEM yang maju sebagai Caleg anggota DPRD Riau dari Partai Gerindra.

Pengukuhan dan pelantikn Ali Imran sebagai PAW anggota DPRD Rohul priode 2012-2019, dilaksanakan dalam rapat paripurna DPRD dipimpin Ketua DPRD Kelmi Amri, dalam rangka pengumuman pengucapan sumpah atau janji PAW, yang dihadiri Sekda Rohul Abdul Haris Lubis,S.Sos.M.Si, pimpinan DPRD Hardi Chandra dan Abdul Muas serta anggota DPRD.

Juga hadir para kepala dinas, badan, kantor, Camat Bangun Purba, para kades di Bangun Purba, keluarga Ali Imran dan tokoh masyarakat Bangun Purba.

Kelmi Amri usai pengambilan sumpah dan janji rapat paripurna DPRD mengatakan, bila dihitung tanggal pengambilan sumpah ada 10 bulan lagi Ali Imran sebagai angggota DPRD. Untuk poisisi, Ali Imran juga nantinya menjabat jabatan yang digantikannya.

“Kita harapkan, nantinya Ali Imran bisa melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai anggota DPRD setelah dikukuhkan dan diambil sumpahnya. Ada sekitar 10 bulan lagi Ali Imran menjalankan tugasnya sebagai anggota DPRD Rohul,” sebut Kelmi Amri.

Kegiatan peengukuhan dan pengambilan sumpah yang berlangsung singkat, namun meriah. Usai pelantikan, para anggota DPRD, Sekda Rohul, pejabat di jajaran Pemkab Rohul, memberikan ucapan selamat kepada Ali Imran yang resmi menjabat sebagai anggota DPRD Rohul.

Ali Imran sendiri menyatakan, usai dilantik dirinya akan menjalankan tugas dan fungsinya sebagai anggota DPRD Rohul, dan dirinya akan menyesuaikan serta banyak belajar dalam menjalankan amanah dan tugasnya sebagai anggota DPRD.

“Kita nantinya belajar, dan menyesuaikan diri. Dengan sudah resmi dilantik anggota DPRD, maka kita akan jalankan tugas kita sebagai wakil rakyat,” janjinya. (mad)

Bupati Rohul Lantik dan Kukuhkan 68 Pejabat

Bupati Sukiman, melantik dan kukuhkan pejabat eselon II, III m IV dan 55 Kepsek
Bupati Sukiman, melantik dan kukuhkan pejabat eselon II, III m IV dan 55 Kepsek

ROKAN HULU, Tribun Riau- Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman, Senin (22/10/2018) sore, melantik, mengukuhkan, serta mengambil sumpah 68 pejabat Eselon II, Eselon III, dan Eselon IV‎, termasuk 55 diantaranya Kepala Sekekolah (Kepsek) TK, Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah menengah Pertama (SMP), di aula lantai tiga kantor bupati Rohul.

Pada pelantikan dan pengukuhan di aula lantai III Kantor Bupati Rohul, dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rohul H. Abdul Haris S.Sos, M.Si, Kepala BKPP Rohul Muhammad Zaki, para asisten, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Rohul.

Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II dilantik 1 orang, Jaharuddin yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Rohul dilantik sebagai Staf Ahli Bupati Rohul Bidang Pemerintahan dan Hukum.

Kemudian, seorang Pejabat Pimpinan Tinggi ‎Pratama Eselon II dikukuhkan, yaitu Nifzar yang dikukuhkan masih sebagai Kepala (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Rohul.

Lalu, ada 2 Pejabat Administrator Eselon III dilantik. Juga seorang Pejabat Administrator Eselon III Camat dikukuhkan yakni Basri dikukuhkan sebagai Camat Bonai Darussalam. Basri dikukuhkan, karena saat pelantikan sebelumnya dirinya tengah menunaikan ibadah haji. Sedangkan Pejabat Pengawas Eselon IV lagi yang dilantik oleh Bupati Rohul ada 6 orang.

Kemudian, ada 55 Kepsek yang dilantik Bupati Rohul, terdiri Kepala SD Negeri 38 orang, Kepsek SMP Negeri 15 orang, Kepala TK 2 orang, 2 orang lagi dilantik sebagai Pejabat ‎Fungsional Arsiparis.

Bupati Sukiman berpesan kepada seluruh pejabat yang dilantik dan dikukuhkan, agar mereka selalu menerapkan disiplin.‎ Bupati juga berpesan, sebagai abdi negara seorang Pegawai Negeri Sipil atau PNS juga harus siap di tempatkan dimanapun.

“Karena jabatan diberikan pimpinan merupakan amanah, sehingga harus benar-benar dilaksanakan,” pesan Bupati Rohul Sukiman.

Sikapi Camat Bonai Darussalam Basri yang sempat ditolak oleh masyarakat saat aksi demontrasi, Bupati mengharapkan, pejabat tersebut bisa menggandeng seluruh masyarakat di daerah tugasnya, serta tetap menjadi teladan bagi masyarakat.

‎Kemudian bagi Kepsek yang dilantik, Bupati Sukiman juga berpesan sebagai guru mereka harus menjadi contoh bagi seluruh muridnya. Pada Kepsek diminta menerapkan disiplin kerja, seperti datang lebih awal ke sekolah, tidak justru sering terlambat.

“Kepsek juga diminta meningkatkan kecintaan murid terhadap lagu wajib nasional, dan mereka harus menghafal Pancasila. Hal ini sebagai salah satu upaya membangkitkan kembali generasi muda agar tetap cinta kepada bangsa dan negara,” sebutnya.

“Bapak dan ibu harus melaksanakan tugas dengan baik, jangan sampai ada surat diterima pak Kadis atau pak Sekda nanti,” tambah Bupati Sukiman lagi. (mad)

Kadisparbud Survey Lintasan Festival Tradisi Rakit Sungai Rokan se-Rohul

Kadisparbud Yusmar bersama pegawai di jajarannya, Minggu 21 Oktober 2018 kemarin, dirinya sudah melakukan survey lintasan yang akan di lalui rakit, para peserta Festival Tradisi Rakit Sungai Rokan, dengan perahu karet.
Kadisparbud Yusmar bersama pegawai di jajarannya, Minggu 21 Oktober 2018 kemarin, dirinya sudah melakukan survey lintasan yang akan di lalui rakit, para peserta Festival Tradisi Rakit Sungai Rokan, dengan perahu karet.

ROKAN HULU, Tribun Riau- Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Rohul, Drs Yusmar M.Si, menyatakan bahwa lintasan yang akan dilalui pada rencana kegiatan Festival Tradisi Rakit Sungai Rokan se-Kabupaten Rohul pada tanggal 1 hingga 3 Desember 2018, dinyatakan layak dan aman.

Menurut Kadisparbud Rohul, Minggu 21 Oktober 2018 kemarin, dirinya sudah melakukan survey lintasan yang akan di lalui rakit, para peserta Festival Tradisi Rakit Sungai Rokan. Dalam survey, juga diikuti Kepala Bidang Kebudayaan, Kabid Objek dan Kabid Pemasaran Pariwisata serta jajarannya, budayawan Junaidi Syam, termasuk tim BPBD Rohul mulai.

“Survey kita laksanakan dengan menggunakan perahu karet, dari hulu sungai Batang Lubuh Rokan I Pasir Pangaraian hingga ke tempat finish nantinya, di Kota Tengah, Kecamatan Kepenuhan. Nantinya agenda yang sudah kita jadwalkan dilaporkan ke Bupati Rohul, H Sukiman, karena masih ada persiapan sebulan lagi,” jelas Yusmar, Senin (22/10/2018).

Jadwal awal, kegiatan tersebut digelar pada 1 hingga 3 Desember 2018 mendatang. Pihak Disparbud Rohul, juga akan menyampaikan jadwal kegiatan tersebut ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Riau, serta pejabat di Provinsi Riau.

“Survei yang kita lakukan, selain kelayakan lokasi, juga mengukur debit air, laju arus asir sungai, serta mana-mana saja yang nantinya akan dijadikan tempat persingahan bagi peserta Festival Tradisi Rakit Sungai Rokan,” ungkap Yusmar.

Kegiatan yang dilaksanakan, sudah pernah ada dulunya. Kini upaya Pemkab Rohul melalui Disparbud Rohul untuk menarik minat wisata dan agenda tahunan di Rohul, sehingga Rohul memiliki ikon kegiatan tradisi yang digelar setahun sekali.

“Kegiatan digelar antar daerah, namun luar dareah juga dibolehkan. Peserta dari luar daerah dikenakan biaya pendaftaran. Karena Disparbud menyiapkan untuk dana oembuatan 30 rakit, diantaranya untuk 16 kecamatan, 10 organisasi kemasyarakatan, 4 lagi direncanakan rakit terapung tempat empat kali persingahan,”

“Start nantinya dari jembatan Batang Lubuh, Pasir Pangaraian, kemudian peserta akan sinmggah di empat persingahan yang diseiapkan panitia, yakni di Desa Muara Rumbai, Kecamatan Rambah Hilir, di Tanjung Alam dan finish di Kota Tengah Kecamatan Kepenuhan,” jelas Yusmar.

Kegiatan nantinya kata Yusmar, memakai etafe, dan setiap etafe peserta bermalam. Kemudian pada malam ketiga finihs di Kota Tengah dan langsung pembagian hadiah kepada pemenang.

“Rencananya akan diudang, Bupati dan Forkompinda, juga akan diberitahukan ke Disparbud Provinsi, sehingga kita lakukan survey dan persiapan sebulan. Karena rakit adalah alat trasportasi sungai yang sangat tradisional dan sederhana, dulunya digunakan oleh masyarakat sepanjang Sungai Rokan dimasa lampau berakhir tahun 1990,” ucap Yusmar.

Perlu diketahui, bahw rakit semula sebagai sarana angkut masyarakat dalam membawa hasil bumi, untuk dijual ke agen-agen terdekat sampai ke Rangau Bagan Siapi-Spi. Kegiatan perlombaan Festival Tradisi Rakit Sungai Rokan se-Kabupaten Rohul di Rohul, dulunya bernama Rakit kreatif dan sudah dilaksanakan 3 kali berturut-turut yakni tahun 2005, 2006 serta 2007.

“Jelasnya, setelah dilakukan survey kita akan lakukan pertemuan dengan Bupati Rohul, kemudian melakukan berbagai persiapan. Sehingga pada hari H setelah nantinya ditetapkan Bupati kapan digelar, maka pelaksanaannya kita harapkan bisa sukses dan berjalan sesuai dengan yang kita agendakan. (Mad).

251 Pendaftar CPNS di Rohil Tidak Lolos Seleksi Administrasi

ROKAN HULU, Tribun Riau- Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), resmi umumkan calon peserta yang lolos seleksi administrasi sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkab Rohul tahun 2018, Minggu (21/10/2018) kemarin.

Diakui Kepala BKPP Kabupaten Rohul, Muhammad Zaki, melalui Kepala Bidang Perencanaan Kepegawaian BKPP Rohul Heni Widiastuti, pengumuman dilakukan setelah dilakukan verifikasi ‎berkas calon peserta CPNS di Pemkab Rohul.

Ungkap Heni, dari hasil verifikasi 4.573 berkas pelamar yang sudah mendaftar, 4.322 berkas pelamar dinyatakan lulus seleksi adminitrasi, sedangkan 251 berkas pelamar lagi dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi atau tidak memenuhi syarat atau TMS.

“Ada 4.322 berkas yang dinyatakan lulus dan bisa mengikuti ke tahap selanjutnya, yakni ujian CAT (computer assisted test) Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dalam memperebutkan 278 formasi yang disediakan,” sebut Heni, Senin (22/10/2018).

Kemudian, merujuk pada pelaksanaan CPNS 2017, kata Heni, dalam seleksi SKD CPNS ada tiga aspek yang akan diujikan, yakni Tes Karesteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Sebut Heni, bagi pelamar CPNS di Pemkab Rohul bisa melihat pengumuman hasil seleksi administrasi di website resmi BKPP Rohul beralamat di bkd.rokanhulukab.go.id atau bkpp.rokanhulukab.go.id.

Di website resmi BKPP Rohul, juga sudah diatur ketentuan-ketentuan lain, termasuk tahap selanjutnya untuk pelamar yang dinyatakan lulus administrasi.‎

Dirinya mengimbau, agar peserta CPNS di Pemkab Rohul tahun 2018 untuk belajar giat menghadapi tes berikutnya. Menurutnya, ujian ini yang akan menentukan lolos tidaknya peserta sebagai calon abdi negara.

‎Heni juga meminta, agar calon peserta CPNS tidak percaya dan tergiur dengan janji-janji dari oknum tidak bertanggung jawab yang mengatakan bisa meloloskan pelamar sebagai CPNS. (mad)

Pondok Pesantren Bidayatul Hidayah Rohil Peringati Hari Santri Nasional

ROHIL, Tribun Riau- Pondok Pesantren Bidayatul Hidayah yang beralamat di Dusun Sidomulio, Kepenghuluan Ujungtanjung, Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rohil, memperingati Hari Santri Nasional III, Senin (22/10/2018) Pukul 09.30 Wib. Peringatan Hari Santri ini dihadiri oleh Wakil Bupati Rohil Drs. H. Jamiluddin.

Peringatan Hari Santri Nasional di Pesantren Bidayatul Hidayah ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan dilanjutkan dengan Apel menaikan bendera Sang Saka Merah Putih yang dipimpin langsung oleh pembina upacara oleh Wakil Bupati Rohil Drs. Jamiluddin. Selanjutnya dilakukan pembacaan UUD 1945 dan pembacaan Ikrar Santri.

Wakil Bupati Rohil Drs. H. Jamiludin dalam kata sambutannya bersyukur dapat mengikuti hari peringatan Santri tersebut. “Alhamdulillah pada hari ini merupakan hari yang bersejarah,hari hari Santri Nasional,tempat belajar bukanlah menjadi soal,tetapi niat dan tekat yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.Para wali murid tidak salah lagi mengantarkan anaknya sekolah ke Pesantren Bidayatul Hidayah ini,” ujarnya.

Kepala Pondok Pesantren Bidayatul Hidayah Simpang Benar Kepenghuluan Ujungtanjung Ustadz H. Muhammad Hasanuddin saat dikonfirmasi mengatakan, jumlah pondok pesantren se-Kabupaten Rohil berjumlah 24 pondok. “Siswa yang nyantri sebanyak 14 pondok, jumlah santri di pondok pesantren Bidayatul Hidayah ini sebanyak 1200 santri, hadir juga santri dari pondok pesantren Al Muhsinin Kecamatan Rimbo Melintang sebanyak 500 santri, harapan kami kepada pemerintah daerah Kabupaten Rohil supaya memperhatikan pondok pesantren ini,” terangnya.

Adapun tamu yang hadir dalam peringatan hari Santri Nasional yaitu, Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH, Ketua DPRD Rohil H.Nasrudin Hasan, Kepala Depag Agustiar SAg, Kepala Dinas Pendidikan Rohil Wan Rusli, Camat Tanah Putih Ramlan Sos, Ketua DPD Partai Hanura Cutra Andika SH, Kepala Uptd Zaipul Kahar, Lurah Cempedak Rahuk, Kepala KUA Kecamatan Tanah Putih, Datuk Penghulu Ujungtanjung, Danramil Kecamatan Tanah Putih, tokoh masyarakat serta tokoh Agama. (toni)

Meski Hujan, SKIn Duri dan 4X4 Rohul Comunity Tetap Salurkan Bantuan Masjid di Dusun Sei Bungo

Offroader SKIn Duri dan 4X4 Rohul Comunity, salurkan bantuan semen untuk kelanjiutan pembangunan Masjid di Dusun Sei Bungo, Desa Sialang Jaya, Ramah, melalui Kepala Dusun
Offroader SKIn Duri dan 4X4 Rohul Comunity, salurkan bantuan semen untuk kelanjiutan pembangunan Masjid di Dusun Sei Bungo, Desa Sialang Jaya, Ramah, melalui Kepala Dusun

ROKAN HULU, Tribun Riau- Para offroader dari Tim Suzuki Katana Jimny Indonesia (SKIn) Chapter Duri didampingi Ketua 4X4 Rohul Comunity, Budiman Lubis, Sabtu (20/10/2018) sore, salurkan bantuan semen untuk pembangunan Masjid Iman Taqwa di Dusun Sei Bungo, Desa Sialang Jaya, Kecamatan Rambah.

Walaupun di bawah guyuran hujan deras dan jalan tanah yang licin serta berlumpur sepanjang 7 km dari Objek wisata Bendungan Cipogas ke Dusun Sei Bungo, namun semangat para offrider SKIn maupun pihak 4X4 Rohul kominity patut diacungi jempol.

Sekitar pukul 16.00 Wib, rombongan tiba di Masjid Iman Taqwa dan menyerahkan bantuan semen yang diserahkan Haris perwakilan SKIn Duri kepada Kepala Dusun Sei Bungo, Marwan Hasibuan, didampingi Jhon Swit (Ketua) dan Mulyadi (penasehat dan wakil) SKIn serta anggota, juga Ketua 4X4 Rohul Komunity, Budiman Lubis.

Walaupun saat itu kondisi hujan deras, jalan licin dan berlumpur, namun tekad para offreader tidan kendur, dan akhirnya bisa menjangkau Dusun Sei Bungo bersama bantuan yang mereka sudah bawa, dengan menggunakan gerobak yang digandeng mobil offroad.

“Dengan dipandu Ketua 4X4 Rohul Comunity, kita bersama pengurus dan anggota SKIn Duri, berikan bantuan 40 sak semen untuk penyelesaian pembangunan masjid di Dusun Sei Bungo. Bantuan itu, hasil dari dana patungan dan spontanitas kita bersama lalu kita belikan semen. Ini sudah yang ketiga kalinya kita ke Dusun Sei Bungo,” jelas Haris,

Haris juga mengaku, kondisi rute jalan yang dilintasi untuk offroad cukup menantang, sehingga mereka tiga kali datang ke Rohul. Bahkan, sebelumnya mereka sudah menjangkau kawasan sejumlah objek wisata seperti Danau Sipogas, Air Panas Suaman Pawan, Air Panas Hapanasan dan Batu Gajah.

“Karena, dari sisi wisata daerah Rohul trek yang kita lalu cukup bagus. kemudian, masyarakatnya juga bisa menerima dan silaturrahmi yang baik. Kita kini datang dengan 10 mobil dan 16 orang, dan kedatangan kita dipandu Ketua 4X4 Rohul Comunity, Budiman Lubis. Kita sebelum ke Sei Bungo juga sudah kunjungi Masjid Agung Islamic Centre, depan Astaqa MTQ, lalu ke Dusun Sei Bungo dan kemah di kawasan objek wisata Hapanasan, dan siangnya kita ke objek wisata Air Panas Suaman, Pawan,” sebut Haris.

Haris juga berikan masukan ke Pemkab serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Rohul, kedepannya perlu mempromosikans serta membuka pintu juga akses jalan agar semua orang bisa datang ke objek wisata. Sementara orang banyak dapat informasi, namun akses belum terbuka dengan baik.

“Berharap, Pemkab dan masyarakat bersama membangun objek wisata juga tidak meninggalkan budaya lokal, karena di Rohul banyak terdapat objek wisata,” ungkap Haris.

Ketua 4X4 Rohul Comunity, Budiman Lubis mengaku, dirinya selalu mendampingi rekan-rekan tim offroad dari berbagai daerah di Riau maupun luar Rohul, yang ingin melihat objek wisata di Rohul. Hal itu, sebagai bentuk mempromosikan wisata di Rohul.

“Kita sebagai tuan rumah, memberikan pelayanan ke rekan-rekan kita dari SKIn Duri. Ini kedua kali mereka ke Rohul, dan mereka antusias untuk ke Rohul. Ini kegiatan bhakti sosial, untuk membantu masyarakat dalam penyelasian pembangunan masjid. Saran kita ke pemerintah dan dinas Parwisiata , perlu diperhatikan sosial kemasyarakatan di Dusun Sei Bungo, termasuk pendidikan dan ekonomi masyarakatnya, serta akses jalan yang harus dibenahi dan jadi perhatian,” harap Budiman. (mad)

LKPD Tahun 2017, Kabupaten Rohul Raih WTP

Bupati Rohul, Sukiman Terima Penghargaan dari Pemerintah RI

ROKAN HULU, Tribun Riau -Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), menerima piagam penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia (RI) atas keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2017 dengan capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Piagam penghargaan, diterima Pemkab Rohul diserahkan oleh Kanwil Dirjen Perbendaharaan Negara Wilayah Riau Tri Budhianto mewakili Menkeu RI Sri Mulyani Indrawati, ke Bupati Rohul H Sukiman, didampingi Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH, Kepala BPKAD Rohul Jaharudin SP MM, Kepala Bappeda Rohul Nifzar SP MIp, Sekwan Rohul Drs Budhia Kasino di ruang kerja Ketua DPRD Rohul, Kamis (18/10/2018) siang kemarin.

Dikatakan Bupati Rohul H Sukiman Jumat (19/10/2018), bahwa pemerintah daerah ucapkan rasa syukur dan terimakasih kepada Pemerintah RI dengan diterimanya penghargaan keberhasilan dalam menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2017 dengan capaian Opini WTP.

Penghargaan yang diterima Pemkab Rohul dari Menkeu RI, karena keseriusan dan ketaatan dalam menyusun menyajikan laporan sesuai dengan standar akutansi pemerintah daerah yang mendapat penilaian opini wajar tanpa pengecualian dari BPK RI.

“Dari penilain Opini WTP yang diberikan BPK RI, Menkeu RI berikan apresiasi dan piagam penghargaan kepada Pemkab Rohul atas keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2017,’’ kata Bupati Sukiman.

Jelas Bupati lagi, piagam penghargaan yang diterima Pemkab Rohul, karena komitmen pemerintah daerah dalam pengelolaan penatausaan keuangan daerah. Dimana setiap laporan tahunan dilakukan audit oleh BPK dan secara reguler setiap tahunnya. Dimulai dari audit umum hingga audit rincian, hal itu bentuk dari penyajian laporan keuangan secara akuntabel. Mulai dari metode, kepastian keuangan, serta penayajian dalam bentuk laporan keuangan.

“Sesuai audit tersebut, BPK RI menilai bahwa laporan keuangan tahun 2017 yang disajikan Pemkab Rohul sudah memenuhi kriteria standar akuntasi pemerintah daerah. Oleh karena memenui standar, maka BPK memberikan penilaian dengan opini WTP,’’ katanya.

Bupati Sukiman mengatakan, bahwa piagam penghargaan yang diperoleh Pemkab Rohul ini, berkat kerjasama yang baik dan support DPRD dan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Rohul. Tentunya prestasi ini kedepan harus dipertahankan dalam hal pengelolaan dan penatausahaan keuangan dengan baik kedepannya.

“Berharap, tahun 2019 mendatang, Pemkab Rohul sudah bisa menyusun menyajikan laporan keuangan tahun 2018 sesuai dengan standar akutansi pemerintah daerah,’’ jelasnya.

Bupati menghimbau, agar masing masing OPD di Rohul kedepannya tertib administrasi, rapi dan disiplin dalam penyajian laporan keuangan. Terutama dalam sisi waktu penyampaikan laporan keuangan agar lebih cepat.

“Agar jangan ditunda-tunda, setiap penggunaan keuangan daerah dapat dilaporkan dan dipertanggungjawab sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan,’’ ujar Bupati Sukiman.

Bupati juga ingatkan semua OPD dil ingkungan Pemkab Rohul, bahwa penghargaan yang diterima tersebut, sebagai bentuk apresiasi Pemerintah RI kepada daerah yang laporan keuangannya mendapat Opini WTP tahun 2017 dari BPK RI pada tahun ini. Kedepannya, agar prestasi tersebut dapat dipertahankan dan lebih baik lagi terutama dalam penyajian laporan keuangan untuk tahun berikutnya..

Sikapi apresiasi penghargaan tersebut, Ketua DPRD Rohul Kelmi menyatakan, bahwa penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat ke daerah yang berhasil menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2017 dengan capaian Opini WTP. Tentunya kedepan, pemerintah daerah harus membangun komitmen itu dan ditingkatkan ditahun mendatang.

‘’Kita harapkan kedepannya, seluruh rekomendasi BPK harus dibenahi, agar ditahun mendatang apa yang menjadi catatan, tidak lagi menjadi catatan dari BPK RI di tahun berikutnya,’’ harap Politisi partai Demokrat Rohul. (mad)

Diskopnakertrans Rohul Prioritaskan Penertiban Izin dan Leasing Berkedok Koperasi Simpan Pinjam

Kadiskopnakertrans Rohul, Herry Islami
Kadiskopnakertrans Rohul, Herry Islami

ROKAN HULU, Tribun Riau- Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskopnakertrans) Rokan Hulu (Rohul), akan prioritaskan penertiban terkait izin koperasi yang beroperasi di Rohul, serta penertiban badan usaha berkedok leasing namun melakukan praktik simpan pinjam.

“Saat ini, kita masih prioritaskan penertiban koperasi terkait izinnya, baik berupa administrasi dan apakah koperasi sebut sudah menjalankan Rapat Anggota Tahunan (RAT), keanggotaannya, simpanan wajib anggota itu harus ada, termasuk berapa besaran bunga yang ditetapkan pihak koperasi tersebut,” terang Kadiskopnakertrans Rohul, Herry Islami, ST.MT, Minggu (21/10/2018), terkait pembenahan koperasi di Rohul.

Herry mengaku, saat ini di Rohul ada 388 koperasi yang beroperasi. Dari jumlah itu, yang sudah bekukan atau dicabut izinnya ada 90 koperasi, hal tersebut karena koperasi tidak pernah RAT, koperasi tidak jelas, alamat pindah, dan badan usaha tidak semestinya, setelah beberapa disurati tidak ada progres.

“Target kita, yakni mengenai izin koperasi. Karena masih banyak koperasi di Rohul yang tidak berizin, tidak melaksanakan RAT, termasuk keanggotannya berapa, dan penarapan suku bunga juga apakah sudah sesuai ketentuan atau belum. Namun kita melakukannya secara bertahap,” kata Herry Islami.

Ditanya banyak badan usaha berkedok leasing (kredit) kendaraan namun tetap menjalankan simpan pinjam, Herry Islami berjanji, pihaknya secara bertahap kedepannya juga akan melakukan penertiban seluruh badan usaha tersebut. Bila nantinya memang kedapatan leasing menjalankan simpan pinjam maka pihaknya akan menertibkannya.

Selanjutnya, bagi koperasi yang menetapkan suku bunga melebihi bunga bank, maka secara bertahap diberikan penekanan, kemudian baru dilakukan pembinaan koperasi terutama mengenai penatapan suku bunga pinjaman.

“Intinya, seluruh koperasi dimana berdomisili mereka harus ada izinnya, baru kita usulkan ke kementrian dan baru koperasi itu berdiri atau beroperasi. Mengenai suku bunga koperasi diatur Bank Indonesia (BI), kedepannya kita juga akan berkoordinasi dengan BI mengenai penatapan suku bunga,” jelasnya.

“Koperasi sebenarnya, jelas badan hukumnya serta keberadaannya dilindungi UU. Koperasi juga mempunyai ketua, pengurus dan badan pembina, juga koperasi tidak main- main, memang koperasi bentuknya kecil namun secara kelembagaan sudah besar dan sekala nasional karena diatur UU,” jelas Kadiskopnakertrans. (Mad)

Terbaru

Populer