Tim Penilaian EKK Tingkat Provinsi Riau Ke Duri

Tim Penilaian EKK Propinsi Riau bersama Camat Mandau Riki Rihardi dan para ASN lainnya
Tim Penilaian EKK Propinsi Riau bersama Camat Mandau Riki Rihardi dan para ASN lainnya

DURI, Tribun Riau – Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP.M.Si menyambut hangat kedatangan Tim Penilaian Evaluasi Kinerja Kecamatan (EKK) Propinsi Riau, dan menggelar kegiatan di gedung Bathin Betuah kantor Kecamatan Mandau, Senin (22/10/18) sore.

Acara dihadiri oleh Ketua Tim Penilaian EKK tingkat Provinsi Riau Dr. H.Rayuni Rauf, dan anggotanya Dr H.Zaini Ali, Drs Indra Syafri, M.Si dari Universitas Islam Riau (UIR), 3 orang dari Birokrasi Kantor Gubernur Riau yaitu, Devi Rinaldi, M.Si, Susanti, SE, Wiraningsih, S.STP, M.Si, hadir juga Asisten I Pemkab Bengkalis Hj.Umi Kalsum, seluruh utusan ASN dilingkungan Pemerintah Kecamatan Mandau, UPTD, tokoh masyarakat, tokoh agama, Ormas , OKP, para siswa utusan SMAN 1, SMAN 2, SMAN 4 dan ibu-ibu PKK Kecamatan Mandau.

Camat Riki Rihardi pada kesempatan itu mengucapkan selamat datang kepada tim penilaian EKK Propinsi Riau dari Pekanbaru.Sekaligus memaparkan tentang capaian kinerja pemerintahan kecamatan Mandau sejak Januari hingga Oktober 2018.

“Saya atas nama pribadi dan pemerintahan kecamatan Mandau mengucapkan terimakasih dan selamat datang di kota Duri kepada bapak/ibu selaku Ketua dan anggota tim penilaian EKK Propinsi Riau.Kami berharap agar nantinya tim penilaian melakukan tugasnya dengan baik dan melakukan penilaian yang objektif dan berkeadilan,” kata Riki.

Dalam pemaparan kinerja pemerintahan kecamatan Mandau, Camat Riki Rihardi menjelaskan tentang keberhasilan tugas-tugas setiap seksi di kantor Camat Mandau yang dipimpinnya.Seperti Seksi Pemerintahan, Seksi Pelayanan Umum, Seksi PMD, Seksi Kesejahteraan dan lainnya.

Seksi Trantib misalnya, sejak Oktober 2017 izin gangguan (HO) tidak dikeluarkan lagi oleh pemerintah kecamatan Mandau.”Penertiban pedagang kaki lima yang berada di trotoar jalan, penertiban anak-anak jalanan (punk) yang selalu nongkrong di emperan jalan dan mengamen di persimpangan jalan lampu merah dan sebagainya,” jelas Riki.

“Keberhasilan pemerintahan kecamatan Mandau antaralain, telah mendapat juara 1 EKK tingkat kabupaten Bengkalis pada bulan Agustus 2018,” sebut Riki.

Usai acara, Dr.H.Rayuni Rauf dan Dr.H.Zaini Ali kepada media Tribun Riau mengatakan, bahwa tim ini tergabung dari akademisi dan birokrat kantor Gubernur Riau, agar Penilaian lebih objektif. Ada 4 faktor penilaian yang dilakukan tim yaitu; 1.Tugas pemerintahan umum, 2. Pelimpahan kewenangan dari Bupati ke Camat, 3.Tugas Lainnya yaitu, tugas yang tidak diatur peraturan daerah tetapi ada tugas lain yang diserahkan oleh camat selain pelimpahan wewenang yang disebutkan tadi , 4.Penilaian Tugas Camat selaku pribadi, inovasinya apa saja.

“Tujuannya adalah kalau seandainya tugas yang dijalankan oleh Camat dengan baik, pelayanan masyarakat akan berjalan dengan baik juga.Seharusnya masyarakat datang jauh-jauh ke kantor Bupati, tetapi dengan adanya pelimpahan wewenang seperti ini, akan melindungi masyarakat.Dimana dinas-dinas yang seharusnya mengambil kebijakan, sementara jaraknya yang begitu jauh di Bengkalis, sehingga camat bisa mengambil kebijakan atas nama Bupati,” sebut Rayuni dan Zaini.

Zaini menambahkan, kalau penilaian kinerja kecamatan ini berakhir November 2018, dan hasil penilaian diinformasikan pada bulan Februari 2019 mendatang.”Besok kami akan ke Bagan Batu kabupaten Rokan Hilir, juara 1 akan mendapat hadiah uang pembinaan dari Pemprov Riau sebesar Rp.70 juta,” tutupnya.(Jlr)