Nasional Kemenhan Siap Antisipasi Serangan Siber di Pilkada Serentak 2018 dan Pilpres 2019

Kemenhan Siap Antisipasi Serangan Siber di Pilkada Serentak 2018 dan Pilpres 2019

BERBAGI

JAKARTA, Tribunriau – Kemungkinan adanya serangan siber selama Pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019 menjadi perhatian sendiri Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Kemenhan menyebut, pihaknya telah siap untuk mengantisipasi hal tersebut.

“Media sosial sudah menjadi hal mengkhawatirkan bagi pertahanan dan itu yang harus disikapi dan itu masuk ranah cyber,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertahahan Marsma Yusuf Jauhari di Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/12).

Yusuf juga mengatakan, untuk menangkal serangan siber di media sosial selama pesta demokrasi juga bekerja sama dengan pihak lain. Apalagi saat ini serangan siber mulai masalah politik hingga sosial.

“Banyak langkah harus kami tempuh dengan melibatkan semua pihak dengan terkoordinir baik dengan aktivis dan sektor swasta. Dan termasuk ancaman baru malware virus,” kata dia.

Yusuf mencontohkan saat pelaksanaan Pilpres di Amerika Serikat tahun lalu. Serangan siber di AS saat itu hanya level teknis. Oleh sebab itu, Kemenhan, TNI, Polri dan Kemkominfo sudah membuat aturan menindak tegas pelaku serangan siber.

“Untuk menhadapi pilpres ya memang pelik karena teknologi celahnya bergeser. Amerika jadi contoh tapi waktu itu serangan teknis. Itu juga disikapi dalam arti kami bergerak komunitas terkait keamanan menyatukan barisan dan secara teknis memcari celah keamanan. Sehingga bolong-bolong bisa kita eliminir, itu teknisnya,” tutur dia.***

(Sumber Detik.com)