Ekonomi Terinspirasi dari Film Kartun, Seorang Purnawirawan di Rupat Jadi Pengusaha Madu

Terinspirasi dari Film Kartun, Seorang Purnawirawan di Rupat Jadi Pengusaha Madu

BERBAGI

RUPAT, Tribunriau- Film kartun yang berasal dari negeri jiran, Upin Ipin jadi inspirasi bagi seorang purnawirawan di Rupat untuk membudidayakan madu asli kelulut.

Purnawan itu bernama Suprapto, memiliki tempat usaha di Jalan Inpress, RT 03 RW 02 Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis.

Saat disambangi, Senin (12/4), Suprapto yang berada di tempat kerjanya mengisahkan usahanya yang terinspirasi dari film kartun anak-anak tersebut, kini setelah 3 tahun, ia sudah memiliki 240an sarang madu kelulut.

“Membudidayakan ternak Kelulut ini terinspirasi dari film kartun Upin Ipin, salah seorang tokoh dalam film tersebut yaitu Tok Dalang memanen Kelulut di depan rumahnya sendiri, dari situlah saya tertarik membudidayakan Kelulut,” ujar Suprapto.

Pangsa pasarnya, lanjut Suprapto, madu asli kelulut ini bisa dijual ke Malaysia dengan harga yang cukup tinggi.

“Apalagi madu kelulut ini banyak dijual ke Malaysia dengan harga tinggi, kalau kita beli disini dengan harga 100-150 ribu, sementara di Malaysia bisa mencapai Rp.1.200.000,” tambahnya.

Untuk mendapatkan madu kelulut, Suprapto membeli dari masyarakat 1 potong kayu yang sudah ada kelulutnya, pohon kayu yang memiliki kelulut kebanyakan tumbuh di pinggir laut, seperti di pohon nyirih, bakau.

“Kalau sudah berlubang, di situlah tempat kelulut bersarang,” jelasnya.

Berbekal ilmu yang didapat dari Youtube, Suprapto mengolah madu kelulut tersebut, dari memotong hingga toping dan panen.

“Untuk panen kita tidak menentukan bulan, kita buka, kita lihat kalau sudah penuh di dalamnya, kita panen, paling lama 10 hari sudah mengisi kembali, alat penyedut madunya dari kalimantan, satu set alat sedut madu kelulut, di Riau belum ada,” katanya.

Dijelaskannya lagi, jenis kelulut ini ialah lebah tanpa sengat yang dibudidayakan, ada 4 jenis yaitu kelulut itama, kelulut itama bakeri, kelulut bighami, dan kelulut levicep (klanceng/jawa).

“Keempat jenis tersebut, khasiatnya hampir sama, yaitu bisa menyembuhkan darah tinggi, maag, asam lambung, diabetes dan masih banyak lagi,” rinci Suprapto.

Cara minumnya, tambah Suprapto, ketika hendak tidur 2 sendok dan saat bangun pagi 2 sendok.

“Kita juga melayani konsumen, bisa via online, dan ada juga yang langsung datang ke rumah dengan tarif Rp.400.000/liter,” kata Suprapto sembari tersenyum menawarkan produknya.

“Saya juga menghimbau kepada masyarakat untuk mengkonsumsi madu herbal kelulut ini, karena dalam Islam juga sudah dianjurkan oleh Nabi,” pungkas Purnawirawan Polri dengan pangkat terakhir sebagai Aiptu.

Sebagai tambahan, bagi masyarakat yang berminat untuk memesan, bisa menghubungi nomor 0812 7646 6666, 0812 6859 6404 dan 0823 9149 5458. Pihaknya juga siap mengantar pesanan sesuai domisili pembeli.

Penulis: Johanes Mangunsong
Editor: Iskandar Zulkarnain