Politik Semakin Membludak Dukungan Kaum Wanita Pada KBS

Semakin Membludak Dukungan Kaum Wanita Pada KBS

BERBAGI

Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Sepertinya tak terbendung lagi dukungan dari kaum wanita yang rata-rata ibu-ibu, kepada paslon nomor urut 3 KBS (Kasmarni & Bagus Santoso), semakin hari semakin bertambah banyak dan membludak, hingga hari ini ada 4 titik acara kampanye dialogis KBS seperti di Jl.Aman Gg.Seroja, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Jumat (20/11/20) siang.

Tampak kaum ibu-ibu/wanita duduk ditenda utama yang berjumlah 50 kursi, sesuai aturan KPU karena dalam suasana pencegahan penularan Covid-19.Dibelakang juga ada kaum wanita yang duduk dan berdiri termasuk kaum pria/bapak-bapak diperkirakan mencapai ratusan orang, dengan antusiasnya ingin berjumpa langsung dengan Kasmarni, S.Sos, MMP  calon bupati idolanya.

Sesekali mereka dipandu jurkam KBS  teriakkan, Kasmarni ..bupati, KBS menang, menang, menang, coblos nomor..3.

Salah seorang tokoh masyarakat setempat mengatakan, bahwa mereka sudah solid mendukung dan memenangkan paslon KBS nomor urut 3 pada pemilihan 9 Desember mendatang.

Dikampung Sukaramai, Kelurahan Babusalam, kampanye dimulai pukul 15.00 Wib itu, juga dipenuhi kaum ibu, sedikit kaum bapak dan pemuda.

Selaku tokoh pemuda Derianto mengucapkan selamat datang kepada Kasmarni beserta rombongan dan mengungkapkan,” tempat kami ini bu adalah tempat banjir yang dipenuhi kiriman air dari Jl.Hangtuah dan Jl.Sudirman, kalau ibu datang kemarin pas banjir pasti ibu lihat sendiri, kami mohon ibu kirim tim khusus kesini bu untuk bisa mencari solusinya,  banyak pemuda/i yang menganggur disini bu, dan tolong dibangun sekolah di Kelurahan Babusalam ini bu, karena belum ada sekolah dibangun di kelurahan ini bu,” paparnya.

Selanjutnya kampanye di Jl.Imambonjol yang dimukai pukul 16.15 Wib itu, salah seorang tokoh pemuda Ridho mengungkapkan kenapa memilih KBS, alasan pertama adalah, karena duet maut birokrat dan politikus, kedua, karena sepak terjang Kasmarni selama di birokrasi, ketiga, karena Kasmarni sederhana dan bersahaja.

“Keunggulan ibu bukan karena istri seorang bupati, tetapi karena prestasi ibu di birokrasi.Jadilah pemimpin yang membela kaum fakir miskin dan amanah, semoga ibu jadi bupati,” tutupnya.

Kasmarnipun mengucapkan terimakasih atas dukungan masyarakat yang hadir pada saat itu, dan mengungkapkan bahwa dia satu-satunya wanita yang berani mencalonkan diri, dan satu-satunya wanita calon pemimpin pemerintahan di Riau ini.

“Sudah 2 bulan ini saya kampanye hampir semua di wilayah Kabupaten Bengkalis ini, yang menonjol hadir di tempat adalah kaum wanita.Ini menandakan bupatinya nanti seorang wanita.Apalagi tahun ini tahun bunga, yang identik dengan seoranÄ£ wanita, untuk itu bapak/ibu sekalian pada tanggal 9 Desembet nanti coblos nomor 3 yang berbaju bunga,” ujarnya.

“Mengenai banjir di kamping Sukaramai, undang saya waktu banjir, jangan fotonya saja yang diberikan kepada saya,” candanya dengan seloroh.

“Kalau saya jadi bupati, akan saya cari solusinya,” sambungnya lagi.

Lalu, mengungkapkan serta menjelaskan 8 poin program KBS kedepannya untuk mencapai Visi terwujudnya Kabupaten Bengkalis yang bermarwah, maju dan sejahtera.Misi mewujudkan pengelolaan potensi keuangan daerah, sumber daya manusia yang efektif dalam memajukan perekonomian, mewujudkan reformasi birokrasi serta penguatan nilai-nilai agama dan budaya Melayu menuju tata kelola pemerintahan yang baik dan masyarakat yang berkarakter, dan mewujudkan penyediaan infrastruktur yang berkwalitas dan mengembangkan potensi wilayah perbatasan untuk kesejahteraan.

Kemudian, diteruskannya, 8 program unggulan KBS yaitu, memberikan bantuan dana untuk pembangunan 1 milyar tiap desa, kelurahan dan kecamatan, pelayanan sistim kependudukan berbasis molduk yaitu, mobil pelayanan petugas dinas dukcapil untuk mendatangi masyarakat ke kantor desa dan kelurahan untuk pengurusan KTP, KK, Akte dll.

Dan dipadukan ke Kartu, KBS Pintar yaitu, memberikan beasiswa bagi anak sekolah yang berprestasi (baik anak orang miskin maupun kaya) dan bantuan peralatan sekolah bagi anak sekolah yang kurang mampu, KBS Kesehatan yaitu, suatu program berobat gratis ke Puskesmas dan Rumah Sakit, khusus di Desa yang jauh dari kota, pelayanan Puskesmas akan ditingkatkan menjadi pelayanan rawat inap seperti Rumah Sakit.  KBS Tanggap Sosial yaitu, suatu program sosial data yang akurat untuk mendata masyarakat yang berhak menerima BLT, dan program bantuan pasar murah 3 bulan sekali, KBS Tenaga Kerja yaitu, berusaha untuk menempatkan tenaga kerja lokal minimal 70 % ke perusahaan, dan membuka kembali balai latihan kerja (BLK) bagi putra/i yang menganggur agar bisa mandiri dan berpeluang membuka usaha baru, KBS Program Pemberdayaan Wanita yaitu, membina kelompok usaha ibu rumah tangga,  dan dibantu modalnya, tujuannya untuk membantu perekonomian keluarga.

“Agar hal itu terwujud, saya mohon keiklasan bapak/ibu semua untuk mencoblos nomor 3 di pilkada nanti.Tetapi, jangan sampai kita bermusuhan sesama tetangga, karena beda pilihan ataupun pandangan, karena hal itu biasa dalam berdemokrasi.Kalau orang tidak mau pilih dengan pilihan kita biarkan saja jangan dipaksa.Apalagi tanggal 9 Desember sudah dekat, semakin banyak hujatan dan menjelek-jelekkan saya, kalaupun ada orang yang menjelek-jelekkan kita, diamkan saja.Kalau saya ada bermasalah dengan hukum, saya tidak mungkin bisa hadir disini, yang penting pada waktunya nanti kita dapatkan yang terbaik,” tutup Kasmarni dengan yel-yel Kasmarni…bupati, KBS…menang, menang, menang, coblos nomor…3.

Sebelumnya pada pagi hari kampanye KBS juga telah terlaksana dengan baik di Tegar, Kelurahan Pematang Pudu, para konstestan dari suku Batak sebelumnya mendukung paslon lain, kini mendukung dan memenangkan KBS.

Acara kampanye dialogis itu dihadiri oleh jurkam KBS, Ustadz Salman Mirza, Ustadz M. Sobri, Ustadz Abdul Qodri, Ustadz Darmizal, Pengusaha sukses Saido, Manuasi Nainggolan beserta anggota FBI (Forum Batak Intelektual), Sabarman Damanik, Fransisca Sinambela, para tim relawan KBS (Pandawa, Serasi, Kasih, dll), unsur polisi, panwaslu Mandau dan tokoh masyarakat.(jlr).