Sanusi Reses di Jl Melati B.Dui, Perjuangkan Pemekaran, Tenagakerja Lokal, Pendirian SMAN dan SMPN

Bengkalis (B.Solapan), Tribunriau – Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis dari Frajsi PKS Sanusi yang lebih dikenal dengan sebutan yong Sanusi, mengadakan kegiatan Reses di Jl.Melati Desa Tambusai Batang Dui, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Selasa (29/03/22).

Acara dimulai pukul 14.00 WIB itu yang dihadiri hampir seluruhnya kaum ibu itu, juga dihadiri Sekretaris Desa (Sekdes)Tambusai Batang Dui Andre Mirwan beserta perangkat desa, dan tokoh masyarakat.

Sambutan Sekdes mengatakan, Kepala Desa berhalangan hadir, maka dia didelegasikan.Ia menyebutkan kalau pihak Pemdes Tambusai Batang Dui mengucapkan terimakasih kepada anggota dewan Sanusi, yang telah mengadakan kegiatan reses diwilayahnya.

“Kepada bapak/ibu sekalian, ini kesempatan untuk nengeluarkan unek-uneknya atau usulan untuk pembangunan di desa kita.Apalagi, didesa kita ini belum ada sekolah SMPN dan SMAN, kita harapkan pak Sanusi bisa memperjuangkannya.Karena pak Sanusi ini merupakan warga dan tinggal di Desa Tambusai Batang Dui,” kata Andre.

Kemudian Sanusi menyampaikan, bahwa kegiatan Reses anggota dewan merupakan kewajiban yang diberikan negara untuk menjumpai masyarakat pemilihnya, untuk bersilaturahmi dan menjemput aspirasi masyarakat.Dilakukan dalam waktu 4 bulan sekali, berarti 3 kali dalam setahun.

Sanusi mengungkapkan, bahwa ia sebelum menjadi anggota dewan sudah bekerja di Chevron selama 20 tahun dan sekarang sudah beralih ke Pertamina.Dua kali bertemu dengan pihak manajemen Pertamina, tiga kali diberi surat untuk kembali bekerja di Pertamina.

“Terakhir tanggal 31 bulan ini diberi waktu bagi saya untuk bekerja di Pertamina, tetapi saya tolak, karena ruh saya mau memperjuangkan masyarakat Kecamatan Bathin Solapan,” ujar Sanusi.

Diungkapkannya lagi, bahwa ia telah memperjuangkan di komisi 1 DPRD Kabupaten Bengkalis, agar kantor dukcapil ada di wilayah Bathin Solapan.”Buktinya kan ada ya bapak/ibu, baru 1 setengah tahun berdiri.Ini tujuannya untuk mempermudah masyarakat Bathin Solapan berurusan di kantor dukcapil, tidak lagi ke Mandau mengantri berjam-jam.Seperti bapak/ibu lakukan selama ini ketika mengurus KTP di Mandau  datang pagi, pulang sore, syukur kalau KTPnya selesai, kalau tidak,” kata Sanusi.

Kemudian PR saya, lanjutnya,  mengusulkan pemekaran 1 lagi dari Desa Tambusai Batang Dui.Gunanya untuk pemerataan pembangunan dan peningkatan perekonomian masyarakat.

Lalu PR saya, mengawasi sistem penerimaan tenagakerja, saya termasuk membuat regulasi aturan dan peraturan melalui komisi 1.Kami perjuangkan agar anak daerah bisa diutamakan bekerja di perusahaan-perusahaan.Karena saya termasuk Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah dan juga selaku Ketua Pansus (panitia khusus) yang mengatur tentang pengalokasian tenagakerja dari lokal.

“Terakhir PR saya, seperti yang diusulkan pak Sekdes tadi, masalah pendirian sekolah SMAN dan SMPN di wilayah desa ini.Kalau masalah SMAN itu urusannya ke propinsi, tapi kami akan perjuangkan ke propinsi supaya ada SMAN di desa kita.Syaratnya, harus ada tanah 2 hektar, agar bisa dibangun.Mengenai SMPN dahulu sudah nasuk APBD Bengkalis, yangmana yayasan  SMP Swasta Karya rencananya tanahnya mau dibeli Pemkab Bengkalis, tetapi karena kasus covid-19, ditunda.Walaupun demikian kita upayakan agar SMPN ada didaerah kita,” ujar Sanusi.

Setelah acara reses selesai, masyarakat yang mau pulang diberikan bantuan minyak goreng 1 bungkus dan ikan sarden 1 kaleng (jlr).