Saat Reses di RT 06 RW 10 P.Pudu, H.Siantar Sebut 500 Meter Jl.Plamboyan Sudah Diperjuangkannya

Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Kegiatan Reses anggota DPRD Kabupaten Bengkalis dari Fraksi PKS H.Siantar, menjemput aspirasi masyarakat, di RT 06 RW 10 Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Selasa (29/03/22) sore.  

H.Siantar menyampaikan, bahwa masyarakat selalu fokus untuk pembangunan infrastruktur jalan, parit/drainase, gorong-gorong dan jembatan.Tetapi, tidak ada yang memikirkan untuk menambah penghasilan ekonomi keluarga.

“Karena saya lihat, tidak ada yang mengajukan proposal kegiatan kelompok, baik itu bidang peternakan, perikanan, pertanian dan lainnya.Karena sumber dananya ada di Bengkalis melalui dinas terkait.Kalau kita disini tidak mau memanfaatkannya, maka orang kepulauanlah yang mendapatkannya,” kata Siantar.

“Oleh karena itu, bapak/ibu sekalian cobalah membentuk kelompk usaha bersama atau disebut KUBE.Bisa satu kelompok terdiri dari 5 orang, asal namanya tercantum dalam DTKS,” sebut Siantar.

Kemudian, sambungnya, masalah infrastruktur kemarin saya sudah minta kepada RT-RT, agar mengajukan 2 usulan prioritas jalan yang akan dibangun tiap RT, karena itu akan saya masukkan melalui dewan pokir, bukan melalui dewan musrenbang.Nilainya Rp.200 juta kebawah.Terakhir pengajuan melalui dewan pokir tanggal 19 Maret lalu.

“Jalan Plamboyan ini sepanjang 500 meter sudah saya perjuangkan dimasukkan ke anggaran untuk dibangun, kita tunggu saja nanti,” ujar Siantar.

Pada sesi dialog, ada yang mengusulkan agar diadakan/dibangun Puskesmas di seputaran Jl.Rangau, atau dibangun jalan dari Jl.Rangau KM 4 tembus ke Puskesmas Pematang Pudu,”agar masyarakat bisa cepat akses mendapatkan pelayanan berobat, termasuk bila emergency,” kata O.Manik.

H.Siantar menjawab,” akan saya usulkan nanti pembangunan jalan dari Jl Rangau menuju Jl.Lingkar Puskesmas Pematang Pudu pada anggaran 2023,” kata Siantar.

Lalu, ada yang meminta untuk membuat parit yang dalam untuk menyalurkan air bila meluap dari sungai Pudu di Gg.Nasional yang sering kena banjir.”Karena sebulan yang lalu pas hujan deras, saya enak-enaknya nonton pakaian saya basah, karena air luapan dari sungai Mandau masuk kedalam rumah,” ungkap Nurida Simare-mare.

H.Siantar menjawab,” diharapkan warga tidak keberatan tanahnya terkena imbas, kalau kita turunkan alat berat untuk membuat parit dan normalisasi Sungai Pudu, jangan sampai ada warga yang keberatan,” ujar Siantar.

Selesai acara, H.Siantar bersama Ketua RT 02 dan Ketua RT 06, serta wartawan, turun ke jembatan Sungai Pudu untuk melihat secara langsung kondisinya.(jlr).