Ekonomi Ribuan Petugas BPJS Siap Tagih Tunggakan, Begini Kata Jansen Demokrat

Ribuan Petugas BPJS Siap Tagih Tunggakan, Begini Kata Jansen Demokrat

BERBAGI
Jansen Sitindaon
Jansen Sitindaon

JAKARTA, Tribunriau- Selain iuran yang sudah resmi dinaikkan, BPJS Kesehatan juga menugaskan ribuan petugas untuk menagih iuran yang tertunggak.

Lalu, bagaimana tanggapan Politisi Demokrat, Jansen Sitindaon menyikapi hal tersebut?. Diketahui, BPJS Kesehatan didirikan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pendiri Partai Demokrat.

Kala itu, kata Jansen, Pemerintah melalui UU 24/2011 mendirikan BPJS bertujuan mengurangi beban masyarakat, bukan membuat masyarakat bertambah susah, ditambah ‘teror’ tunggakan di tengah sulitnya ekonomi.

“Dulu ketika BPJS ini dibuat Pak @SBYudhoyono melalui UU 24/2011, tujuannya adalah untuk mengurangi beban masyarakat. BPJS inilah pintu gerbang bagi kaum “papa” untuk mendapatkan fasilitas kesehatan yang baik dan mumpuni. Sekarang malah membuat rakyat merasa diteror di tengah sulitnya ekonomi!” kata Jansen lewat akun Twittet, Sabtu (2/10) dilansir Rmol.

Menurutnya, cara-cara yang dilakukan pemerintah dalam menangani defisit anggran BPJS Kesehatan kurang tepat, dan terkesan menambah beban masyarakat.

“Pak SBY pernah cerita ke kami sebagaimana dituturkan Uda @panca66: Sebagai anak miskin yang lahir di Pacitan, dia merasakan betul orang miskin susah berobat. Maka beliau melahirkan kebijakan yang “pro poor, pro growth, pro job”. Sayang sekarang ngaku partai wong cilik tapi nyusahin rakyat,” tutur Jansen menyindir. (rmol/red)