Lingkungan Prihatin Asap di Riau, IPR Yogya Gelar Aksi Damai

Prihatin Asap di Riau, IPR Yogya Gelar Aksi Damai

BERBAGI
Aksi damai IPR Yogya terkait asap di Riau

Tribunriau- Ikatan Pelajar Riau (IPR) Yogyakarta sangat perihatin dengan kondisi Provinsi Riau saat ini, terutama berkaitan dengan kabut asap yang sudah berlangsung selama 23 tahun terkahir. Musibah ini sangat menggangu seluruh aktivitas semua warga karena keterbatasan jarak pandang dan kondisi udara yang buruk; menyebabkan jumlah penderita penyakit ISPA yang terus meningkat; terganggunya sektor usaha baik industri ataupun jasa; serta sektor pendidikan yang menjadi lumpuh dan menyebabkan adik-adik tidak bisa belajar.

Info hotspot BMKG Provinsi Riau pada Sumatera Confidence Provinsi Riau memantau adanya 48 titik api yang menyebabkan kabut asap menjadi sangat parah. Sehingga, perlu sekiranya pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi Riau untuk segera menyelesaikan bencana asap ini dengan sigap serta menindak tegas pihak-pihak yang mebakar hutan secara sengaja.
Hasil diskusi dan pertemuan Pelajar Riau Se-Yogkarta pada tanggal 11 September 2019 pada pukul 20.00-selesai di Asrama Putra Riau Yogyakarta, menghasilkan kesimpulam bahwa kami akan mengadakan aksi damai dan MUHASABAH/BERDO’A berjamaah di lapangan asrama putra riau yogyakarta.

Sebelumnya, dalam rilis tersebut, pada (14/9/2019), Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta mengadakan aksi damai dimulai dari titik kumpul bertempat diasrama putra riau yogyakarta yang mana massa aksi long march ke titik 0 KM yogyakarta, aksi damai berjalan lancar tidak ada hambatan sama sekali dan didukung oleh aparat-aparat POLRESTA untuk mengamankan jalanny aksi damai sampai berakhir. Massa aksi kami pastikan melebihi 300 orang pelajar Riau Yogyakarta yang hadir, pelajar Riau Yogyakarta sangat antusias mengikuti aksi damai tersebut dibuktikan banyaknya yang bersedia menjadi orator. Aksi damai Pelajar Riau Yogyakarta dimulai pada pukul 14,30- 16.30 WIB.

Harapan kami inilah bentuk perjuangan kami di Yogyakarta Kota istimewa, kami berkomitmen jikalau pemerintah pusat belum bisa mengatasi asap di riau dalam waktu 7 hari kedepan, mohon maaf kami mengancam pemerintah pusat akan mengadakan aksi susulan yang akan menurunkan massa aksi yang lebih banyak lagi.

Adapun tuntutan Mengingat parahnya kondisi kabut asap ini dan belum adanya tindakan hukum yang tegas dari Pemerintah Pusat ataupun Pemerintah Provinsi Riau, maka KAMI IKATAN PELAJAR RIAU YOGYAKARTA:
1. Menuntut kapada Pemerintah Pusat melaui Pemerintah Provinsi Riau untuk memberikan tindakan hukum bagi Perusahaan/ oknum yang dengan sengaja membakar hutan.
2. Menuntut kepada Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi Riau untuk mencabut HGU perusahaan yang terbukti membakar hutan.
3. Menuntut kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mengembalikan dana reboisasi ke Provinsi Riau.
4. Meminta dengan tegas kepada Gubernur Riau untuk menolak mega proyek kelapa sawit dari Pemerintah Pusat.
5. Meminta dengan tegas kepada Lembaga Adat Melayu Riau untuk mencabut gelar adat yang diberikan kepada Presiden RI. (rilis)