Beranda blog Halaman 994

Wakapolri Resmikan Gedung Mapolda, SPN Dan Masjid Al Adzim

Pekanbaru, Tribunriau – Secara virtual Wakapolri Komjen Pol DR Gatot Eddy Pramono, meresmikan penggunaan gedung Markas Polisi Daerah (Mapolda) Riau secara resmi, di Jl.Patimura No 13 Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (18/12/2020).

Peresmiam gedung yang terlihat mewah dan megah senilai Rp172 miliar bersumber dari hibah Pemerintah Provinsi Riau tersebut, berlangsung secara sederhana dan khidmat dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Turut serta diresmikan gedung Sekolah Polisi Negara (SPN) di Kabupaten Kampar dan masjid Al-adzim di dalam komplek Mapolda Riau.

Tampak hadir Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, SH, SIK, M.Si beserta Forkopimda Riau, dan tamu undangan yang berjumlah sekitar 40 orang, dan tiga mantan Kapolda Riau, diantaranya Irjen Pol Purn Dedi S Komarudin, Irjen Pol Purn Zulkarnain Adinegara, dan Irjen Pol Purn Nandang.

 Wakapolri Komjen Pol DR Gatot Eddy Pramono didampingi beberapa pejabat utama Mabes Polri di Jakarta, membacakan amanat Kapolri Jenderal Idham Azis menyampaikan, rasa terimakasih dan penghargaan kepada seluruh personel di jajaran Polda Riau, yang dinilai telah memberikan dedikasi, loyalitas, dan kinerja yang baik dalam bertugas. Termasuk kepada unsur Forkopimda dan segenap masyarakat Riau, yang sudah bekerjasama dalam membantu tugas kepolisian di Riau, sehingga situasi kamtibmas di Bumi Lancang Kuning, tetap aman dan terkendali.

“Saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Riau, Bupati Kampar, dan rekanan yang telah mendukung pembangunan Polda Riau, SPN Polda Riau, dan masjid Al-Adzim Polda Riau,” kata Kapolri.

Kapolri juga berpesan kepada anggotanya di jajaran Polda Riau, diantaranya : Pertama, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Serta niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah, dengan tetap mempedomani nilai-nilai luhur Tribrata dan Catur Prasetya.

Kedua, senantiasa menjaga, merawat dan memanfaatkan gedung baru Polda Riau, untuk melindung, mengayomi dan melayani masyarakat secara ikhlas.

Ketiga, jangan pernah sakiti hati masyarakat, dan melakukan tindakan kontraproduktif. Karena gedung baru Polda Riau dibangun dengan uang rakyat dan oleh rakyat. Maka berikan yang terbaik untuk masyarakat.

Keempat, jaga dan tingkatkan sinergisitas antara kepolisian dengan stakeholder terkait, guna mewujudkan situasi keamanan yang kondusif ditengah masyarakat.

Kelima, tetap menjadi tauladan bagi keluarga, rekan, dan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, guna mencegah penularan Covid-19. Seperti mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, dan menerapkan pola hidup sehat.

Wakapolri Komjen Gatot secara pribadi juga mengungkapkan rasa bangganya melihat Polda Riau sekarang sudah memiliki markas baru dan bangunannya terbilang cukup megah.

Disebutkan oleh Komjen Gatot yang juga merupakan putra asli Riau dan besar di Kota Pekanbaru ini, sejak dirinya masih kecil, gedung Polda Riau kondisinya tak pernah berubah.

“Sejak saya kecil sampai masuk taruna dan sampai sekarang, Polda Riau kondisinya begitu-begitu saja. Tetapi sekarang sudah berubah. Semoga bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi bagi masyarakat,” ucapnya.

Kapolri Jenderal Idham Azis lewat tayangan video usai menanda tangani prasasti berpesan, dengan adanya bangunan dan fasilitas yang baru dapat menjadi momentum bagi anggota jajaran Polda Riau, guna memacu semangat dan motivasi dalam melanjutkan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Sementara Kapolda Riau, Irjen Agung Setya Imam Effendi SH SIK MSI usai peresmian menuturkan, dengan telah diresmikannya gedung dan fasilitas baru ini, pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar lebih baik dan sempurna lagi.

“Tentu kita harapkan dengan berpindahnya Mapolda Riau di Jalan Pattimura ini, masyarakat segera bisa menyesuaikan terkait dengan kegiatan yang berhubungan dengan Polda Riau,” tuturnya.

“Kami berharap keberadaan kami di Jalan Pattimura Nomor 13 (Kota Pekanbaru) ini, dapat menjadi lebih baik dan lebih menyempurnakan layanan kita kepada masyarakat. Kita doakan operasionalisasi gedung baru ini dapat memberi berkah dan manfaat bagi Riau,” sambungnya.

Irjen Agung menerangkan, gedung Mapolda Riau pertama kali dibangun dan diresmikan sekitar tahun 1959. Lokasinya berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, dengan luasan lahan 0,7 hektare. Gedung yang lama ini, sudah tidak bisa lagi dikembangkan. Alhasil, pembangunan gedung baru Polda Riau baru bisa dimulai pada 2018. Prosesnya terbilang panjang, dan sudah beberapa kali berganti Kapolda.

Pada acara tersebut, Kapolda Riau menerima Sertifikat Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk aplikasi Dashboard Lancang Kuning. Sertifikat diserahkan oleh Dirjen HAKI. Selain itu, Kapolri melalui Kapolda Riau juga menyerahkan piagam penghargaan kepada beberapa pihak yang sudah membantu pembangunan gedung Mapolda Riau, SPN, dan masjid Al-Adzim.

Untuk pembangunan gedung Mapolda Riau, penghargaan diserahkan kepada Gubernur Riau Syamsuar dan Walikota Pekanbaru Firdaus. Sementara untuk pembangunan SPN, penghargaan diserahkan kepada Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto.

Kemudian untuk pembangunan masjid beserta kelengkapannya, penghargaan diserahkan kepada PT Riau Andalan Pulp and Paper (APRIL Group), dalam hal ini diterima oleh Mulia Nauli, selaku Soscap Head PT RAPP.

Lahan yang digunakan untuk pembangunan Mapolda Riau ini luasnya mencapai 5,9 hektare, dan total luas bangunan 22.000 meter persegi. Dulunya, dilahan tersebut berdiri Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru. Namun karena akan dipakai untuk pembangunan Polda Riau, SPN pun dipindahkan lokasinya ke Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.

Ada empat bangunan di komplek Mapolda Riau yang tampak megah tersebut diantaranya Bangunan pertama yaitu bangunan utama Mapolda, yang terdiri dari lima lantai. Bangunan ini mengusung konsep modern dan futuristik, namun tetap mengedepankan nilai budaya Melayu Riau. Luas bangunan sendiri mencapai 16.588 meter persegi. 

Bangunan kedua, bangunan sayap barat. Di lantai I, nanti akan berfungsi untuk ruang Direktorat Samapta. Sedangkan lantai II, untuk Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) dan Bidang Humas. Gedung ini lebih rendah dari gedung utama, yakni dengan dua lantai, dengan luas bangunan 2.916 meter persegi.

Bangunan ketiga, adalah bangunan sayap timur. Bangunan ini difungsikan untuk Dittahti dan Ditresnarkoba. Sama dengan bangunan sayap barat, bangunan untuk Direktorat Sabhara, Direktorat Pam Obvit serta Bidang Humas ini juga berdiri dengan dua lantai dan luas bangunannya 2.916 meter persegi. Dan gedung bagian depan, untuk SPKT di lantai I, sementara lantai II untuk Bidang Dokkes dan Command Center. 

Selain gedung operasional, ada pula bangunan Masjid Al-adzim dengan luasan mencapai 35 meter x 35 meter di komplek Mapolda Riau, merupakan hibah dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Untuk pekerjaan pembangunan gedung Mapolda baru itu, dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau.(jlr/rls).

Ini Jawaban Mahfud MD Terkait Pernyataan Ridwan Kamil

Tribunriau- Setelah menjalani pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK) menyatakan Mahfud MD harus bertanggung jawab atas kekisruhan kerumunan Habib Rizieq Shihab (HRS).

Lantas, bagaimanakah sikap dan komentar yang diberikan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan tersebut?

Dalam tweet akun resminya, Mahfud tidak menampik bahwa itu adalah tanggung jawabnya, beliau juga menegaskan bahwa dirinyalah yang mengumumkan HRS diizinkan pulang.

Bahkan, lanjut Mahfud MD, ia juga yang mengumumkan HRS boleh dijemput dengan catatan tidak boleh melanggar protokol kesehatan (prokes).

“Siap, Kang RK. Sy bertanggungjawab. Sy yg umumkan HRS diizinkan pulang ke Indonesia krn dia punya hak hukum utk pulang. Sy jg yg mengumumkan HRS blh dijemput asal tertib dan tak melanggar protokol kesehatan. Sy jg yg minta HRS diantar sampai ke Petamburan,” tulis Mahfud sembari melampirkan salah satu berita tentang pernyataan RK, Rabu (16/12).

Dalam twit lanjutannya, Mahfud membatasi diskresi tersebut hanya dalam waktu penjemputan, pengamanan dan pengantaran dari bandara ke Petamburan, bukan untuk hari-hari berikutnya.

“Diskresi pemerintah diberikan utk penjemputan, pengamanan, dan pengantaran dari bandara sampai ke Petamburan. Itu sdh berjalan tertib sampai HRS benar2 tiba di Petamburan sore. Tp acr pd malam dan hari2 berikutnya yg menimbulkan ketumunan orang sdh di luar diskresi yg sy umumkan,” jelas Mahfud dalam twit berikutnya.

Sebelumnya, dikutip dari Detik, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berbicara soal kekisruhan kerumunan setelah Habib Rizieq Shihab (HRS) pulang ke Indonesia. Menurut dia, Menko Polhukam Mahfud Md pun harus bertanggung jawab.

“Izinkan saya beropini secara pribadi terhadap rentetan acara hari ini. Pertama, menurut saya, semua kekisruhan yang berlarut-larut ini dimulai sejak adanya statement dari Pak Mahfud, di mana penjemputan HRS ini diizinkan,” ujar pria yang akrab disapa Kang Emil ini setelah menjalani pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (16/12/2020).

Penulis: Iskandar Zulkarnain

Belum Terbit Izin Lingkungan, Citimall Dumai Berani Beroperasi?

DUMAI,- Izin Lingkungan adalah salah satu dokumen yang wajib dimiliki oleh suatu kegiatan / usaha yang wajib amdal.

Terlebih lagi, hal tersebut juga sudah diatur dalam UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Dalam UU tersebut, Pasal 109 berbunyi “Setiap orang yang melakukan usaha dan/atau kegiatan tanpa memiliki izin lingkungan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36 ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling singkat satu (1) tahun dan paling lama tiga (3) tahun dan denda paling sedikit Rp.1.000.000.000,- (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp. 3.000.000.000,- (tiga miliat rupiah).”

Salah seorang pejabat dari instansi terkait ketika dihubungi awak media mengatakan bahwa hingga saat ini, instansi yang berwenang belum pernah mengeluarkan izin lingkungan untuk Citimall Kota Dumai.

“Belum ada,” jawab singkat pejabat tersebut yang tak ingin namanya disebutkan, Rabu (16/12).

Sebelumnya, pihak Citimall Dumai melalui Mall Manager Citimall Kota Dumai, Fenzrial ketika dihubungi via pesan WhatsApp di nomor ‏‪+6289560141**** mengatakan bahwa mereka sudah memiliki izin tersebut.

“Untuk izin lingkungan sudah ada mas. Itu syarat dari pemerintah, tidak akan diresmikan oleh Walikota tanpa izin tersebut,” jawab Fenzrial, Selasa (15/12).

Fenzrial juga mempersilahkan awak media untuk mengkonfirmasi dinas setempat ketika diminta untuk menunjukkan izin yang dimaksud.

“Boleh di cek langsung ke dinas setempat aja mas,” jawabnya.

Namun, setelah dinas setempat dikonfirmasi dan didapatkan jawaban yang tidak sesuai dengan pernyataan pihak Citimall, ketika dikonfirmasi ulang, Fenzrial menjawab bahwa izin tersebut dalam proses perubahan nama pemilik.

“Saya sudah konfirm lagi, untuk izinnya sedang dalam proses perubahan nama pemilik, dari pemilik lama ke PT Paramarta Rolas Jaya,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Rabu (16/12).

Ketika ditanya ke inti permasalahan, yaitu pada saat peresmian, apakah Citimall Dumai tidak mengantongi izin lingkungan?, Fenzrial menjawab permohonan penggantian nama pemiliknya sudah diajukan dari awal, untuk pembukaan mall sendiri direkomendasikan oleh pemerintah.

“Bukan tidak mengantongi mas, untuk permohonan penggantian nama pemiliknya sudah diajukan dari awal, untuk pembukaan mall sendiri direkomendasikan oleh pemerintah sambil secara paralel di proses penggantian nama pemilik di izin tersebut,” jelasnya. (tim)

Polres Bengkalis Siagakan 103 Personil Untuk Pengamanan Pleno KPU

Bengkalis, Tribunriau – Hari ini rencananya KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Bengkalis, menggelar pleno hasil pemilihan kepala daerah (pilkada).Polres Bengkalis siagakan sebanyak 103 personil untuk pengamanan di kantor KPU, Jl.Pertanian, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Rabu (16/12/20).

Sebelum terjun ke lapangan, dimulai pukul 07.00 Wib, personil terlebih dahulu mengadakan “Apel Pagi” yang dipimpin langsung Kabag Ops Polres Bengkalis Kompol Irnanda Oktora, SIK, MIK, di lapangan Tugu Bengkalis, Jl.Jenderal Sudirman, Bengkalis.

“Dalam giat apel pagi tersebut, dilakukan  pemetaan titik pengamanan Pleno di Kantor KPU, pengecekan personil, doa, dan petunjuk/arahan oleh Kabag Ops,” Kata Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, SIK, MT melalui Sub Bag Humas AKP BH Purba, Rabu pagi tadi.

Sambungnya, atas nama Kapolres, Kabag Ops dalam petunjuk/arahannya mengatakan, bahwa personil didalam melakukan tugasnya di kantor KPU, agar tetap mematuhi peotokol kesehatan,” dan jika sudah tidak enak badan jangan memaksakan diri,” ujar Purba meneruskan pesan Kompol Irnanda.

Lanjutnya, adapun tujuan dilakukan pengamanan di kantor KPU adalah agar pleno penghitungan hasil rekapitulasi pilkada pada 9 Desember 2020 kemarin, berjalan dengan lancar.  “Dan situasi kamtibmas wilayah hukum Polres Bengkalis diharapkan aman dan kondusif, dan harus di pertahankan,” pungkas Purba.

Giat apel pagi itu diadiri para Kabag, Kasat dan Perwira, anggota Bag Sat dan Sie, anggota Polwan dan ASN Polres Bengkalis.(jlr).

Pilkada 2020 Sudah Usai, Mari Kita Bangun Kota Dumai

Berbeda dari periode sebelumnya, tahun 2020 ini, pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di Indonesia memiliki aturan terbaru soal kampanye, khususnya pertemuan tatap muka.

Hal itu dikarenakan negara saat ini sedang dalam darurat Pandemi Covid19, oleh karena itu, pertemuan tatap muka / kampanye akbar dalam pilkada tahun ini ditiadakan.

Dikarenakan terbatasnya kampaye tatap muka, maka kampanye via media sosialpun (medsos) menjadi alternatif, namun tetap dalam aturan yang telah disahkan.

Kampanye via medsos ini, tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan, salah satu kekurangannya yaitu kampanye hitam.

Soal kampanye hitam ini, di pilkada Kota Dumai tampaknya tidak dapat terelakkan, meskipun tidak ada laporan khusus dari pasangan calon (paslon) yang “dirugikan”.

Dilihat dari beberapa grup Facebook, beberapa netizen pendukung paslon tampak selalu berseteru mengklaim keunggulan paslon masing-masing.

Tak hanya keunggulan, akun-akun “liar” pun bermunculan demi menjatuhkan kredibiltas paslon saingannya.

Hingga pilkada serentak 2020 ini usai, di medsos sepertinya masih terus berlanjut, terlebih ketika akun pendukung paslon yang belum beruntung mengucapkan selamat kepada paslon pemenang disertai tagihan janji yang pernah diutarakan paslon pemenang.

Namun, terasa lucu jika para pendukung paslon terpilih merasa gerah dan seakan janji tersebut hanya boleh ditagih bagi pemilihnya.

Terlepas dari keributan yang ada di medsos, kita sebagai masyarakat tentunya harus mendukung program-program pembangunan kota Dumai dari paslon terpilih, karena tak satupun program berbagai paslon yang tidak berpihak kepada masyarakat.

Untuk itu, pilkada sudah usai, kini saatnya kita membangun kota Dumai, mari bersama kita bahu membahu mewujudkan visi misi, bersama mengontrol kebijakan, bersama mengawal janji yang sudah diucapkan.

Penulis: Bayu Agusra
Ketua PAC PDI Perjuangan Dumai Kota

Ini Beda Pernyataan Kapolda Metro dengan Rekonstruksi Baku Tembak Pengawal HRS

Tribunriau- Rekonstruksi baku tembak 6 pengawal Habib Rizieq Shihab (HRS) dengan polisi pada Senin (13/12) dini hari sudah digelar sebanyak 58 adegan.

Ada 4 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang didatangi petugas untuk rekonstruksi dari pukul 00.35 WIB hingga pukul 04.00 WIB.

Namun ada sejumlah perbedaan antara keterangan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran saat jumpa pers bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman pada 7 Desember lalu, dengan hasil rekonstruksi.

Beberapa di antaranya adalah lokasi penembakan dan kapan dan di mana penembakan terjadi sehingga pengawal Rizieq dinyatakan tewas.

TKP Penembakan
Sebelum rekonstruksi, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dalam jumpa pers mengatakan, lokasi baku tembak terjadi di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek. Sebelum baku tembak, polisi sudah mengikuti rombongan Habib Rizieq dari kawasan Sentul.
Namun saat rekonstruksi polisi menyebut ada 4 TKP, yakni:

1. TKP 1 di Jalan Interchange Karawang tepatnya depan Novotel Karawang. Penembakan pertama kali terjadi di lokasi itu. Namun tidak ada korban jiwa.

2. TKP 2 di Jembatan Badami, Karawang. Di sini penembakan kembali terjadi. Dua orang pengawal Rizieq terluka dan tewas.

3. TKP ketiga di rest area KM 50 Tol Jakarta-Cikampek. Di sana dua pelaku diketahui tewas. Empat laskar lainnya menyerah.

4. TKP keempat terjadi dalam mobil petugas KM 50-51.200. Di dalam mobil itu keempat pengawal Habib Rizieq ditembak polisi karena mencoba mengambil senjata petugas.

Lokasi Pertama Baku Tembak
Sebelum rekonstruksi, Irjen Fadil menyebut, mobil anggotanya dipepet mobil pengawal Rizieq di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.

Sementara saat rekonstruksi berlangsung, polisi pertama kali diadang mobil pengawal Rizieq di depan Hotel Novotel, Karawang. Di sana 4 pelaku turun dan merusak kendaraan petugas dengan senjata tajam.

Jumlah Pengawal Habib Rizieq saat Penembakan
Sebelum rekonstruksi, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya mengatakan, 6 pengawal tewas saat baku tembak dengan polisi di sekitar KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.

Fadil menyebut, ada 10 orang pengawal Habib Rizieq yang mengadang mobil polisi. 6 orang pengawal tewas dalam penembakan, 4 orang lagi berhasil kabur.

Sementara saat rekonstruksi polisi mengatakan, ada 2 mobil pengawal Rizieq saat kejadian. Mobil pertama adalah Toyota Avanza, mobil kedua adalah Chevrolet. Polisi fokus mengejar pengawal yang ada di dalam mobil Chevrolet sehingga terjadi tembak-menembak hingga ke dalam Tol Jakarta-Cikampek.

Saat rekonstruksi, polisi tak merinci berapa total pengawal Rizieq saat penembakan terjadi. Yang menjadi fokus di mobil Chevrolet ada 6 pengawal. 2 Tewas diduga terkena tembakan di Jembatan Badani, dan 4 lainnya di KM 51 Tol Cikampek.

Lokasi dan Proses Tewasnya Pengawal Rizieq
Irjen Fadil saat jumpa pers membeberkan kronologi baku tembak antara polisi dan pengawal Rizieq. Saat itu ia menjelaskan 6 pengawal Rizieq tewas dalam baku tembak usai dipepet di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.

Sementara dalam rekonstruksi yang digelar dini hari tadi, dijelaskan bahwa 2 pengawal Rizieq tertembak di Jembatan Badani, Karawang. Keduanya tewas di lokasi.

Sementara 4 pengawal lainnya saat itu masih hidup. Mereka diminta menyerah dan tiarap di belakang mobil saat polisi berhasil menghentikan laju mobil di rest area KM 50. Polisi lalu menggeledah mereka.

Setelah penggeledahan, 4 pengawal masuk ke mobil polisi untuk dibawa ke Polda Metro Jaya. Tiga orang ditempatkan di bangku mobil belakang, sementara satu pengawal di bangku bagian tengah.

4 Pengawal yang masih hidup ditembak di dalam mobil, karena mereka berusaha merebut senjata petugas. Peristiwa itu tepatnya terjadi di KM 50 sampai KM 51-51,2 Tol Jakarta-Cikampek. Polisi lalu membawa keempatnya ke RS Polri Kramat Jati.

Sumber: Kumparan

Diduga 2 Pelaku Pencuri YamahaVixion Diamankan Tim Opsnal BKO 125

Bengkalis (B.Solapan), Tribunriau – Tim Opsnal BKO 125 Polres Bengkalis, melakukan pengungkapan perkara pencurian sepeda motor milik LS (19) warga Jl.Tegal Sari, Desa Pematang Obo, dan berhasil mengamankan 2 orang yang diduga sebagai pelakunya, di Kecamatan Bathin Solapan dan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Minggu (13/12/20).

Kedua pelaku yaitu, ISP (15) (dibawah umur),  Laki-Laki, Islam, pekerjaan tidak ada, warga Jln.Tegal Sari Km.04 Desa Pematang Obo,  Kecamatan Bathin Solapan, dan ASS (22), Laki-Laki, Islam, Buruh, warga Jln.Kampung Lalang, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis.

“Sebagai Barang Bukti (BB) yang berhasil disita adalah :  1.1 unit sepeda motor merek yamaha vixion warna hitam dengan no pol BM 6754 EU (disita dari tersangka). 2.1 lembar STNK sepeda motor Yamaha Vixion (disita dari korban) 3.1 lembar buku BPKB sepeda motor yamaha vixion (disita dari korban) 4. Tangki bensin yang sudah di lepaskan,” kata Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, SIK, MT melalui Humas AKP BH Purba, Senin (14/12/20).

Lebihkanjut dijelaskan Humas, bahwa kronologis kejadian yaitu, pada hari Jum’at tanggal 11 Desember 2020 sekira pukul 23.10 Wib, saat itu pelapor pulang kerumah dari warungnya dengan menggunakan 1 unit sepeda motor yamaha vixion warna hitam dengan BM 6754 EU, sesampai dirumah pelapor memarkirkan sepeda motornya didepan rumah, lalu pelapor masuk kedalam rumah untuk mandi. Sekira pukul 23.30 Wib, pelapor hendak pergi kembali ke warung, tetapi tidak melihat lagi sepeda motornya alias hilang.  

“Atas kejadian tersebut, pelapor merasa dirugikan sebesar Rp10.000.000 (Sepuluh juta rupiah) dan melaporkan perkara tersebut ke Polres Bengkalis,” ujar Purba.

Diteruskannya lagi, setelah mengetahui kejadian tersebut,  anggota opsnal bko125, melakukan penyelidikan tentang maraknya pencurian sepeda motor, dan berdasarkan laporan pencurian diatas, pada hari Minggu tanggal 13 Desember 2020 sekira pukul 20.00 Wib, team opsnal bko 125 mendapat informasi kalau ada 1 orang laki-laki hendak menawarkan/menjual kepada warga, 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam dengan BM 6754 EU, dengan bereaksi cepat team opsnal bko 125 berhasil mengamankan orang tersebut, yang mengaku bernama ISP.

“Lalu, dilakukan interogasi, dan ISP mengakui kalau telah mencuri sepeda motor tersebut di jl.Tegal Sari Km.04 Kulim bersama temannya an. ASS , dan RS (DPO) serta RN (DPO),” ujar Purba lagi.

Kemudian, sambungnya, esoknya  pada hari Senin tanggal 14 Desember 2020 sekira pukul 02.30 Wib, Kanit Pidum beserta team opsnal bko 125, melakukan pengembangan ke rumah ASS dan dari hasil pengembangan ASS berhasil diamankan dirumahnya.

“Selanjutnya, sekira pukul 03.00 Wib, Tim melakukan pengembangan ke rumah RS (DPO) dan kerumah RN (DPO), ternyata mereka berdua tidak ada dirumah. Akhirnya,  team opsnal membawa pelaku ke kantor BKO 125 untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Purba.(jlr).

Di Bengkalis 32 Orang PNS Pensiun Dan Diberikan Piagam Penghargaan

Bengkalis, Tribunriau – Ada sebanyak 32 orang PNS (Pegawai Negeri Sipil) dilingkup Pemerintahan Kabupaten Bengkalis di ujung tahun ini.Dan untuk jasa mereka, Sekretaris Daerah (Sekda) Bustami HY menyerahkan piagam penghargaan, pada acara wirid pengajian sempena Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Wanita Persatuan (DWP) dan HUT ke-49 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), di Balai Kerapatan Wisma Sri Mahkota, Jalan Antara Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Jumat (11/12/20).

Penyerahan Piagam itu, Sekda didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bengkalis H.Heri Indra Putra, Asisten Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Hj. Umi Kalsum, Asisten Administrasi Umum  H. Tengku Zainuddin dan Sejumlah Kepala Perangkat Daerah.

Sambutan Penjabat (Pj) Bupati Bengkalis Syahrial Abdi, yang dibacakan Bustami HY, mengajak seluruh anggota KORPRI Kabupaten Bengkalis untuk terus berbenah, bergerak dan berinovasi dalam segala hal yang bermakna positif sesuai bidang tugas pokok yang diemban.

“Mengingat, Aparatur Sipil Negara adalah garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menjadi motor penting dalam pembangunan nasional, maka jajaran aparatur sipil negara harus menjadi teladan bagi masyarakat dalam mengedepankan budi pekerti, etika dan profesionalisme,” ungkapnya.

Syahrial juga mengajak semua ASN Kabupaten Bengkalis di semua lapisan pemerintahan dan di semua sektor, agar terus memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Terus berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait, guna meningkatkan peran kita sebagai garda terdepan dalam pembangunan dan jangan terjebak dengan ego-sektoral, ego-organisasi, atau ego-programnya masing-masing,” tandasnya.

Inilah daftar 32 orang penerima penghargaan pensiunan PNS yaitu; Rosmanidar, S. Pd dari pensiunan Kepala Sekolah SMPN 11 Bengkalis, Adnan, S.Sos dari pensiunan pelaksana dari sekretariat DPRD Kabupaten Bengkalis, Yusna ZB, S.Pd dari pensiunan Guru pada SMPN 1 Mandau, Punia Sinaga, S.Pd, SD dari pensiunan Guru pada SDN 1 Mandau, Yuliusman dari pensiunan Kepala Sekolah SDN 9 Siak Kecil.

Selanjutnya, Nurwati,S.Pd dari pensiunan Guru pada SDN 19 Mandau, Masiam, A.Ma dari pensiunan Guru pada SDN 8 Bantan, Refinor dari pensiunan Sekretaris Kantor Camat Rupat, Aminah, A.Ma dari pensiunan Guru pada SDN 38 Bengkalis, Deswati, S.Pd dari pensiunan Guru pada SMPN 4 Mandau, Nurfigalinda dari pensiunan pelaksana pada Kantor Camat Bukit Batu, Budi Hidayah Nainggolan pada pensiunan pelaksana pada UPT Balai Benih Ikan Air Tawar Dinas Perikanan Bengkalis, Mastur dari pensiunan Sekretaris Desa Tanjung Damai Kecamatan Siak Kecil.

Lalu, Maryansah Oemar, SH dari Pensiunan Kabag Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis, Rusmali, A. Md dari Pensiunan Sekretaris Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertahanan Bengkalis, Ratnawita S.Pd dari Pensiunan Guru pada SMPN 4 Bathin Solapan, Hj. Masriah dari Pensiunan Guru pada SDN 9 Bengkalis Kecamatan Bengkalis, Syahminar Pensiunan Guru pada SDN 2 Bantan, Jusnaneli Pensiunan pada SDN 15 Siak Kecil, Kecamatan Siak Kecil, Hasabag,S.Pd Pensiunan pada SMPN 4 Mandau Kecamatan Bengkalis, Rina Delfi,A.Ma.Pd Pensiunan pada SMPN 2 Bengkalis, Kecamatan Bengkalis, Syafiah Pensiunan pada SDN 52 Bengkalis Kecamatan Bengkalis.

Kemudian, Sermina Hutauruk, S.Pd. Pensiunan Guru pada SDN 6 Balairaja, Kecamatan Pinggir, Sulasmi,S.Pd Pensiunan Guru pada SMPN 3 Mandau, Kecamatan Mandau, Surbaini Pensiunan Kepala Upt Disdukcapil Kecamatan Bantan, Rohani, A.Ma Pensiunan Guru Agama pada SDN 28 Bengkalis, Kecamatan Bengkalis, Minar Nababan Pensiuanan Guru pada SDN 12 Mandau, Kecamatan Mandau, Sari Banun,S.Kep Pensiunan Kasi Asuhan Dan Profesi Keperawatan pada RSUD Bengkalis, Nazwar Effendi Pensiunan Pelaksana pada Badan Kesbangpol Kabupaten Bengkalis, Abdullah Pensiunan Pelaksana pada Dispersip Kabupaten Bengkalis, Paini Pensiunan Pelaksana pada Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis, Desmawati,S.Pd Pensiunan Guru pada SDN 8 Pinggir Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis.(jlr/disk).

Disdukcapil Teken MoU Dengan Dinas Perikanan

Bengkalis, Tribunriau – Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, kembali memberikan hak akses pemanfaatan data kependudukan. Tujuannya sebagai upaya untuk memperluas pemanfaatan data kependudukan di berbagai sektor di segala bidang.

Sehingga kembali dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama Dinas Perikanan, di ruang Kadisdukcapil Jl.Pertanian, Kabupaten Bengkalis, Kamis, (10/12/20)

Sebelumnya juga telah dilaksanakan MoU bersama Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis.

Dikatakan Kadisdukcapil Ismail, hak akses pemanfaatan data kependudukan merupakan amanat dari Undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan, yang kemudian diatur lebih lanjut dengan Permendagri Nomor 102 Tahun 2019 tentang Hak Akses dan Pemanfaatan Data Kependudukan.

“NIK dan data kependudukan yang dimaksud dalam Permendagri tersebut merupakan data yang telah dikonsolidasikan dan dibersihkan oleh Kementrian Dalam Negeri, yang bersumber dari hasil pelayanan administrasi kependudukan dengan menggunakan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan,” kata Ismail.

Menurutnya hingga saat ini sudah terdapat 12 OPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang sudah mengajukan permohonan pemanfaatan data kependudukan, 11 diantaranya sudah diajukan permohonan persetujuannya kepada Dirjen Dukcapil Kemendagri.

“4 OPD diantaranya telah mendapat persetujuan dan seluruhnya sudah dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama. Dari 4 OPD tersebut, 1 OPD yaitu Dinas Sosial sudah diajukan kembali ke Dirjen Dukcapil untuk dibukakan data Warehouse (DWH) kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri,” sebut Ismail.

Dilanjutkannya, setelah akses ke DWH dibuka maka Dinas Sosial  dapat secara langsung menggunakan data kependudukan, seperti dalam pelayanan publik, perencanaan dan lainnya yang berhubungan dengan tupoksi Dinas Sosial.

“Disamping itu, perjanjian kerjasama yang ditandatangani dengan Dinas Perikanan hari ini, akan diproses lebih lanjut untuk dibukakan akses langsung ke DWH kependudukan Kemendagri oleh Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis,” tutup Ismail.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis Herliawan, mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang telah dilaksanakan .

“Semoga apa yang telah disepakati bersama, mampu memberikan pelayanan publik kepada masyarakat semakin cepat.(jlr/disk).

Abi Bahrun Nyatakan Kemenangan KBS, Kasmarni Ucapkan Terimakasih Kepada Seluruh Tim Relawan

Bengkalis, Tribunriau – Walaupun banyak hujatan dan kampanye hitam sebelum hari pencoblosan, paslon nomor urut 3 Kasmarni, S.Sos, MMP dan H.Bagus Santoso ternyata menang di pilkada Bengkalis 2020, menurut hitung sementara data KPU.

 Dari foto formulir Model C, hasil-KWK yang dikirim KPPS lewat Sistem Rekapitulasi Elektronik (Sirekap) untuk Pilkada Bengkalis, Riau, pada situs pilkada2020.kpu.go.id, hingga pukul 08.50 Wib, Kamis (10/12/20), terlihat ada 470 TPS atau 36,58% dari total 1.285 TPS yang telah terdata.

1. Kaderismanto-Sri Barat alias Iyeth Bustami: 19.196 suara (19,2%) 2. H Abi Bahrun-Herman: 24.226 suara (24,2%) 3. Kasmarni-Bagus Santoso: 31.512 (31,5%) 4. Indra Gunawan Eet-Samsu Dalimunthe: 25.078 (25,1%).

Hasil tersebut bukan merupakan hasil resmi Pilkada Bengkalis. Apabila ada kekeliruan data pada formulir model C.Hasil-KWK, maka akan dilakukan perbaikan pada rapat pleno terbuka rekapitulasi tingkat kecamatan.

“Data yang ditampilkan pada menu hitung suara bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam Rapat Pleno terbuka,” tulis KPU dalam situs tersebut.

Kasmarni-Bagus Santoso (KBS) yang diusung partai PAN, Nasdem, PBB, Gerindra, dan Demokrat. Sedangkan Indra Gunawan Eet-Samsu Dalimunthe diusung partai Golkar dan Perindo.Dan Abi Bahrun-Herman diusung partai PKS dan PPP, serta Kaderismanto-Sri Barat als Iyeth Bustami diusung oleh partai PDIP dan PKB.

Disamping itu, tadi malam sekitar pukul 22.17 (Rabu 09 Desember 2020) Abi Bahrun telah menyatakan kemenangan KBS melalui video singkat yang telah beredar ke semua tim suksesnya dan kalangan masyarakat Bengkalis.Abi juga mengucapkan terimakasih kepada semua tim relawannya.

“Saya Abi Bahrun dan Herman perlu menyampaikan kepada seluruh tim relawan AMAN, bahwa dari hasil penghitungan C1 rekap kita, pemenang pilkada di Kabupaten Bengkalis tahun 2020 adalah pasangan nomor urut 3 ibu Kasmarni dan Bagus Santoso.Dan kepada teman-teman tim relawan di seluruh Kabupaten Bengkalis kami ucapkan terimakasih,” ucap Abi.

Tak berapa lama sekutar pukul 22.20 Wib, dikediamannya Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir yang sudah dibanjiri para tim relawan KBS, Kasmarni juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh tim relawan KBS di seluruh Kabupaten Bengkalis.

“Terimakasih kepada seluruh tim relawan KBS, kemenangan ini adalah sebuah anugrah dan amanah dari Allah yang perlu kita jaga bersama, kita tidak perlu terlalu gembira dan terlalu eforia.Kemenangan ini menjadi langkah awal bagi kita untuk mewujudkan Kabupaten Bengkalis ini lebih baik lagi.Sekali lagi ribuan terimakasih kami ucapkan kepada seluruh masyarakat dan tim relawan KBS Kabupaten Bengkalis, saya juga tetap melakukan politik santun, walaupun berbeda pilihan dan pandangan, jangan sampai merusak tali silaturahmi diantara kita,” tutup Kasmarni.(jlr).  

Terbaru

Populer