Beranda blog Halaman 896

Warga Duri Barat Diduga Penjual Togel Ditangkap Polres Bengkalis

Bengkalis, Tribunriau – Dugaan penjual judi toto gelap (Togel) berinisial Wn (52) warga Jalan Pertanian, Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau, tak berkutik saat ditangkap Tim Sat Reskrim Polres Bengkalis, pada hari Selasa 14 September 2021 lalu. 

Tersangka ditangkap di sebuah kedai (Warung-red), bertempat di Jalan Pertanian, RT 05 RW 09 Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau berdasarkan laporan Polisi Nomor : LP/A/197/IX/2021/SPKT/Polres Bengkalis/Polda Riau Tanggal 14 September 2021 dan Surat Perintah penyidikan Nomor : SPRIN DIK/141/IX/RES.1.12/2021/Reskrim, Tanggal 14 September 2021.

Ketika penangkapan, Tim Sat Reskrim behasil mengamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp 7.589 000, 1 unit HP merk Infinik Note 8 warna Hijau beserta SIM card, 1 lembar kartu ATM Bank Mandiri, 1 lembar resi setor tunai Bank Mandiri, 1 buah pena warna Kuning, 7 lembar kertas rekapan nomor, 1 buah kotak rokok merk Surya warna Hitam, 1 buah dompet merk HOVI’S warna Hitam, 1 buah celana panjang merk Uniqlo dan 1 Buku tabungan Bank Mandiri atas nama Wn dengan No.Rek : 172-00-02xxxxx-x.

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan melalui Kasat Reskrim AKP Meki Wahyudi lewat siaran persnya, Kamis (14/10/21) siang mengatakan, kronologi penangkapan berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa pelaku melakukan permainan judi jenis togel online.

Lalu, tim opsnal melakukan penyelidikan. Pada hari Selasa tanggal 14 September 2021 sekitar jam 16.30 WIB,  melihat pelaku sedang duduk-duduk didalam kedai.  “Selanjutnya, tim mendatangi dan mengamankan pelaku bersama barang bukti sesuai keterangan diatas,” kata Meki. 

Modusnya, tambah Kasat, tersangka Wn menjual nomor togel online Sydney, Hongkong, dan Singapura.  Adapun permainan judi jenis Sydney tersebut dimainkan setiap hari dan batas pemasangan nomor berakhir sampai batas jam 13.30 WIB, dan nomor yang keluar  pada jam 14.00 WIB.

Permainan judi jenis nomor togel Hongkong dimainkan setiap hari dan batas pemasangan nomor berakhir sampai batas jam 22.30 WIB, dan nomor yang keluar pada jam 23.00 WIB.

“Permainan judi togel online tersebut melalui situs DEWA TOGEL dan Wn mendapat keuntungan untuk setiap pemasangan nomor togel dua angka 29%, untuk tiga angka 59% dan pemasangan empat angka 66% dari setiap pemasangan nomor togel online situs di situs DEWA TOGEL yang dipesan sipembeli.

Tersangka dikenai pasal 303 ayat (1) KUHPidana, dengan ancaman kurungan 10 tahun,” terang Meki.(jlr).

Bupati Bengkalis Sosialisasikan Program Bermasa di Pinggir

Bengkalis (Pinggir), Tribunriau – Kelihatan wajah Bupati Bengkalis Kasmarni sangat ceria dan selalu senyum, ketika menghadiri sekaligus membuka secara resmi sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) tentang pengelolaan bantuan khusus 1 Milyar 1 desa (BERMASA), di Aula Pertemuan Kantor Camat Pinggir, Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Kamis (14/10/21).

Disampaikan Bupati Kasmarni dalam sambutannya ketika membuka sosialisasi, yang diikuti unsur kecamatan,  Kepala Desa, Sekretaris Desa, Ketua dan Sekretaris BPD, PKK dan Pendamping Desa se Kecamatan Pinggir dan Talang Muandau.

Bantuan keuangan desa BERMASA merupakan anggaran yang memang dialokasikan khusus didalam APBD Kabupaten Bengkalis. 

“Hal tersebut sebagai wujud komitmen dan janji kami dalam mengimplementasikan delapan program unggulan daerah, melalui program bantuan keuangan satu milyar satu kecamatan, satu kelurahan dan satu desa, agar tercapainya Visi “Mewujudkan Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera” atau yang disingkat dengan tagline “BERMASA”, kata Kasmarni.

Dilanjutkan bupati, sebanyak 136 desa dalam wilayah Kabupaten Bengkalis akan kita kucurkan bantuan keuangan yang bersifat khusus tersebut. Sementara penentuan indikator tahapan penyaluran, alur penyaluran, monitoring dan evaluasi serta sanksi dari dana bantuan keuangan desa BERMASA telah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Bengkalis yang hari ini akan di sosialisasikan.Sementara terkait juknis pelaksanaannya akan diatur lebihlanjut melalui peraturan kepada dinas PMD.

Kepada peserta sosialisasi, bupati minta agar serius dan dapat memanfaatkan momentum sosialisasi ini, agar memiliki pemahaman terkait bantuan keuangan desa bermasa 1 milyar ini.Sehingga tidak menimbulkan pemahaman berbeda serta permasalahan hukum dikemudian hari.

Bantuan keuangan desa bermasa 1 milyar ini tidak bisa digunakan untuk biaya operasional kepala desa, namun sebagai gantinya kepala desa akan menerima tunjangan kenaikan yang telah diatur jumlahnya sesuai petunjuk teknis, dengan pertimbangan semakin bertambahnya tugas dan tanggungjawab kepala desa.

Terdapat 8 indikator tang ingin kita capai nantinya, yaitu : pelayanan publik berbasis teknologi, pemberdayaan ekonomi, dan keterlibatan perempuan desa, infrastruktur dan inovasi desa sesuai kebutuhan, tata kelola keuangan desa dan informasi publik  desa peduli lingkungan, membangun desa dengan kemitraan, optimalisasi peran anak, pemuda dan remaja desa dalam kelembagaan desa yang dinamis dan budaya desa adaptif, serta penyelenggaraan bersifat strategis desa.

“Prinsip pencapaian indikator tersebut, harus menjadi prioritas pembangunan desa di Kecamatan Pinggir dan Talang Muandau nantinya, karena prioritas penggunaan bantuan desa bermasa ini sudah ditetapkan berdasar apa yang dibutuhkan meliputi, kemanusiaan, keadilan, kebhinekaan, keseimbangan alam dan kepentingan nasional,” kata Kasmarni.

Diteruskan bupati lagi, sebagai informasi, pada tahun 2021 sudah ada 24 desa di Kabupaten Bengkalis yang statusnya menjadi desa mandiri.Dan pada tahun 2022 nantinya akan bertambah menjadi 38 desa mandiri melalui status indeks desa membangun.Sebagai apresiasi pada ADD tahun ini kami telah memberikan reward sebesar 50 juta kepada desa dengan status mandiri dalam alokasi desa yang bersangkutan.

Selanjutnya, terkait dengan penilaian ADD selama ini pembagiannya 70% alokasi dasar  dan 30% alokasi profesional.Namun, pada tahun 2022 kita lakukan perubahan terhadap penilaian kinerja ADD menjadi 70% alokasi dasar, 25% alokasi profesional, dan 5% alokasi kinerja penilaian.Kinerja tersebut nantinya terdiri dari 3 indikator dan beberapa sub indikator.

“Kembali kami harapkan bantuan, dukungan, dan kerjasamanya dari seluruh komponen masyarakat Pinggir dan Talang Muandau, untuk dapat saling bahu membahu dan bergandengan tangan, menuju Kabupaten Bengkalis bermarwah, maju dan sejahtera,” tutup Kasmarni.

“Bantuan khusus 1 milyar 1 desa yang disiapkan ini, ada 3 indikator yang akan dimasukkan di dalamnya. Yaitu indeks ketahanan sosial, ketahanan ekonomi dan ketahanan lingkungan dan tidak digunakan untuk oprasional kepala desa,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Yuhelmi.

Yuhelmi berharap dengan adanya bantuan keuangan ini desa mampu memanfaatkan semua dana di desa berdasarkan aturan guna meningkatkan pembangunan kesejahteraan di wilayahnya.

Selain Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Yuhelmi, turut terlihat hadir sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setda Bengkalis Toharudin, Camat Pinggir Azuar, Camat Talang Muandau diwakili Sekcam Romiantoyo. (jlr).

Buka Sosialisasi Program Bermasa di B.Solapan, Ini Kata Bupati

Bengkalis (B.Solapan), Tribunriau – Bupati Bengkalis Kasmarni menghadiri sekaligus membuka secara resmi sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) tentang pengelolaan bantuan khusus 1 Milyar 1 desa (BERMASA), di Balai Pertemuan Kantor Camat Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Kamis (14/10/21).

Bupati Kasmarni dalam sambutannya ketika membuka sosialisasi, yang diikuti unsur kecamatan,  Kepala Desa, Sekretaris Desa, Ketua dan Sekretaris BPD, PKK dan Pendamping Desa se Kecamatan Bathin Solapan. Bantuan keuangan desa BERMASA merupakan anggaran yang memang dialokasikan khusus didalam APBD Kabupaten Bengkalis. 

“Hal tersebut sebagai wujud komitmen dan janji kami dalam mengimplementasikan delapan program unggulan daerah, melalui program bantuan keuangan satu milyar satu kecamatan, satu kelurahan dan satu desa, agar tercapainya Visi “Mewujudkan Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera” atau yang disingkat dengan tagline “BERMASA”, kata Kasmarni.

Dilanjutkan bupati, sebanyak 136 desa dalam wilayah Kabupaten Bengkalis akan kita kucurkan bantuan keuangan yang bersifat khusus tersebut. Sementara penentuan indikator tahapan penyaluran, alur penyaluran, monitoring dan evaluasi serta sanksi dari dana bantuan keuangan desa BERMASA telah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Bengkalis yang hari ini akan di sosialisasikan.

Sementara terkait juknis pelaksanaannya ajan diatur lebihlanjut melalui peraturan kepada dinas PMD. Kepada peserta sosialisasi, bupati minta agar serius dan dapat memanfaatkan momentum sosialisasi ini, agar memiliki pemahaman terkait bantuan keuangan desa bermasa 1 milyar ini.Sehingga tidak menimbulkan pemahaman berbeda serta pernasalahan hukum dikemudian hari.

Bantuan keuangan desa bermasa 1 milyar ini tidak bisa digunakan untuk biaya operasional kepala desa, namun sebagai gantinya kepala desa akan menerima tunjangan kenaikan yang telah diatur jumlahnya sesuai petunjuk teknis, dengan pertimbangan semakin bertambahnya tugas dan tanggungjawab kepala desa.

Terdapat 8 indikator tang ingin kita capai nantinya, yaitu : pelayanan publik berbasis teknologi, pemberdayaan ekonomi, dan keterlibatan perempuan desa, infrastruktur dan inovasi desa sesuai kebutuhan, tata kelola keuangan desa dan informasi publik  desa peduli lingkungan, membangun desa dengan kemitraan, optimalisasi peran anak, pemuda dan remaja desa dalam kelembagaan desa yang dinamis dan budaya desa adaptif, serta penyelenggaraan bersifat strategis desa.

“Prinsip pencapaian indikator tersebut, harus menjadi prioritas pembangunan desa di Kecamatan Pinggir dan Talang Muandau nantinya, karena prioritas penggunaan bantuan desa bermasa ini sudah ditetapkan berdasar apa yang dibutuhkan meliputi, kemanusiaan, keadilan, kebhinekaan, keseimbangan alam dan kepentingan nasional,” kata Kasmarni.

Diteruskan bupati lagi, sebagai informasi, pada tahun 2021 sudah ada 24 desa di Kabupaten Bengkalis yang statusnya menjadi desa mandiri.Dan pada tahun 2022 nantinya akan bertambah menjadi 38 desa mandiri melalui status indeks desa membangun.Sebagai apresiasi pada ADD tahun ini kami telah memberikan reward sebesar 50 juta kepada desa dengan status mandiri dalam alokasi desa yang bersangkutan.

Selanjutnya, terkait dengan penilaian ADD selama ini pembagiannya 70% alokasi dasar  dan 30% alokasi profesional.Namun, pada tahun 2022 kita lakukan perubahan terhadap penilaian kinerja ADD menjadi 70% alokasi dasar, 25% alokasi profesional, dan 5% alokasi kinerja penilaian.Kinerja tersebut nantinya terdiri dari 3 indikator dan beberapa sub indikator.

“Kembali kami harapkan bantuan, dukungan, dan kerjasamanya dari seluruh komponen masyarakat Pinggir dan Talang Muandau, untuk dapat saling bahu membahu dan bergandengan tangan, menuju Kabupaten Bengkalis bermarwah, maju dan sejahtera,” tutup Kasmarni.

“Bantuan khusus 1 milyar 1 desa yang disiapkan ini, ada 3 indikator yang akan dimasukkan di dalamnya. Yaitu indeks ketahanan sosial, ketahanan ekonomi dan ketahanan lingkungan dan tidak digunakan untuk oprasional kepala desa,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Yuhelmi.

Yuhelmi berharap dengan adanya bantuan keuangan ini desa mampu memanfaatkan semua dana di desa berdasarkan aturan guna meningkatkan pembangunan kesejahteraan di wilayahnya.

Selain Bupati Bengkalis Kasmarni yang membuka kegiatan sosialisasi, dihadiri juga Kadis PMD Yuhelmi, sejumlah kepala perangkat daerah Kabupaten Bengkalis, Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik Setda Bengkalis Toharudin, Camat Bathin Solapan Aulia Army Effendy, Sekcam Zama Rico Dakanahay, dan Camat Mandau Riki Rihardi.(jlr).

Polisi Panggil Pertamina Buntut BBM Langka di Sumut

Medan

Polda Sumatera Utara (Sumut) mengundang pihak Pertamina terkait BBM langka di sejumlah wilayah di Sumut. Polda Sumut mengaku menemukan ada pengurangan suplai BBM.

“Dalam beberapa hari ini memang terjadi pengurangan dari hasil penyelidikan kita di lapangan. Terjadi pengurangan distribusi BBM dari depo Pertamina ke SPBU-SPBU,” kata Kapolda Sumut Irjen Panca Putra kepada wartawan, Jumat (15/10/2021).

Panca mengatakan pihaknya kemudian mengundang pihak Pertamina. Polda Sumut, katanya, bakal mendengar alasan dari Pertamina mengapa BBM langka di Sumut

“Untuk itu saya sudah menindaklanjuti dengan untuk mengundang kepala pemasaran Pertamina wilayah Medan dan hari ini sedang berlangsung rapatnya di Krimsus. Nanti kita dengar apa alasan dan penyebabnya hingga terjadi pengurangan jumlah kuota BBM yang ada di wilayah Sumut,” ucap Panca.

Panca mengatakan pihaknya sedang mengusut ada tidaknya dugaan mafia BBM. Meski demikian, dia mengatakan para pemilik SPBU mengeluhkan kuota BBM yang berkurang.

“Kita masih didalami. Tetapi dari hasil wawancara kita dengan pemilik SPBU. Semuanya menyatakan bahwa dari jumlah kuota harian yang diterima itu terjadi pengurangan dari depo Pertamina dan apa penyebabnya Pertamina yang lebih tahu. Makanya sekarang sedang kita laksanakan rapat bersama di Krimsus. Nanti akan kita sampaikan,” ucap Panca.

Panca menegaskan tak ada toleransi bagi pihak yang mengambil keuntungan dari kondisi BBM langka di Sumut. Dia berjanji menindak tegas semua pihak yang merugikan warga.

“Khususnya kepada para pihak-pihak yang mencoba mengambil kesempatan dalam keterbatasan distribusi BBM saat ini di wilayah Sumut, saya perlu sampaikan dan tidak ampun bagi pelaku usaha yang mencoba mengambil keuntungan di tengah kondisi seperti ini,” sebut Panca.

“Saya akan tindak tegas karena kepentingan masyarakat harus diutamakan supaya semua berjalan lancar, khususnya perekonomian dan kegiatan masyarakat,” sambung Panca.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Sumber: DetikNews

Polda Metro Kaji Buka Kembali 25 Titik Gage di Jakarta

Jakarta

Sejumlah aturan terkait ganjil genap (gage) diperbarui pihak kepolisian. Ditlantas Polda Metro Jaya mengatakan pihaknya kini mengkaji diaktifkan kembali 25 titik gage di Jakarta.

Sejauh ini telah ada tiga titik gage yang berlaku selama masa PPKM. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pihaknya kini bakal segera menggelar rapat untuk pengkajian 25 titik gage tersebut.

“Masih ada 20-an lagi kawasan gage yang belum kita aktifkan. Tentu minggu depan kita akan melaksanakan rapat dengan instansi terkait dengan Dishub dan sebagainya untuk menentukan apakah cukup dengan tiga kawasan ini atau perlu diaktifkan di kawasan lain,” kata Sambodo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (15/10/2021).

Sambodo pun mengatakan mulai hari ini anggotanya tidak akan berjaga di mulut-mulut menuju titik ganjil genap. Meski begitu penindakan secara manual dan e-TLE tetap berlaku.

“Sejak tadi pagi sudah tidak ada lagi anggota kami berjaga di mulut-mulut gage seperti di Bundaran Senayan maupun di Patung Kuda. Tapi kita tetap melaksanakan penindakan di tengah. Anggota kami akan melakukan patroli dan penindakan kepada masyarakat yang melanggar,” katanya.

Selain itu aturan penerapan ganjil genap saat ini pun akan kembali merujuk ke Pergub. Sambodo menyebut mulai besok gage tidak diterapkan di akhir pekan dan hari libur.

“Terkait jam operasional kita kembalikan kepada peraturan gubernur. Pertama gage berlaku dari jam 06.00 WIB sampai ke 10.00 WIB kemudian dari jam 16.00 WIB-20.00 WIB. Hanya berlaku dari hari Senin-Jumat, untuk Sabtu, Minggu dan libur nasional gage tidak berlaku,” pungkas Sambodo.

Berikut 25 titik gage yang berada di ruas jalan Jakarta:

1. Jalan Medan Merdeka Barat
2. Jalan MH Thamrin
3. Jalan Jenderal Sudirman
4. Jalan Jenderal S Parman, mulai simpang Jalan Tomang Raya sampai Jalan Gatot Subroto
5. Jalan Gatot Subroto
6. Jalan MT Haryono
7. Jalan HR Rasuna Said
8. Jalan DI Panjaitan
9. Jalan Jenderal Ahmad Yani, mulai simpang Jalan Bekasi Timur Raya sampai dengan simpang Jalan Perintis Kemerdekaan
10. Jalan Pintu Besar Selatan
11. Jalan Gajah Mada
12. Jalan Hayam Wuruk
13. Jalan Majapahit
14. Jalan Sisingamangaraja
15. Jalan Panglima Polim
16. Jalan Fatmawati, mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai dengan simpang Jalan TB Simatupang
17. Jalan Suryopranoto
18. Jalan Balikpapan
19. Jalan Kyai Caringin
20. Jalan Tomang Raya
21. Jalan Pramuka
22. Jalan Salemba Raya sisi barat dan Jalan Salemba Raya sisi timur, mulai simpang Jalan Paseban Raya sampai dengan simpang Jalan Diponegoro
23. Jalan Kramat Raya
24. Jalan Stasiun Senen
25. Jalan Gunung Sahari

(ygs/mea)

Sumber: DetikNews

Polri Buat LP Model A Selidiki Lagi Kasus ‘Ayah Perkosa 3 Anak’

Jakarta

Kasus dugaan pencabulan 3 anak di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel), diselidiki kembali oleh polisi. Penyelidikan kembali dilakukan usai polisi membuat laporan polisi (LP) model A.

“Saya mendapatkan update dari tim asistensi dari tim Luwu Timur. Di mana penyidik telah membuat laporan polisi model A tertanggal 12 Oktober 2021, perihal adanya dugaan pencabulan anak di bawah umur. Itu ditulis pelaku dalam proses lidik,” ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers, Kamis (14/10/2021).

Laporan model A ini adalah laporan polisi yang dibuat oleh petugas kepolisian sendiri. Kasus ini sebelumnya dilaporkan ibu korban, BS, pada 9 Oktober 2019 lalu.

Ramadhan mengatakan penyelidikan difokuskan dalam rentang waktu 25-31 Oktober 2019. Pasalnya, pada 31 Oktober 2019, ibu korban melakukan pemeriksaan medis terhadap 3 anaknya yang diduga dicabuli ayah sendiri dan ditemukan kelainan.

Dari hasil visum kepolisian yang dilakukan pada 9 Oktober dan 24 Oktober 2019, tidak ditemukan kelainan pada 3 anak yang diduga menjadi korban pencabulan.

“Disampaikan bahwa yang akan didalami oleh penyidik nanti adalah hasil pemeriksaan dari tempus atau waktu tanggal 25, sampai diperiksanya ketiga korban tersebut di tanggal 31. Kenapa? Karena disampaikan bahwa pemeriksaan visum tanggal 9, dokter menyatakan tidak ada kelainan,” tuturnya.

“Pemeriksaan kedua tanggal 24, dokter menyatakan tidak ada kelainan. Kemudian pemeriksaan medis oleh ibu korban di tanggal 31 menunjukkan ada katakanlah kelainan. Kami tidak sampaikan vulgar karena visum ini tidak bisa dibuka secara vulgar,” sambung Ramadhan.

Dia mengatakan polisi sudah mulai melakukan penyelidikan dengan memeriksa dokter IM yang melakukan pemeriksaan medis terhadap korban pada 31 Oktober 2019 itu. Korban diketahui menjalani pemeriksaan medis di Rumah Sakit Vale Sorowako.

“Tapi pemeriksaan medis yang dilakukan tanggal 31 oleh dokter IM, kira-kira ada kelainan. Sehingga penyidik akan mendalami peristiwa tempus atau waktu mulai tanggal 25 Oktober 2019 sampai 31 Oktober 2019. Orang tua korban telah melakukan pemeriksaan sampai 4 atau 5 kali dan terakhir di tanggal 10 Desember 2019, ini yang kelima ya, telah dilakukan terapi terakhir oleh Dokter Ira,” imbuh Ramadhan.

Kasus Tetap Ditangani Polres Lutim-Polda Sulsel

Penyelidikan berdasarkan laporan model A ini tetap ditangani oleh Polres Luwu Timur dan Polda Sulawesi Selatan dengan asistensi dari Bareskrim Polri.

“Polisi membuat laporan model A untuk melakukan penyelidikan dengan tempus 25-31 Oktober 2019, karena apa sampai tanggal 24 Oktober 2019 dilakukan visum tidak ditemukan tanda-tanda kelainan pada korban,” ujar Ramadhan.

“Perbedaan itu, adanya visum dan pemeriksaan medis secara mandiri dan dengan waktu yang berbeda, sehingga penyidik mendalami peristiwa dengan tempus atau waktu mulai tanggal 25-31 (Oktober). Tim maupun penyidik di Polda Sulsel maupun Polres Lutim masih bekerja melakukan penyidikan nanti kita lihat, kita tunggu, kita percayakan penanganannya,” kata dia.

(jbr/idh)

Sumber: DetikNews

AICE dan Kemendikbud Sebar 2 Juta Masker ke Sekolah Se-Indonesia

Jakarta

Seiring dengan menurunnya kasus COVID di Tanah Air, pemerintah mulai memperbolehkan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di sejumlah sekolah. Keputusan dimulainya kegiatan PTM atau sekolah offline ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, salah satunya AICE Group.

Perusahaan yang dikenal dengan produk es krimnya ini menyambut dimulainya kegiatan belajar mengajar di sekolah secara offline dengan menginisiasi Program Hidup Sehat Semangat Belajar. Melalui program ini, AICE akan membagikan 2 juta masker medis ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia dalam periode Oktober hingga akhir Desember 2021 ini.

“Saat ini sebagian besar sekolah telah menjalankan pengajaran tatap muka. Masker menjadi salah satu yang penting dan wajib digunakan dalam menjaga kesehatan anak murid dan guru. Sedangkan di lapangan, kita melihat fenomena penggunaan masker masih kurang. Sehingga di program CSR #15HariEsKrimAICEBerbagiSehat yang berkelanjutan kali ini, sekolah menjadi sasaran berbagi. Dengan dukungan dari Kemendikbud program ‘Hidup Sehat Semangat Belajar’ agar kegiatan mengajar berjalan lancar dan semuanya sehat,” ungkap Brand Manager AICE Group, Sylvana Zhong kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Masker yang dibagikan kepada sekolah-sekolah dalam program ini merupakan masker medis yang diproduksi pabrik AICE khusus untuk dibagikan kepada masyarakat dan telah terdaftar di Kementerian Kesehatan. Pembagian masker ini dilakukan dengan dukungan distributor AICE di masing-masing daerah yang menjadi target program.

“Cakupannya pembagian cukup luas karena menggerakkan ratusan distributor AICE di seluruh wilayah untuk membagikan masker ke ribuan sekolah di seluruh Indonesia dan juga daerah terpencil, karena AICE hadir untuk semua lapisan masyarakat Indonesia. Terutama akan kami arahkan ke sekolah-sekolah yang membutuhkan,” imbuhnya.

AICE bagikan masker ke sekolah.AICE bagikan masker ke sekolah. Foto: Erika Dyah Fitriani/detikcom

Urgensi pembagian masker di sekolah ini dilakukan mengingat pemerintah juga telah menganjurkan untuk mengganti masker paling tidak setiap 4 jam sekali. Untuk itu, AICE Group memberikan bantuan masker yang dapat dimanfaatkan oleh civitas akademika, baik guru maupun murid dalam pelaksanaan PTM Terbatas.

Adapun salah satu kegiatan pembagian masker ini baru saja dilakukan AICE pada Senin (11/10) kepada 2 sekolah di Jakarta Utara, yakni SMK Tanjung Priok 2 dan SMK Al-Irsyad. Masing-masing sekolah mendapatkan bantuan sebanyak 2.500 masker.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Tanjung Priok 2, Ricky Khairilda mengatakan pihaknya telah memulai PTM Terbatas sejak 2 minggu belakangan. Ia menjelaskan SMK Tanjung Priok 2 mulai melaksanakan kegiatan belajar dengan mematuhi protokol kesehatan secara ketat sesuai anjuran pemerintah, mulai dari mengecek dan mencatat suhu tubuh, mewajibkan penggunaan masker, menyediakan banyak tempat cuci tangan, memastikan sirkulasi udara yang baik di kelas-kelas, hingga melakukan penyemprotan desinfektan secara rutin.

AICE bagikan masker ke sekolah.AICE bagikan masker ke sekolah. Foto: Erika Dyah Fitriani/detikcom

Kendati telah menerapkan protokol kesehatan dan PTM Terbatas secara lancar, ia mengaku pihaknya juga membutuhkan dukungan berbagai pihak dalam beradaptasi dengan kebiasaan baru di sekolah tatap muka ini.

Oleh karena itu, Ricky mengaku berterima kasih atas bantuan masker yang telah diberikan AICE di kesempatan ini.

“Respect dengan pihak AICE karena bisa berkontribusi dan peduli dengan dunia pendidikan, terutama di saat COVID ini yang mana masker sangat dibutuhkan sekali. Luar biasa apresiasi ini untuk pihak AICE yang mendukung dunia pendidikan yang baru mulai,” ujar Ricky.

“Masker ini sangat bermanfaat sekali tentunya buat kami di sini, dan akan kami tentukan serta bagikan secepat mungkin kepada siswa maupun guru agar bisa terpakai sebagaimana mestinya,” sambungnya.

Ricky menambahkan pihaknya berharap ke depan akan ada bantuan-bantuan serupa untuk jalannya PTM Terbatas, tidak hanya di tempatnya tapi juga di sekolah-sekolah lain yang membutuhkan.

“Tidak bisa berjalan sendiri, kita butuh support, dukungan, dan berjalan bersama untuk menghadapi situasi pandemi seperti ini,” pungkasnya.

(ads/ads)

Sumber: DetikNews

Jadi Sorotan Media Asing, Muhammadiyah Beri Saran soal Volume Azan

Jakarta

Ketua PP Muhammdiyah Dadang Kahmad merespons sorotan media asing yang menilai suara azan di Jakarta berisik. Dadang menegaskan bagaimanapun azan merupakan hal yang wajib diserukan kepada umat Islam.

“Pertama sebagai negara yang mayoritas Muslim suara adzan adalah suara yang harus diserukan kepada semua umat muslim sebagai seruan untuk sholat berjamaah di mesjid,” kata Dadang, kepada wartawan, Kamis (14/10/2021).

Namun, dia juga memberikan saran agar tidak ada yang terganggu dengan suara azan. Dadang menyarankan setiap masjid harus membatasi suara agar tidak melewati batas masjid lain.

“Tapi karena masjid itu banyak maka sebaiknya volume speaker dibatasi sekeliling mesjid tidak melintasi batas mesjid yang lain,” ujarnya.

Dia juga menyarankan agar pengeras suara hanya dipakai untuk mengumandangkan azan saja. Sedangkan untuk iqomah dan kegiatan lainnya, Dadang menyarankan agar hanya memakai pengeras suara di dalam masjid.

“Sebaiknya hanya dipakai untuk mengumandangkan azan saja, sedangkan iqomah dan sholat serta kegiatan lainnya sebaiknya memakai speaker dalam saja,” tuturnya.

Sorotan mengenai suara azan di Jakarta ini sebelumnya diangkat oleh Agence France-Presse (AFP), agensi berita internasional yang berpusat di Paris, Prancis.

“Ketakwaan atau gangguan kebisingan? Indonesia mengatasi reaksi volume azan,” demikian judul AFP, diunggah Kamis (14/10).

Salah satu narasumber AFP adalah muslimah berusia 31 tahun dengan nama samaran Rina, pengidap gangguan kecemasan (anxiety disorder) yang tidak bisa tidur, mengalami mual untuk makan, dan takut untuk menyuarakan komplain soal suara azan dari masjid di dekat rumahnya.

AFP menuliskan azan dan masjid adalah dua hal yang dihormati di Indonesia, negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Mengkritik azan dan masjid bisa berujung pada tuduhan penistaan agama dengan ancaman 5 tahun penjaraan.

“Tidak ada yang berani untuk komplain soal itu di sini,” kata Rina.

Rina selalu terbangun dari tidurnya pukul 3 dini hari karena terusik suara pengeras suara dari masjid di dekat rumahnya.

Sumber: DetikNews

Arus Pendek Listrik, 5 Ruko di Kubu Raya Kalbar Hangus Terbakar

Jakarta

Kebakaran menghanguskan lima rumah toko (ruko) permanen di kawasan Pasar Melati, Jalan Adisucipto, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar). Api kebakaran disebut berasal dari arus pendek listrik.

Seperti dilansir Antara, kebakaran terjadi pada Kamis (14/10/2021), sekitar pukul 20.30 WIB. Lebih dari 40 mobil pemadam kebakaran (damkar) dari Kota Pontianak dan Kubu Raya dikerahkan untuk memadamkan api.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Jerrold Hendra Josef Kumontoy, mengatakan kebakaran ini berasal dari ruko sembako, yang selanjutnya merembet ke ruko emas, obat-obatan, pakaian, dan ruko penjahit yang berada di sampingnya.

“Berdasarkan saksi yang kami terima malam ini, kebakaran ini dikarenakan terjadinya arus pendek listrik sehingga menimbulkan korsleting,” kata AKBP Jerrold Hendra Josef Kumontoy.

Sejauh ini hasil koordinasi bersama petugas pemadam, belum ditemukan korban jiwa, dan kerugian akibat musibah kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp500 juta.

“Sampai saat ini kami terus melakukan pengamanan sangat ketat dan memasang police line di tempat kejadian perkara (TKP) untuk menghindari hal-hal yang merugikan pemilik ruko, mengingat di sini juga ada toko emas,” ujarnya.

Jerold menjelaskan bahwa seluruh emas yang ada di toko itu sudah diamanahkan oleh pemilik ruko melalui pengamanan ketat dari kepolisian.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kubu Raya sadar akan lingkungannya masing-masing khususnya listrik. Jangan sampai terjadi pelanggaran mengambil listrik yang tidak sesuai dan gunakanlah listrik secara hemat dan cermat. Jika tidak lagi digunakan silakan dimatikan,” katanya.

Jerold mengapresiasi respons cepat dari pemadam kebakaran Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, karena dengan respons dari damkar ini, api sudah bisa dijinakkan kurang lebih 15 menit saja.

“Pasca kebakaran ini, kami tetap melakukan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan, mengingat aktivitas di pasar ini dimulai jam 1 pagi. Jadi lokasi terjadinya kebakaran ini kami berikan police line dan lakukan olah TKP,” kata Jerold.

(rfs/rfs)

Sumber: DetikNews

Seorang Wanita Ditemukan Tewas di Hotel Pekanbaru, Ada Luka di Leher

Pekanbaru

Seorang wanita berinisial PR (47), ditemukan tewas tanpa busana di Pekanbaru, Riau. Korban diduga dibunuh di dalam hotel.

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Juper Lumbantoruan mengatakan korban ditemukan tewas sore tadi. Penemuan itu karena petugas curiga korban tak kunjung check out dari hotel.

“Sekitar pukul 15.00 Wib kami menerima laporan telah ditemukan mayat wanita di kamar Hotel Holiday. Lokasinya di Jalan Tanjung Datuk Pekanbaru,” terang Juper, Kamis (14/10/2021).

Dari laporan itu, Satreskrim langsung ke lokasi bersama Polsek Limapuluh. Hasil pengecekan di lokasi kejadian, terlihat korban tewas dengan kondisi terlentang tanpa busana.

“Korban ditemukan tergeletak di atas kasur tanpa busana. Kondisinya telah meninggal dan ditutupi kain seprei,” kata Juper.

Selanjutnya korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk proses pemeriksaan. Sementara saksi-saksi dari pegawai hotel mengatakan korban masuk hotel pada Rabu (13/10) pukul 14.00 WIB.

Korban masuk bersama seorang pria dan sempat terlibat keributan. Tak lama kemudian korban dan teman pria masuk dan tak kunjung keluar dari kamar tersebut.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Sumber: DetikNews

Terbaru

Populer