Beranda blog Halaman 868

KPK Usut Dugaan Korupsi Formula E Jakarta, JakPro Siap Kooperatif

Jakarta

KPK mulai mengusut dugaan korupsi dalam penyelenggaraan event Formula E di Jakarta. PT Jakarta Propertindo (Jakpro) buka suara.

Direktur Utama PT Jakpro, Widi Amanasto mengatakan pihaknya akan kooperatif jika KPK membutuhkan data. Dia menyerahkan proses itu kepada KPK.

“Kita siap kooperatif dan menjalani berbagai ketentuan hukum yang berlaku, saat ini masih berproses semua dikembalikan prosesnya ke KPK,” kata Widi, kepada wartawan, Kamis (4/11/2021).

Sebelumnya, KPK mulai menyelidiki kasus dugaan korupsi Formula E DKI Jakarta. KPK pun telah meminta keterangan kepada beberapa pihak untuk mengumpulkan data perihal kasus ini.

“Betul, KPK sedang meminta permintaan keterangan dan klarifikasi kepada beberapa pihak guna mengumpulkan bahan data dan keterangan ataupun informasi yang diperlukan oleh tim penyelidik,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (4/11/2021).

Ali menerangkan pengusutan kasus dugaan korupsi Formula E DKI Jakarta ini sebagai tindak lanjut laporan dari masyarakat. Ali menyebut pihaknya saat ini dalam tahap penyelidikan untuk pengumpulan keterangan.

“Kegiatan ini tentu sebagai tindak lanjut dari informasi yang disampaikan masyarakat ihwal penyelenggaraan Formula E di DKI Jakarta kepada KPK. Namun, karena masih proses awal pengumpulan bahan keterangan, maka materi penyelidikan tidak bisa kami sampaikan saat ini,” ucapnya.

(eva/idn)

Sumber: DetikNews

Pesan-pesan Komisi V DPR Agar Kecelakaan di Tol Tak Terulang

Jakarta

Kecelakaan tunggal terjadi di Tol Jombang KM 672-400A hingga menewaskan Vanessa Angel dan suami. Ketua Komisi V DPR Lasarus memberikan beberapa pesan kepada para pengendara.

Lasarus meminta para pengendara untuk selalu siap dalam melakukan perjalanan jauh. Baik kesiapan mobil hingga sopir.

“Pertama tentu kepada semua yang akan melakukan perjalanan via mobil dengan jarak tempuh yang jauh haris dipastikan mobil yang akan digunakan dalam kondisi siap dan sopir yang membawa dalam keadaan sehat dengan dipastikan sebelum membawa mobil beristirahat yang cukup sehingga tidak mudah ngantuk saat membawa kendaraan,” kata Lasarus, kepada wartawan, Kamis (4/11/2021).

Lasarus menilai kesiapan sopir penting untuk dipastikan. Terlebih di jalur tol yang panjang.

“Selanjutnya terkait jalan tol yg mulus bisa membuat ngantuk itu relatif ya, sopir prinsip harus siap,” ujarnya.

Lebih lanjut, Lasarus meminta operator jalan tol untuk menginvestigasi kejadian ini. Sehingga menurutnya tidak lagi kejadian serupa.

“Untuk operator jalan tol kalau memang benar kejadian serupa sering terjadi ya perlu dilakukan investigasi mendalam untuk memastikan apa penyebab utamanya, dan perlu dicari jalan keluarnya agar kejadian serupa bisa diatasi,” tuturnya.

Sebelumnya, mobil yang ditumpangi Vanessa Angel ini diisi lima penumpang. Vanessa Angel dan suaminya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Tiga orang lainnya mengalami luka-luka, yakni anak Vanessa, Gala Sky Ardiansyah menderita luka ringan, lalu baby sitter Gala, Siska Lorensa mengalami luka berat dan sopir, Tubagus Joddy mengalami luka ringan.

(eva/idn)

Sumber: DetikNews

Disambut Isak Tangis, Jenazah Vanessa Angel-Suami Tiba di Rumah Duka Jakbar

Jakarta

Jenazah Vanessa Angel dan suaminya, Febri Ardiansyah atau Bibi yang tewas dalam kecelakaan maut di Tol Jombang telah tiba di rumah duka di Perumahan Mediterania, Jakarta Barat (Jakbar). Kedatangan ambulans yang membawa jenazah keduanya langsung disambut isak tangis keluarga dan kerabatnya.

Pantauan detikcom, Jumat (5/11/2021), jenazah keduanya tiba sekitar pukul 04.25 WIB. Jenazah mereka dibawa oleh ambulans RS Bhayangkara Polda Jatim.

Tampak keluarga Vanessa dan Bibi menyambut kedatangan jenazah. Mereka menangis, terutama mertua Vanessa, Haji Faisal, yang terlihat sangat terpukul.

Jenazah Vanessa Angel dan suami tiba di JakartaJenazah Vanessa Angel dan suami tiba di Jakarta Foto: Adhyasta/detikcom

Adapun jenazah dibawa oleh 2 ambulans yang terpisah. Ambulans pertama membawa jenazah Vanessa Angle.

Jenazahnya yang ada di dalam peti warna putih langsung dimasukkan ke dalam rumah duka. Setelah itu, jenazah Bibi Ardiansyah di ambulans yang berbeda baru dikeluarkan setelahnya.

Seperti diketahui, Vanessa Angel dan keluarganya mengalami kecelakaan di Tol Jombang dari arah Nganjuk ke Surabaya Km 672+400/A. Mobil Pajero warna putih yang ditumpangi Vanessa Angel dan keluarganya itu menabrak pembatas jalan tol, sehingga berputar dan berhenti di tengah jalan tol.

Vanessa Angel, yang duduk di jok belakang sebelah kiri, terlempar keluar dari dalam mobil. Sementara suaminya yang duduk di jok depan samping sopir terjepit.

Vanessa Angel dan Bibi meninggal dunia akibat kecelakaan tragis tersebut. Dugaan awal, penyebab kecelakaan diakibatkan karena sopir mengantuk.

Adapun polisi menyiapkan pengawalan untuk mengantar jenazah Vanessa dan suaminya ke pemakaman di Taman Makam Islam Malaka, Pesanggrahan, Jaksel.

“Untuk bergeser ke makam, kebetulan sesuai rencana sekarang itu kita sebagian wilayah kita, wilayah Kembangan. Sebagian lagi, pemakamannya di wilayah (Jakarta) Selatan. Jadi kita saling koordinasi. Mungkin ada di lalu lintas, ada perlu di perempatan Srengseng Asem,” ujar Kapolsek Kembangan Kompol M Khoiri saat ditemui di rumah duka Vanessa, Kamis (4/11) malam.

Khoiri mengatakan polisi sedang mempertimbangkan apakah akan menutup jalan saat ambulans yang membawa jenazah Vanessa melintas ke pemakaman besok pagi. Jika macet, maka bakal dilakukan penutupan.

“Kita lihat situasi dan kondisinya. Kalau perlu kita tutup sementara, ya kita lakukan penutupan. Kalau situasi normal, nanti kita lihat situasi,” ucapnya.

(drg/fas)

Sumber: DetikNews

Polisi Ringkus WNA Pelaku Penipuan Modus Black Dollar di Jakbar

Jakarta

Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) mengamankan dua pelaku penipuan dengan modus uang palsu atau black dollar. Salah satu pelaku tersebut merupakan WNA.

“Benar anggota kami telah mengamankan beberapa pelaku penipuan dengan modus black dollar yang telah merugikan warga,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/11/2021).

Dalam kesempatan yang sama, Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono menyebut jika pelaku menawarkan korban untuk menjadi investor peternakan ayam. Pelaku tersebut menjanjikan keuntungan berlipat ganda dalam bentuk mata uang dollar kepada korban.

“Kasusnya penipuan, pelaku menawarkan untuk jadi investor usaha ternak ayam,” ucap Joko.

Kemudian, seiring berjalannya waktu uang tersebut tidak kunjung balik modal. Ini menyebabkan korban mengalami kerugian.

“Tapi duit yang dijanjikan ternyata palsu dan duit korban juga dibawa,” ujarnya.

Kemudian, korban penipuan melapor ke Polres Metro Jakarta Barat. Setelah itu, polisi berhasil mengamankan pelaku penipuan.

Kini, kedua pelaku tersebut dibawa ke Polres Metro Jakarta Barat untuk diperiksa lebih lanjut. Hingga kini, polisi masih belum membeberkan jumlah kerugian dari korban secara rinci.

Nantinya hal tersebut bakal disampaikan pihak kepolisian dalam waktu dekat sama konferensi pers.

(ain/fas)

Sumber: DetikNews

Kasus CPNS Fiktif Naik Penyidikan, Anak Nia Daniaty Diperiksa Lagi Besok

Jakarta

Kasus dugaan tes CPNS fiktif dengan terlapor anak Nia Daniaty, Olivia Nathania, masih bergulir di Polda Metro Jaya. Oi sapaan akrab Olivia bakal kembali diperiksa besok.

“Besok rencana ON ini akan hadir untuk kita lakukan pemeriksaan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (4/11/2021).

Menurut Yusri, sedianya Olivia diperiksa hari ini di Polda Metro Jaya. Namun, pemeriksaan urung dilakukan dan diundur besok.

“Hari ini sebenarnya kami jadwalkan untuk pemanggilan saudari ON. Tetapi kemungkinan karena hari ini yang bersangkutan ada halangan, maka diminta tunda besok,” tutur Yusri.

Lebih lanjut Yusri menambahkan, pemeriksaan kepada Olivia besok digunakan untuk melengkapi berkas perkara yang ada. Usai pemeriksaan Olivia, polisi bakal segera melakukan gelar perkara untuk menentukan status anak dari Nia Daniaty tersebut.

“Mudahan-mudahan besok ini semua sudah rampung dan akan lanjut dengan gelar perkara. Apakah On ini bisa ditetapkan sebagai tersangka atau tidak,” ungkap Yusri.

Pihak Oi Ngaku Belum Terima Surat Panggilan

Dihubungi terpisah, pengacara Olivia Nathania, Susanti Agustina, mengaku hingga saat ini pihaknya tidak mengetahui jika kliennya akan diperiksa lagi oleh polisi besok. Susanti mengaku belum menerima surat panggilan pemeriksaan.

“Belum ada pemanggilan. Saya belum dapat informasinya,” ujar Susan.

Sumber: DetikNews

TransJakarta Kini Beroperasi Sampai Pukul 24.00 WIB Selama PPKM Level 1

Jakarta

Provinsi DKI Jakarta kini menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1. Dengan turunnya level PPKM tersebut, TransJakarta memperpanjang waktu operasionalnya hingga pukul 24.00 WIB dan kapasitas 100 persen.

“Sehubungan dengan secara resmi ditetapkannya Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Ibukota DKI Jakarta menjadi Level 1 (satu) oleh pemerintah, jam operasional Transjakarta kembali melakukan penyesuaian menjadi pukul 05.00 WIB-24.00 WIB dari sebelumnya 05.00 WIB-22.00 WIB,” kata Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transjakarta, Angelina Betris, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/11/2021).

“Perpanjangan layanan ini akan memfasilitasi seluruh masyarakat dengan Angkutan Malam Hari (AMARI) Bus Transjakarta dengan kapasitas angkutan 100 persen di seluruh rute Layanan BRT Transjakarta (Koridor 1-Koridor 13),” tambahnya.

Dia menyebut kebijakan ini merupakan tindaklanjut dari Keputusan Gubernur (Kepgub) Gubernur DKI Jakarta Nomor 1312 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 1 Corona Virus Disease 2019 dan Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Nomor 459 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Pembatasan Kapasitas Angkut dan Petunjuk Teknis Pembatasan Kapasitas Angkut dan Waktu Operasional Sarana Transportasi Pada Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 Corona Virus Disease.

Untuk selalu mendapatkan informasi terbaru tentang Transjakarta bisa mengakses media sosial Transjakarta di Twitter @PT_Transjakarta dan Instagram @pt_transjakarta. Serta gunakan selalu aplikasi TIJE untuk mendukung mobilitas.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi menerapkan PPKM level 1 di Ibu Kota. PPKM level 1 berlaku selama 14 hari ke depan hingga 15 November.

Ketentuan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 1312 Tahun 2021 tentang pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 COVID-19. Kepgub ini diterbitkan untuk menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 57 Tahun 2021.

Adapun penetapan level wilayah berpedoman pada indikator penyesuaian upaya kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial dalam penanggulangan pandemi COVID-19 yang ditetapkan oleh Menkes RI dan ditambahkan indikator capaian total vaksinasi dosis 1 (satu) dan vaksinasi dosis 1 (satu) lanjut usia.

“Alhamdulillah, ini patut kita syukuri. Dan ini tidak lepas dari kerja kolosal kita bersama. Khususnya saya mengapresiasi kepada tim tracer dan vaksinasi di DKI yang terus bekerja keras memastikan pandemi tetap terkendali di Jakarta sehingga bisa mencapai level 1. Juga masyarakat yang terus disiplin menjaga prokes,” kata Anies dalam keterangan tertulis, Rabu (3/11).

(fas/idn)

Sumber: DetikNews

KPK Mulai Usut Dugaan Korupsi, Wagub DKI Harap Tak Ganggu Formula E

Jakarta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengusut dugaan korupsi dalam penyelenggaraan event Formula E di Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berharap pemeriksaan tak mengganggu event balap mobil listrik yang digelar tahun depan.

“Tentu harapan kita semua tidak akan ada masalah dan mudah-mudahan tidak mengganggu proses event Formula E di tahun 2022,” kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (4/11/2021).

Riza mengatakan pihaknya menghormati proses hukum yang bergulir di KPK. Di sisi lain, Politikus Gerindra itu meyakini seluruh program yang dijalankan Pemprov telah melalui perencanaan matang hingga disetujui oleh DPRD DKI.

“Yang pasti semua program-program di DKI Jakarta melalui proses panjang, mulai dari perencanaan, pengusulan dari pemprov sampai pembahasan di DPRD dan sampai persetujuan penetapan bersama DPRD. Jadi tidak ada program yang ujug-ujug begitu. Semuanya berproses,” jelasnya.

Informasi awal yang diterima Riza, KPK telah memintai keterangan kepada sejumlah pihak, salah satunya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI, Achmad Firdaus. Kendati demikian, Riza enggan membeberkan lebih rinci dan memilih menunggu hasil pemeriksaan dari KPK.

“Kami hormati semua proses yang ada di KPK, kita tunggu hasilnya,” imbuhnya.

Sebelumnya, KPK mulai menyelidiki kasus dugaan korupsi Formula E DKI Jakarta. KPK pun telah meminta keterangan kepada beberapa pihak untuk mengumpulkan data perihal kasus ini.

“Betul, KPK sedang meminta permintaan keterangan dan klarifikasi kepada beberapa pihak guna mengumpulkan bahan data dan keterangan ataupun informasi yang diperlukan oleh tim penyelidik,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (4/11/2021)

Ali menerangkan pengusutan kasus dugaan korupsi Formula E DKI Jakarta ini sebagai tindak lanjut laporan dari masyarakat. Ali menyebut pihaknya saat ini dalam tahap penyelidikan untuk pengumpulan keterangan.

“Kegiatan ini tentu sebagai tindak lanjut dari informasi yang disampaikan masyarakat ihwal penyelenggaraan Formula E di DKI Jakarta kepada KPK. Namun, karena masih proses awal pengumpulan bahan keterangan, maka materi penyelidikan tidak bisa kami sampaikan saat ini,” ucapnya.

Lebih lanjut Ali meminta publik terus mengawal kinerja KPK dalam upaya pemberantasan korupsi. Kata Ali, masyarakat adalah pengawas dan pendukung kinerja KPK.

Sebelumnya, KPK meminta para pengunjuk rasa yang mendesak Formula E diusut agar melaporkan ke saluran pengaduan masyarakat. Hal itu diharapkan KPK agar validitas informasi dapat segera ditindaklanjuti.

“KPK mendorong agar penyampaian aspirasi berupa pengaduan dugaan tindak pidana korupsi dapat dilakukan melalui saluran pengaduan masyarakat KPK. Hal ini penting agar kami bisa segera memeriksa validitas dan kelengkapan informasi awal yang diadukan,” kata Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (15/9).

(taa/idn)

Sumber: DetikNews

Firli Bahuri soal Kasus Formula E dan Aduan Bisnis PCR: KPK Tak Pandang Bulu

Jakarta

Ketua KPK, Firli Bahuri memastikan pihaknya tidak pandang bulu dalam mengurus perkara dugaan korupsi. Firli mengatakan KPK akan menindak tegas pelaku korupsi.

Diketahui, KPK hari ini mendapatkan laporan PRIMA terkait dugaan keterlibatan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir. Selain itu, KPK juga menyatakan sedang menyelidiki dugaan korupsi di Formula E DKI Jakarta.

“Terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi, termasuk dugaan korupsi formula E dan test PCR, kita sedang bekerja,” kata Firli kepada wartawan, Kamis (4/11/2021).

Firli mengatakan KPK selalu mendengar masukan-masukan dari masyarakat. Firli juga memastikan KPK tidak pandang bulu dalam mengusut suatu perkara korupsi.

“Prinsipnya, kita sungguh mendengar harapan rakyat bahwa Indonesia harus bersih dari korupsi. KPK tidak akan pernah lelah untuk memberantas korupsi siapapun pelakunya, kita akan tindak tegas sesuai ketentuan hukum. KPK tidak akan pandang bulu, KPK bekerja profesional sesuai kecukupan bukti,” ucap Firli.

Sumber: DetikNews

Pembunuhan Pria di Hutan Kota Bekasi Direncanakan, Pelaku Utama Diburu

Jakarta

Polisi telah mengungkap kasus penemuan mayat pria inisial AD (23) yang ditemukan dengan kondisi tangan terikat di Hutan Kota Bekasi, Jawa Barat. Mayat itu dipastikan merupakan korban pembunuhan berencana.

“Kasus ini adalah kasus pembunuhan berencana dengan tersangka utama DPO inisial P,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (4/11/2021).

Dua orang pelaku inisial B dan AW telah berhasil ditangkap polisi. Namun, pelaku inisial P yang berperan sebagai otak pembunuhan kini masih buron.

Yusri mengatakan tindakan pembunuhan berencana pelaku P berawal saat dia mengajak korban inisial AD (23) untuk bertemu di Hutan Kota Bekasi pada Minggu (24/10). Saat itu korban diajak mabuk oleh pelaku di lokasi.

“Kemudian pada saat mabuk itulah kemudian si P melaksanakan niatnya untuk menghabisi AD bersama teman-teman dengan peran masing-masing,” terang Yusri.

Dua pelaku B dan AW berperan dalam mengikat korban dengan tali dan memukul korban dengan tangan kosong. Namun, pelaku inisial P berperan dalam menghabisi nyawa korban dengan memukul wajah AD menggunakan batu.

“Dipukul dengan menggunakan batu oleh P dari hasil visum, menghantam kepala korban sehingga meninggal dunia dan kemudian korban sempat ditutup pakai ranting,” ujar Yusri.

Pelaku Utama Diimbau Menyerah

Pelaku B dan AW berhasil ditangkap polisi pada Kamis (28/10). Polisi pun telah memberikan ultimatum kepada pelaku P untuk segera menyerahkan diri.

“Kami kasih waktu untuk segera mungkin menyerahkan diri karena identitas sudah kita ketahui. Karena ini adalah otak daripada pembunuhan berencana terhadap korban,” tutur Yusri.

Kedua pelaku ditangkap oleh Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di bawah pimpinan AKBP Handik Zusen, Kompol Herman Edco Simbolon, Kompol Noor Marghantara, AKP Tomy Haryono, AKP Dimitri Mahendra Kartika, dan AKP Rulian Syauri.

Kedua pelaku kini ditahan di Polda Metro Jaya. Keduanya dijerat dengan Pasal 340 KUHP, Pasal 338 KUHP, dan Pasal 170 KUHP dengan ancaman maksimal pidana mati atau seumur hidup.

Sebelumnya, jasad korban ditemukan pada Rabu (27/10) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat ditemukan, kondisi mayat hampir membusuk dengan tangan terikat.

(ygs/mea)

Sumber: DetikNews

Vanessa Angel Tewas Kecelakaan, Ini 7 Hal yang Diketahui Sekarang

Jakarta

Vanessa Angel tewas dalam sebuah kecelakaan di Tol Jombang arah Surabaya KM 672, Jawa Timur. Suaminya, Febri Andiansyah alias Bibi juga tewas dalam kecelakaan nahas tersebut.

“Betul, A1, dipastikan Vanessa Angel dan suaminya tewas di tempat dalam kecelakaan di Tol Jombang,” kata Kasat Lantas Polresta Jombang AKP Rudi Purwanto kepada detikcom, Kamis (4/11/2021).

Berikut beberapa fakta terkait kecelakaan mobil yang menewaskan artis Vanessa Angel dan suaminya.

Ada 5 Orang dalam Mobil yang Ditumpangi Vanessa Angel

Vanessa Angel dan suaminya tewas dalam kecelakaan. Polisi menyebut total ada lima orang dalam mobil yang ditumpangi Vanessa Angel.

“Info awal ada kecelakaan tunggal antara satu kendaraan Pajero Sport putih dengan nopol B 1284 BJU dengan penumpang 5 orang,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko di Surabaya, Kamis (4/11/2021).

Dari kecelakaan tersebut, Vanessa Angel dan suaminya tewas. Sementara tiga lainnya luka-luka.

“2 orang MD dan 3 orang luka-luka. Penumpang MD atas nama Febri Andriansyah dan Vanessa Adzania,” tambahnya

Berikut daftar penumpang dalam mobil yang mengalami kecelakaan:

  1. Sopir
  2. Vanessa Angel
  3. Febri Ardiansyah
  4. Sisca Lorenza
  5. Anak Vanessa Angel

Anak Vanessa Angel Alami Luka-Luka

Anak Vanessa Angel dilaporkan mengalami luka-luka bersama dua orang lainnya. Sementara Vanessa dan suaminya tewas.

“Anaknya selamat, luka ringan. Di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya. Masih shocked semuanya, dari Jakarta mau ke Surabaya,” ujar Dirlantas Kombes Latif Usman, Kamis (4/11/2021).

Vanessa Angel Tewas Kecelakaan, Ini 7 Hal yang Diketahui SekarangVanessa Angel Tewas Kecelakaan, Ini 7 Hal yang Diketahui Sekarang Foto: dok. istimewa

Jenazah Vanessa Angel Dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya

Jenazah Vanessa Angel dan suaminya kini sudah dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya. Keduanya tewas di Tol Jombang arah Surabaya KM 672-400.

“2 orang MD dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko di Surabaya, Kamis (4/11/2021).

Gatot menyebut ada dua orang yang tewas dalam kecelakaan tersebut. Mobil Mitsubishi Pajero Sport putih nopol B 1284 BJU hancur usai kecelakaan.

“Benar telah terjadi laka lantas tunggal di tol Jakarta arah Surabaya pada pukul 12.36 WIB lokasi di KM 672+400A. Penumpang MD atas nama Febri Andriansyah dan Vanessa Adzania,” tambahnya.

Sementara itu, ada 3 orang lainnya yang mengalami luka-luka.

3 Korban Luka-luka Dilarikan ke RS Nganjuk

Tiga penumpang lainnya yang mengalami kecelakaan berhasil selamat. Mereka kini sudah dibawa ke RS Kertosono Nganjuk.

“Saat ini dalam proses evakuasi 3 orang luka dibawa ke RS Kertosono Nganjuk,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko di Surabaya, Kamis (4/11/2021).

Sopir Vanessa Angel mengalami luka serius. Namun identitasnya belum diketahui.

“Sopirnya mengalami luka serius, semacam luka berat,” kata Dirlantas Polda Jatim Kombes Usman Latif, saat dihubungi detikcom, Kamis (4/11/2021).

Latif mengatakan pihaknya belum mengetahui identitas sopir tersebut. Selain itu, korban luka lainnya yakni bernama Sisca Lorenza (21).

“Kalau Sisca ini saya belum tahu pasti, apakah adiknya atau babysitter, belum bisa kita mintai keterangan karena masih shocked,” imbuhnya

Baca selengkapnya soal kabar kecelakaan yang menewaskan Vanessa Angel di halaman selanjutnya.

Sumber: DetikNews

Terbaru

Populer