Beranda blog Halaman 861

Wabup B.Santoso Buka FGD Forum Pembangunan Ekonomi Bengkalis 2021

Bengkalis (Duri), Tribunriau – Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Bapedda mengelar Focus Grup Discussion (FGD) forum pembangunan daerah Kabupaten Bengkalis dengan tema; “Pembangunan Ekonomi Inklusif Berdayasaing Berbasis Potensi Daerah”, di Hotel Surya Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Rabu (10/11/21) pagi.   

Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso membuka secara resmi kegiatan tersebut dan turut dihadiri, Asisten II H. Eri Indra Putra, Ketua Komisi III DPRD Bengkalis H. Adri SE, Camat Bathin Solapan Aulia Army Efendi, Camat Pinggir Azuar, Camat Mandau Riki Rihardi, serta perwakilan Bundes se Kabupaten Bengkalis. 

Sebagai Narasumber pada forum tersebut, Disperindag Kop UKM Provinsi Riau Drs Asrizal M.Pd, Universitas Riau Dr Jahrizal, PT Rapp Wijatmoko Rah Trisno, IKPP Armadi, BPPSI Pekanbaru Fakhrullah, Dinas Perikanan Ir H. Herjawan, Dinas Ketahan Pangan H. Imam Hakim SIP M.Si, Direktur Polbeng Jhony Custer MT, Plt Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Rinto SE M.Si, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan H. Termizi. 

Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis ucapan terimakasih serta apresiasi, kepada semua pihak yang telah berperan aktif, berpartisipasi dan memiliki komitmen dalam membangun perekonomian Kabupaten Bengkalis.

“Mudah-mudahan melalui FGD ini, dapat memberikan energi positif, guna memperkuat dan meningkatkan sinergi, kolaborasi dan akselerasi kita bersama dalam mewujudkan Kabupaten Bengkalis bermarwah, maju dan sejahtera,” kata Bagus.

Dilanjutkan Wabup, melalui tema FGD hari ini “pembangunan ekonomi inklusif berdaya saing berbasis potensi daerah”, tentunya hal tersebut harus menjadi perhatian dan komitmen kita, terutama bagi perangkat daerah.Karena pembangunan ekonomi inklusif berdaya saing, merupakan sebuah strategi yang harus kita laksanakan, untuk meningkatkan kinerja perekonomian dengan perluasan kesempatan dan kemakmuran ekonomi, serta memberi akses yang luas pada seluruh lapisan masyarakat.

    “Kita Pemkab Bengkalis sesuai dengan visi daerah saat ini yakni, mewujudkan Kabupaten Bengkalis bermarwah, maju dan sejahtera, tentunya memiliki perhatian yang cukup besar, agar pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing dengan memanfaatkan segala potensi yang ada di daerah saat ini, dapat kita wujudkan. Melalui misi serta delapan program unggulan daerah,” ujar Bagus.

Wabup meneruskan,  membangun ekonomi daerah yang berdaya saing, terutama dalam merespon tantangan global di masa depan, kita tidak bisa hanya mengandalkan cara-cara biasa. Justru kita dituntut untuk bisa membuat kebijakan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Disinilah peran serta dari seluruh stakeholder sangat kita harapkan, terutama perangkat daerah. Dimana perangkat daerah harus saling bersinergi dalam mengungkit daya saing pembangunan berbasis inovasi, di mana titik tumpunya adalah efisiensi dan produktivitas.

“Ketergantungan kita khususnya Kabupaten Bengkalis terhadap migas harus kita kurangi, karena kita masih memiliki banyak potensi besar lainnya. Kita memiliki lahan tidur yang masih luas, kita memiliki potensi posisi strategis baik di daratan maupun dipesisir dan pulau, kita memiliki garis pantai dan laut yang luas, kita juga memiliki aneka kuliner tradisional yang lezat, kita memiliki aneka kerajinan yang belum teroptimalisasi dengan baik,” papar Bagus.

 Semua itu, sambungnya, adalah  potensi-potensi yang bisa kita kembangkan, sehingga ianya berdaya guna dan berhasil guna dalam menopang ekonomi daerah. Yang terpenting tentunya adalah inovasi dari masing-masing perangkat daerah, agar lebih kreatif melahirkan kebijakan yang bisa mengembangkan potensi – potensi lokal yang ada, tentunya dengan memenuhi seluruh variabel pilar ekonomi berdaya saing, yakni struktur ekonomi, potensi ekonomi, kemampuan keuangan daerah, ekosistem investasi, dan infrastruktur ekonomi.

Sebagai contoh, kita memiliki lahan kosong yang begitu luas, tentunya lahan tersebut harus termanfaatkan secara baik, agar memiliki nilai tambah. Seperti memanfaatkannya untuk penanaman ubi kayu. Karena ubi kayu saat ini memiliki potensi, tidak saja sebagai sumber pangan, akan tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku industri serta membuka lapangan kerja masyarakat.

“Oleh karenanya,  melalui FGD ini, kita dapat merumuskan sebuah rekomendasi yang bernas, bagi tumbuhnya ide dan pemikiran, agar kedepannya kita dapat menghadirkan pembangunan ekonomi inklusif berdaya saing berbasis potensi daerah, demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Bagus.

Setelah selesai acara pembukaan, acara dilanjutkan dengan penyampai materi oleh para narasumber dan ditutup dengan sesi tanya jawab. (jlr)

HNW Minta Pandemi Tak Surutkan Spirit Kepahlawanan Pemuda Masa Kini

Jakarta

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW)mengajak generasi milenial tidak meninggalkan spirit kepahlawanan sekalipun sedang berada di dalam kondisi pandemi COVID-19. Menurutnya, satu abad yang lalu Indonesia juga pernah diserang pandemi bernama flu Spanyol.

HNW menuturkan berdasarkan data Burgerlijke Geneeskundige Dienst/BGD pada zaman kolonial, flu tersebut menewaskan lebih dari satu juta orang di Hindia Belanda. Dalam bayangan pandemi dan perjuangan lepas dari penjajahan Belanda, para pemuda masih memaksimalkan potensinya.

“Mereka menghimpun diri dalam wadah Persatuan Indonesia, menghadirkan Kongres Pemuda Indonesia dan Kongres Perempuan Indonesia. Kedua kongres itu merupakan pilar penting menuju kemerdekaan Indonesia yang kemudian digawangi oleh BPUPKI, Panitia Sembilan, dan PPKI,” ujar HNW dalam keterangannya, Rabu (10/11/2021).

Dia mengungkapkan para pemuda dengan tokoh sentral Bung Tomo terus melanjutkan peran itu. Mereka termotivasi oleh Resolusi Jihad KH Hasyim Asyari (22/10/1945) yang menyemangati arek-arek Suroboyo untuk menyelamatkan Indonesia dari kembalinya penjajah Belanda. Peristiwa heroik tanggal 10 November 1945 itu pun oleh Presiden Soekarno melalui Keppres 316/1959 ditetapkan sebagai Hari Pahlawan.

“Mereka memberi keteladanan nyata, menjadi pahlawan bangsa dalam momen penuh tantangan. Yaitu, mempersiapkan, merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, justru saat mereka bertemu dengan kondisi pandemi Flu Spanyol dan penjajahan Belanda,” jelasnya.

“Oleh karena itu, pandemi COVID-19 dan kekhawatiran terjadinya neo-kolonialisme, mestinya bisa menghadirkan spirit para pahlawan dari kalangan pemuda (generasi milenial) yang menyelamatkan Indonesia. Dan membawa Indonesia menuju kejayaannya pada momen 1 Abad Kemerdekaan di tahun 2045 nanti,” imbuhnya saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari Pahlawan dan Launching Lomba Pidato Biografi Tokoh Bangsa Tingkat Nasional Fraksi PKS DPR-RI, Selasa (9/11).

Lebih lanjut, Wakil Ketua Majelis Syura PKS ini mengapresiasi kegiatan tahunan dengan tema kepahlawanan yang diselenggarakan oleh PKS. Dia menilai apa yang dilakukan PKS seharusnya menjadi contoh yang perlu dilakukan oleh partai politik.

Menurutnya, Parpol tidak seharusnya hanya sekedar berkegiatan mencari kekuasaan dan berkompetisi melalui Pemilu. Namun juga serius melakukan peran edukasi dan advokasi dengan menghadirkan semangat kebangsaan yang merujuk pada aktivitas keteladanan dan kepahlawanan para tokoh bangsa.

“Bagi PKS kegiatan ini juga penting untuk membuktikan identitasnya yang menerima dan menjadi bagian dari keberagaman sesuai dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Dengan cara ini PKS menghadirkan 8 tokoh agar para Pemuda menginternalisasi keteladanan mereka dengan mengikuti lomba pidato biografi tokoh bangsa. Tokoh tersebut di antaranya, Ir. Soekarno, Mohamad Hatta, Jenderal Sudirman, KH. Ahmad Dahlan, KH. Hasyim Asyari, Cut Nyak Dien, RA Kartini, dan Rahmah El-Yunusiyyah,” jekasnya.

Pemilihan para tokoh untuk dipelajari dan dipidatokan biografinya, kata dia, menunjukkan sebagai partai Islam, PKS mendorong semangat keislaman, juga semangat kebangsaan, cinta Indonesia dan perjuangan para Pahlawan, hingga penghormatan dan pemberdayaan perempuan.

“Sikap kepahlawanan bagi PKS adalah meneladani spirit para Pahlawan Bangsa. Dengan mengaktualisasi untuk menghadirkan kontribusi dan inspirasi bagi kemajuan kemanusiaan, memberi manfaat yang nyata pada kehidupan kemanusiaan, berbangsa dan bernegara, sekarang dan yang akan datang, terlepas dari sudah diakui atau belum diakui oleh negara,” ungkapnya.

“Oleh karena itu PKS mengakui dan mengusulkan agar Rahmah El-Yunusiyyah yang memperjuangkan pendidikan dan lembaga Pendidikan khusus bagi Perempuan, sehingga menginspirasi Universitas Al Azhar di Kairo untuk mendirikan Fakultas khusus untuk Perempuan, agar Pemerintah menganugerahi gelar Pahlawan Nasional juga,” pungkasnya.

(akd/ega)

Sumber: DetikNews

Rektor Akan Tindak BEM Unmul Gegara Posting Ma’ruf ‘Patung Istana’

Jakarta

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mulawarman (Unmul) memposting seruan aksi terkait kedatangan Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin ke Samarinda. Postingan tersebut jadi sorotan karena dinilai mengandung pencemaran nama baik Ma’ruf.

Postingan seruan aksi dari BEM Unmul tersebut diposting pada Selasa (2/11) lalu. Pada hari tersebut, Ma’ruf juga dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Samarinda.

BEM Unmul memposting seruan aksi tersebut melalui akun Instagram @bemkmunmul.

Dalam postingan tersebut, terdapat foto Ma’ruf Amin. Dan pada bagian bawahnya terdapat kalimat “Kaltim Berduka Patung Istana Merdeka Datang ke Samarinda”.

Rektor Unmul Prof Dr H Masjaya memberi tanggapan terkait postingan BEM Unmul tersebut. Respons itu disampaikan lewat situs resmi Unmul.

Pihak Unmul sendiri menilai substansi postingan tersebut dengan sebutan ‘merendahkan kewibawaan dan martabat’ Ma’ruf. Pihak Unmul tidak sependapat dengan postingan tersebut.

“Sejak awal adanya unggahan tersebut tidak sependapat dan mengecam keras substansi dari unggahan tersebut,” kata Masjaya seperti dilihat detikcom, Rabu (10/11/2021).

Ada 6 poin respons dari Rektor Unmul terkait postingan BEM Unmul. Berikut isinya:

Press Release Universitas Mulawarman terkait dengan Unggahan pada Instagram @bemkmunmul

Menyikapi unggahan pada media sosial Instagram dengan akun @bemkmunmul pada hari Selasa tanggal 2 November 2021 terkait seruan aksi Kaltim Berduka yang substansinya mengarah pada merendahkan kewibawaan dan martabat Wakil Presiden Republik Indonesia (Bapak KH Ma’ruf Amin), maka berdasarkan hasil rapat pimpinan, Universitas Mulawarman menyatakan sikap sebagai berikut:

1. Sejak awal adanya unggahan tersebut tidak sependapat dan mengecam keras substansi dari unggahan tersebut.

2. Unggahan tersebut bukan merupakan pendapat resmi yang merepresentiasikan Universitas Mulawarman secara kelembagaan.

3. Menyesalkan unggahan tersebut dan meminta maaf kepada Wakil Presiden Republik Indonesia (Bapak KH Ma’ruf Amin) dan masyarakat Indonesia atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat unggahan tersebut.

4. Menginstruksikan kepada Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Mulawarman (BEMKM Unmul) untuk menghapus unggahan tersebut.

5. Menginstruksikan BEMKM Unmul untuk meminta maaf kepada Wakil Presiden Republik Indonesia (Bapak KH Ma’ruf Amin), masyarakat dan Universitas Mulawarman atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan unggahan tersebut.

6. Segera melakukan tindakan internal untuk mengambil langkah-langkah tegas kepada BEMKM Unmul.

Samrinda, 4 November 2021
Rektor

Prof Dr H Masjaya, MSi

Simak soal postingan BEM Unmul hingga berujung panggilan polisi di halaman selanjutnya.

Sumber: DetikNews

Kasasi Ditolak, Eks Direktur Pertamina EPC ADK Tetap Dibui 10 Tahun

Jakarta

Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi mantan Direktur Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu Alas Dara Kemuning (EPC ADK), Perry Widyananda. Perry tetap dihukum 10 tahun penjara karena korupsi pengeboran minyak dengan proyek senilai lebih dari Rp 400 miliar.

“Amar putusan tolak JPU dan terdakwa,” demikian bunyi putusan MA, Rabu (10/11/2021).

Duduk sebagai ketua majelis Suhadi dengan anggota Agus Yunianto dan Gazalba Saleh. Duduk sebagai panitera pengganti dalam perkara 3936 K/PID.SUS/2021 adalah Agustina Dyah Prasetyaningsih.

Sebagaimana diketahui, kasus bermula saat Perry mengajukan usulan re-rentry ke SKK Migas sebanyak 4 sumur pada 2014. Kemudian disetujui menjadi 5 sumur dengan total nilai Authorization for Expenditure (AFE) kelima sumur sebesar USD 35 juta. Dalam pelaksanaannya, Perry membuat Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar USD 34 juta (sekitar Rp 484 miliar, kurs 10 November 2021-red).

Sebelum dilakukan pelelangan, Perry melakukan serangkaian pertemuan dengan calon peserta tender. Selanjutnya terjadi runutan patgulipat sehingga tender pengeboran itu bermasalah. Perry kemudian dihadirkan jaksa ke pengadilan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pada 15 Juli 2020, PN Jakpus menyatakan Perry telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dalam dakwaan subsider penuntut umum. Perry dijatuhi hukuman 8 tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan.

Atas hal itu, Perry mengajukan banding dengan harapan hukumannya diringankan. Adapun jaksa mengajukan banding dengan harapan Perry dihukum 12 tahun penjara. Apa kata majelis tinggi?

“Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa dengan pidana penjara selama 10 tahun dan denda sebesar Rp 400 juta, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan kurungan selama 6 bulan,” ujar majelis yang diketuai M Yusuf, dengan anggota Sri Andini, Singgih Budi Prakoso, Jeldi Ramadan, dan Alfat Akbar

PT DKI Jakarta memperberat hukuman dengan alasan kerugian negara yang ditimbulkan oleh perbuatan Perry cukup besar. Selain itu, memperberat pidana bagi koruptor supaya memberi efek jera dan diharapkan akan memutus mata rantai korupsi.

“Bahwa perbuatan Terdakwa amat tidak terpuji karena sudah dari sejak awal telah berniat untuk korupsi dan menciptakan peluang untuk korupsi dengan bekerja sama dengan Andy Rieke Lam selaku Direktur PT ABS agar tender dimenangkan oleh PT ABS untuk memuluskan persekongkolan jahatnya,” ujar ketua majelis pada Desember 2020.

Sumber: DetikNews

Truk Kelebihan Muatan Bakal Kena Tilang di Tol Jakbar

Jakarta

Truk angkutan barang melebihi dimensi dan ketentuan daya angkut (ODOL) di Tol JORR W2 Utara Ruas Ululajmi-Kebon Jeruk KM 10+200 arah Kebon Jeruk, Jakarta Barat akan ditilang. Penilangan dilakukan mulai hari ini hingga besok.

“Penindakan akan dilakukan hingga besok,” ujar Direktur Utama PT Marga Lingkar Jakarta Ari Wibowo kepada wartawan di lokasi, Rabu (10/11/2021).

Dalam operasi penindakan kali ini, setiap truk yang lewat akan dilakukan penimbangan untuk diketahui jumlah muatannya. Nantinya jika muatan melebihi kapasitas kendaraan akan ditilang di tempat oleh petugas.

Penimbangan dilakukan dengan menggunakan alat timbang portable, yakni weight in motion (WIM). Cara kerjanya pengemudi truk akan melintasi timbangan portabel ini untuk diketahui berat muatan yang dibawa kendaraan.

“Maksimal berat kendaraan dan muatan itu 24 ton,” kata Ari.

Kendaraan yang ketahuan melebihi muatan akan diberikan stiker berwarna merah di badan depan mobil. Kemudian bagi volume kendaraan melebihi ukuran yang sesuai maka akan ditandai petugas.

“Dilakukan seperti ini untuk menjadi tanda bahwa kendaraan mereka ini melanggar aturan,” jelasnya.

Diketahui ODOL merupakan bentuk pelanggaran aturan yang sangat berbahaya bagi keselamatan pengemudi dan pengguna jalan lain. Ari berharap dengan adanya operasi penindakan ini dapat memberikan efek jera dan menekan jumlah pelanggaran di jalan tol.

“Operasi ODOL ini merupakan wujud komitmen sinergi dan tindak tegas dalam upaya mewujudkan jalan tol bebas ODOL. Semoga kegiatan ini selain memberikan efek jera juga dapat menekan jumlah pelanggaran yang berdampak resiko kecelakaan di jalan tol,” jelasnya.

(ain/idn)

Sumber: DetikNews

Hari Pahlawan, Jokowi: Krisis-Pandemi Dapat Kita Lalui Berkat Para Pejuang

Jakarta

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan selamat Hari Pahlawan. Jokowi mengatakan, meski ujian zaman tak berkurang, namun bangsa Indonesia semakin kokoh.

Ucapan selamat Hari Pahlawan itu disampaikan Jokowi melalui akun media sosialnya, Rabu (10/11/2021). Jokowi turut mengunggah video animasi yang menunjukkan sosok pahlawan dari zaman kemerdekaan hingga saat ini.

“Ujian zaman tak berkurang, tapi bangsa ini semakin kokoh bagaikan karang,” kata Jokowi.

Jokowi melanjutkan, krisis, resesi maupun pandemi dapat dilalui Indonesia berkat para pejuang. Mereka, kata dia, selalu hadir di saat dibutuhkan bangsa dan negara.

“Krisis, resesi, dan pandemi akan dapat kita lalui berkat para pejuang yang selalu hadir di semua palagan pengabdian saat dibutuhkan,” ungkapnya.

Pimpin Upacara Hari Pahlawan

Jokowi pagi ini juga memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Upacara tersebut digelar secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

View this post on Instagram

A post shared by Joko Widodo (@jokowi)

Sumber: DetikNews

Tantang Greanpeace Buka Data Deforestasi, KLHK: Akurasi Kami 95%

Jakarta

Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menantang Greenpeace Indonesia untuk membuka basis data dan analisis mereka terkait deforestasi di Indonesia. KLHK mengklaim data yang dimilikinya terkait deforestasi dan reforestasi punya dasar keilmiahan sangat kuat dengan akurasi mencapai 90-95%.

Sistem pemantauan oleh KLHK dilakukan dengan dukungan citra satelit milik sejumlah lembaga kredibel seperti RBI (Rupa Bumi Indonesia), Lapan, dan NASA, serta pemeriksaan di lapangan. Hasilnya kemudian masih diverifikasi dan divalidasi lembaga internasional terkait.

“Kami ini sudah merecord data sejak tahun 1990 dan update setiap tahun melalui sistem yang sudah jelas (settle) dan diakui secara Internasional. Kami punya base science sangat kuat dengan akurasi mencapai 90-95%,” kata Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Ruandha Agung Sugardiman saat berbincang dengan tim Blak-blakan detikcom, Senin (8/11/2021).

Ia kemudian memaparkan data deforestasi dimaksud sejak 1990-2020. Dari grafik yang disampaikan terlihat pada 2019 -2020 angkanya sebesar 115,5 ribu ha, sedangkan deforestasi 2018-2019 sebesar 462,5 ribu ha. Data itulah yang dikutip Presiden Jokowi bahwa deforestasi di Indonesia 2019/2020 terendah dalam 20 tahun terakhir.

“Apakah salah bila Bapak Presiden menyatakan ini terendah selama 20 tahun terakhir pada foum COP-16 di Glasgow kemarin?” tegas Ruandha. Jika Greenpeace masih tidak percaya, dia melanjutkan, pihaknya bersedia untuk membongkar semua data. “Ayo kita sandingkan, bagaimana basis data dan analisisnya,” kata Ruandha Agung Sugardiman.

Kenapa deforestasi 2019-2020 sangat sedikit? Menurut Ruandha Agung Sugardiman karena ada kebijakan untuk menghentikan semua izin baru di lahan gambut dan hutan primer. Berikutnya adalah pengendalian kebakaran hutan dan lahan sehingga hot spot menurun hingga 82%. Intervensi di lapangan dilakukan dengan patroli rutin yang melibatkan banyak instansi terkait.

“Kami juga memulihkan gambut, modifikasi cuaca bekerja sama dengan BPPT, BMKG, TNI, serta kodam-kodam di daerah, selain melibatkan masyarakat peduli api, serta penegakkan hukum,” bebernya. Di tengah kondisi pandemic, ia melanjutkan, pihaknya tetap melakukan modifikasi cuaca (hujan buatan) dengan menebar jutaan kg garam di atas wilayah Sumatera dan Kalimantan agar gambut tetap basah.

Untuk diketahui, Greenpeace Indonesia menyampaikan data berbeda dengan yang disampaikan Presiden Jokowi. Deforestasi di Indonesia justru meningkat dari sebelumnya 2,45 juta ha (2003-2011) menjadi 4,8 juta ha (2011-2019). Lembaga ini juga menyebut penurunan angka kebakaran hutan dan lahan pada 2020 – 2021 lebih disebabkan oleh gangguan anomali fenomena La Nina, bukan sepenuhnya hasil upaya langsung pemerintah.

Terkait data deforestasi yang disampaikan, Greenpeace Indonesia tidak menjelaskan dengan rinci periodesasi pemerintahan saat deforestasi itu terjadi. Pemerintahan Jokowi baru berlangsung sejak Oktober 2014, sementara deforestasi di Indonesia yang terjadi pada 2003-2011 seluas 2,45 juta ha, 2011-2012 seluas 613.500 ha, 2012-2013 seluas 728 ribu ha, 2013-2014 seluas 397.400 ha. Khusus pada 2014-2015, deforestasi melonjak seluas 1.092.000 ha. Tapi ini masih terkait dengan kebijakan atau izin yang diberikan pemerintahan sebelum Jokowi.

(jat/jat)

Sumber: DetikNews

Punya Kompleks Perumahan, Brimob di Labuan Bajo Tak Lagi Tinggal di Bedeng

Jakarta

Pasukan Brimob Kompi 4 Batalyon B Satuan Brimob Daerah Polda NTT kini memiliki tempat tinggal yang jauh lebih nyaman. Para personel tak perlu lagi tinggal di bedeng.

“Kami ucapkan terimakasih kepada pimpinan Polri dalam hal ini Bapak Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo) dan Kapolda NTT (Irjen Lotharia Latif) yang telah meresmikan pembangunan Mako Brimob. Kami sangat bangga dan bahagia,” ungkap Lusia Suriyanti, istri salah satu personel, dikutip detikcom dari keterangan tertulis Bid Humas Polda NTT, Selasa (9/11/2021).

Lusia menceritakan sebulan pertama suaminya berdinas di Labuan Bajo, Latif pernah mengunjungi Mako Brimob Kompi 4 Batalyon B Satuan Brimob Daerah Polda NTT. Saat itu kondisinya personel yang masih berstatus lajang dan yang sudah berkeluarga tinggal dalam satu bangunan bedeng.

“Jadi keluarga besar saat itu tinggal gabung antara anak bujang dengan keluarga, di mana menyekat rumah itu dengan menggunakan tripleks. Jadi kurang lebih satu keluarga mendapatkan ukuran 3 x 4 meter dan menggunakan kamar mandi dan wc umum yang sama,” jelas Lusia.

Lusia mengatakan Latif lalu berjanji akan kembali ke Mako Brimob kompi 4 Batalyon B Satuan Brimob Daerah Polda NTT dan mengupayakan pembangunan hunian layak bagi para personel.

“Saat itu kami merasakan cinta Tuhan itu nyata dan hadir melalui tangan Pak Kapolda,” terang Lusia.

Saat ini sebanyak 20 rumah tipe 36 berdiri di atas tanah hibah dari Pemkab Manggarai Barat. Rumah dibangun dengan spesifikasi tahan gempa, dengan tenaga para personel Brimob setempat.

Tempat tinggal baru untuk pasukan Brimob Kompi 4 Batalyon B Polda NTTTempat tinggal pasukan Brimob Kompi 4 Batalyon B Polda NTT saat masih di bedeng (Foto: dok. Istimewa)

Rumah terdiri dari dua kamar dan telah dilengkapi fasilitas listrik. Saat ini sebagian rumah masih dalam tahap penyelesaian.

“Terima kasih Bapak Kapolri, terima kasih Bapak Panglima TNI, terima kasih Bapak Kapolda NTT, terima kasih Bapak Dansatbrimob NTT yang sudah sangat memberikan kami bantuan. Terima kasih, semoga Tuhan memberkati kita semua,” ungkap Lusia.

Masih dari rilis Bidang Humas Polda NTT, Irjen Latif menerangkan alasannya berinisiatif membangunkan 20 rumah, yakni rasa kemanusiaan. Latif menerangkan proses yang cukup berat dan tidak mudah, mengingat lokasi tempat pembangunan awalnya berupa lahan hutan dan berbukit serta berbatu.

“Apresiasi saya ke seluruh anggota, pak Dansat Brimob dan khususnya pak Dangki Brimob serta Pemerintah Daerah Manggarai Barat telah bahu membahu siang malam bekerja meratakan dan mendirikan rumah ini. Mudah-mudahan tugas terbaik yang kita lakukan ini nanti akan menjadi suatu peninggalan buat generasi kita ke depan,” tutur Latif.

Latif bersyukur Kompleks Brimob Presisi diresmikan langsung oleh Jenderal Sigit dan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto. Latif menuturkan dirinya juga menyampaikan kondisi Brimob di Sumba yang menurut Latif juga membutuhkan perhatian.

“Tentu saja banyak hal yang saya sampaikan kepada Beliau (Kapolri), apalagi Brimob di NTT ini sudah bertamabah menjadi tiga batalion. Saya kemarin melihat batalion yang di Sumba juga demikian, perlu juga sentuhan,” terang Latif.

“Siapapun kapoldanya, menurut saya harus punya kepedulian terhadap Brimob. Karena Brimob ini adalah pasukan yang kita andalkan dan juga tidak boleh tergantung dengan siapapun, sedikit pun. Harus kita lakukan perubahan,” pungkas Latif.

(aud/jbr)

Sumber: DetikNews

Banjir di Banjarmasin Surut, 5 Kecamatan Masih Diimbau Waspada Efek La Nina

Jakarta

Banjir yang melanda Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan telah surut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin melaporkan tidak ada kerusakan akibat banjir.

Banjir itu sebelumnya terjadi sejak Senin (8/11) pukul 20.00 WITA lalu. Banjir berendam Kelurahan Belitung Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat dengan tinggi muka air 20 sampai 30 centimenter.

“Saat ini banjir sudah surut dan tidak ada kerusakan karena genangan banjir tidak berarus dan hanya merendam wilayah beberapa jam saja,” ujar Hanafi, Staf Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Banjarmasin, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/11/2021).

BPBD Kota Banjarmasin melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan pihak terkait dalam upaya penanganan pascabanjir, salah satunya dengan kegiatan normalisasi sungai dan kanal yang berpotensi menyebabkan banjir.

Diketahui banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang memicu Sungai Kerokan meluap dan merendam pemukiman warga.

“Kami melakukan pengerukan dan pembongkaran material yang menutup atau mengganggu akses aliran sungai serta kanal kecil,” tutur Hanafi.

Untuk mengantisipasi potensi banjir BPBD Kota Banjarmasin juga telah mempersiapkan kebutuhan logistik untuk mendukung upaya penanganan tanggap darurat.

“Sampai saat ini kebutuhan logistik telah kami siagakan,” tambahnya.

Meski telah surut, masyarakat setempat tetap diminta waspada adanya efek La Nina. BNPB terus mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan mitigasi bencana dengan cara membersihkan dan memantau secara berkala kondisi sekitar daerah aliran sungai agar tidak ada material yang mengganggu aliran sungai ketika curah hujan lebat mengguyur wilayah setempat.

Berdasarkan pantauan prakiraan cuaca tiga harian yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) per tanggal 9 sampai 11 November 2021, Kota Banjarmasin didominasi hujan ringan dan cerah berawan. Kajian inaRISK juga menunjukkan Kota Banjarmasin memiliki potensi bahaya banjir pada tingkat sedang hingga tinggi yang berdampak pada 5 kecamatan.

(eva/eva)

Sumber: DetikNews

Fakta Miris Kebakaran Rumah di Tangerang Tewaskan Sekeluarga

Jakarta

Satu keluarga tewas dalam peristiwa kebakaran di salah satu perumahan di Cipondoh, Kota Tangerang. Ada fakta miris di balik peristiwa kebakaran maut ini.

Kebakaran ini terjadi di salah satu rumah di perumahan tersebut pada Selasa (9/11/2021) sekitar pukul 04.30 WIB.

“Api diperkirakan berasal dari hubungan pendek arus listrik. Saat api padam, ada empat korban meninggal di dalam rumah,” ujar Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim.

Damkar Kota Tangerang menurunkan enam unit mobil dengan jumlah kurang-lebih 28 personel untuk pemadaman api. Menurutnya, api padam sekitar pukul 06.00 WIB.

“Awalnya tetangga rumah, Ronny, mendengar suara gaduh dan keluarnya asap. Saat dia ke luar, api di rumah sebelah kirinya sudah membesar dan dia berteriak meminta pertolongan,” ujar Rachim.

Empat korban tewas di dalam rumah itu bernama Johan (35), Elvina (31), Jason (5), dan perempuan yang belum diketahui namanya umurnya sekitar 60 tahun dan merupakan mertua Johan.

Kepala BPBD Kota Tangerang Deni Koeswara mengatakan keempat korban tewas merupakan satu keluarga. Lokasi kebakaran saat ini diberi garis polisi.

“Pemilik rumah Bapak Johan, Elvina istrinya, Jason anaknya, dan yang belum diketahui identitasnya ibu mertuanya,” jelasnya.

Sumber: DetikNews

Terbaru

Populer