Sebanyak dua orang wisatawan terpeleset dan jatuh ke jurang saat melakukan hiking di Desa Kedewataan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Kedua wisatawan itu yakni seorang warga negara Indonesia (WNI) bernama Lee (56) dan warga negara Inggris bernama Lawren (56).
“Informasi tadi kami terima pukul 17.40 Wita dari Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Gianyar. Selanjutnya diberangkatkan 8 orang rescue dari Kantor Basarnas Bali yang berada di Jimbaran,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali), Gede Darmada dalam keterangan tertulis Sabtu (4/12/2021).
Darmada mengatakan, kedua wisatawan itu memulai hiking dari Desa Lungsiakan. Namun sekitar pukul 16.00 WITA sesampainya di Desa Kedewatan, korban terjatuh. Lokasi kejadian diperkirakan berada di titik koordinat 08° 29’36.97″S -115°14’53.64″T.
Akhirnya proses evakuasi selesai dilakukan oleh tim SAR gabungan pada pukul 18.45 WITA. Setelah terevakuasi, keduanya dibawa menuju Rumah Sakit (RS) Arisanti di Desa Mas, Kecamatan Ubud menggunakan ambulans Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gianyar.
“Keduanya dalam kondisi selamat, namun mengalami cedera, yang WNA ada luka lecet sementara korban lainnya diperkirakan patah tulang di tangan kirinya,” ungkapnya.
Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi tersebut di antaranya Basarnas Bali, Samapta Polda Bali, Polres Gianyar, Polsek Ubud, Babinsa Desa Ubud, BPBD Gianyar, PMI Gianyar dan masyarakat setempat.
Ketua KPK Firli Bahuri memberikan sambutan dalam acara festival film anti korupsi tahun 2021. Dalam kesempatan itu Firli sempat mengingatkan betapa pentingnya pencegahan korupsi selain penindakan.
Acara festival film anti korupsi diikuti oleh 424 proposal dengan 455 karya film. Firli menjelaskan acara festival film anti korupsi sengaja digagas oleh KPK untuk terus menggelorakan semangat anti korupsi.
“Acara ini sengaja digagas KPK karena KPK meyakini tidak ada cara lain kecuali kita terus mennggelorakan semangat anti korupsi melalui salah satu pendekatan yaitu penndidikan masyarakat. Pendidikan masyarakat menjadi penting karena kita paham melalui pendidikan adalah merupakan senjata paling ampuh untuk ubah dunia,” kata Firli saat memberi sambuta dalam acara festival film anti korupsi, Sabtu (4/12/2021).
Selain memberikan pendidikan kepada masyarakat, Firli menyatakan pihaknya juga tidak berhenti melakukan pencegahan. Selain itu, upaya penindakan terhadap para pelaku korupsi juga terus dilakukan.
“Kedua KPK melakukan pencegahan dengan cara perbaikan sistem dan ketiga tentunya KPK tidak pernah lelah melakukan penindakan terhadap para pelaku korupsi,” ucapnya.
Firli meyakini festival film ini bisa menjadi kekuatan yang ampuh untuk mengajak lapisan masyarakat terlibat dalam upaya pencegahan korupsi. Dia juga
“Festival film anti korupsi 2021 kita gagas karena kita yakini karena melalui perfilman, cerita, dan visual sungguh menjadikan kekuatan yang paling ampuh utnuk mengajak seluruh lapisan masyarakat terlibat di dalam upaya-upaya, tindakan-tindakan pencegahan korupsi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Firli mengingatkan bahwa bebasnya Indonesia dari korupsi harus dijadikan tekat bersama. Dia menyebut tujuan negara tidak akan pernah terwujud bila masih ada korupsi.
“Bebasnya Indonesia dari korupsi bukan hanya mimpi, tapi tekat bersama, tidak pernah ada tujuan negara bisa terwujud apabila masih ada korupsi. Gagalnya tujuan negara karena masih ada korupsi,” tuturnya.
Kepala BNPB Suharyanto mengungkap sejumlah kendala yang dialami tim evakuasi akibat erupsi Gunung Semeru. Salah satunya adalah tebalnya debu di lokasi.
“Tim evakuasi ada hambatan tadi saya sampaikan bahwa itu debunya sangat tebal. Debunya sangat tebal kemudian mobil-mobil yang tidak 4×4 susah bergerak,” ucap Suharyanto dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube BNPB Indonesia, Sabtu (4/12/2021).
Dia mengatakan personel TNI-Polri juga membantu proses evakuasi. Selain itu, tim evakuasi juga terhambat jembatan putus.
“Ada jembatan Gladak Perak yang putus. Ini juga salah satu hambatan evakuasi para pengungsi karena para pengungsi ini kalau tidak putus kan biasa dievakuasi ke arah Lumajang, tapi karena putus maka dievakuasi ke arah Malang,” tuturnya.
Sebelumnya, Gunung Semeru meletus dan memuntahkan awan panas. Warga yang melihat peristiwa itu berlarian karena panik.
Badan Geologi menyebu Gunung Semeru dipicu ketidakstabilan endapan. Selain itu, interaksi antara batu bersuhu tinggi dengan hujan diduga menjadi pemicu guguran awan panas.
Gunung Semeru meletus. Warga perekam suasana erupsi Semeru sampai terheran-heran terhadap fenomena di depan matanya.
“Waduh! Sampai kayak gini lho. Gak ketok embonge, wis (tidak terlihat jalannya, sudah),” kata seorang perekam video yang videonya disampaikan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sabtu (4/12/2021).
Terlihat awan panas membubung tinggi menutupi cakrawala di lokasi perekam video. Perekam video berada di jalan di samping rerumputan. Awan panas erupsi sendiri terlihat, seakan sangat dekat dengan perekam.
Di video lain, terlihat anak-anak berlarian. Ada anak yang membawa ransel dan buku terbirit-birit menjauhi arah datangnya letusan Gunung Semeru.
Erupsi Semeru, 4 Desember 2021. (Foto: dok. Humas BNPB)
BNPB belum menerima laporan mengenai jatuhnya korban jiwa. Visual Gunung Semeru masih tertutup kabut disertai hujan dengan intensitas sedang. Sementara itu, kerugian materiil dan dampak lainnya dari erupsi Gunung Semeru masih dalam pendataan.
Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan dalam siaran pers, awan panas guguran Semeru berdampak pada masyarakat di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.
Kronologi kejadian yang diamati dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru di Pos Gunung Sawur, Dusun Poncosumo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, getaran banjir lahar atau guguran awan panas tercatat mulai pukul 14.47 WIB dengan amplitudo maksimal 20 milimeter.
Pada pukul 15.10 WIB, PPGA Pos Gunung Sawur kemudian melaporkan visual abu vulkanik dari guguran awan panas sangat jelas teramati mengarah ke Besuk Kobokan dan beraroma belerang. Selain itu, laporan visual dari beberapa titik lokasi juga mengalami kegelapan akibat kabut dari abu vulkanik.
Catatan yang dihimpun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), guguran lava pijar teramati dengan jarak luncur kurang lebih 500-800 meter dengan pusat guguran berada kurang lebih 500 meter di bawah kawah.
Sebagai respons cepat dari adanya kejadian guguran awan panas tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat dan para penambang untuk tidak beraktivitas di sepanjang daerah aliran Sungai (DAS) Mujur dan Curah Kobokan.
RUPAT, Tribunriau- Demi mencapai target kuota vaksinasi, Lurah Tanjung Kapal, Kabupaten Bengkalis melakukan aksi jemput bola.
“Saya mengajak warga untuk segera di-vaksin Covid-19,” ujar Lurah Tanjung Kapal, Indra Dharma, SHi di Aula Kantor Lurah, Sabtu (4/12).
“Jadi untuk vaksin hari ini kita kelurahan Tanjung Kapal saya sendiri yang meminta kepada dinas-dinas yang terkait seperti dinas kesehatan dan bapak Kapolsek Rupat agar untuk hari ini vaksin yang pertama diadakan di aula kelurahan Tanjung Kapal untuk vaksin jenis AstraZeneca,” tambahnya.
Pihaknya, lanjut Indra, begitu gembira melihat kesadaran masyarakat Tanjung Kapal, karena begitu antusias pada hari ini mendatangi kantor kelurahan guna melaksanakan vaksinasi tahap pertama.
“Kalau dilihat dari antusiasme masyarakat yang datang mulai dari tadi pagi jam 8 kami laksanakan sampai sekarang dilihat dari mereka yang datang kurang lebih 200 jiwa,” jelasnya.
Kegiatan ini, jelas Indra, pihaknya sendiri yang berkomunikasi langsung ke Kapolsek dan UPT Puskesmas Batu Panjang, pihaknya meminta agar vaksinasi diadakan di kelurahan Tanjung Kapal agar masyarakat kita lebih mudah lagi untuk datang vaksinasi.
“Selama ini yang kita tahu vaksinasi diadakan di Puskesmas Batu Panjang dilihat dari antusiasme masyarakat yang datang berbondong dengan kendaraan roda dua, memakan waktu juga di perjalanan membuat hati saya tersentuh bagaimana dengan masyarakat yang tidak mempunyai kendaraan tapi ingin divaksin, membuat saya punya inisiatif sendiri demi kebaikan masyarakat kelurahan tanjung kapal apalagi umurnya yang sudah lanjut usia, makanya saya usulkan vaksinasi ini kita selesaikan sesuai dengan target yang ada saya jemput bola, dengan arti saya minta vaksinasi di Tanjung Kapal diadakan untuk mempermudah masyarakat untuk vaksinasi,” jelas Indra yang juga menargetkan vaksinasi kedua juga diadakan di Tanjung Kapal lagi.
“Harapan saya kepada masyarakat Tanjung Kapal, dengan adanya agenda ini dapat lebih menjaga lagi protokol kesehatan, menjaga bagaimana kita ke depannya yang sudah ataupun yang belum di-vaksin sama-sama bergandengan tangan agar program ini selesai,” tambah Indra.
Demikian juga kapolsek Rupat AKP Syadina Ali SH memberikan tanggapannya bahwa pada prinsipnya pihak kepolisian selalu menghimbau mengajak masyarakat untuk melaksanakan program kegiatan vaksinasi.
“Kegiatan vaksinasi ini bukanlah kepentingan pemerintah atau yang lainnya, tapi untuk kepentingan diri sendiri, karena siapa yang sudah divaksin, kekebalan tubuhnya terhadap virus corona ini akan naik,” ujar Kapolsek.
Untuk para Lurah, Kades, RT, RW ataupun perangkat desa, lanjut Kapolsek, pihaknya meminta agar selalu menghimbau warganya untuk ikut vaksinasi, mengajak menghimbau selalu melaksanakan vaksin di tempatnya masing-masing.
“Kami akan mensukseskan kegiatan ini dengan cara salah satunya kami akan menjemput kalau ada yang tidak bisa jalan, lansia jompo, mobil kami siap untuk menjemput ke tempat dan membawa ke tempat vaksin,” jelas Ali.
“Untuk PPKM tahun 2021 tetap dilaksanakan, karena PPKM ini untuk mengingatkan warga dalam berkehidupan, melaksanakan protokol kesehatan sehingga faktor untuk terpapar itu terhindar dari pihak yang lain, sampai saat ini PPKM masih berlanjut sampai ada perintah ditiadakan atau di-nonaktifkan,” pungkasnya.
Disisi lain, Kepala UPT Batu Panjang, dr Dahlia menjelaskan bahwa hari ini yang divaksin di kantor lurah Tanjung Kapal sekitar 400 jiwa, dimulai pukul 9 hingga pukul 4 sore, terkait data yang sudah divaksin di Batu Panjang, yaitu sekitar 40%.
“Semua itu atas kerja sama pemerintah, baik kecamatan maupun kelurahan dengan TNI/Polri, Dinas Kesehatan, Pol PP, BPBD dan Kades,” ungkap dr Dahlia.
Di tempat yang berbeda, Kepala UPT Puskesmas Teluk Lecah, dr. Nelya mengatakan capaian vaksinasi di arenya sudah mencapai 46 Persen.
Banjir rob kembali menggenangi kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara pagi tadi. Namun sore ini banjir mulai surut.
Pantauan detikcom di lokasi, Sabtu (4/12/2021) pukul 15.49 WIB, genangan air masih menutup ruas jalan sekitar pelabuhan. Genangan air setinggi kurang lebih 5 hingga 10 cm.
Lalu lintas di sekitar Pelabuhan Sunda Kelapa masih tersendat akibat genangan air. Salah satu warga, Suharto menyebutkan banjir mulai tinggi sejak pukul 06.00 WIB.
Warga RT 1/RW 8 Kelurahan Ancol, Pademangan ini mengatakan pagi tadi petugas berdatangan ke permukiman untuk mengevakuasi warga.
“Banjir mulai tinggi udah dari jam 06.00 WIB tadi, sampai jam 12.00 WIB. Kemudian siang tadi baru surut sampai sekarang,” ujar Suharto kepada detikcom.
Suharto menuturkan banjir rob di Jalan Lodan Raya pun sudah surut dan warga sudah kembali beraktivitas. Namun, tambah Suharto, banjir masih terjadi di permukiman warga sekitar pelabuhan.
Suharto menyampaikan untuk menjangkau permukiman warga yang masih terendam banjir, dibutuhkan perahu. “Kalau di dalam pelabuhan mah bukan dalam lagi. Makanya jangan masuk, itu tinggi banget karena harus dijangkau pakai perahu,” terang dia.
Dibandingkan tahun sebelumnya, Suharto mengeluhkan banjir rob tahun ini lebih parah. Tolok ukurnya, sambung Suharto, tak ada banjir setinggi dada orang dewasa tahun lalu.
“Jadi banjir ini kayak setahun sekali. Nah untuk tahun ini, banjir baru terjadi dua minggu kemarin. Tapi ya tidak setinggi, nggak sampai seperut, apalagi dada (banjir tahun lalu). Makanya yang parah itu baru hari ini, sampai motor oom saya saja hilang,” cerita Suharto.
“Jadi sebelumnya itu banjir, ini sudah banjir yang ketiga dan kebetulan cukup tinggi. Di jalan ini saja tingginya (sempat) sekitar 70 cm,” sambung Suharto.
Bengkalis (Duri), Tribunriau – Bupati Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) Eka Putra beserta rombongan, mengadakan kunjungan ke wilayah Duri, Kabupaten Bengkalis, untuk menemui warganya yang merantau, dan melakukan acara pertemuan di Tanah Abang Dept Store Jl.Jenderal Sudirman Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Jumat (03/12/21) sekitar pukul 14.00 WIB.
Kedatangan Eka Putra disambut Ketua IKTD Duri dr Fidel Fuadi Datuk Majo Basa, manajemen Tanah Abang Dept Store Duri Pendi, dan masyarakat perantau Minang lainnya.
Dalam kata sambutannya Fidel Fuadi mengaku sangat senang atas kedatangan bupati beserta rombongan.Ia menyebut, kebersamaan ini mesti terus terjalin. Bahkan sebagai warga perantau, ia turut memberikan saran-saran untuk kemajuan kampung halaman mereka.
“Kami sangat berbahagia dikunjungi bupati, semoga tali silaturahmi kekeluargaan dan kebersamaan terus terjalin,” kata Fidel.
Kemudian, Bupati Tanah Datar mengaku senang bisa bercengkrama dengan warga Tanah Datar di perantauan, dan mengucapkan terimakasih kepada semua panitia pertemuan itu, terutama kepada pemilik Tanah Abang Dept Store Pendi.
“Duri ini tingkat kemajuan sangat pesat, karena dibawah minyak bumi dan diatas minyak sawit, jadi, atas bawah ada minyak.Masakannya pun enak, sampai makan banyak dan batambuah saya tadi,” ungkap Eka.
Dikesempatan itu, ia juga memperkenalkan rombongan jajaran yang ikut bersamanya, mulai dari kepala dinas, inspektorat, sekretaris diskominfo, kepala bagian di sekretariat Pemerintah Daerah Tanah Datar, Sumatera Barat, dan 2 orang wartawan.
“Kami berkomitmen menjalin silaturahmi dan pembangunan lebih baik bagi masyarakat, selama 8-9 bulan menjabat ini. Di Tanah Datar, komitmen kita pembangunan jalur akses yang lebih baik, untuk itu kami perlu masukan dan saran para perantau juga,” ujar Eka.
“Terimakasih kami ucapkan, tadi ada warga perantau yang mau menyumbangkan tanahnya sebelah kanan dan kiri jalan pas mau masuk pintu gerbang Tanah Datar, guna untuk memperluas jalan,” ujar Eka.
Menurutnya menambahkan, bahwa daerah Tanah Datar merupakan daerah yang agraris, tidak seperti di Duri yang merupakan daerah penghasil minyak bumi dan sawit.Namun, kami bersyukur, disana ada anugerah Allah SWT berupa kawasan yang indah dengan pariwisata yang menawan.
“Soal pariwisata, kita dapat keindahan alam dan budaya yang sangat luar biasa, itu yang kami kelola. Kita masuk kota/ kabupaten kreatif di Indonesia, ada 11 salah satunya Tanah Datar. Juga 50 besar, desa wisata di indonesia.Apalagi baru-baru ini yaitu pada 14 November 2021 lalu di Pagaruyuang, tanah datar mengadakan tarian piring sampai melibatkan 9000 orang, dan mendapat perhatian dunia internasional, hingga dimasukkan kedalam buku rekor internadional,” sebut Eka.
Selanjutnya, dilakukan dialog tanya jawab antara warga perantau dengan pihak bupati.
Dipenghujung acara, IKTD Mandau menyerahkan cendramata kepada Bupati Tanah Datar, dan begitu pula sebaliknya Bupati juga menyerahkan cendramata kepada IKTD.Lalu, foto bersama.(jlr).
Sejumlah warga di Muara Dua, Lhokseumawe, Aceh menggelar upacara dan mengibarkan bendera bulan bintang saat milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Polisi sempat mencoba menurunkan bendera tapi dicegah massa.
“Tadi kita lakukan langkah-langkah persuasif, sudah kita ingatkan tapi mereka bandel tetap menaikan,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto saat dimintai konfirmasi detikcom, Sabtu (4/12/2021).
Eko mengatakan sempat terjadi dorong-dorongan dengan massa ketika anak buahnya mencoba menurunkan bendera. Eko akhirnya memberikan kesempatan ke warga agar menurunkan sendiri bendera setelah doa.
“Kita coba turunkan, dihalau mereka. Saya dan Dandim tadi sempat dorong-dorongan dengan mereka. Saya kasih waktu sampai doa selesai terus diturunkan,” jelas Eko.
Menurutnya, pengibaran bendera di lokasi tersebut hanya berlangsung beberapa saat. Eko menyebut pengibaran bendera bulan bintang di Lhokseumawe hanya terjadi di tempat tersebut.
Dalam video beredar, polisi sempat mencoba menurunkan bendera saat salah seorang peserta upacara membacakan amanat dalam bahasa Aceh. Beberapa warga berteriak agar bendera dijaga.
Pria tersebut tetap membacakan amanat hingga selesai. Setelah itu dilanjutkan dengan doa. Usai pembacaan doa, pasukan pengibar bendera menurunkan bendera diiringi azan.
Upacara milad GAM itu digelar sejumlah warga di halaman Masjid Jamik At-Tahrir Kandang, Desa Meunasah Manyang, Muara Dua, Lhokseumawe. Pasukan pengibaran bendera berbaju putih, celana hitam, serta mengenakan selempang garis hitam, putih dan merah.
Uji coba ganjil genap di Jalan Margonda Raya, Kota Depok, Jawa Barat, dimulai. Polisi mengatakan uji coba dilakukan sebagai bagian sosialisasi aturan kepada warga.
Pantauan detikcom di Jalan Margonda Raya, tepatnya di sekitar persimpangan Jalan AR Hakim, pukul 12.32 WIB, Sabtu (4/12/2021), tampak kemacetan terjadi di titik penjagaan ganjil genap.
Mobil berpelat ganjil diarahkan berbelok ke Jalan AR Hakim. Sedangkan mobil berpelat genap diizinkan melintas lurus ke Jalan Margonda Raya mengarah ke Jakarta.
“Pemberlakuan ganjil genap Depok sudah mulai kita laksanakan, tentunya kita laksanakan dengan imbauan, sosialisasi,” kata Kasat Lantas Polres Metro Depok Kompol Jhoni Eka Putra.
Uji coba ganjil genap di Jalan Margonda Raya, Depok (Nahda/detikcom)
Uji coba ganjil genap di Jalan Margonda Raya dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu. Uji coba ganjil genap dimulai pukul 12.00 WIB sampai 18.00 WIB.
Uji coba ganjil genap berlaku di sepanjang Jalan Margonda Raya mulai di kolong flyover UI sampai Simpang Ramanda. Ganjil genap di Jalan Margonda Raya berlaku hanya bagi kendaraan roda 4 atau lebih.
Ada 168 personel gabungan dari TNI, Polri, Dishub dan Satpol PP yang dikerahkan untuk mengawasi uji coba ganjil genap. Jhoni mengatakan sanksi tilang belum diberlakukan saat uji coba.
“Hari ini juga tidak dilakukan penilangan, jadi sifatnya hanya imbauan kepada masyarakat yang kita laksanakan,” ucapnya.
Dia mengatakan taksi online yang pelat nomor polisinya tidak sesuai tanggal masih diperbolehkan melintas saat uji coba ganjil genap. Menurutnya, hal tersebut berlaku selama uji coba.
Selain itu, aturan ganjil genap Jalan Margonda Raya juga tidak berlaku bagi ambulans, mobil pemadam kebakaran, mobil untuk pertolongan darurat lainnya dan angkutan umum.
Seorang warga Aceh Utara, Aceh, Sai, tewas diduga dianiaya saat ditangkap polisi. Propam Polda Aceh bakal menyelidiki kasus tersebut.
Sai ditangkap personel Satreskrim Polres Bener Meriah di Deli Serdang, Sumatera Utara pada Senin (22/11/2021). Beberapa hari berselang, pihak keluarga mendatangi Polres Bener Meriah untuk menjenguk Sai.
Keluarga disebut kaget mengetahui Sai tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muyang Kute, Bener Meriah. Sai disebut dalam keadaan koma dan wajahnya mengalami luka lebam.
Sai selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin Banda Aceh. Sai menghembuskan nafas terakhir, Jumat (3/12/2021). Pihak keluarga kemudian melaporkan kasus itu ke Polda Aceh.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy membenarkan adanya seorang warga tewas usai ditangkap. Dia menyebut Polda Aceh masih menyelidiki ada tidaknya kekerasan terhadap Sai.
“Untuk dugaan tersebut, Propam Polda Aceh akan melaksanakan penyelidikan untuk membuktikan apakah akibat meninggal dunia karena perbuatan kekerasan yang dilakukan oleh oknum Polri,” kata Winardy saat dimintai konfirmasi, Sabtu (4/12/2021).
Winardy mengatakan Sai ditangkap dalam kasus tindak pidana penggelapan mobil. Menurut Winardy, Sai menderita penyakit komplikasi berdasarkan hasil pemeriksa yang dilakukan dokter di RSUD Muyang Kute.
Dalam surat keterangan dokter disebutkan, Sai dirawat di RSUD Muyang Kute sejak 25-30 November. Sai dirujuk ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh pada 30 November.
“Berdasarkan keterangan dokter bahwa Sai menderita penyakit darah tinggi, gula tinggi, kolesterol, gagal ginjal, tensi tidak stabil dan komplikasi,” ujar Winardy.