Bupati TD Suarakan Daerahnya Punya Pesona Wisata Saat Berkunjung ke Duri

Bengkalis (Duri), Tribunriau – Bupati Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) Eka Putra beserta rombongan, mengadakan kunjungan ke wilayah Duri, Kabupaten Bengkalis, untuk menemui warganya yang merantau, dan melakukan acara pertemuan di Tanah Abang Dept Store Jl.Jenderal Sudirman Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Jumat (03/12/21) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kedatangan Eka Putra disambut Ketua IKTD Duri dr Fidel Fuadi Datuk Majo Basa, manajemen Tanah Abang  Dept Store Duri Pendi, dan masyarakat perantau Minang lainnya.

Dalam kata sambutannya Fidel Fuadi mengaku sangat senang atas kedatangan bupati beserta rombongan.Ia menyebut, kebersamaan ini mesti terus terjalin. Bahkan sebagai warga perantau, ia turut memberikan saran-saran untuk kemajuan kampung halaman mereka.

“Kami sangat berbahagia dikunjungi bupati, semoga tali silaturahmi kekeluargaan dan kebersamaan terus terjalin,” kata Fidel.

Kemudian, Bupati Tanah Datar mengaku senang bisa bercengkrama dengan warga Tanah Datar di perantauan, dan mengucapkan terimakasih kepada semua panitia pertemuan itu, terutama kepada pemilik Tanah Abang Dept Store Pendi.

“Duri ini tingkat kemajuan sangat pesat, karena dibawah minyak bumi dan diatas minyak sawit, jadi, atas bawah ada minyak.Masakannya pun enak, sampai makan banyak dan batambuah saya tadi,” ungkap Eka.

Dikesempatan itu, ia juga memperkenalkan rombongan jajaran yang ikut bersamanya, mulai dari kepala dinas, inspektorat, sekretaris diskominfo, kepala bagian di sekretariat Pemerintah Daerah Tanah Datar, Sumatera Barat, dan 2 orang wartawan.

“Kami berkomitmen menjalin silaturahmi dan pembangunan lebih baik bagi masyarakat, selama 8-9 bulan menjabat ini. Di Tanah Datar, komitmen kita pembangunan jalur akses yang lebih baik, untuk itu kami perlu masukan dan saran para perantau juga,” ujar Eka.

“Terimakasih kami ucapkan, tadi ada warga perantau yang mau menyumbangkan tanahnya sebelah kanan dan kiri jalan pas mau masuk pintu gerbang Tanah Datar, guna untuk memperluas jalan,” ujar Eka.

Menurutnya menambahkan, bahwa daerah Tanah Datar merupakan daerah yang agraris, tidak seperti di Duri yang merupakan daerah penghasil minyak bumi dan sawit.Namun, kami bersyukur, disana ada anugerah Allah SWT berupa kawasan yang indah dengan pariwisata yang menawan.

“Soal pariwisata, kita dapat keindahan alam dan budaya yang sangat luar biasa, itu yang kami kelola. Kita masuk kota/ kabupaten kreatif di Indonesia, ada 11 salah satunya Tanah Datar. Juga 50 besar, desa wisata di indonesia.Apalagi baru-baru ini yaitu pada 14 November 2021 lalu di Pagaruyuang, tanah datar mengadakan tarian piring sampai melibatkan 9000 orang, dan mendapat perhatian dunia internasional, hingga dimasukkan kedalam buku rekor internadional,” sebut Eka.

Selanjutnya, dilakukan dialog tanya jawab antara warga perantau dengan pihak bupati.

Dipenghujung acara,  IKTD Mandau menyerahkan cendramata kepada Bupati Tanah Datar, dan begitu pula sebaliknya Bupati juga menyerahkan cendramata kepada IKTD.Lalu, foto bersama.(jlr).