Beranda blog Halaman 33

Camat Rusydy Mewakili Bupati Bengkalis Lantik 3 Penjabat Kades

Bengkalis (Bathin Solapan), Tribunriau – Camat Bathin Solapan Muhammad Rusydy. M, mewakili Bupati Bengkalis Kasmarni resmi melantik dan mengambil sumpah 3 (Tiga) Penjabat (Pj) Kepala Desa di wilayah Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, di Aula Kantor Camat Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Rabu sore (10/09/25).

Ketiga Penjabat Kepala Desa yang dilantik tersebut yakni, Pj Kepala Desa Simpang Padang M. Nazrin, menggantikan M.Nurizan, Pj Kepala Desa Petani Ali Ridwan, menggantikan Juprijal, dan Pj Kepala Desa Buluh Manis Samsul, menggantikan Rudi Hartono.

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan berdasarkan surat Keputusan Bupati Bengkalis, tentang pengangkatan penjabat Kepala Desa dalam wilayah Kabupaten Bengkalis.

Dalam arahanya, Camat Rusydy mengucapkan apresiasi kepada Pj Kades Simpang Padang, Pj Kades Buluh Manis, dan Pj Kades Petani sebelumnya, atas dedikasinya selama ini, dan juga mengucapkan selamat dan tahniah kepada tiga orang Pj Kepala Desa yang baru di lantik.

“Semoga bisa mengemban amanah yang telah dititipkan oleh ibu Bupati secara maksimal untuk menyukseskan pembangunan desa melalui program bermasa yang telah ditetapkan,” kata Camat.

Menurutnya, terkait dengan pergantian dan evaluasi kinerja bisa menjadi catatan bagi penjabat yang masih dipercayakan dan di pertimbangkan oleh pimpinan, agar bekerja dengan serius dan maksimal dalam pengurusan surat tanah setingkat SKGR.

Camat Rusydy berpesan kepada Pj Kades yang baru agar turun ke lapangan, meneliti betul kebenaran dalam meningkatkan pengurusan tanah (SKGR) untuk menghindari persoalan, atau protes dari masyarakat apabila pihak Kecamatan/Camat tidak menandatangani surat tersebut.”Masa viral saat ini, harus lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas sebagai pelayanan masyarakat, serta mengontrol diri untuk menjaga lisan,” ujarnya.

Lanjut Camat Rusydy, Seorang Kepala Desa mempunyai tugas yang besar bukan hanya terfokus pada program yang ditawarkan serta nominal anggaran yang diusulkan ke pemerintah kabupaten, tetapi idealnya seorang kepala desa harus mampu membawa masyarakatnya hidup secara layak.

“Walaupun kita hanya pejabat sementara.Artinya mengisi kekosongan yang ada, kita diberikan hak dan kewajiban yang sama dengan definitif. Intinya kita harus benar-benar menjalankan amanah ini dengan sepenuh hati, menjiwai dan betul-betul profesional,” ujarnya.

Turut hadir dalam acara, Kapolsek Mandau diwakili AKP Jurianto, Danramil 03 Mandau, KUA Bathin Solpan, Kepala UPT, Pj Kades dan Kepala Desa se Kecamatan Bahtin Solapan, Ketua BPD, Sekdes dan Perangkat Desa dari masing masing desa, Pendamping Desa, tokoh masyarakat, Ketua LAMR, tokoh agama, dan lainya.

DPRD Rohil Gelar RDP Bersama KNPI, OPD, PT.PHR dan SKK Migas

ROHIL,Tribunriau – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Rokan Hilir menggelar Rapat Dengar pendapat (RDP) Bersama komite Nasional pemuda Indonesia (KNPI) rantau kopar, Organisasi perangkat Daerah (OPD) Terkait, PT.Pertamina Hulu Rokan (PHR) dan SKK Migas.

Rapat dilaksanakan diruang sidang utama DPRD Kabupaten Rokan Hilir, jalan lintas Batu enam Bagansiapiapi, selasa (9/9/2025).

Rapat Dipimpin Ketua komisi C DPRD Rohil Purnomo.S.Ag didampingi wakil ketua DPRD Rohil Maston, ketua komisi B yang membidangi tentang perkonomian tentang CSR, cindi Rahmadani.SE, komisi C DPRD Rohil Amansyah, anggota DPRD Rohil julianto.SE, muhammad syah padri.ST.

Hadir KNPI Rantau kopar, camat rantau kopar, beberapa kepala OPD dilingkungan pemerintah kabupaten Rokan Hilir, pihak PT. PHR, SKK Migas dan mahasiswa.

Pimpinan Rapat Ketua komisi C DPRD Rohil Purnomo.S.Ag, menyampaikan Rapat dengar pendapat pada hari ini dengan Agenda : Terkait limbah, pelaksanaan CSR dari PT.PHR, serapan tenaga kerja di PT.PHR, kemudian Terkait sekolah Negeri yang dibangun diatas tanah PT. PHR dalam kondisi rawan eksiden.

Ketua komisi B DPRD Rohil Cindi Rahmadani. SE menyampaikan, Rapat dengar pendapat bersama KNPI Rantau kopar, OPD Terkait dan PT PHR dan Skk migas, langsung kesepakatan dan keputusan :

1. komisi -komisi DPRD Rohil memberikan tenggang waktu sampai dengan 20 September 2025 kepada PT. PHR untuk duduk bersama masyarakat guna membahas persoalan terkait limbah yang akan difasilitasi oleh camat rantau kopar.

2. komisi -komisi DPRD meminta kepada Dinas lingkungan hidup kabupaten Rokan Hilir untuk memfasilitasi masyarakat ke kementerian lingkungan hidup dalam rangka penyelesaian limbah yang ditimbulkan oleh PT PHR.

3. komisi – komisi DPRD meminta PT PHR untuk dapat memenuhi dengan tuntutan masyarakat kecamatan ranrau kopar yang disampaikan melalui KNPI kecamatan rantau kopar

4. komisi – komisi DPRD kabupaten Rokan Hilir meminta penambahan kuota beasiswa dan lokasi masing -masing limbah bagi putra – putri kabupaten Rokan Hilir oleh PT PHR guna meningkatkan akses pendidikan.

5. komisi -komisi DPRD Kabupaten Rokan Hilir meminta PT PHR untuk dapat membangun dan mengotimalkan Balai Latihan kerja sebagai sarana keterampilan dan pemberdayaan tenaga kerja lokal.

6. komisi – komisi DPRD kabupaten Rokan Hilir mendorong adanya kerja sama antara pemerintah Daerah dan PT PHR dalam memperdayakan UMKM .

7. komisi -komisi DPRD Kabupaten Rokan Hilir meminta agar BPJS ketenagakerjaan kerjaan karyawan PT PHR dapat dipindahkan Fasilitas kesehatan tingkat pertama ke puskesmas yang berada di kecamatan.

8. komisi – komisi DPRD Kabupaten Rokan Hilir meminta dalam mentusun rencana CSR tiap tahun nya PHR melibatkan DPRD, pemerintah kabupaten Rokan Hilir dan masyarakat agar terjadinya transparansi dan efektipitas dalam penyaluran .

9. Komisi – komisi DPRD Kabupaten Rokan Hilir meminta untuk pelaksanaan serapan tenaga kerja lokal dengan perbandingan 60 ℅ untuk tenaga kerja lokal dan 40℅ untuk tenaga luar daerah , serta memberikan sertifikasi Migas kepada tenaga kerja lokal

10. komisi -komisi DPRD Kabupaten Rokan Hilir meminta kepada PT PHR untuk menyampaikan Data terkait kebutuhan tenaga kerja yang memiliki sertifikasi sesuai standar Migas, hal ini dimaksudkan agar pemerinrah Daerah dapat mempersiapkan dan memfasilitasi masyarakat lokal melalui program pelatihan sertifikasi dan peningkatan kompentensi sehingga mampu memenuhi kwalipikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan .

DPRD Rohil Sambut Massa Aksi dan Gelar Dialog

ROHIL, Tribunriau – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menyambut baik Massa aksi Mahasiswa dan menggelar Dialog, senin (8/9/2025) diruang sidang DPRD Rohil, Bagansiapiapi.

Massa aksi disambut pimpinan DPRD Rohil, ketua DPRD Ilhammi.S.Tr.Keb, wakil ketua DPRD Maston, Imam seroso, Basiran Nur Efendi, anggota DPRD Ijasah kori dan yang lainnya.

Aksi berlangsung damai, adapun tuntutan aspirasi yang disampaikan mahasiswa, yakni transparasi pajak retrebusi, pengawasan Badan usaha milik Daerah (BUMD), Reses dan pokok pikiran DPRD, menyelesaikan Tapal Batas, serta pencopotan kapolres Rohil, karena dinilai maraknya praktek perjudian di kabupaten Rokan Hilir.

Dalam orasi tersebut mahasiswa mendesak pemerintah kabupaten Rokan Hilir untuk membuka secara jelas sumber dan pengelolaan pajak retrebusi Daerah, massa aksi juga meminta DPRD Rohil lebih aktif mengawasi BUMD agar berkontribisi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi.

Terkait pencopotan kapolres Rohil yang dinilai abai terhadap aktipitas perjudian yang meresahkan masyarakat dan berpotensi merusak generasi muda.

Selain itu tuntutan mahasiswa juga meminta evaluasi kegiatan pokok pikiran DPRD agar benar – benar memberikan manfaat kepada masyarakat.

Ketua DPR Rohil Ilhammi STr.Keb menyambut baik aspirasi mahasiswa dan membawa untuk berdialog secara damai diruang sidang utama kantor DPRD Rohil Bagansiapiapi. Ia meminta kepada mahasiswa tidak melakukan anarkis atau merusak fasilitas dan mengajak mahasiswa masuk keruang sidang semuanya untuk membahas apa yang menjadi tuntutan massa aksi.

Pada rapat Dialog tersebut wakil ketua DPRD Rohil Maston , mengenai transparan retrebusi Daerah, DPRD akan menyurati Dinas terkait.

Selanjutnya pengawasan BUMD, Maston mengatakan , bahwa pemblokiran rekening BUMD merupakan tanggung jawab pemegang saham.

Terkait minyak solar di SPBU BUMD akan dibahas bersama HNSI Rohil, namun terkait pencopotan kapolres, mastin menyampaikan permohonan maaf, karena hal itu bukan kewenangan DPRD.

Aksi ditutup dengan melakukan penandatanganan tuntutan aksi oleh pimpinan DPRD Rohil dan bersalaman antara DPRD dan mahasiswa.

Aksi demontrasi dijaga oleh ratusan personel gabungan Dari polres Rohil, satpol PP, perugas pemadam kebakaran, TNI.

Wakil Bupati Rohil Jhony Charles Kunjungi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

ROHIL, Tribunriau – Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil), Jhony Charles.BBA.MBA , melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Rokan Hilir, senin (8/9). Kehadiran orang nomor dua di Rokan Hilir ini disambut langsung oleh jajaran pejabat dan staf dinas terkait.

Dalam kunjungan tersebut, Jhony Charles meninjau langsung ruang arsip dan fasilitas layanan perpustakaan. Ia menekankan pentingnya tata kelola kearsipan yang baik sebagai salah satu pilar transparansi dan akuntabilitas pemerintahan daerah.

Menurutnya, arsip bukan hanya sekadar dokumen administratif, melainkan juga bagian dari rekam jejak sejarah yang perlu dijaga keberlanjutannya. “Arsip adalah memori kolektif daerah. Jika tidak dikelola dengan baik, kita akan kehilangan bukti sejarah dan identitas daerah,” ujarnya.

Selain itu, Wakil Bupati juga mengapresiasi peningkatan kualitas pelayanan perpustakaan daerah. Ia berharap fasilitas perpustakaan dapat semakin diminati masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa, sebagai pusat literasi dan pengembangan wawasan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Rokan Hilir menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan pemerintah daerah. Menurutnya, perhatian pimpinan daerah menjadi dorongan penting untuk memperkuat komitmen pelayanan publik di bidang literasi dan kearsipan.

Kunjungan kerja ini diakhiri dengan sesi dialog bersama jajaran pegawai, membahas berbagai kendala teknis dan strategi penguatan peran perpustakaan serta kearsipan di tingkat daerah. Kehadiran Wakil Bupati diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun budaya literasi serta pengelolaan arsip yang profesional di Rokan Hilir.

Dihari Ke- 2 Suwandi Bersama Petugas Bersihkan Bundaran Ikan Sampai Ke Bagansiapiapi

ROHIL, Tribunriau – Dinas lingkungan hidup Kabupaten Rokan Hilir di hari yang ke 2 ini kembali melakukan pembersihan dan penataan taman, adapun Lokasi kegiatan pembersihan dan penataan ini dimulai dari Bundaran ikan sampai mengarah ke Bagansiapiapi, hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas lingkungan hidup Rohil Suwandi Ssos saat dikonfirmasi, Senin (8/9/2025).

” Alhamdulillah di hari yang ke 2 ini kami bersama petugas kebersihan dan Taman kembali melaksanakan gotong royong untuk melakukan kegiatan pembersihan dan penataan taman, adapun Lokasi yang kami kerjakan yakni mulai dari bundaran ikan sampai mengarah ke Bagansiapiapi,” Kata Suwandi.

Suwandi menjelaskan, bahwa Kegiatan pembersihan dan penataan taman ini dalam rangka untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman, sehingga masyarakat yang datang dari luar daerah ke Bagansiapiapi bisa merasakan kenyamanan, karena lingkungan yang bersih dan terawat akan memberikan dampak positif.

” Jadi untuk menjaga kebersihan lingkungan dan merawat taman itu sangat penting agar masyarakat dari luar daerah merasakan kenyamanan, karena lingkungan yang bersih dan terawat akan memberikan dampak positif untuk meningkatkan citra daerah, dan menarik minat wisatawan atau investor, yang pada akhirnya dapat berdampak baik bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat kabupaten Rokan Hilir,” Ucap Suwandi.

Pada kesempatan ini Kepala Dinas lingkungan hidup Rohil Suwandi juga mengajak kepada seluruh masyarakat kabupaten Rokan Hilir untuk menjaga kebersihan lingkungan, karena Dalam waktu beberapa bulan kedapan ada penilaian Adipura untuk kategori kota terbersih.

” Oleh Untuk itu, kami mengajak kepada seluruh masyarakat kabupaten Rokan Hilir untuk dapat menjaga kebersihan lingkungan disekitar, buanglah sampah pada tempatnya, karena kebersihan adalah tugas kita bersama, apa lagi dalam beberapa bulan kedepan ada penilaian Adipura, mudah mudahan Kabupaten Rokan Hilir kembali meraih Adipura untuk kota terbersih ” Ujarnya.

PT KPI RU II Sungai Pakning Dorong Kemandirian Kelompok Peternak Ikan Melalui Pelatihan Pembuatan Pakan Ikan dan Budidaya Perikanan Bioflok


Tribunriau.com. Sungai Pakning, 3 September 2025 – PT Kilang Pertamina Internasional Unit II Sungai Pakning hadir dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat pesisir melalui program CSR nya sebagai wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap keberlanjutan sektor perikanan, Perusahaan menggelar dua kegiatan pelatihan penting bagi kelompok pembudidaya ikan di Desa Pakning Asal, Desa Sejangat dan Desa Lubuk Muda, Kabupaten Bengkalis.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dibuka langsung oleh Supervisor General Affair PT KPI RU II Sungai Pakning dan turut dihadiri oleh Kepala Desa Sejangat, Rachmat Iwandi, SH, serta Kepala Desa Lubuk Muda, Ahmad Tatang, S.Pd. Sebanyak 41 peserta, yang terdiri dari anggota Kelompok Usaha Ikan Air Tawar Mandiri (KUI ATM), FILAGAM Tirta Muda, dan perwakilan masyarakat umum, mengikuti pelatihan dengan penuh antusias.

“Harapan kami, pelatihan ini menjadi titik awal bagi terbentuknya kelompok perikanan yang tangguh, inovatif, dan mandiri, sehingga masyarakat pesisir Bengkalis dapat merasakan dampak nyata dari keberadaan industri di wilayah mereka,” ujar Supervisor General Affair PT KPI RU II dalam sambutannya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Sejangat, Rachmat Iwandi, SH, menyampaikan apresiasi kepada PT KPI RU II atas kontribusi yang konsisten dalam memberdayakan masyarakat desa.

“Program ini bukan hanya memberi ilmu, tetapi membuka peluang usaha baru yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat kami. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut agar masyarakat dan kelompok pembudidaya semakin mandiri,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Lubuk Muda, Ahmad Tatang, S.Pd, yang menilai pelatihan ini menjadi jawaban atas tantangan ekonomi desa berbasis perikanan.

Pelatihan Pembuatan Pakan Ikan Mandiri

Pelatihan pertama berfokus pada pembuatan pakan ikan mandiri dengan memanfaatkan bahan baku lokal seperti ampas tahu, dedak, dan tepung ikan. Dr. Indra Suharman, SPi, MSc, dosen perikanan Universitas Riau yang menjadi narasumber, menekankan pentingnya kemandirian pakan untuk menekan biaya operasional pembudidaya.

“Ketergantungan pada pakan komersial menjadi tantangan serius bagi pembudidaya ikan. Melalui inovasi pakan berbahan lokal, diharapkan tidak hanya mengurangi biaya produksi tetapi juga menciptakan nilai tambah dari potensi yang tersedia di sekitar masyarakat,” ungkap Dr. Indra.

Peserta tidak hanya diberikan materi teoritis, tetapi juga diajak langsung mempraktikkan proses pembuatan pakan terapung berkualitas. Hasil pakan buatan tersebut diuji untuk memastikan daya apung, kepadatan, serta kandungan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan ikan nila, gurame, maupun patin.

Pelatihan Budidaya Bioflok dan Perikanan Air Tawar

Sementara itu, pelatihan lanjutan mengenai budidaya ikan dengan metode bioflok dan budidaya perikanan di lahan gambut difokuskan pada peningkatan keterampilan teknis peserta. Heri Masjudi, SPi, MSi, narasumber dalam sesi ini, menjelaskan detail mengenai manajemen kualitas air, pengendalian mikroorganisme, serta teknik adaptasi teknologi bioflok pada kondisi tanah gambut.

Para peserta juga berkesempatan melakukan kunjungan lapangan untuk mengamati penerapan teknologi bioflok secara langsung. Mereka belajar mengenai pengaturan aerasi, pemberian probiotik, serta strategi pemeliharaan ikan agar pertumbuhan optimal dan tingkat kematian dapat ditekan seminimal mungkin.

“Dengan sistem bioflok, efisiensi pakan dapat meningkat hingga 30 persen, sementara kualitas air lebih terjaga karena peran mikroorganisme yang membantu daur ulang limbah organik. Ini sangat relevan untuk diaplikasikan di Bengkalis yang sebagian besar wilayahnya merupakan lahan gambut,” jelas Heri.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, PT KPI RU II Sungai Pakning berharap adanya pengembangan sektor perikanan masyarakat sehingga pelatihan ini diyakini mampu mendorong kemandirian, mengurangi beban biaya produksi, dan menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan.( R461L )

Wabup Rokan Hilir Tinjau Tapal Batas Sengketa Lahan dengan Rokan Hulu

ROHIL, Tribunriau – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Jhony Charles,BBA.MBA turun langsung meninjau lokasi tapal batas antara Kabupaten Rohil dan Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau, di Desa Sungai Tapah, Kecamatan Tanjung Medan, Jumat (5/9/2025). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai upaya pemerintah daerah mencari solusi atas persoalan sengketa lahan yang selama ini memicu ketegangan antarwarga.

Dalam peninjauan itu, Jhony Charles menegaskan bahwa langkah pemerintah bukan sekadar memastikan kondisi lapangan, tetapi juga mencari titik temu yang adil bagi seluruh pihak. “Tujuan utama kita adalah mencari jalan tengah atas persoalan sengketa lahan yang ada,” ujarnya kepada awak media.

Wabup Rohil hadir bersama Camat Tanjung Medan, Kapolsek setempat, serta para penghulu desa. Kehadiran pejabat pemerintah dan aparat keamanan menunjukkan komitmen menjaga kondusifitas wilayah sekaligus memastikan hak-hak masyarakat tetap terlindungi dari potensi kerugian akibat tumpang tindih batas.

Jhony Charles menyatakan, pemerintah daerah tidak ingin masalah ini berlarut hingga menimbulkan dampak sosial. Ia menekankan pentingnya dialog terbuka agar masyarakat dari dua wilayah kabupaten dapat menerima hasil penyelesaian dengan lapang dada.

“InsyaAllah, dengan musyawarah dan koordinasi lintas pihak, kita akan temukan solusi terbaik dan bisa diterima semua pihak,” kata Jhony Charles. Ia berharap dukungan masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban serta menghindari tindakan yang dapat memperkeruh suasana.

Sengketa tapal batas antara Rohil dan Rohul bukan pertama kali terjadi. Sejumlah titik di perbatasan kedua daerah kerap menjadi polemik akibat klaim lahan. Pemerintah provinsi bersama pihak terkait diharapkan segera mempercepat penyelesaian agar permasalahan serupa tidak kembali mencuat di kemudian hari.

Pemkab Rohil Apresiasi Pembangunan Dua SMU Baru dari Pemerintah Pusat

ROHIL, Tribunriau – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir mendapat tambahan dua unit pembangunan Sekolah Menengah Umum (SMU) baru. Lokasi pembangunan sekolah tersebut ditetapkan di Kecamatan Tanjung Medan, Desa Sei Tapah, dan Kecamatan Simpang Kanan.

Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhonny Charles, menyampaikan apresiasi kepada Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), Gubernur Riau Abdul Wahid, serta Kementerian Pendidikan atas realisasi pembangunan dua SMU tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari koordinasi intens dan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

“Rokan Hilir akhirnya mendapat kesempatan untuk memiliki dua SMU baru. Ini langkah penting dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya di Tanjung Medan dan Simpang Kanan,” ujar Jhonny Charles.

Ia menambahkan, kehadiran sekolah baru di dua kecamatan tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan sarana pendidikan menengah yang memadai. Selama ini, keterbatasan fasilitas sekolah menjadi tantangan besar bagi warga di wilayah itu.

Wakil bupati juga menyampaikan terima kasih kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang telah mendukung penuh proses sertifikasi lahan pembangunan sekolah. Dukungan itu, katanya, mempercepat realisasi proyek yang selama ini menjadi aspirasi masyarakat.

Dengan adanya pembangunan dua SMU baru, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir optimistis kualitas pendidikan di daerahnya akan semakin meningkat. Selain memperluas akses, langkah ini dinilai sebagai wujud nyata perhatian pemerintah terhadap masa depan generasi muda Rohil.

Bupati H.Bistamam dan Kadis LH Rohil Suwandi Bersama Petugas Lakukan Gotong Royong dan Penanaman Pohon

ROHIL, Tribunriau – Bupati Rokan Hilir H. Bistamam didampingi kepala dinas lingkungan hidup Rohil Suwandi S.Sos melakukan kegiatan gotong royong bersama dengan petugas kebersihan dan taman dinas lingkungan hidup kabupaten Rokan Hilir. Gotong royong kali ini dipusatkan dari tugu gong sampai ke labuhan tangga besar, dengan menurunkan sebanyak 350 orang Petugas.

Kepala dinas lingkungan hidup kabupaten Rokan Hilir Suwandi S.Sos saat dikonfirmasi, Sabtu (6/9/2025), mengatakan bahwa kegiatan gotong royong bersama tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Rohil H.Bistaman, yang dilaksanakan di Batu 7.

” Hari ini kami bersama pak Bupati melakukan gotong royong bersama dengan agenda Penanaman pohon Ketapang sebanyak 100 batang, menanam bunga Alamanda/trompet kuning, serta pembersihan parit dan pemotongan rumput. adapun kegiatan ini dalam rangka gotong royong bersama petugas kebersihan dan Taman Batu 7,” Ujar Suwandi.

Ia juga mengatakan, bahwa kegiatan gotong royong bersama bersih parit dan pemotongan rumput tersebut adalah kegiatan gotong royong rutin yang dilakukan oleh petugas dinas lingkungan hidup dengan tujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, serta mencegah banjir.

Lebih lanjut dikatakannya, Dengan dilaksanakan gotong royong ini di harapkan lingkungan dan kebersihan kota bagansiapiapi dapat terpelihara dengan baik, sehingga tamu -tamu yang datang dari luar daerah menimbulkan kesan yang baik, untuk itu mari kita jaga kebersihan lingkungan kita dengan membuang sampah pada tempatnya.

” Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati Rohil H.Bistamam yang telah ikut turun langsung untuk memimpin pembersihan parit dan penataan taman serta Penanaman pohon”, sebut suwandi.

Ia mendoakan semoga Bupati Rohil H Bistamam Dimudahkan segala urusan dan diberikan kesehatan. (Hen)

Camat Acil Esyno dan Ketua LAMR Kecamatan Bukit Batu Novri Jefrika Berikan Ucapan Selamat Kepada Ketua DKR Terpilih


Tribunriau.com. Sabtu, 6/09/2025. Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Kesenian Riau (DKR) resmi digelar pada Jumat, 5 September 2025, di Aula M. Yazid Bin Tomel, Dinas Kebudayaan Riau, Pekanbaru. Acara ini sekaligus menjadi forum Musyawarah Seniman Daerah (Musenda) yang dihadiri pengurus dewan kesenian kabupaten/kota se-Riau, sejumlah tokoh dan pelaku seni Riau.

Ya, ” Selamat Buat Jefri Al Malay terpilih sebagai Ketua Dewan Kesenian Propinsi Riau masa khidmad 2025 – 2030,” Demikan disampaikan Ketua LAMR Kecamatan Bukit Batu Novri Jefrika.

Hal senada Juga disampaikan Camat Bukit Batu Acil Esyno. SSTP.M.Si. Beliau Memberikan Ucapan Selamat Kepada Bg Jefri Al Malay atas Amanah yang diberikan, semoga Kesenian Riau makin dikenal baik skala Nasional bahkan Internasional dan melalui Kesenian dapat meningkatkan Pariwisata di Provinsi Riau dan makin mengenalkan Kecamatan Bukit Batu dengan segala macam potensi anak anak mudanya dapat difasilitasi dan semakin handal kedepannya. Sebagai mana kita Ketahui Jefry Al Malaysia merupakan Putra Asli Sungai Pakning. ” ujar beliau melalui sambungan telp.

Ketua Panitia Musenda, Hendra Burhan, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini telah dipersiapkan sejak awal tahun. “Panitia sudah dibentuk dan disahkan sejak Januari lalu. Semula Musenda direncanakan digelar pada 5 Juli, namun ditunda karena persoalan biaya,” ujarnya.
Musenda dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kebudayaan Riau, Ninno Wastikasari.

Ia menyampaikan harapan agar Musenda tahun ini dapat menjulang lebih tinggi dan melampaui batas harapan para seniman.
Salah satu agenda utama dalam Musenda pemilihan Ketua Umum DKR masa khimad 2025-2030.

Proses pemilihan diawali dengan penjaringan calon yang menghasilkan tujuh nama, Iskandar Zulkarnain (5 dukungan), Kunni Masrohanti (5), Amir Syahrudin (1), Jefrizal (8), Edy Ahmad RM (2), Agus S Alam (1), dan Marhalim Zaini (1).

Dalam penyampaian visi dan misinya, Jefrizal menekankan pentingnya menjadikan kesenian sebagai garda terdepan dalam membangun bangsa, dengan kekuatan yang tumbuh dari ceruk-ceruk kampung. Ia melihat DKR sebagai rumah bagi gagasan-gagasan besar seniman.

Iskandar Zulkarnain menawarkan sinergi antara program-program DKR dengan kebijakan pemerintah, sedangkan Kunni Masrohanti bertekad menjadikan DKR sebagai rumah seniman yang nyaman dan inklusif.

Sebelum pemilihan, Ketua DKR periode sebelumnya, Taufik Hidayat, telah menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepemimpinannya selama 2020–2025, yang kemudian diterima oleh para peserta Musenda. Dalam kesempatan itu, Taufik menegaskan tidak mencalonkan diri kembali meskipun memiliki peluang. “Meskipun saya berpeluang untuk maju, tapi saya tidak berkenan untuk maju sebagai calon DKR,” ujarnya.

Musda ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah dan masa depan kesenian di Riau lima tahun ke depan. (R461L)

Terbaru

Populer