Beranda blog Halaman 32

Komisi B DPRD Rohil RDP dengan masyarakat Bantaian dan PT. Sindora seraya Terkait kebun plasma

ROHIL, Tribunriau – selasa (16/9/2025) Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Rapat Dengar pendapat (RDP) Dengan masyarakat kecamatan Bantaian dan PT.Sindora Seraya Terkait kebun plasma. Masyarakat kecamatan Bantaian menuntut plasma 20 % dari lahan yang ada di PT.Sindora seraya.

Tokoh masyarakat kecamatan Bantaian, Abdul Rahman mengatakan, Kami hadir kesini melaporkan sama DPRD Kabupaten Rokan Hilir, karena HGU PT.Sindora seraya sudah 23 Tahun keberadaan nya di kecamatan Bantaian, sesuai aturan perusahaan penguna HGU Harus mengeluarkan 20 % untuk masyarakat, tapi sampai hari ini tidak ada dikeluarkan.

Ia menjelaskan, adapun tujuan kami pada rapat hari ini supaya perusahaan itu harus mengeluarkan 20% tersebut, Dia berharap harus disalurkan ke masyarakat.

“Apabila tidak ditanggapi oleh perusahaan tuntutan kami ini, seluruh aliran air di Bantaian akan kami tutup”, ujar Abdul Rahman.

Humas PT.Sindora seraya, Nasrudin Hasan, mengungkapkan, terkait kebun plasma inikan kembali ke tahun 2010, sebenarnya Tahun 2010 sudah selesai di DPRD Rohil saat itu komisi B, kalau lahan PT.Sindora seraya 3035 Hektar, lebih kurang 500 Hektar di kali 20%, karena ada keterlambatan – keterlambatan pada saat itu sebenarnya persoalan pokoknya bukan kepada kami .

“Ada berita acara tahun 2010 dan itu melalui proses yang begitu panjang untuk menuntut ke pengadilan Negeri, kita dimenangkan, kemudian pengadilan tinggi juga dimenangkan, bahkan keputusan Mahkamah Agung”, sebut Nasrudin.

Lanjut Dia, Apa yang kita laksanakan itu sudah memenuhi syarat peraturan perundang -undangan yang berlaku, jadi untuk itu apa yang dituntut masyarakat setelah 15 Tahun ini, yang namanya zaman demokrasi tentunya membuka ruang, kalau mereka bicara tentunya tidak boleh kita hambat, mereka punya pikiran kita juga tidak boleh menghambat.

“kalau pemikiran masyarakat itu sekarang orang perorang tentu kita tidak bisa layani, karena dahulunya kita berbicara atas nama masyarakat Bantaian melalui koperasi Dewa pahlawan. Jadi koperasi Dewa pahlawan mengatasnamakan masyarakat yang waktu itu beranggotakan 453, ujar Nasrudin.

Dia mengungkapkan, karena ada hal-hal dalam Perjanjian itu yang merasa dirugikan maka kita memberikan saat itu dan mereka minta kompensasi lahan 592 Hektar, tentunya tidak mungkin orang menunggu waktu begitu lama tidak ada perusahaan memberikan kompensasi .

“Maka saat itu, kita sampaikanlah kompensasi kepada masyarakat sebesar 2,5 Milyar. Mengenai uang tersebut tidak ada kewenangan kita yang membagi, tentu koperasi yang membagi dan waktu itu sudah terbagi dengan baik, menurut informasi yang sudah sampai”, kata Nasrudin.

Lebih lanjut dikatakan Nasrudin, Hari ini 15 Tahun setelah masa itu, kemudian timbul lagi, tentunya ini menjadi tanda tanya, ada apa sebenarnya, untuk itu perlulah mempelajari lebih dalam apa sebenarnya yang dituntut ini, lahan yang dulu itu siapa yang menguasai, apakah lahan itu dipegang koperasi atau orang perorang, itukan urusan koperasi dan bukan urusan kita lagi. Tapi kalau itu kembalikan kepada kita, tentunya kita pelajari dulu hal tersebut.

“ada pengadilan, pemerintah, DPRD kita cek ulang, mana lahan yang dulu kita serahkan, itu adalah lahan perizinan dari awal yang kita dapat dari pemerintah, jadi perizinan PT. Sindora seraya pada waktu itu sekira 10960 Hektar, ternyata kita hanya punya kebun 3035 Hektar dan sisanya di klaim oleh masyarakat, jadi mengalah bagaimana lagi PT.Sendora seraya kepada masyarakat yang ada di perizinan itu”, sebut Nasrudin.

Tapi bagi kita, Tambah Nasrudin Hasan, kalau itu masih ada tuntutan, PT.Sindora seraya akan buka, apa sih tuntutan nya, kita akan pelajari dulu, mengapa ini, nah, kalau memang ini tidak bisa diselesaikan, ada pemerintah, karena kitakan negara hukum.

“kami mengucapkan Terima kasih kepada DPRD Rohil sudah melayani kami, PT.Sindora Seraya membuka ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan hal -hal yang bersangkutan dengan kepentingan Dia, tetapi apa yang sudah kami selesaikan tentu kami tidak akan mundur, kedepan kami akan melakukan hal yang terbaik untuk masyarakat”, kata Nasrudin.

Ketua Komisi B DPRD Rohil Cindi Rahmadani. SE mengatakan, akan menindak lanjuti dan menangapi aspirasi dari pada masyarakat kecamatan Bantaian prihal dengan kebun plasma 20 % dari lahan yang ada di PT. Sindora saraya yang diminta oleh masyarakat kecamatan Bantaian, kami akan menindak lanjuti ke proses selanjutnya .

Kemudian Anggota komisi B DPRD Rohil, Jhoni simanjuntak, menambahkan, bahwa undang -undang nomor 14 tentang perkebunan, khususnya pasal 58 ayat 1, bahwa perusahaan perkebunan wajib memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat plasma paling rendah 20 %.

“Kita mengawal ini supaya PT. Sindora Seraya memfasilitasi yang 20 % dari kebun plasma, hasil rapat tadi, kita ingin mengawal ini sampai kebutuhan masyarakat terpenuhi”, pungkas simanjuntak.

Pada Rapat dengar pendapat tersebut juga dihadiri Dinas ketahanan pangan dan pertanian kabupaten Rokan Hilir dan Badan pertanahan Nasional (BPN) Rokan Hilir. (Hen)

Berlanjut, Pemdes Harapan Baru Bangun Drainase Selesai 100% Dusun Sidorejo dari Dana Desa TA 2025

Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Berlanjut, Pemerintah Desa (Pemdes) Harapan Baru telah menyelesaikan pembangunan Drainase di Jl.Sidorejo RT01 RW08 Dusun Sidorejo, Desa Harapan Baru, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Yangmana pembangunan Drainase tersebut yang tertera di papan pengumuman proyek disebutkan, menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp.56.845.000 (melingkupi Fisik+ BOP + Honor TPK + Pajak), Volume: 69 x 0,7 x 0,5 meter, dan pelaksana kegiatan adalah TPK Desa Harapan Baru.

Seperti yang diterangkan Kepala Desa Harapan Baru Tarmin melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Joko Handoko, Selasa (16/09/25) di ruangan Sekdes Desa Harapan Baru.

Diberitakan di media ini sebelumnya, dikatakan Sekdes, bahwa untuk tahap 1 kegiatan proyek pembangunan menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2025, ada sebanyak 4 kegiatan yang sudah selesai dikerjakan 100% melalui Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Harapan Baru.”Pertama, kegiatan pembangunan drainase di Jl.Dusun Makmur RT01 RW 02 Dusun Makmur, Kedua, pembangunan Turap Posyandu Mawar di RT 01 RW 03 Dusun Sukojadi, Ketiga, pembangunan Drainase di Jl.Sukojadi RT03 RW03 Dusun Sukojadi, Keempat, pembangunan Drainase di Jalan Sidorejo RT01 RW08 Dusun Sidorejo,” sebutnya.

Mudah-mudahan, sambung Sekdes, pembangunan yang telah diselesaikan tersebut, dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat dan juga sebagai bukti Pemerintah Desa Harapan Baru peduli untuk kemajuan desanya.”Disamping itu pula melaksanakan perintah pembangunan dari pemerintah pusat, yakni, “Desa Membangun” melalui Program Dana Desa, sehingga perekonomian masyarakat desa semakin maju dan berkembang,” ujarnya.

Kembali Pemdes Harapan Baru Bangun Drainase Selesai 100% Dusun Sukojadi dari Dana Desa TA 2025

Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Kembali Pemerintah Desa (Pemdes) Harapan Baru telah menyelesaikan pembangunan Drainase di Jl.Sukojadi RT03 RW03 Dusun Sukojadi, Desa Harapan Baru, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Yangmana pembangunan Drainase tersebut yang tertera di papan pengumuman proyek disebutkan, menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp.52.305.000 (melingkupi Fisik+ BOP + Honor TPK + Pajak), Volume: 74 x 0,5 x 0,5 meter, dan pelaksana kegiatan adalah TPK Desa Harapan Baru.

Demikian diterangkan Kepala Desa Harapan Baru Tarmin melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Joko Handoko, Selasa (16/09/25) di ruangan Sekdes Desa Harapan Baru.

Dikatakanya, bahwa untuk tahap 1 kegiatan proyek pembangunan menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2025, ada sebanyak 4 kegiatan yang sudah selesai dikerjakan 100% melalui Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Harapan Baru.”Pertama, kegiatan pembangunan drainase di Jl.Dusun Makmur RT01 RW 02 Dusun Makmur, Kedua, pembangunan Turap Posyandu Mawar di RT 01 RW 03 Dusun Sukojadi, Ketiga, pembangunan Drainase di Jl.Sukojadi RT03 RW03 Dusun Sukojadi, Keempat, pembangunan Drainase di Jalan Sidorejo RT01 RW08 Dusun Sidorejo,” sebutnya.

Mudah-mudahan, sambung Sekdes, pembangunan yang telah diselesaikan tersebut, dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat dan juga sebagai bukti Pemerintah Desa Harapan Baru peduli untuk kemajuan desanya.”Disamping itu pula melaksanakan perintah pembangunan dari pemerintah pusat, yakni, “Desa Membangun” melalui Program Dana Desa, sehingga perekonomian masyarakat desa semakin maju dan berkembang,” ujarnya.

Pemdes Harapan Baru Membangun Turap Posyandu Mawar Dusun Sukojadi dari Dana Desa TA 2025

Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Pemerintah Desa (Pemdes) Harapan Baru telah menyelesaikan pembangunan Turap Posyandu Mawar di RT01 RW04 Dusun Sukojadi, Desa Harapan Baru, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Pembangunan Turap tersebut yang tertera di papan pengumuman proyek disebutkan, menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp.21.270.000 (melingkupi Fisik+ BOP + Honor TPK + Pajak), Volume: 18 meter, dan pelaksana kegiatan adalah TPK Desa Harapan Baru.

Demikian diterangkan Kepala Desa Harapan Baru Tarmin melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Joko Handoko, Selasa (16/09/25) di ruangan Sekdes Desa Harapan Baru.

Dikatakanya, bahwa untuk tahap 1 kegiatan proyek pembangunan menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2025, ada sebanyak 4 kegiatan yang sudah selesai dikerjakan 100% melalui Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Harapan Baru.”Pertama, kegiatan pembangunan drainase di Jl.Dusun Makmur RT01 RW 02 Dusun Makmur, Kedua, pembangunan Turap Posyandu Mawar di RT 01 RW 03 Dusun Sukojadi, Ketiga, pembangunan Drainase di Jl.Sukojadi RT03 RW03 Dusun Sukojadi, Keempat, pembangunan Drainase di Jalan Sidorejo RT01 RW08 Dusun Sidorejo,” sebutnya.

Mudah-mudahan, sambung Sekdes, pembangunan yang telah diselesaikan tersebut, dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat dan juga sebagai bukti Pemerintah Desa Harapan Baru peduli untuk kemajuan desanya.”Disamping itu pula melaksanakan perintah pembangunan dari pemerintah pusat, yakni, “Desa Membangun” melalui Program Dana Desa, sehingga perekonomian masyarakat desa semakin maju dan berkembang,” ujarnya.

Pemdes Harapan Baru Selesai 100% Membangun Drainase Jl.Dusun Makmur dari Dana Desa TA 2025

Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Pemerintah Desa (Pemdes) Harapan Baru telah menyelesaikan 100% pembangunan Drainase di Jl.Dusun Makmur RT01 RW02 Dusun Makmur, Desa Harapan Baru, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Pembangunan Drainase tersebut yang tertera di papan pengumuman proyek disebutkan, menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp.110.030.000 (melingkupi Fisik+ BOP + Honor TPK + Pajak), Volume: 147 x 0,5 x 0,5 meter, dan pelaksana kegiatan adalah TPK Desa Harapan Baru.

Demikian diterangkan Kepala Desa Harapan Baru Tarmin melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Joko Handoko, Selasa (16/09/25) di ruangan Sekdes Desa Harapan Baru.

Dikatakanya, bahwa untuk tahap 1 kegiatan proyek pembangunan menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2025, ada sebanyak 4 kegiatan yang sudah selesai dikerjakan 100% melalui Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Harapan Baru.”Pertama, kegiatan pembangunan drainase di Jl.Dusun Makmur RT01 RW 02 Dusun Makmur, Kedua, pembangunan Turap Posyandu Mawar di RT 01 RW 03 Dusun Sukojadi, Ketiga, pembangunan Drainase di Jl.Sukojadi RT03 RW03 Dusun Sukojadi, Keempat, pembangunan Drainase di Jalan Sidorejo RT01 RW08 Dusun Sidorejo,” sebutnya.

Mudah-mudahan, sambung Sekdes, pembangunan yang telah diselesaikan tersebut, dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat dan juga sebagai bukti Pemerintah Desa Harapan Baru peduli untuk kemajuan desanya.”Disamping itu pula melaksanakan perintah pembangunan dari pemerintah pusat, yakni, “Desa Membangun” melalui Program Dana Desa, sehingga perekonomian masyarakat desa semakin maju dan berkembang,” ujarnya.

DPRD Rohil Minta Dinas PUPR Gesa Kegiatan Tahun 2025

ROHIL, Tribunriau – Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Rapat Dengar pendapat dengan Dinas Pekerjaan umum dan penataan Ruang (PUPR) Rohil terkait realisasi anggaran, Dalam rapat tersebut DPRD Rohil meminta Dinas PUPR Rohil untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan Tahun 2025.

“Rapat Dengar pendapat hari ini bersama PUPR Rohil terkait realisasi Anggaran pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025”, kata wakil ketua DPRD Imam seroso. SE di kantor DPRD Rohil Bagansiapiapi, usai Rapat, senin (15/9/2025).

Ia mengungkapkan, DPRD Rohil mengundang kadis PUPR Kabupaten Rokan Hilir karena banyak kegiatan yang belum bisa dikerjakan.

“mudah -mudahan diakhir September Tahun 2025 sudah selesai semua, mana jalan yang harus dibangun yang sudah masuk tahun 2025 ini bisa dilaksanakan “, tegas imam seroso.

Makanya pada rapat tadi, kami (DPRD) mengesa dinas PUPR Rohl untuk melaksanakan kegiatan Tahun 2025, kata imam seroso.

Di tempat yang sama, kadis PUPR Rohil, Khoirul Fahmi.ST mengatakan, kami tadi rapat bersama komisi C DPRD Rohil, “Alhamdulillah kegiatan APBD murni Tahun 2025 pada bulan September ini sudah terkontrak semua, sekarang sudah berjalan dan ada yang belum terkontrak, mungkin akhir bulan September tahun 2025 selesai semua”, sebut Khoirul Fahmi. (Hen)

Inkado Kecamatan Bukit Batu Kembali Ikuti Kejuaraan Terbuka Se- Riau Dandim 0320/Dumai


Tribunriau.com. Sungai Pakning, 15/09/2025. Team Inkado Kecamatan Bukit Batu Kembali akan mengikuti Kejuaraan Terbuka Karate Se- Riau Piala Dandim 0320/Dumai yang akan diselenggarakan pada tanggal 02 s/d 04 Oktober mendatang di Aula klenteng Hock Liong Kiong Kegiatan yang diselenggarakan dalam Rangka HUT TNI ke – 80 Tahun 2025.

Benar “Insya Allah, kita sedang melakukan Persiapan untuk event Kejuaraan yang akan dilaksanakan di Klenteng Hock Liong Kiong, Dumai, sebanyak 16 atlit kita akan ambil bagian dalam kejuaraan ini” ujar M Tagar Selaku Ketua Inkado Kec bukit batu

Berbagai persiapan semaksimal kita lakukan, bagi ke 16 atlit yang akan ikut bagian, secara rutin melakukan latihan uji tanding di dojo masing masing yang berada di wilayah Kecamatan Bukit Baru.

Untuk itu kami mengharap kan dukungan dari Semua Pihak, dapat membantu memberikan support kepada atlit kita, baik moril maupun materil mengingat atlit atlit kita selalu berprestasi dalam setiap event yang di ikuti.( R461L )

Dukung Diaktifkanya Satkamling, Bupati: Keamanan dan Ketertiban Terwujud Pertumbuhan Ekonomi Juga Baik

Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Kepolisian Resort (Polres) Bengkalis melaksanakan kegiatan Apel Akbar Pengaktifan Satkamling di wilayah hukum Polres Bengkalis, di Halaman Kantor Camat Mandau, Jl.Jenderal Sudirman Duri, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Jumat (12/09/25).

Sambutan Bupati Bengkalis Kasmarni mengatakan, bahwa atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis mendukung penuh diaktifkannya kembali (Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) sebagai garda terdepan menjaga keamanan lingkungan.

Sangat penting menghidupkan kembali Satkamling untuk memperkuat keamanan di tingkat lingkungan terkecil.Keamanan harus dijaga dari lingkup terkecil, dimulai dari lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Jika keamanan dan ketertiban terwujud maka pertumbuhan ekonomi juga akan baik.Kalau keamanan suatu lingkungan terjaga dengan baik, Insyaallah ekonomi bisa tumbuh berkelanjutan,” kata Bupati.

Apel dipimpin Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan diikuti jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bengkalis, serta ratusan peserta apel terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Damkar, Satpol PP, Organisasi Kemasyarakatan dan anggota Linmas.

Kapolres mengatakan, Satkamling adalah wujud nyata garda terdepan solidaritas dan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan.

“Mari kita jadikan Satkamling sebagai pilar keamanan lingkungan tingkat RT RW wilayah Kabupaten Bengkalis yang berperan aktif mencegah gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta menumbuhkan kepedulian antar warga,” ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan, Pos Satkamling juga dapat digunakan sebagai gerakan peduli lingkungan, pos yang asri ,bersih dan nyaman menjadi nilai tambah selain menjaga keamanan juga turut melestarikan lingkungan.

Konfercab PGRI Pinggir Dihadiri Pemerintah, Suherman Terpilih Ketua Baru

Bengkalis (Pinggir), Tribunriau – Panitia pelaksana pemilihan pengurus baru Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Pinggir Periode 2025-2030, melaksanakan Konferensi Cabang (Konfercab) setelah masa jabatan kepengurusan cabang Periode 2022-2025 berakhir, di Gedung Serbaguna Hj. Nuryah Binti Penghulu Sontel Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Kamis (11/09/25).

Yangmana menurut penjelasan pengurus lama, selama masa kepengurusan, PGRI Kecamatan Pinggir telah melaksanakan berbagai program yang berfokus pada peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru, memperkuat solidaritas anggota, serta memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan di tingkat kecamatan.

Pada kata sambutan Camat Pinggir Zama Rico Dakanahay yang diwakili Sekretaris Camat (Sekcam) Susanty menyampaikan, ucapan apresiasi terhadap kiprah PGRI Kecamatan Pinggir yang telah berperan aktif dalam mendukung pembangunan di bidang pendidikan.

“Kami memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pengurus PGRI Kecamatan Pinggir Periode 2022-2025 yang telah menuntaskan masa bakti dengan penuh dedikasi. Semoga konferensi ini berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang membawa kebaikan serta kemajuan bersama,” katanya.

Dikesempatan ini, Sekcam Susanty juga mengigatkan bahwa pentingnya sinergi antara PGRI dengan Pemerintah Kecamatan Pinggir, dengan harapan agar PGRI terus menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di Kecamatan Pinggir.

“Guru adalah ujung tombak pembangunan SDM, dan PGRI memiliki peran penting dalam menjaga profesionalisme sekaligus memperkuat solidaritas di kalangan tenaga pendidik”, ucapnya.

Kemudian kata sambutan dari Ketua PGRI Kecamatan Pinggir Periode 2022-2025 Sundakir menyampaikan, ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus, anggota, dan mitra kerja yang telah mendukung jalannya roda organisasi.

“Alhamdulillah, masa jabatan ini dapat kami tuntaskan sesuai amanah organisasi. Dukungan, kekompakan, dan kebersamaan para guru menjadi kunci utama jalannya roda organisasi. Kami berharap kepengurusan baru nantinya bisa melanjutkan serta mengembangkan program yang sudah dirintis,” ujarnya.

Dengan berakhirnya Masa Bakti XXII Periode 2022-2025, PGRI Kecamatan Pinggir akan segera memilih kepengurusan baru melalui Konferensi Cabang (Konfercab) ini. Semua pihak berharap kepengurusan baru mampu melanjutkan estafet perjuangan, menjaga kekompakan, serta membawa PGRI Kecamatan Pinggir semakin maju dan berdaya guna bagi masyarakat serta dunia pendidikan.

Setelah dilakukanya pemilihan secara demokrasi, akhirnya Suherman terpilih jadi Ketua PGRI Kecamatan Pinggir Periode 2025-2030.

Acara Konfercab ini turut dihadiri, Ketua PGRI Kabupaten Bengkalis Peppi Sumanty, Kepala Desa Muara Basung Akhyar Mukmin, Ketua Panitia Pelaksana (Konfercab) PGRI Kecamatan Pinggir Ali Afrizal, Bhabinkamtibmas Desa Muara Basung Aipda Wawan Saputra, Kapolsek Pinggir, serta Danramil 03 Mandau, Pj Kepala Desa Tengganau M. Fahmi Ulul Albaab, Kepala Sekolah serta Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Pinggir dan Talang Muandau, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pendidikan, Tokoh Pemuda, Tokoh Wanita, Tokoh Masyarakat dan Tamu Undangan.


DARI TANJUNG LEBAN KE CHENNAI, PROGRAM MADU GAMBUT CSR PT KPI RU II SUNGAI PAKNING RAIH PENGHARGAAN DI AJANG INTERNASIONAL


Tribunriua.com.Sungai Pakning, 10 September 2025, Hamparan lahan gambut yang dulunya rentan terbakar di Kabupaten Bengkalis, kini telah bertransformasi menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat lewat budidaya lebah madu. Dari lahan yang dulu dipenuhi kecemasan, lahir harapan baru bagi para pencari madu.

Transformasi inilah yang diwujudkan melalui program CSR Budidaya Lebah Gambut Ramah Lingkungan PT Kilang Pertamina Internasional RU II Sungai Pakning. Program ini mengajak masyarakat Desa Tanjung Leban untuk beralih dari pencarian madu liar yang penuh risiko menjadi budidaya lebah yang lebih aman, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi.

Keberhasilan ini tidak hanya mengubah wajah desa, tetapi juga mengantarkan kabar manis hingga ke panggung internasional. Pada September 2025, program ini meraih penghargaan Best CSR Project of The Year di ajang bergengsi 14th Edition Corporate Social Responsibility Summit & Awards di Chennai, India.

“Penghargaan ini adalah bukti bahwa perubahan yang lahir dari desa bisa memberi inspirasi global. Dari madu gambut, kita belajar bagaimana masyarakat bisa berdaya sekaligus menjaga bumi,” ujar Ririanti Safrida, Manager Production RU II Sungai Pakning.

Penghargaan Best CSR Project of The Year mengukuhkan upaya PT Kilang Pertamina Internasional RU II Sungai Pakning dalam mewujudkan triple bottom line—people, planet, profit—dengan menyelaraskan dampak sosial, lingkungan, dan ekonomi secara berkelanjutan. Masyarakat diberi kesempatan untuk tumbuh dan mandiri, alam gambut dijaga lewat budidaya ramah lingkungan dan inovasi, serta petani madu mendapatkan penghidupan yang layak dari usaha yang berkelanjutan. Dengan begitu makna ini semakin meluas bahwa kesuksesan bukan hanya soal hasil, tapi juga tentang bagaimana kita menjaga dan berbagi kebaikan untuk masa depan bersama.

Kini, warga Desa Tanjung Leban bukan lagi sekadar pencari madu, melainkan petani yang mengelola koloni lebah di pekarangan rumah. Produk Madu Biene yang mereka hasilkan telah menjadi identitas baru desa—simbol kerja keras, inovasi, dan cinta lingkungan. Desa Tanjung Leban tumbuh menjadi Eduwisata Madu Biene, tempat orang datang untuk belajar budidaya lebah sekaligus merasakan langsung harmoni antara manusia dan alam.

Sebagai upaya menjaga keberlanjutan, masyarakat bersama PT Kilang Pertamina Internasional RU II Sungai Pakning juga melakukan penanaman bibit pohon di Desa Tanjung Leban dan kawasan Eduwisata Madu Biene. Pohon-pohon ini ditanam bukan hanya untuk mempercantik lanskap desa, tetapi juga sebagai sumber pakan bagi koloni lebah yang dibudidayakan. Langkah sederhana ini sekaligus menjadi wujud nyata pelestarian ekosistem gambut, memastikan ketersediaan pangan lebah, menjaga keseimbangan alam, dan memperkuat identitas desa sebagai pusat madu ramah lingkungan.

Capaian di Chennai menjadi pengakuan global atas kerja bersama masyarakat dan perusahaan. Lebih dari sekadar program CSR, budidaya lebah gambut telah menjadi simbol transformasi: dari stigma negatif pencari madu hutan, kini menjelma cerita sukses tentang kemandirian ekonomi, kepedulian lingkungan, dan warisan manis bagi generasi mendatang.(R461L)

Terbaru

Populer