Beranda blog Halaman 1323

Bulog Segera Lepas Beras Impor ke Pasar

JAKARTA, Tribunriau- Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) segera menggelontorkan beras impor ke pasar. Hal itu dilakukan melalui kegiatan operasi pasar murah.

Direktur Utama Perum Bulog, Djarot Kusumayakti, menjelaskan Bulog telah diperintahkan oleh Presiden Joko Widodo untuk menekan harga kembali pada harga normal. Salah satu strateginya melalui operasi pasar murah yang dilakukan sejak Senin (19/3). Operasi pasar murah dilakukan di pasar-pasar seluruh Indonesia.

“Untuk melaksanakan operasi pasar murah ini segala daya di Bulog dimanfaatkan. Salah satunya beras-beras yang ada di Bulog baik beras-beras dari dalam negeri maupun beras impor,” kata Djarot kepada wartawan seusai acara penandatanganan Nota Kesepahaman antara Bulog dengan BPS di Kantor Perum Bulog, Jakarta, Selasa (20/3).

Dalam operasi pasar tersebut, Bulog berencana melepas 400 ribu ton beras selama dua bulan ke depan. Hal itu juga untuk mengantisipasi kenaikan harga beras menjelang bulan Ramadhan dan Lebaran. Beras yang dilepas ke pasar terdiri dari tiga macam kualitas yakni beras premium, beras medium dan beras kualitas bawah, dengan harga di bawah pasar.

Operasi pasar murah tersebut juga memanfaatkan beras hasil dari impor. “Beras impor mulai sekarang sudah disiapkan untuk digelontorkan,” ujarnya.

Djarot menambahkan, rencana realisasi impor beras sampai akhir Maret totalnya mencapai 500 ribu ton. Pada tahap pertama sudah terlaksana sebanyak 261 ribu ton dari Thailand dan Vietnam. Selain itu, juga masuk 10 ribu ton dari India serta 10 ribu ton lagi dari India pada akhir bulan.

Sisanya, 219 ribu ton akan dilakukan tahap kedua pada sampai pertengahan tahun ini. “Sampai akhir Maret targetnya masuk 420 ribu ton. Sisanya 80 ribu ton sampai pertengahan tahun,” terangnya.

Selain beras, operasi pasar murah tersebut juga menyediakan bahan pokok lainnya seperti minyak goreng, gula pasir, daging, serta produk-produk lokal dibebaskan seperti telur, daging ayam dan sebagainya.

Djarot mengklaim, stok beras di Bulog dalam kondisi aman. Saat ini, stok beras di gudang Bulog mencapai sekitar 600 ribu ton. Stok tersebut termasuk beras rastra yanh disalurkan untuk keluarga penerima bantuan sosial.

Dia memprediksi, rencana penggelontoran beras 400 ribu ton dalam operasi pasar murah tersebut akan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama dua bulan ke depan. Di samping itu, Bulog juga mulai melakukan penyerapan beras dari petani yang telah memasuki masa panen. Penyerapan beras dari petani setiap harinya mencapai rata-rata 6.000-7.000 ton.

Sedangkan kebutuhan penyaluran bantuan sosial sebesar 140 ribu ton per bulan. “Stok di gudang hari ini hampir 600 ribu ton. Kemudian masih akan ada masukan-masukan stok yang ada terutama setelah panen ini. Jadi tidak ada masalah,” ujarnya.

Untuk mengurangi kemungkinan salah masuk, lanjutnya, Bulog mencoba menjual bahan pokok dengan merek. Nantinya, akan ada merek Beras Kita Medium, merek Beras Kita Premium, merek Gula Manis Kita, Minyak Goreng Kita dan lain sebagainya. Hal itu untuk menjadi standardisasi bagi konsumen. (rci)

Pemerintah Diminta Pastikan Data Produksi Beras Nasional

JAKARTA, Tribunriau- Kementerian Perekonomian (Kemenko) saat ini meminta Bulog bisa menggelontorkan beras impornya ke pasar. Sebelum hal tersebut direalisasikan, Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI) Henry Saragih meminta pemerintah pastikan data produksi beras nasional terlebih dahulu.

“Sebaiknya pemerintah memastikan kembali produksi beras nasional Indonesia 2017, karena menurut Kementerian Pertanian (Kementan) kan surplus, dan surplusnya itu luar biasa jumlahnya,” kata Henry dilansir dari Republika, Selasa (20/3).

Untuk itu, Henry meminta Presiden Joko Widodo bisa memerintahkan Kementan untuk menujukan bukti beras surplus tersebut. Selain itu, Kementerian Perdagangan (Kemendag) juga diminta menjelaskan mata rantai perdagangan beras saat ini.

Hal itu menurutnya jika dilakukan bisa memberikan pencerahan mengapa harga beras hingga saat ini masih tinggi. “Jelaskan ke publik mengapa harga beras masih tinggi,” tutur Henry.

Sebelum beberapa hal tersebut dilakukan, Henry meminta sebaiknya beras yang sudah diimpor disimpan di gudang Bulog. Selain itu juga disimpan di negara asal beras impor jika belum sempat dikirim ke Indonesia meski sudah disimpan.

“Sebab ini kan karena Kementan masih tetap bertahan mengatakan bahwa produksi beras di Indonesia surplus dan surplusnya luar biasa,” ungkap Henry.

Untuk itu, dia menegaskan langkah pemerintah yang akan melepas beras impor ke pasar belum tepat. Sebab, kata Henry, saat ini belum ada kejelasan mengenai data beras nasional. Begitu juga dengan harga beras yang tinggi juga menurutnya patut dipertanyakan apakah karena produksi yang rendag atau mata rantai yang dikuasai mafia. (rci)

Dukung Pemukim Israel, President Palestina Sebut Dubes AS ‘Anak Anjing’

RAMALLAH, Tribunriau- Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Senin (19/3) menyebut duta besar Amerika Serikat untuk Israel sebagai ‘anak anjing’ karena dukungannya untuk pemukim Israel di Tepi Barat. Pemimpin Palestina tersebut menuduh Duta Besar David Friedman membela pemukim Israel di Tepi Barat dengan mengatakan bahwa mereka sedang membangun “tanah mereka.”

“Anak anjing mengatakan mereka membangun di tanah mereka? Dia adalah seorang pemukim, dan keluarganya adalah pemukim, dan dia adalah duta besar AS di Tel Aviv. Apa yang harus kita harapkan darinya?,” ujar Abbas dengan nada marah.

Friedman, pendukung kuat gerakan pemukim Israel, sangat antusias terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump pada 6 Desember untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan untuk memindahkan kedutaan AS di sana.

“Tanggapannya adalah untuk menyebut saya sebagai anak anjing. Anti-Semitisme atau wacana politik? Saya tidak menghakimi, saya menyerahkannya semua padamu,” ujar Friedman menanggapi pernyataan Presiden Palestina.

Utusan AS untuk Timur Tengah Jason Greenblatt mengeluarkan sebuah pernyataan yang menyebut pernyataan Abbas sangat tidak pantas.

Pengumuman Trump tentang Jerusalem menyenangkan otoritas Israel, tetapi membuat marah bangsa Palestina. Israel menganggap Yerusalem sebagai ibu kotanya yang abadi dan tak terpisahkan, meskipun tidak diakui secara internasional.

Sebaliknya, bangsa Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara Palestina di masa depan. (rci)

Liga Arab akan Jegal Israel Jadi Anggota Dewan Keamanan PBB

RIYADH, Tribunriau- Pertemuan puncak negara Arab untuk membendung Israel menjadi anggota bergilir Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) akan dilangsungkan di Riyadh pada 15 April 2018 mendatang.

Pertemuan tingkat tinggi itu ditunda dari rencana sebelumnya, pada bulan Maret. Hal itu karena waktu tersebut bersamaan dengan pemilihan presiden Mesir, kata Liga Arab pada bulan lalu.

Untuk mendapatkan kursi di Dewan Keamanan PBB, suatu negara membutuhkan dua pertiga suara di Majelis Umum PBB, yang beranggotakan 193 negara. Calon anggota bergilir Dewan Keamanan diajukan oleh kelompok lima kawasan. Namun pemilihan untuk menentukan yang akan menjadi anggota Dewan dilakukan oleh seluruh anggota Majelis Umum. (rci)

Sembilan Ruko di Dumai Dilahap ‘Sijago Merah’

Petugas Damkar berupaya memadamkan kobaran api. Foto: Istimewa

DUMAI, Tribunriau- Sebanyak sembilan rumah toko (Ruko) di Jalan Sudirman, Kota Dumai ludes dilahap ‘sijago merah’, Selasa (20/3/2018) malam.

Kebakaran tersebut sontak menjadi tontonan warga sehingga memadati jalan serta terhambatnya mobil pemadam kebakaran untuk melakukan tugas pemadaman.

Informasi yang berhasil dihimpun, Wakil Walikota (Wawako) Dumai, Eko Suharjo juga turun ke lokasi. Dirinya menghimbau agar masyarakat memberikan ruang kepada pihak berwenang yang sedang bertugas dan tidak memadati lokasi.

“Yang tidak berkepentingan, silahkan menjauh,” ujarnya menghimbau masyarakat agar petugas tidak terhambat dalam pekerjaannya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penyebab terjadinya kebakaran yang menghanguskan delapan toko emas dan satu toko kelontong itu. Kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah. (isk)

Tak Cukupi Kebutuhan Industri, Pemerintah Import Garam

JAKARTA- Produksi garam rakyat saat ini belum masuk kriteria kebutuhan industri karena dari segi kualitas tidak memenuhi standar. Demikian disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Agung Kuswandono.

“Kita punya garam rakyat, namun dari segi jumlah maupun kualitas belum bisa memenuhi untuk garam industri,” kata dia di Cirebon, Jawa Barat, Selasa (20/3).

Dia menjelaskan, garam industri mempunyai standar tinggi, sedangkan garam rakyat tidak bisa memenuhinya, seperti dari segi HCL-nya. Garam rakyat masih di bawah 94 HCL.

Untuk industri, katanya, HCL harus mencapai 97. Karena itu dipastikan tidak bisa masuk kriteria garam industri. “Garam industri ini standarnya tinggi, sedangkan garam rakyat ini dari segi HCL saja masih belum mencapai,” tuturnya.

Dengan kondisi tersebut, kata Agung, saat ini Indonesia masih membutuhkan garam impor untuk industri, sehingga pemerintah pun sudah menetapkan jumlahnya.

“Mengapa ditetapkan jumlah untuk diimpor, karena garam impor ini bukan langsung bisa gantikan oleh garam rakyat itu yang harus kita ketahui,” tuturnya.

Ia mengatakan kualitas garam rakyat tidak memenuhi standar garam industri, seperti makanan, minuman, maupun farmasi. Untuk itu, kata Agung, garam rakyat harus dikelola dengan baik, agar bisa memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh industri.

“Jadi harus ada sistem pengolahannya, karena garam industri itu sudah dicuci dua kali, sedangkan garam kita langsung diangkut tanpa adanya proses,” kata Agung. (rci/red)

Penerapan Pancung di Aceh, Ini Tanggapan KH Cholil Nafis

JAKARTA- Wacana hukum pancung yang akan diterapkan pemerintah Daerah Istimewa Aceh mendapat tanggapan dari berbagai pihak, termasuk dari Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia MUI), KH Cholil Nafis. Menurut Kiai Cholil, apapun hukum yang akan diterapkan oleh Pemda Aceh tidak boleh bertentangan dengan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

“Intinya soal hukum pancung itu diserahkan kepada masyarakat Aceh karena kota khusus. Tapi jangan bertentangan dengan UUD. Prinsipnya dalam hukum itu membuat jera dan preventif,” ujar Kiai Cholil dilansir dari Republika.co.id, Selasa (20/3).

Wacana penerapan hukuman qisas bagi terpidana kasus pembunuhan itu mengemuka setelah Gubernur Aceh Irwandi menyatakan keinginannya untuk menerapkan hukuman mati agar memberikan rasa takut pada orang lain yang berencana membunuh. Menurut Gubernur, Aceh mempunyai wewenang untuk menerapkan syariat Islam.

Terkait hal itu, Kiai Cholil mengatakan bahwa semua umat Islam di Indonesia juga setuju dengan penerapan syariat Islam. Namun, kata dia, yang menjadi perdebatan adalah ketika mencoba melakukan formalisasi pidana Islam dalam hukum nasional.

“Siapa yang tidak setuju dengan penerapan syariah. Kita setiap saat melaksanakan syariah. Yang menjadi perdebatan itu adalah formalisasi pidana Islam dalam hukum nasional,” ucapnya.

Ia menuturkan, selama ini syariat Islam juga sudah masuk dalam hukum negara, seperti terkait dengan ekonomi syariah maupun dalam undang-undang tentang akad nikah. Namun, menurut Kiai Cholil, syariat Islam juga tidak bisa dipaksakan dalam kehidupan bernegara.

“Kok fobia dengan syariat? Kita itu jangan fobia dengan syariat. Tetapi tidak bisa juga dalam konteks negara ini memaksakan syariat Islam dalam kehidupan kita,” kata pimpinan Pesantren Cendekia Amanah ini.

Menurut Kiai Cholil, wacana hukum pancung tersebut harus dikorelasikan dengan masyarakat setempat dan juga UUD 1945. Jika tidak bertentangan dengan kondisi masyarakat dan UUD, maka boleh saja diterapkan. Namun, kata Kiai Cholil, bukan berarti dirinya setuju dengan hukuman pancung tersebut.

“Bukan saya setuju hukum pancung, karena saya belum membuka atau mengkaji tentang hukum ini dengan hukum nasional,” jelasnya.

Pantauan di beberapa media sosial, hampir secara keseluruhan masyarakat Aceh sangat setuju dengan penerapan hukuman pancung, karena nyawa dijaga dengan nyawa. (rci/red)

Lolos dari Peluru Bius, Bonita Makin Buas

PEKANBARU – Harimau Sumatera (Phantera Tigris Sumatrae) yang bernama Bonita semakin buas usai lolos dari peluru bius petugas.

Harimau tersebut hingga saat ini masih berkeliaran di areal PT THIP (Tabungan Haji Indo Plantation) di Pelangiran Kabupaten Inhil, Riau.

Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Dian Indriati mengatakan, warga waspada. Jika melihat Bonita segera melaporkan ke petugas.

“Sejak dilakukan penembakan obat bius, diperkirakan satwa dilindungi itu menjadi makin beringas,” kata Dian Selasa (20/3/2018).

Dian menjelaskan, pencarian harimau Bonita terus diintensifkan. Namun, berdasarkan hasil penelusuran, harimau Bonita semakin jarang terlihat pasca penembakkan bius gagal.

Pencarian terhadap satwa langka itu dilakukan pada siang hari dan malam hari dengan terbagi tiga kelompok.

“Blok demi blok di kebun sawit sudah dicari, namun harimau belum terlihat. Ini sudah hari ke-73 pencarian,” ucapnya.

Tim terpadu yang terdiri dari TNI, Polri, BKSDA, organisasi pencinta satwa, polisi kehutanan berjanji akan menangkap Bonita hidup-hidup. Walau belakangan ini warga demo meminta tim segera menangkap harimau pemangsa Jumiati dan Yusri dengan cepat. Jika tidak, warga akan akan mengambil tindakan sendiri terhadap harimau tersebut.

“Tim berusaha melakukan penyelamatan terhadap Bonita,” tukasnya.

Sebagaimana diberitakan, dua warga di Pelanggiran tewas diserang harimau bernama Bonita. Kejadian pertama pada 3 Januari 2018 dengan korban Jumiati, karyawati PT Tabungan Haji Indo Plantation (THIP).

Kemudian pada 10 Maret, harimau sumatera itu kembali menyerang warga bernama Yusri. Keduanya diterkam pada bagian tengkuk.

Organisasi pencinta alam internasional WWF menyatakan bahwa penyerangan harimau ke manusia di Inhil disebabkan hutan beralih fungsi menjadi perkebunan sawit oleh PT THIP dan Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Arara Abadi yang merupakan anak perusahaan Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP). Petugas sudah beberapa kali menembak bius Bonita, namun si raja hutan ini bangun lagi walau sempat tergeletak. (okz/red)

Alasan MU Gagal Datangkan Pemain Bintang pada Musim Panas 2018

MANCHESTER – Mantan pemain Liverpool yang kini menjadi pandit di Sky Sports, Jamie Redknapp, menyebut Manchester United takkan mendatangkan pemain bintang pada bursa transfer musim panas 2018. Hal itu bukan karena Man United tidak memiliki dana, melainkan keengganan pemain bintang membela The Red Devils –julukan Man United.

“Beberapa orang menyebut Man United sebagai klub terbesar, namun jika Anda pemain berbakat, maukah Anda tampil dengan gaya bermain (bertahan) yang mereka tampilkan?” tanya Redknapp mengutip dari Sky Bet, Selasa (20/3/2018).

Gaya permainan Man United mendapat sorotan semenjak ditangani pelatih Man United, Jose Mourinho per musim 2016-2017. Mou –sapaan akrab Mourinho– identik dengan gaya permainan pragmatis. Hampir di setiap laga kontra tim besar besar, juru taktik berpaspor Portugal itu selalumemeragakan gaya permainan bertahan dan baru menyerang ketika mendapatkan kesempatan.

Bagi pencinta sepakbola menyerang, jelas strategi Mourinho sangat tidak disukai. Apalagi, Man United kental dengan sepakbola menyerang sewaktu ditangani Sir Alex Ferguson dalam kurun 1986-2013. Karena itu dalam pandangan Redknapp, selama Man United masih ditangani Mourinho, mereka takkan bisa mendatangkan pemain berkualitas tinggi.

Hal itu karena pemain-pemain bintang terutama yang mentas di barisan tengah ke depan, selalu ingin tampil menyerang. Ambil contoh Alexis Sanchez bersama Man United musim ini. Dari 10 pertandingan, Sanchez hanya mengemas satu gol. Padahal ketika membela Arsenal di paruh pertama yang kental dengan sepakbola menyerang, ia sanggup mencetak delapan gol dari 22 laga.

“Anda (pemain bintang) takkan ingin mentas bersama tim yang tampil seperti itu (bertahan). Hal itu jelas membuat mereka (pemain bintang) tak bisa menikmati permainan. Karena itu, saya pikir Man United gagal mendapatkan beberapa pemain bintang,” lanjut Redknapp yang merupakan anak dari pelatih legenda asal Inggris, Harry Redknapp.

Pada busa transfer musim panas 2018, Man United disebut-sebut membidik beberapa nama. Nama yang masuk radar mereka ialah Gareth Bale (Manchester United), Toni Kroos (Real Madrid) dan banyak lagi. Karena itu, menarik melihat aktivitas Man United pada bursa transfer mendatang. (okz/red)

Heboh Kasus Makanan Kedaluarsa, Zaskia Adya Mecca Curhat

KASUS penggerebekan gudang makanan kedaluarsa di kawasan Tambora, Jakarta Barat, Senin (19/3/2018), cukup menghebohkan dan membuat masyarakat panik. Sebab, mereka takut makanan-makanan kadaluarsa itu diperbarui tanggalnya, lalu diedarkan kembali.

Ya, mengkonsumsi makanan kedaluarsa jelas sangat berbahaya bagi kesehatan. Dikutip dari Livestrong, Selasa (20/3/2018), mengkonsumsi makanan kedaluarsa dapat mengakibatkan keracuanan. Dalam kasus yang sangat parah, konsumen bisa kehilangan nyawa.

Membahas soal makanan kedaluarsa, sebagai konsumen Anda memang harus teliti membeli makanan dan obat-obatan kemasan. Sebelum membeli periksa tanggal kedaluarsa dan perhatikan fisik kemasan. Jangan sampai Anda membeli makanan yang kemasannya sudah rusak dan tanggal kedaluarsanya sudah diubah. Selain itu penting juga jeli terhadap makanan yang akan dikonsumsi. Lebih peka dengan aroma makanan ketika dibuka, apakah ada bau yang aneh atau tidak. Perhatikan pula fisik makanan, apakah masih aman atau sudah berubah.

Jangan sampai kelalaian memuat Anda atau orang lain menjadi korban keracunan akibat mengkonsumsi makanan kadaluarsa. Seperti yang terjadi dengan dua anak Zaskia Adya Mecca pada Agustus 2016. Ketika itu kedua putrinya, Kala dan Sybil keracunan vitamin yang sudah kedaluarsa.

Lewat akun Instagram pribadinya, Zaskia meneceritakan kronologinya,

“Drama hari ini … Ditelef dari skolah @kalamadali dia muntah 3x dalam waktu 20menit, langsung dijemput. Sampe rumah muntah enggak berenti total muntah 10x dalam waktu 2 jam. Langsung bawa ke RS, kasih obat, minum, dan langsung muntah lagi. Jadi harus dari infusan. Alhamdulillah stop muntah,” tulis Zaskia.

Tetapi mba-nya yang lagi jemput @kana.sybilla langsug samper ke RS ngabarin kalo sybil juga muntah-muntah di skolah disertai demam. Ini pasti ada yang salah dari rumah, kok bisa barengan. Leukosit Kala juga tinggi menandakan ada bakteri. Pas dicari-cari akhirnya ketemu!” sambungnya.

“Tadi pagi anak-anak minum vitamin hisap dan sudah expired tahun 2015, lemes! Padahal baru beberes tempat obat 3 hari lalu masih ada yang missed. Tapi enggak mau lama-lama ngerasa nyesel karena enggak ada gunanya. Langsung jadi tau cara menangani Sybil karena sudah dapat trouble maker-nya (langsung kasih air kelapa ijo dan susu) buat menetralisir racun, kasih madu juga obat anti mual nya,” beber ibu yang sedang hamil anak keempat ini.

“Pelajaran penting hari ini! Emang kadang suka kita abai padahal cuma perlu beberapa detik buat liat masa expired sebelum kita konsumsi apapun, tapi efeknya kalo sampai kecolongan kaya saya tadi, ngerasa bersalah juga panik, sedih semuanya Semoga bermanfaat drama saya hari ini buat semua,” papar Zaskia. (okz/red)

Terbaru

Populer