ROMA, Tribunriau- Pelatih AS Roma Eusebio Di Fransesco berbicara tentang taktik timnya menghadapi Barcelona. Roma dan Barca bertemu pada babak perempatf final Liga Champions.
Leg pertama berlangsung di markas Barca, Stadion Nou Camp, Kamis (5/4) dini hari WIB. Di Fransesco menegaskan kubunya tidak akan bermain bertahan.
“Saya pikir kami tidak boleh kehilangan identitas kami dan tidak banyak menunggu. Kami mencoba tetap berada di tengah, sebanyak yang kami bisa,” kata juru taktik 48 tahun mengutip dari ESPN, Selasa (27/3).
Di Fransesco menilai dengan cara demikian, Roma menghormati Barcelona. Tapi tidak mencerminkan rasa takut. “Itu sesuatu yang harus kami pertahankan,” ujar dia.
Roma melewati fase grup dengan finis di depan Chelsea dan Atletico Madrid. Di Fransesco menilai situasi tersebut bukan kebetulan.
Situasi berlanjut ketika I Lupi menyingkirkan Shakhtar Donetsk pada perempatfinal. “Saya katakan kepada para pemain. Kami tidak boleh puas dengan apa yang kami capai sejauh ini,” jelas Di Fransesco. (rci/red)
Tribunriau-Terkait data pengguna Facebook yang bocor, Chief Executive Facebook Inc, Mark Zuckerberg, berencana memberikan kesaksian di hadapan Kongres Amerika Serikat (AS).
Skandal kebocoran data 50 juta pengguna Facebook yang dikumpulkan oleh Cambridge Analytica (CA) diduga disalahgunakan untuk kepentingan politik.
Dilaporkan Reuters, Rabu (28/3), pihak Facebook menyatakan telah menerima undangan untuk bersaksi di hadapan Kongres AS dan mereka juga akan berbicara dengan legislator.
Adapun anggota parlemen di AS dan Eropa meminta kepada Facebook untuk menjelaskan perkara kebocoran data tersebut. House Energy and Commerce Committee dan Komite Perdagangan AS secara resmi meminta Zuckerberg berserta CEO Alphabet Inc dan Twitter Inc untuk memberikan kesaksian tentang privasi data pada sidang 10 April 2018 mendatang.
Di sisi lain, Zuckerburg menolak undangan anggota parlemen Inggris untuk memberikan kesaksian. Facebook berencana menunjuk Chief Technology Officer Mike Schroepfer maupun Chief Product Officer Chris Cox untuk hadir memberikan keterangan kepada parlemen Inggris.
Seorang ‘whistleblower’ yang pernah bekerja di Cambridge Analytica, Christopher Wylie mengatakan, perusahaan asal Kanada yakni AggregateIQ telah mengembangkan perangkat lunak yang menggunakan algoritma dari data Facebook untuk menargetkan pemilih dari Partai Republik dalam Pemilu AS 2016 lalu.
Akan tetapi hingga berita ini diturunkan, AggregateIQ enggan memberikan tanggapan. Di sisi lain, Cambridge Analytica mengatakan tidak pernah berbagi data profil Facebook dengan AggregateIQ.
Akibat skandal ini kekayaan Zuckerberg turun dari 75 miliar dolar AS menjadi 66 miliar dolar AS. Adapun Zuckerberg telah menjual 1,14 juta lembar saham dengan harga rata-rata 183,81 dolar AS dalam dua pekan. (rci/red)
JAKARTA, Tribunriau- Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie membocorkan strategi pemenangan Partai Beringin menghadapi Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Strategi pemenangan ini juga menjadi pembahasan dalam pertemuan elite Golkar di kantor DPP Golkar, Selasa malam 27 Maret 2018.
Aburizal mengatakan, Dewan Pembina bersama dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) membicarakan bagaimana strategi pemenangan Golkar yang efektif ke depan. Menurut dia, diperlukan merangkul seluruh pemilih muda.
“Kita tahu pemilih muda mencapai angka yang sangat tinggi, 60 persen pemilih muda,” kata pria yang akrab disapa ARB itu di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa malam, 27 Maret 2018.
Maka, kata dia, strategi pemenangan Golkar adalah bagaimana memberikan daya tarik Golkar untuk pemilih muda. Strategi merangkul anak muda juga menjadi persaingan karena partai politik lain juga berkeinginan sama.
“Cara-cara pemenangannya yang sesuai dengan keinginan anak muda,” ujarnya.
Pilkada serentak tahap tiga akan digelar pada 27 Juni 2018. Ada 171 daerah yang akan ikut melakukan pemilihan kepala daerah langsung.
Sementara itu, Pemilu 2019 memiliki rangkaian Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif yang digelar serentak. Hari pemungutan suara Pemilu 2019 akan dihelat pada 17 April 2019. (vci/red)
JAKARTA, Tribunriau- Akhir-akhir ini, Kapolri Jendral Tito Karnavian pusing karena menghadapi fenomena banyak anggota polisi calon jenderal. Tapi mereka tak bisa jadi jenderal akibat menganggur atau tak punya jabatan.
Tito mengatakan, hal ini terjadi akibat adanya kesalahan di masa lalu yang menyebabkan perekrutan anggota Polri melebihi kapasitas. Oleh sebab itu, banyak anggota yang hanya berpangkat komisaris besar atau calon jenderal tidak juga menyandang bintang satu.
Tito mengatakan, fenomena ini layaknya leher botol yang tersumbat. Ia menuturkan, jumlah jenderal memang dibatasi dan tidak banyak. Sejauh ini, Tito menuturkan ada sekitar 289 jenderal polisi bintang satu, dua dan tiga.
“Mulai terasa sekarang. Mereka yang lulus sekolah, sudah kombes. Terjadi penumpukan di kombes. Bottleneck menuju bintang (jenderal). Jumlah bintang enggak banyak. Bintang tiga ada sembilan. Bintang dua hampir 60 orang. Bintang satu hampir 220.
“Sementara jumlah kombes yang baru keluar, analisis kebijakan dan lainnya yang sudah selesai sekolah hampir 400-an,” kata Tito di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa 27 Maret 2018.
Menurut Tito, masalah perekrutan ini masih cukup kecil pada angkatan tahun 1982. Sekiranya ada 46 orang lulusan menurut Tito pada tahun tersebut, jumlah itu semakin bertambah. Tapi mencapai pada batas yang melebihi keperluan.
“Ini memang problemanya dimulai dari tahun 80-an. Kami mulai menambah rekrutmen. Di Akpol misalnya lulusan 82 ke bawah. Angkatan 1982 Pak Kapolri yang lama itu cuma 46 orang. Angkatan 1983 tambah lagi. 1984 mulai di atas 100 orang lebih. 1985 sudah mulai hampir 200. 1986-1987 angkatan saya juga sampai 197. Setelah itu berturut-turut sekarang sudah 300 yang masuk Akpol,” katanya.
Selain itu, masa dinas menuju kombes memang dirasa cukup bermasalah. Mantan Kapolda Metro Jaya ini mengaku sudah menambah masa dinas anggotanya sebelum menjadi kombes.
“Langkah yang kami lakukan adalah mengerem supaya tidak terjadi bottleneck berlebihan di sana. Dibuatlah Peraturan Kapolri (Nomor 5 tahun 2017) untuk perpanjang masa dinas dalam pangkat. Naik kompol tadinya sekian tahun, sekarang naik sekian tahun supaya enggak menumpuk di kombes,” katanya.
Saat ini, kata Tito, total jenderal di Polri ada 299 orang, dan hanya 176 yang menduduki jabatan struktural. Sedangkan untuk anggota Polri yang belum mendapatkan jabatan meskipun sudah selesai sekolah sebanyak 414 orang.
“Jumlah (jenderal) bintang enggak banyak. Bintang tiga ada sembilan. Bintang dua hampir 60, Bintang satu hampir 220. Sementara jumlah Kombes yang baru keluar dan sudah selesai sekolah hampir 400-an,” ucapnya.
Cara lain yang disarankan Kapolri adalah dengan penambahan jabatan struktural di kepolisian daerah seluruh Indonesia. Dari 34 Polda, Tito mengklaim ada 19-20 Polda yang dipimpin oleh perwira tinggi bintang dua alias Inspektur Jenderal.
“Sekarang ada Polda Kaltara. Kapolda dijabat jenderal bintang satu. Lalu pangkat kombes bisa menempati jabatan struktural di sana,” katanya.
Selain struktur internal, Tito mengatakan Polri juga mendapat keuntungan dengan penambahan penugasan perwira Polri di luar struktur kepolisian, misalnya di Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. “Tak hanya itu. Sekarang juga Kepala BNNP dijabat jenderal bintang satu,” katanya.
Ia menambahkan, untuk jabatan fungsional akan diberikan tunjangan. Nantinya Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta Kementerian Keuangan yang menentukan tunjangan diterima atau tidak.
“Sudah kami ajukan kepada Menpan, Menkeu supaya disetujui. Kalau sudah disetujui teman-teman jangan khawatir menganggur,” ujarnya. (vci/red)
Tribunriau- Tak selalunya wanita itu lemah, ternyata, selain cantik, wanita ini juga mematikan alias punya keahlian bela diri yang mungkin sebagian pria tak memilikinya.
Salah satunya wanita yang satu ini, meskipun tampak seperti lemah, tetapi siapa sangka jika kekuatannya melebihi seorang pria.
Ia bahkan dengan mudah memecahkan tumpukan genteng, memukul batu hingga pecah, dan lain sebagainya. Anda bisa melihat aksinya di dalam video di bawah ini. Dan Anda akan kaget dengan keahliannya.
Ia bahkan dengan mudah memecahkan tumpukan genteng, memukul batu hingga pecah, dan lain sebagainya. Anda bisa melihat aksinya di dalam video di bawah ini. Dan Anda akan kaget dengan keahliannya. Berikut videonya.
Video yang diunggah oleh akun shanghaiist ini, telah ditonton lebih dari 311 ribu tayangan. Banyak komentar yang memberikan rasa salut kepadanya. Bahkan satu saat, ia menuruni tangga dengan menggunakan tangannya.
Aksinya bahkan lebih ekstrem lagi, di mana mencoba memecahkan sebuah batu dengan tangan bahkan kakinya.
Meskipun tidak jelas di mana video ini direkam, tetapi kemungkinan berasal dari daratan China. Dan ia juga terlihat memiliki keahlian kung fu, yang memang banyak dimiliki masyarakat di sana. (vci/red)
JAKARTA, Tribunriau- Nama eks Presiden PKS disebut elite Gerindra sebagai salah satu tokoh yang dipertimbangkan menjadi cawapres Prabowo. PKS lalu menyorongkan dua nama lain.
“PKS gembira jika Mas Anies (Baswedan) diajukan oleh Gerindra. Kami juga yakin kader PKS siap berkontribusi. Ustad Anis Matta, Ustad Sohibul Iman atau pun Kang Aher semua layak,” kata Mardani saat dihubungi, Selasa (27/3/2018).
“PKS akan memusyawarahkannya. Karena keputusan Pencapresan domainnya Majelis Syuro,” imbuh Mardani.
Sebelumnya, nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disebut menjadi salah satu kandidat cawapres terkuat untuk Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Namun, Anggota Dewan Penasihat Gerindra Muhammad Syafi’i menyebut berbagai nama masih memungkinkan untuk disorongkan sebagai cawapres Prabowo.
“Saya kira semuanya masih sangat mungkin bukan cuma Anies. Anies Baswedan bisa, Anis Matta bisa. Anis saja sudah ada dua. Anis Mata (dan) Anies Baswedan,” kata Syafi’i di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (27/3). (dtc/red)
PEKANBARU, Tribunriau- Direktur PT Buana Sinar Lestari, Wayan Subadi yang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) akhirnya diciduk Tim Intelijen Kejaksaan Agung RI di Tebet, Jakarta Selatan (Jaksel), Senin (26/3/2018) siang.
Demikian dikatakan Kepala Seksi Penerangan Hukum, Kejati Riau, Muspidauan, melalui halloriau, Selasa (27/3/2018) siang.
“Benar, dia diamankan di Tebet Jakarta Selatan semalam, terpidana kasus korupsi di Kejari Siak,” ujarnya.
Berdasarkan Putusan MA Nomor 154K/Pid.Sus/2016 tanggal 29 Agustus 2016. Dia divonis penjara selama 5 tahun. Dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi terkait pengadaan Pupuk di PD SPS, yang merugikan negara Rp800 juta lebih.
Kemudian, Wayan dikenakan denda Rp200 juta subsider 6 bulan serta membayar pengganti sebesar Rp930.414.860 dikompensasikan dengan yang sudah dikembalikan sebesar Rp60 juta.
“Semalam masih diamankan di Rutan Kejari Jakarta Selatan, lalu akan dibawa ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau,” sambung Muspidauan.
Sebelumnya, Wayan Subadi ditetapkan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Ia kabur setelah dijatuhi hukuman penjara selama 5 tahun lantaran terbukti korupsi.
“Tim dari Kejari Siak sedang menuju Jakarta tadi pagi menjemput Wayan, hari juga sampai ke Pekanbaru dan diperiksa administrasinya lalu diserahkan ke Lapas,” pungkas Muspidauan. (hrc/red)
BENGKALIS, Tribunriau – Seharian hujan, sejak dinihari tadi, Selasa (27/3/2018), beberapa titik di Kota Bengkalis mulai banjir.
Pantauan di lapangan, beberapa titik yang terendam air seperti di Jalan Pramuka Desa Senggoro, Jalan Antara, persimpangan Antara-Wonosari arah ke Damon.
Kemudian perumahan dinas Polres Bengkalis dan rumah dinas Pengadilan Negeri Bengkalis di Jalan Arif Rahman, SMPN 1 Bengkalis, serta di persimpangan Jalan Hangtuah-Pattimura.
Menyikapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis segera menurunkan tim ke lokasi.
Petugas di lapangan untuk sementara ini melakukan pengawasan serta membantu warga yang rumahnya terendam air.
“Petugas kita membantu warga mengangkat barang-barang yang terkena banjir. Juga kalau ada yang mau mengungsi sementara ke rumah-rumah keluarga,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Bengkalis H Jaafar Arief, dilansir dari halloriau, Selasa (27/3/2018).
Saat ini, sambung Jaafar, BPBD belum mendirikan tenda pengungsian karena berdasarkan pengalaman, banjir yang terjadi karena hujan dan pasang besar hanya sementara.
“Dalam sehari biasanya sudah surut. Namun, petugas tetap standby di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan banjir makin meluas.” tambahnya.
“Kalau ternyata air tidak juga surut, dan banjir makin meluas, maka kita akan dirikan tenda pengungsian,” tukas Jaafar. (hrc/red)
JAKARTA, Tribunriau- Pimpinan KPK telah selesai mewawancarai tiga calon deputi bidang penindakan. Ketiga calon itu berasal dari institusi kepolisian dan kejaksaan.
“Senin, 26 Maret 2018 telah dilakukan wawancara oleh pimpinan KPK terhadap 3 calon deputi bidang penindakan KPK, yaitu Firli (Kapolda NTB Brigjen Firli), Wisnu Baroto (jaksa), Witono (jaksa),” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (27/3/2018).
Wawancara tersebut merupakan bagian dari proses seleksi bertahap yang dilakukan kepada para calon deputi bidang penindakan KPK. Tahapan seleksi sebelumnya dilakukan oleh lembaga independen atau eksternal.
“Ada beberapa tahap tes sebelumnya. Proses seleksi dilakukan secara bertahap oleh lembaga independen atau eksternal,” ujar Febri.
Usai wawancara, Febri menyebut pimpinan KPK akan mempertimbangkan hasil dari seluruh tahapan seleksi dan masukan masyarakat. Setelah itu, barulah nama deputi bidang penindakan yang baru akan diumumkan.
“Setelah wawancara, pimpinan akan mempertimbangkan seluruh informasi yang didapatkan selama proses seleksi dan saat wawancara, serta jika ada masukan dari masyarakat,” ucapnya.
Sebelumnya, ada 13 nama yang mendaftar sebagai calon deputi bidang penindakan. Sebagian besar dari nama-nama itu bukanlah nama asing di lingkungan KPK lantaran pernah ditugaskan institusi masing-masing ke lembaga antirasuah itu sebelumnya.
“Firly, Abdul Hasyim Gani, Toni Harmanto, Andy Hartoyo, Djoko Poerwanto, Edy Supriyadi (dari unsur Polri). Kemudian (dari unsur Kejaksaan) Feri Wibisono, Heffinur, Tua Rinkes Silalahi, Wisnu Baroto, Fadil Zumhana, Witono, dan Fadil Zumhana,” ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Minggu (11/3). (dtc/red)
LOMBOK, Tribunriau- Pengusaha tembakau hari ini berkumpul di Lombok, Nusa Tenggara Barat, untuk membahas berbagai tantangan global yang berdampak negatif ke industri.
Dalam ajang Asia Tobacco Forum (ATF) yang digelar mulai hari ini, seluruh petani tembakau di dunia yang tergabung dalam Asosiasi Petani Tembakau International (ITGA) juga turut hadir untuk menegaskan komitmen dalam memajukan industri.
“Kita mengetahui bahwa rokok dan tembakau dicengkram dengan banyak sekali peraturan di seluruh dunia, jadi kita nantinya akan membahas situasi pasar global tembakau saat ini, dan kaitannya dengan produksi tembakau,” ujar Antonio Abrunhosa selaku Ketua Pelaksana Harian ITGA, di Kamatara Resort Lombok, Selasa (27/3/2018).
Untuk itu, dalam forum ini para anggota ITGA akan ditekankan untuk terus memiliki komitmen untuk mematuhi penerapan pertanian yang baik di tengah regulasi yang ketat tersebut.
Hal itu dilakukan guna mendukung pasar konsumen legal yang menggunakan produk komoditas tembakau tersebut (rokok), yang saat ini berjumlah 900 juta konsumen di seluruh dunia.
Selain itu, Ketua Umum Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) Budidoyo, dalam pembukaannya mengatakan bahwa petani tembakau saat ini sudah mulai melakukan penerapan praktik pertanian yang sejalan dalam tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG).
Penerapan praktik yang sejalan dengan SDG tersebut diantaranya penggunaan benih tembakau maupun cengkeh yang unggul, serta penggunaan pertanahan tembakau yang maksimal.
Dengan penerapan praktik pertanian tersebut, petani tembakau dapat berkontribusi pada hasil komoditas yang menguntungkan dan mendukung stabilitas ekonomi keluarganya.
Selain itu, dapat menjaga rotasi tanaman petani tembakau untuk bisa ditanami oleh tanaman pangan lainnya.
“Jika tujuan pembangunan dari SDG diterapkan dalam praktik pertanian tembakau, maka petani tembakau dapat meningkatkan dan mendukung stabilitas ekonominya.
Mengingat tembakau merupakan salah satu barang komoditas yang paling dibutuhkan”, ujar Budidoyo dalam kesempatan yang sama. (dtc/red)