Beranda blog Halaman 1315

Dikemas dalam Teh China, 20Kg Sabu Diamankan Polres Dumai

DUMAI,Tribunriau- Sabu dalam kemasan Teh China seberat 20kg berhasil diamankan Polres Dumai di perairan Sungai Mesjid, Kecamatan Sungai Sembilan, Dumai, Rabu (28/3/2018) kemarin.

Turut diamankan juga satu orang tersangka RN (45). Sabu dalam kemasan teh tersebut dibawa tersangka menggunakan tas ransel. Berasal dari Malaysia yang akan dibawa ke Medan, Sumatera Utara.

Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan membenarkan bahwa pihaknya telah berhasil mengamankan tersangka RN beserta barang bukti narkoba jenis sabu – sabu seberat 20 Kg.

“Total barang bukti yang kita amankan sebanyak 20 Kg yang dibungkus kemasan teh hijau dan di pecah menjadi 18 bungkus,” kata Kapolres saat menggelar konferensi Pers di Mapolres Dumai, Kamis (29/3/2018).

Penangkapan ini, lanjut Kapolres, akan dilakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan barang haram tersebut.

“Tersangka melanggar UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Tersangka terancam hukuman mati,” tukasnya. (hrc/red)

Interaksi TGB di Ponpes Wali

SEMARANG, Tribunriau- Tuan Guru Bajang (TGB) berinteraksi dengan Forum Tani Muda Jawa Tengah. Interaksi dilakukan Pondok Pesantren Wakaf Literasi Islam Indonesia (Ponpes Wali), Candirejo, Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng) pada Rabu (28/3).

Gubernur NTB dua periode ini tiba di lokasi sekitar pukul 16.30 Wita, dan langsung diminta untuk menanam tanaman pakan indigofera. TGB mencangkul sendiri sebelum menanam tanaman pakan tersebut, serta membacakan doa agar menuai hasil yang baik dan mendapat keberkahan.

TGB mengatakan, ada tiga hal besar yang patut menjadi perhatian bersama, yakni pangan, energi, dan air. Ketiga hal ini kerap menimbulkan pertikaian, bahkan peperangan, tak hanya di masa lalu, melainkan untuk masa depan.

TGB menilai, kebutuhan manusia akan pangan tidak akan pernah berkurang karena jumlah populasi manusia yang terus meningkat. Sementara lahan subur tidak sebanyak kebutuhan manusia.

“Makanya kalau ada yang lirik Indonesia, karena mereka lihat masa depan. Indonesia potensial sebagai negara yang mensuplai kebutuhan pangan dunia pada saat negara lain kesulitan untuk itu,” ujar TGB saat berinteraksi denganForum Tani Muda Jawa Tengah di Pondok Pesantren Wakaf Literasi Islam Indonesia (Wali), Candirejo, Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (28/3).

TGB mengapresiasi kegiatan pertanian dan peternakan yang digagas Forum Tani Muda Jateng yang berada di bawah naungan Ponpes Pondok Pesantren Wakaf Literasi Islam Indonesia (Wali). “Adik-adik sudah benar, masa depan kita di pertanian,” ucap TGB.

TGB mencontohkan soal upaya Pemprov NTB dalam menggenjot produktivitas sapi sejak 2008 yang hanya berkisar 400 ribu sapi. Namun, pada 2013 sudah mencapai lebih dari 1 juta sapi melalui program Bumi Sejuta Sapi.

Angka ini terus meningkat setiap tahunnya. “Kenapa kita dorong dari pemerintah, karena banyak masyarakat melihat sapi bukan aset produktif, tapi aset statis, bukan sebagai sumber ekonomi yang memberikan keuntungan berkelanjutan,” lanjut Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar Cabang Indonesia tersebut.

Berbicara soal komoditas pertanian, TGB menyampaikan, telah melepas 11.500 ton jagung untuk diekspor ke Filipina pada pekan lalu dalam ekspor tahap perdana. TGB menargetkan, NTB mampu mengekspor 300 ribu ton jagung ke Filipina dan Vietnam pada tahun ini.

TGB optimistis hal ini bisa terealisasi melihat potensi produksi jagung di NTB yang melimpah. Pada 2016, produksi jagung di NTB mencapai 1,1 juta ton, dan meningkat 100 persen pada 2017 dengan 2,124 juta ton jagung.

TGB menilai, NTB bisa menggenjot produktivitas jagung karena adanya kesungguhan. Dalam meningkatkan produktivitas di tengah kondisi lahan yang tidak bertambah, intervensi teknologi yang semakin kuat menjadi suatu keniscayaan.

Namun, bukan berarti membombardir tanah dengan pupuk nonorganik, melainkan kembali pada kearifan para orang tua dahulu. Yakni, menyuburkan tanah dengan hal-hal yang baik, dengan pupuk organik, pola tanam yang lebih sehat, dan menanam tanaman yang kondusif terhadap kesuburan tanah.

“Jangan menanam tanaman yang menyebabkan dalam rentang 10-15 tahun, tanah menjadi kering tapi tanam tanaman yang ramah terhadap tanah,” kata pria yang gemar bersepeda itu.

TGB menanam indigofera. Dia mengatakan tanaman itu merupakan jenis tanaman yang ramah dan kondusif menjaga kesuburan tanah.

“Yang paling utama harus fokus, ketika pertanian ditekuni baik akan menghasilkan keberkahan luar biasa,” ucap TGB.

Pimpinan Pondok Pesantren Wali KH Anis Maftuhin mengatakan, Forum Tani Muda Jateng merupakan bentuk kepedulian ponpes terhadap lingkungan sekitar dan sektor pertanian. “Dengan pertanian kita bisa beramal,” ujar Anis.

Ketua Forum Tani Muda Jateng Riyadi mengaku bersyukur bisa berinteraksi dengan TGB yang dikenal memiliki perhatian terhadap sektor pertanian. “Awalnya ini bermula dari kekhawatiran bagaimana nanti bapak ibu kita sudah tidak lagi jadi petani jika anak muda tidak mengerti,” kata Riyadi. (rci/red)

Gerakan 2019 Ganti Presiden, Pengamat: Bukan Makar

JAKARTA, Tribunriau- Pakar media sosial Enda Nasution mengatakan gerakan #2019gantipresiden bukan gerakan makar. Sebab, gerakan makar berarti menggulingkan pemerintah yang sah, salah satunya melalui kekerasan.

Menurut dia, gerakan tersebut tidak menyalahi konstitusi karena sudah sesuai dengan sistem, yaitu pesta demokrasi lima tahunan. “Kan memang pada tahun 2019 akan ada pilpres lagi nanti 2019,” kata dia melalui pesan singkat, Rabu (28/3).

Grup WhatsApp #2019GantiPresiden merupakan gagasan Neno Warisman. Dalam tiga hari saja, muncul 100 WhatsApp Group yang mendiskusikan dan mendukung aksi tersebut.

Kehadiran grup itu pun memunculkan perdebatan di media sosial. Sebagian kalangan berpendapat grup yang viral di internet itu sebagai gerakan makar untuk menggulingkan pemerintah.

Enda menjelaskan grup itu menunjukkan ada sebagian kecil kelompok masyarakat yang punya aspirasi untuk mengganti presiden. Apalagi Indonesia sendiri menganut sistem demokrasi.

“Karena sudah masuk ke tahun pilpres, ada trigger atau tidak pasti akan ada yang menyerukan pilih lagi, dan ada yang pengen ganti,” tutupnya.

Enda menyampaikan mereka yang mengusung tagar #2019GantiPresiden agar perlu lebih memiliki argumentasi, data dan solusi. “Namun kalau boleh saran mungkin jangan cuma asal ganti, tetapi juga beri solusi, siapa yang diharap bisa jadi calon pengganti,” kata Enda.

Hal itu diperlukan untuk meyakinkan masyarakat sehingga tidak hanya gerakan tagar saja. Karena kalau sekedar tagar, ratusan tagar muncul setiap hari di media sosial.

Sebelumnya, salah seorang inisiator gerakan 2019 Ganti Presiden, Neno Warisman, kaget melihat antusiasnya masyarakat menyambut kampanye tersebut. Neno mengaku awalnya dia hanya membentuk WhatsApp Grup (WAG) untuk grup majelis taklim yang diikutinya.

Menurut dia, anggota yang ada di dalam grup WA itu memiliki satu misi, yakni berkeinginan pemilu mendatang menghasilkan presiden baru. “Kami melarang tidak boleh membicarakan sosok capres. Meski di grup ini terdiri dari berbagai pendukung capres di pilpres nanti,” kata Neno menegaskan. (rci/red)

Hilang Bulan Lalu, Jasad Aktris Ini Ditemukan dalam Semak Belukar

CALIFORNIA,Tribunriau- Polisi Kalifornia menemukan jasad seorang aktris Hollywood yang dinyatakan hilang bulan lalu. Jasad tersebut ditemukan di semak belukar daerah terpencil di utara Kalifornia.

Aktris tersebut ialah Adea Shabani (25 tahun), yang bermain dalam film All or Nothing.

Kepolisian menuturkan, kekasih Adea yakni Christopher Spotz terlibat dalam dugaan pembunuhan tersebut. Spotz sendiri telah melakukan bunuh diri setelah kejar-kejaran dengan polisi pekan lalu. Kematian Adea pun telah dipastikan sebagai pembunuhan.

“Sesuatu terjadi, dan kami meyakini ada yang tidak beres, ada tindakan kriminal di sini,” ujar Kapolres Los Angeles, Kapten William Hayes seperti dilansir BBC News, Kamis (29/3).

Untuk mengidentifikasi korban lebih lanjut, kepolisian pun melakukan autopsi pada jasad korban. “Kita belum bisa menyimpulkan sekarang penyebab kematian,” ucap Hayes.

Adea diketahui menghilang pada 23 Februari lalu. Kekasihnya, Spotz sempat mengungkapkan pada polisi bahwa Adea ia biarkan keluar dari mobilnya sekitar 25 mil dari rumahnya usai keduanya bertengkar.

Kamis lalu, Spotz malah terlibat kejar-kejaran dengan polisi karena mencuri kendaraan. Anehnya, Spotz malah bunuh diri setelah kejar kejaran tersebut. Sementara pihak keluarga Adea Shabani telah menyewa detektif pribadi untuk menyelidiki kematian Adea. (rci/red)

Berantas Pungli, Mahasiswa Ini Beri Solusi dengan Aplikasi

Tribunriau- Untuk memberantas pungutan liar atau pungli yang belum tuntas di negeri ini, salah seorang mahasiswa berinisiatif membuat aplikasi pelaporan pungli yang sangat mumpuni.

Mahasiswa tersebut adalah Zul Fahmi, Mahasiswa jurusan Teknik Informatika, membuat aplikasi berbasis Android.

“Pada era milenial seperti hari ini, dibutuhkan inovasi yang lebih mudah digunakan dan dapat membantu tugas pemerintah untuk memberantas praktik pungli yang meresahkan,” ujar mahasiswa asal Balikpapan itu.

Dia menjelaskan, cara kerja aplikasi yang dibuatnya ini cukup mudah. Yakni dengan fitur shake your phone atau mengguncangkan telepon genggam, saat berada di lokasi yang dicurigai terjadi pungli. Maka otomatis aplikasi akan menangkap titik koordinat lokasi di mana pengguna berada.

Setelah itu, informasi ini secara otomatis akan terkirim pada server aplikasi Saber Pungli dan ditindaklanjuti oleh petugas.

“Diharapkan dengan adanya aplikasi ini dapat menjembatani kepentingan masyarakat untuk hidup tenang tanpa pungli dengan kepentingan pemerintah untuk memberantas pungli,” jelas aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) itu.

Saat ini, Zul mengatakan, aplikasi pendeteksi pungli itu masih dalam proses penyelesaian. Zul mengatakan, aplikasi tersebut dibuat sejak Mei 2017.

“Rencananya aplikasi ini rampung pada pertengahan April. Setelah itu aplikasi ini akan diluncurkan di App Store Android agar setiap pengguna smartphone dapat mengunduh dengan mudah,” katanya. (vci/red)

Sstt.. Ini Lho Tarif Ojek Online Usulan Pemerintah

JAKARTA,Tribunriau- Pemerintah mengusulkan tarif untuk ojek online sebesar Rp2.000 per Kilometer (Km). Pertimbangan besaran tarif ini disebut sudah termasuk dari keuntungan dan biaya jasa.

Hal ini berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan soal harga tarif pokok yang pantas untuk ojek online adalah di kisaran Rp1.400-1.500 per km.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi optimis dengan besaran tarif Rp2.000 per km ini akan menguntungkan semua pihak. Baik dari sisi perusahaan aplikasi online maupun bagi pengendara ojek online.

“Kemenhub memiliki perhitungan harga tarif pokok ojek online sekitar Rp1.400-1.500. Dengan keuntungan dan jasanya sehingga tarifnya menjadi Rp2.000. Namun Rp2.000 itu harus bersih, jangan dipotong menjadi Rp1.600 atau berapa,” kata Budi seperti dikutip dalam keterangan resmi yang diterima VIVA, Rabu malam, 28 Maret 2018.

Menurut Budi, patokan tarif ini bisa dijadikan modal bagi perusahaan aplikasi ojek online untuk secara internal melakukan perhitungan dan segera mengambil keputusan. Ia berharap, Senin pekan depan sudah ada keputusan dari pihak perusahaan berbasis aplikasi online terkait.

“Senin (2 April 2018) nanti harapan kita sudah ada keputusan dari pihak perusahaan,” jelas Menhub.

Seperti diberitakan sebelumnya, ribuan pengemudi ojek online berdemo pada Selasa 27 Maret 2018 di depan Istana Negara. Mereka menuntut kenaikan tarif lantaran tarif saat ini dinilai terlalu rendah yang hanya berada di kisaran Rp1.600 per Km. Pendemo menuntut tarif ojek online dinaikkan menjadi Rp2.500 per Km.

Merespons aksi ribuan mitra kerjanya, perusahaan transportasi online Gojek dan Grab menyetujui tuntutan pengemudi mereka untuk menaikkan standar tarif perjalanan. Pihak pemerintah yang diwakili Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko ikut membantu memediasi dalam persoalan ini.

Menurut Moeldoko, perusahaan-perusahaan online itu akan melakukan penyesuaian usai para aksi unjuk rasa di Istana Negara, Selasa, pekan lalu. (vci/red)

Ini Kebiasaan Konsumsi Darah dari Beberapa Negara di Dunia

Tribunriau- Ide mengonsumsi makanan yang dibuat dengan darah, bahkan dalam hidangan yang dimasak tampak menjijikkan bagi banyak orang.

Beberapa orang meyakini darah sebenarnya merupakan bahan utama dalam banyak kebudayaan.

Orang yang makan darah tidak selalu vampir atau kanibal, dan makanan dengan darah dipercaya bisa berpengaruh pada kesehatan dan kebiasaan normal di daerah-daerah tertentu.

Berikut ini lima kebiasaan mengonsumsi darah dari beberapa negara di dunia yang mungkin bisa membuat mual sebagian orang, seperti dilansir dari Ranker.

Minum darah ular di Taipei

Pasar malam Huaxi di Taipei adalah objek wisata yang sangat besar, terutama karena menyajikan hidangan yang sangat tidak biasa, terkadang menyeramkan. Ada wine penis rusa, sup darah kura-kura, dan berbagai macam hidangan yang berhubungan dengan ular, sehingga menyebabkan banyak orang menyebut tempat itu Snake Alley.

Satu hal yang bisa Anda pesan di sini adalah minuman darah ular yang disajikan hangat. Kadang Anda juga dapat mengambil gambar darah kobra, yang baru dikeringkan.

Meski beberapa orang menyebut proses itu kejam atau tidak manusiawi, sulit untuk menyangkal bahwa ada sejumlah hidangan darah dan minuman darah di sini yang tidak dapat ditemukan di tempat lain di dunia.

Festival darah ternak di Nepal

Darah mungkin sudah dijadikan bahan banyak hidangan di beberapa negara setiap saat, tetapi di Nepal, ada satu waktu dalam setahun untuk mengonsumsinya. Ya, setiap November, ratusan ribu ternak disembelih dalam festival darah untuk menghormati Dewi Gadhimai, dan mereka meminum darah hewan yang disembelih tersebut.

Dalam festival serupa di dataran tinggi Nepal, para biarawan minum darah dari pembuluh darah hewan hidup sebelum melepaskannya. Secara tradisional, darah harus diminum mentah, selagi masih panas.

Minum darah langsung dari sumbernya di Afrika

Suku Maasai di Afrika memiliki catatan khusus dalam daftar ini karena mereka minum dan makan darah tanpa benar-benar membunuh hewan-hewan tersebut. Maasai menggunakan ternak sebagai sarana utama untuk bertahan hidup.

Karena itu, mereka tidak benar-benar ingin membunuh hewan ternak terlalu cepat, dan sebagai gantinya mencoba untuk mendapatkan susu, bulu hingga darah sambil menjaganya tetap hidup dan berkembang.

Suku ini meyakini minum darah membuat tubuh sehat dan kebiasaan itu masih dipraktikkan hingga kini. Beberapa dari mereka bahkan minum darah segar, mentah, langsung dari urat sapi atau dicampur dengan sedikit susu.

Makan sup darah dalam tradisi pasukan Sparta

Darah telah menjadi bahan penting dalam hidangan sejak zaman kuno. Secara khusus, pasukan Sparta kuno menggunakannya sebagai bahan untuk sup hitam atau kaldu hitam.

Mereka percaya bahwa darah memberi mereka tenaga dan kekuatan sebelum bertempur. Meskipun resep berbahan dasar darah masih digunakan di Yunani hingga hari ini, tidak ada resep rinci dari sup tersebut yang tersisa.

Darah untuk kaldu mi di Thailand

Darah di Thailand biasa ditambahkan ke kaldu untuk membuatnya lebih kental dan asin, daging menjadi padat dan membuat warna dalam kuah mi jadi berbeda dan tetap utuh. Hidangan mi perahu Thailand sering menggunakan darah babi atau sapi untuk membumbui kaldu.

Jika Anda bepergian ke luar negeri dan mendapatkan hidangan mi dengan kuah kaldu gelap, kental atau hitam, itu mungkin layak ditanyakan, mungkin saja menggunakan darah. (vci/red)

Bertemu Barcelona, AS Roma tak Takut

ROMA,Tribunriau- AS Roma akan menantang Barcelona dalam babak perempatfinal Liga Champions. Presiden Roma, James Pallotta, menegaskan bila pasukannya tak takut sama sekali melawan Barcelona.

Barcelona akan lebih dulu menjamu Roma di Camp Nou pada 4 April mendatang, lalu sepekan kemudian giliran I Lupi yang jadi tuan rumah. Dalam laga ini, Barcelona jelas lebih favorit ketimbang Roma.

Ini menyusul prestasi Barcelona di Eropa dan juga komposisi para pemainnya. Performa El Barca di musim ini juga cukup baik dengan belum kalah sejauh ini di LaLiga, sedangkan Roma sudah enam kali kalah.

Pallotta sendiri mengakui Barcelona adalah tim yang hebat. Meski begitu, Roma tidak akan takut dan bakal memberikan perlawanan sengit kepada Lionel Messi cs.

“Saya tak bisa lebih senang lagi dengan hasil undian, karena saya pikir kami bisa melawan siapa saja. Kami berhasil melakukannya saat menghadapi Chelsea, Atletico Madrid, dan Shakhtar Donetsk,” kata Pallotta seperti dikutip Football Italia.

“Saya cukup percaya diri kami bisa memberikan perlawanan kepada Barcelona. Jelas mereka adalah tim hebat dengan talenta luar biasa, bukan sekadar Lionel Messi seorang,” sambungnya.

Lebih lanjut dia meminta para pemain Roma benar-benar bermain ekstra. Terlebih, Roma tak bola melakukan kesalahan yang bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Barcelona.

“Mereka bisa melawan siapapun, mereka hanya harus bermain 90 menit dan kami tak boleh membiarkan Barcelona mengambil keuntungan dari kesalahan apa pun. Saya pikir anak-anak siap untuk bermain,” paparnya. (vci/red)

Makian Anggota DPR Yang Terhormat ke Kemenag

JAKARTA,Tribunriau- Makian anggota DPR yang terhormat ke Kemenag menjadi sorotan publik. Politikus PDIP Arteria Dahlan dalam rapat komisi III DPR menyebut ‘bangsat’ yang ditujukan ke Kemenag.

Makian tersebut keluar dari mulut Arteria Dahlan menyikapi kasus travel umrah bodong, dirinya meminta pihak Kemenag berupaya mencegah, bukan hanya menginventarisir.

“Yang dicari jangan kayak tadi bapak lakukan inventarisasi, pencegahannya, Pak. Ini Kementerian Agama bangsat, Pak, semuanya, Pak!” tuding Arteria saat rapat di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/3/2018).

Arteria mengaku pernah mengucapkan hal serupa ke Kemenag saat memprotes soal travel umrah. Dia mengaku tak terima jika masyarakat yang tertipu tawaran umrah murah dipersalahkan.

“Saya ngomong aja. (Pak Menteri Agama) bilang, ‘Makasih, Pak Arteri,” ucapnya.

“Mana ada di republik ini publik disalahkan, ‘Kok kalian percaya biaya haji umrah murah? Ya terang aja kalian ditipu.’ Itu yang saya katakan sakit. Negara harus hadir di sini, Pak,” sebutnya sembari menyinggung nama-nama travel umrah, seperti Abu Tours dan First Travel. (dtc/red)

Sekdaprov Riau: Kenaikan Pertalite Murni Kebijakan Korporasi

PEKANBARU,Tribunriau- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Hijazi menegaskan bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite merupakan hasil dari kebijakan korporasi Pertamina.

“Ini kebijakan korporasi dan Pertamina tidak pernah berkonsultasi dengan Pemprov Riau soal kenaikan harga,” kata Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi di hadapan 2.000 mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite yang mencapai Rp8.150 per liter di Kantor Gubernur Riau, Rabu (28/3/2018).

Hijazi juga menyampaikan, bahwa kenaikan harga BBM sepenuhnya kebijakan pemerintah pusat dan tidak melibatkan Pemprov Riau.

“Mahasiswa juga harus rasional mengenai kebijakan BBM, itu kan kebijakan pusat. Kami sekarang berkoordinasi agar tuntutan ini harus jadi perhatian pemerintah pusat dan Pertamina kami minta tolong pertimbangannya,” urainya.

Untuk diketahui, adapun dua tuntutan yang digaungkan oleh ribuan massa ini, yakni meminta tambahan kuota premium di Riau dan mendesak penurunan harga pertalite yang di rasa mencekik masyarakat kecil.

“Pemprov Riau memiliki kekuasaan yang tertinggi dibandingkan Pertamina, seharusnya bisa menerima tuntutan kami. Karena tuntutan kami pro rakyat, turunkan harga pertalite dan tambah pasokan premium,” kata Rinaldi Parepare selaku Presiden Mahasiswa (Presma) BEM Universitas Riau (UR) mewakili ribuan mahasiswa ini. (grc/red)

Terbaru

Populer