Beranda blog Halaman 1311

Sstt… Ternyata Dukun Pengancam Prabowo Hoby Video Ini

Tribunriau- Dukun Pengancam Prabowo Subianto, Ario Candra Ari Wibowo ternyata memiliki hoby yang tak sesuai dengan profesinya, diketahui dalam akun Facebook pribadinya, pria asal Jawa Timur ini bergabung dalam grup Video Dewasa 21.

Beberapa pekan lalu, Dukun ini telah membuat masyarakat heboh, karena niat buruknya menciderai Prabowo Subianto, dengan cara mengirim santet, agar Ketua Umum Partai Gerindra itu lumpuh dan stroke hingga dirawat di rumah sakit.

Tak banyak orang yang mengenal pria berjuluk Harimau Jawa ini, selain cara bicaranya yang sangar, ketika melontarkan kalimat ancaman menyantet Prabowo di rekaman video yang viral di media sosial.

Setelah berusaha menelusuri lebih dalam siapa sebenarnya Ario Candra itu? Banyak yang menyebut, dia adalah seorang paranormal handal asal Jawa Timur.

Tak banyak informasi yang ditemukan di akun Facebook pribadinya, selain hanya Ario diketahui berasal dari Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Hanya saja, ada hal yang unik. Sejak memiliki akun Facebook pada 2016, Ario ternyata hanya baru menyukai satu halaman grup, di kolom hobi musik. Dan, mau tahu grup apa yang dia sukai? Yang pasti, bukan grup musik beraliran paranormal.

Di kolom musik Facebooknya, Ario ternyata menyukai grup video musik bernama Video Dewasa 21. Diketahui, grup ini bukan sembarang grup. Grup ini merupakan grup khusus tempat video dan foto wanita-wanita telanjang dipajang.

Grup yang memiliki pengikut 72 ribu orang ini, merupakan grup aktif dan terbuka. Terpantau, pada halaman depan grup terpajang foto wanita yang memakai celana seksi dan foto tiga wanita telanjang yang sedang berendam di bak berair jernih.

Tak ada data akurat yang mencatat sudah berapa kali Ario sudah mengakses grup itu untuk melihat-lihat foto dan wanita seksi. Hanya saja, cuma grup ini yang disukai pria gondrong itu.

Untuk diketahui, Harimau Jawa ini bikin heboh jagat maya, karena tiba-tiba menyatakan sakit hati pada Prabowo terkait pidato tentang ramalan Indonesia bubar tahun 2030.

Pria berambut panjang itu berjanji akan menyerang Prabowo dengan ilmu santet. Dia akan membuat Prabowo lumpuh dan stroke hingga masuk rumah sakit. Serangan itu akan dilancarkan paling lama hingga tahun 2030.

Pernyataan mau menyantet Prabowo itu dilontarkan Harimau Jawa, melalui sebuah rekaman video yang disebar di berbagai media sosial. (vci/red)

Ini kalimat pernyataan tersebut:

Ingat prabowo Subianto, Anda sudah menyakiti pahlawan yang sudah meninggal. Anda menyakiti pejuang nusantara. Anda menyebarkan tahun 2030 Indonesia hancur,”

“Nda sampe 2030 Anda sendiri yang akan hancur, dan Saya yang akan menghancurkan Anda. Tahun 2030 maksimal, sampeyan tak bikin lumpuh. Ingat, kelumpuhan sampeyan, sakitnya sampeyan itu saya pelakunya.

Pak Prabowo Subianto, sampeyan ingat-ingat. Yang menjadikan Anda itu lumpuh stroke, itu saya. Karena saya akan bekerjasama dengan alam, bekerjasama dengan kekuatan nusantara untuk memberikan sampeyan karma,”.

Tak Hadir Debat Kandidat Pilpres 2019, KPU Usulkan Sanksi

JAKARTA,Tribunriau- Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan usulan pemberian sanksi berupa penghentian iklan kampanye bagi pasangan calon yang tidak menghadiri debat kandidat pada kontestasi Pilpres 2019 mendatang.

Peraturan tersebut diusulkan agar masuk Peraturan KPU (PKPU).

Demikian disampaikan Komisioner KPU Wahyu Setiawan seusai rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (2/4/2018).

“Diumumkan kepada publik bahwa yang bersangkutan tidak hadir dalam debat, sisa iklan kampanye yang difasilitasi KPU dihentikan. Baru pertama kali,” kata Wahyu.

Wahyu mengatakan ketidakhadiran kandidat dalam debat capres-cawapres akan merugikan pemilih. KPU ingin para pemilih mendapat informasi kandidat capres dan cawapres sebelum menentukan pilihan.

“Kalau orang itu atau kandidat itu tidak datang debat, maka pemilih rugi karena pemilih itu berhak mendapatkan informasi. Minimal rekam jejak, apa yang akan dilakukan oleh kandidat,” tuturnya.

Dalam rapat tersebut, juga dibahas terkait aturan kampanye dan dana kampanye. Selain itu, dibahas mengenai pencalonan presiden dalam pembahasan terkait dapil. Rapat Komisi II bersama KPU-Bawaslu akan kembali membahas usulan PKPU tersebut pada Rabu (4/4). (dtc/red)

Usai Aksi Pedagang Pulsa, Ini Hasil Mediasi dengan Kominfo

Pedagang pulsa dan seluler telah menjalankan aksi turun ke jalan secara nasional serentak di 25 kota di Indonesia. Mereka resah dengan nasib bisnis mereka, lantaran aturan pembatasan registrasi prabayar untuk 1 NIK.

Pada aksi nasional di depan Istana Merdeka, Selasa 2 April 2018, pedagang pulsa di bawah asosiasi Kesatuan Niaga Cellular Indonesia (KNCI) diterima oleh Kementerian Sekretariat Negara dan perwakilan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Dalam mediasi, Kominfo bersepakat dengan pedagang pulsa untuk mengubah Permenkominfo Nomor 21 Tahun 2017 tentang Perubahan Kedua atas Permenkominfo Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi, sehingga pedagang pulsa tidak mendapatkan pembatasan registrasi 1 NIK untuk 3 kartu SIM.

Ketua Umum KNCI, Qutni Tisyari menjelaskan, mereka tak akan berhenti memantau perkembangan sampai tuntutan pedagang pulsa dipenuhi. Dalam aksi nasional serentak kemarin, pedagang pulsa turun jalan menuntut penghapusan pembatasan 1 NIK untuk 3 kartu SIM serta pemberian wewenang bagi outlet seluler untuk menjalankan registrasi prabayar seperti halnya gerai operator dan mitra diler.

“Kami akan kawal terus. Mensesneg juga akan kawal,” kata dia kepada VIVA, Selasa 3 April 2018.

Dia menuturkan informasi yang diterima, proses perubahan Permen tersebut membutuhkan waktu paling tidak dua bulan.

Qutni menuturkan, jika dalam waktu dua bulan tersebut Kominfo tidak menjalankan kesepakatan notulensi, pedagang pulsa bakal turun jalan kembali.

“Kalau kesepakatan tidak ditepati, kami akan aksi besar-besaran. Seluruh daerah akan kami turunkan ke Jakarta,” kata dia.

Dalam notulensi pertemuan bersama KNCI dengan Kemenkominfo dan Kementerian Sekretariat Negara usai aksi tersebut yang diterima VIVA, dijelaskan bahwa pemerintah sepakat untuk menindaklanjuti tuntutan untuk memberikan kewenangan konter meregistrasi lebih tiga kartu SIM dari satu NIK.

Proses perubahan aturan itu dijelaskan akan dilakukan dengan mekanisme yang ada. Kementerian Sekretariat Negara pun akan memantau dan mengawal langsung kesepakatan tersebut.

Kesepakatan tersebut ditandatangani kedua pihak yaitu Ketua KNCI Qutni Tisyari dan Dirjen Pos dan Penyelenggara Informatika Kominfo, Ahmad M Ramli. (vci/red)

Berbau SARA, MUI Papua Kutuk Puisi Sukmawati

JAKARTA,Tribunriau- Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Saiful Islam Payage mengutuk puisi ‘Ibu Indonesia’ yang ditulis Putri Proklamator Bung Karno, Sukmawati.

Pasalnya, dalam puisi tersebut dianggap berbau Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA).

“MUI Papua mengutuk keras atas puisi yang provokatif Sukmawati,” ujar Kiai Saiful dilansir dari Republika.co.id, Senin (2/4).

Karena itu, Ulama asli Papua ini pun mendorong agar MUI Pusat mengambil langkah hukum untuk menindaklanjuti puisi Sukmawati tersebut, karena dalam puisinya menyinggung tentang syariat Islam. “Mendorong MUI Pusat untuk mengambil proses hukum di Indonesia,” ucapnya.

Kiai Saiful menuturkan, masalah-masalah syariat Islam yang sudah ditetapkan oleh Allah tidak bisa dihalang-halangi oleh siapapun karena syariat itu merupakan sesuatu yang sangat penting dalam ajaran Islam. Karena itu, menurut dia, Indonesia dan agama Islam itu tidak bisa dilepaskan.

“Agama dan negara itu sudah clear, sudah selesai, bahwa kita bangsa Indonesia mempunyai dasar Pancasila. Sila yang pertama itu ketuhanan yang maha esa,” katanya.

Artinya, lanjut dia, orang Indonesia itu tidak boleh ateis atau pun komunis dan menganut paham yang tidak mengakui adanya tuhan yang esa. Selain itu, menurut dia, masyarakat juga tidak perlu lagi mempermasalahkan hal-hal yang sifatnya berbau formalitas agama.

“Sekarang itu bagaimana kita kita berpikir bagaimana mamajukan bangsa Indonesia ini dhahir dan batin,” jelasnya.

Puisi Sukmawati yang menjadi baru menjadi polemik ini ditulis dan dibacakan Sukmawati dalam acara “Indonesian Fashion Week” menyambut 29 tahun karya Anne Avantie. Sejumlah tokoh wanita Indonesia hadir dalam kegiatan itu, seperti Titiek Puspa, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, juga Ibu Shinta Abdurrahman Wahid. (rci/red)

Berikut puisi Sukmawati yang kontroversial:

Ibu Indonesia

Aku tak tahu Syariat Islam

Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah

Lebih cantik dari cadar dirimu

Gerai tekukan rambutnya suci

Sesuci kain pembungkus ujudmu

Rasa ciptanya sangatlah beraneka

Menyatu dengan kodrat alam sekitar

Jari jemarinya berbau getah hutan

Peluh tersentuh angin laut

Lihatlah ibu Indonesia

Saat penglihatanmu semakin asing

Supaya kau dapat mengingat

Kecantikan asli dari bangsamu

Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif

Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia

Aku tak tahu syariat Islam

Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok

Lebih merdu dari alunan adzan mu

Gemulai gerak tarinya adalah ibadah

Semurni irama puja kepada Illahi

Nafas doanya berpadu cipta

Helai demi helai benang tertenun

Lelehan demi lelehan damar mengalun

Canting menggores ayat ayat alam surgawi

Pandanglah Ibu Indonesia

Saat pandanganmu semakin pudar

Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu

Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya.

Aiptu DS Coreng Wajah Kepolisian

JAKARTA,Tribunriau- Aiptu DS ditangkap atas dugaan penyalahgunaan narkotika. Tingkah anggota Polsek Sawangan itu dianggap mencoreng wajah dan nama baik kepolisian.

DS ditangkap pada Rabu 28 Maret lalu di rumah temannya, AR, di Sawangan, Kota Depok. Penangkapannya berawal dari adanya informasi masyarakat bahwa di lokasi tersebut sering terjadi penyalah gunaan narkotika.

“Awalnya, kami mendapatkan informasi bahwa di rumah itu sering dipakai untuk memakai narkotika,” ujar Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan, Senin (2/4/2018).

Ketika dilakukan penggerebekan, di lokasi ada AR dan DS. Dari DS, polisi menyita 6,34 gram sabu, sedangkan di tangan AR disita 7,53 gram sabu.

Sabu yang telah diamankan tersebut rencananya akan dijual kembali oleh DS dan AR. Mereka juga sempat mengonsumsi barang haram itu sebelum akhirnya terciduk polisi.

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis menegaskan akan memberikan hukuman terhadap Aiptu DS. Oknum polisi ini terancam dipecat.

“Anggota Sawangan yang narkoba sedang diperiksa. Kalau terbukti bersalah nanti saya (lakukan) PTDH (pemberhentian tidak hormat)” tegas Idham, Senin (2/4).

Idham tidak mau kompromi apabila ada oknum yang terlibat narkoba. Setiap anggota yang terlibat narkoba dipastikan akan diberikan hukuman sesuai aturan yang berlaku.

“Komitmen saya memberikan reward kepada anggota yang berprestasi dan sebaliknya, jika ada anggota yang melanggar akan diberikan hukuman,” tuturnya.

Aiptu DS pun dianggap telah memalukan institusi. Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menyebut Aiptu DS harus dihukum dengan berat karena ‘berulah’ di saat Polri tengah berjuang dalam melawan narkoba.

“Semestinya seluruh anggota Polri sudah paham saat ini kita sedang berperang melawan peredaran gelap, penyelundupan dan penyalahgunaan narkoba,” ujar Irjen Setyo, Senin (2/4).

“Harusnya oknum yang menggunakan narkoba itu sadar perbuatannya memalukan dan bertentangan dengan sikap institusi. Itu bukan sikap prajurit Bhayangkara sejati,” tambah dia.

Ditanya kemungkinan upaya rehabilitasi, Setyo menerangkan hal itu tergantung latar belakang Aiptu DS menggunakan sabu. Setyo mencontohkan, ada pertimbangan jika anggota terkontaminasi dalam tugas penyamaran.

“Kalau memang dia misalnya sedang melaksanakan tugas untuk penyamaran, masuk ke jaringan tapi ternyata terkontaminasi, ya kita harus berikan kebijakan direhabilitasi,” terang Setyo.

Namun, jika tidak, sanksi berat menanti anggota yang terlibat narkoba hingga pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH)

“Kalau itu niatnya dia sendiri ya itu sudah menyalahi aturan. Kalau dia bukan tugasnya di reserse narkoba, pakai narkoba, jelas melanggar aturan itu. Kalau memang dia sudah diingatkan, tapi bandel, ya kalau perlu di PTDH, dipecat,” Setyo menegaskan. (dtc/red)

Aturan Pembatasan Kartu, Ratusan Pemilik Kios Minta Demo

BANDUNG,Tribunriau- Sekitar lima ratus pemilik kios pulsa di Jabar menggelar aksi unjuk rasa di Halaman Gedung DPRD Jawa Barat (Jabar), Senin (2/4). Mereka menuntut aturan soal pembatasan kartu perdana oleh pemerintah dicabut, karena membuat puluhan ribu pemilik kios pulsa mengalami kerugian.

Ratusan pendemo tersebut memulai aksinya sekitar pukul 9.30 WIB. Mereka, mengisi aksi damainya dengan berorasi secara bergantian. Sambil mendengarkan orasi, mereka membentangkan berbagai spanduk besar. Di antaranya bertuliskan, “Kami menolak kebijakan Kominfo 1 NIK 3 Simcard, Save Konter Pulsa Aksi KNCI”, dan lainnya.

Menurut Ketua Kesatuan Nasional Celuller Indonesia (KNCI) Jabar, Firman Zidan, kebijakan pembatasan kartu tersebut menyebabkan kerugian bagi sekitar 800 ribu kios pulsa yang ada di Indonesia. Sehingga, lima juta orang terancam kehilangan penghasilan.

“Di Jabar sendiri, ada sekitar 20 ribu outlet yang omzetnya menurun sampai 70 persen,” ujar Firman kepada wartawan.

Bahkan, menurut Firman, dirinya tak hanya mengalami kerugian karena omzet menurun. Tapi, ia mengalami kerugian sekitar Rp 28 juta karena kartu perdananya banyak yang diblokir akibat tidak mendaftar.

“Kerugian Rp 28 juta itu baru dari kartu perdana, ya, belum kerugian dari data. Ini, gara-gara belum registasi. Harusnya Jokowi cepat-cepat membereskan masalah ini,” katanya.

Firman menjelaskan, margin keuntungan pemilik outlet rata-rata paling besar di dapatkan dari penjualan kartu perdana. Kalau kartu perdana terus dibatasi, maka akan banyak orang yang kehilangan pekerjaan dan penghasilan.

Firman mengatakan, KNCI mendesak pemerintah mencabut peraturan Kominfo No 12/2016, perubahan No 14/2017, Undang-undang No 21/2017. Yang mengatur tentang satu NIK maksimal harus memiliki tiga sim card. Sehingga, bisa mematikan usahanya.

“Kami akan menuntut dan terus menggelar aksi sampai ke Mahkamah Agung dan Presiden sampai aturan tersebut dicabut,” katanya.

Pengajuan gugatan ke MA, kata dia, sudah dilakukan oleh KNCI pusat. Selain itu, ia pun terus melayangkan surat ke DPR RI yakni Komisi 1.

“Kami pokoknya akan terus aksi kalau aturan tersebut nggak dicabut,” katanya. Untuk menerima aspirasi mereka, beberapa perwakilan pendemo pun diterima oleh beberapa orang anggota dewan. (rci/red)

Kabar Gembira untuk Fans Noah, Yuk Simak Disini

Tribunriau- Kabar gembira datang bagi para penggemar grup band Noah. Pasalnya, grup band Ariel itu sebentar lagi bakal merilis album baru pada pertengahan tahun ini. Rencananya, album barunya kali ini akan lebih banyak diwarnai musik pop alternative.

“Jadi pengennya sih kembali ke pop alternative dengan musik yang lebih ringan seperti Peterpan dulu,” ujar vokalis Noah, Ariel saat menghadiri acara Meet and Greet Greenlight bersama Ariel Noah di Mall Olympic Garden (MOG) Malang, Sabtu (31/3).

Ariel mengatakan, rencana pembuatan album baru tersebut memang sudah tercetus sejak satu tahun yang lalu. Namun, karena masih terkendala lirik lagu, pihaknya pun harus menunda proses perilisan album tersebut. “Kalau sesuai jadwal, rencananya pertengahan tahun ini sudah bisa dirilis,” kata dia.

“Jadi masih bingung mau nulis apaan ini di liriknya,” tambah bapak satu anak itu.

Berbeda dengan album sebelumnya, Noah kali ini berencana untuk menampilkan sesuatu yang baru untuk para fans. Karena pada album Seperti Seharusnya tak semua lagu dengan genre pop. Melainkan masih ada yang beraliran rock. “Kalau di album baru ini kami pengennya bener-bener yang pop alternatif,” papar pria asal Bandung itu.

Sementara terkait dua lagu yang sudah dibocorkan, yakni yang berjudul Jalani Mimpi dan My Situation, menurutnya memiliki arah cerita yang memang berbeda. Untuk Jalani Mimpi sendiri memiliki lirik yang lebih memotivasi. Sedangkan My Situation menggambarkan cerita percintaan, dengan didukung lirik yang menggunakan bahasa Inggris. (red)

Berilusi dan Tak Bisa Tidur, Ternyata Ini yang Dimakan Bocah 3 Tahun di Meranti

SELATPANJANG,Tribunriau- Seorang bocah berumur 3,8 tahun di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti ini selalu berilusi dan tak bisa tidur setelah mengkonsumsi permen bermerk Yupi.

Bocah tersebut juga diindikasi mengkonsumsi narkoba, karena dalam permen tersebut mengandung zat Methafetamin dan Amphetamin yang membuat san anak berilusi dan tak bisa tidur.

Informasi di lapangan, kejadian tersebut terbongkar pada Sabtu (31/3/2018) sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu anggota Sat Resnarkoba Polres Kepulauan Meranti mendapat info dari masyarakat bahwa salah satu warga Jalan Alah Cikpuan Gang Mulia, Kelurahan Selatpanjang Selatan, Kabupaten Kepulauan Meranti Rika Novitri (34) yang merupakan ibu korban, dihadapkan pada kejadian tersebut.

Diceritakan, bahwa anaknya bernama Cut Sara Amelia (3,8) diduga setelah mengkonsumsi permen merek Yupi sebanyak 3 bungkus mengalamai ilusi dan tidak bisa tidur serta banyak mengoceh.

Diketahui, kejadian itu pada Jumat (30/3/2018) sekitar pukul 14.00 WIB bocah tersebut bermain di rumah kakeknya dan sekitar pukul 16.00 WIB, dibelikan permen merek Yupi di warung dekat rumahnya milik AR(55 ) Jalan Alah Cikpuan RT 003, RW 003, Kelurahan Selatpanjang Selatan, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Cut Sara dibelikan sebanyak 5 bungkus permen oleh kakeknya atas permintaannya sendiri. Sekira pukul 19.00 WIB, korban mulai bertingkah laku aneh tidak mau tidur sampai pagi, melihat gelagat anaknya tersebut kemudian sekitar pukul 12.30 WIB esoknya, orangtua korban membawa korban ke ke RSUD Kabupaten Meranti untuk dilakukan pengobatan dengan didampingi anggota Sat Resnarkoba.

Kemudian terhadap anak dilakukan tes urine, hasilnya anak tersebut positif narkotika (Methafetamin dan Amphetamin).

Kemudian Anggota Sat Resnarkoba menghubungi pihak Dinas Kesehatan dan Disperindag Kabupaten Meranti untuk berkoordinasi terkait dugaan permen merek Yupi yang diduga mengandung Narkotika tersebut.

Sat Resnarkoba sampai saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap keluarga korban dan lingkungan sekitarnya berikut dengan distributor yang memasokkan produk permen merek Yupi di wilayah Selatpanjang.

Dari hasil koordinasi diantaranya, bahwa untuk membuktikan terkait dugaan permen Yupi mengandung Narkotika tersebut perlu dilakukan terlebih dahulu diuji Laboratorium ke BBPOM Pekanbaru. Apakah permen tersebut ada mengandung Narkotika atau korban sebelumnya ada mengkonsumsi makanan atau minuman serta memakan obat sebelum memakan permen tersebut.

Rencana pada hari ini, Senin (2/3/2018) pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti akan menguji permen tersebut yang diserahkan pihak keluarga korban sebanyak 5 bungkus untuk dijadikan sampel.

“Kita masih menyelidiki hal ini, Jika hasil Uji Lab di BPOM sudah keluar maka pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Meranti akan segera memberitahukan ke pihak Polres Kepulauan Meranti,” kata Kapolres Meranti AKBP La Ode Proyek SH, melalui Kasat Narkoba Iptu Darmanto SH. (hrc/red)

Ini Dia Fakta Film Panas

Tribunriau- Namanya Rachel Starr. Sosoknya dikenal sebagai bintang film panas asal Texas, Amerika Serikat. Wanita berusia 33 tahun itu, memulai karir dengan berprofesi sebagai penari erotis di LA.

Dilansir dari Pop Sugar, Minggu (31/3) Rachel mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi di balik layar industri gelap tersebut. Maka Rachel menjelaskan secara terbuka fakta-fakta di balik produksi film panas.

Profesional

Bertentangan dengan apa yang dipikirkan banyak orang, syuting film dewasa bukan hanya masalah seks. Tetap menunjung legalitas dan kesehatan seksual orang-orang yang terlibat.

“Tetapi mereka harus menyetujui syarat-syarat tertentu, maka semua melalui pos pemeriksaan. Semuanya sudah diatur,” kata Rachel.

Fluffers Adalah Mitos

Pemain ‘stuntman’ di dalam film panas atau biasa disebut fluffers sebenarnya tak ada. Padahal rumornya, fluffers diset untuk membantu menjaga bintang porno laki-laki yang berperan di antara adegan, tetapi Rachel sepenuhnya menyanggah hal itu.

“Tidak ada fluffer, jadi meskipun saya bekerja dengan seorang pria, bukan tanggung jawab saya untuk memastikan bahwa dia ereksi. Ketika kamera itu menyala, maka harus profesional ereksi dan siap untuk bergoyang,” kata Rachel.

Beberapa Bintang Berperan Sangat Serius
Sama seperti seorang artis profesional, maka bintang porno tidak akan datang tanpa persiapan. Ada pemain yang benar-benar mengacu pada naskah.

Lawan Main Dadakan

Seringkali Rachel mendapatkan lawan main secara dadakan. Seharusnya paling tidak, Rachel sudah mengetahui siapa lawan mainnya 1-2 bulan sebelumnya. Namun hal itu seringkali tak diketahuinya.

Lebih dari Sekadar tentang Seks

Rachel berusaha bersikap profesional sebab kadang kala lawan mainnya bukan merupakan fantasinya, atau tak disukainya. Akan tetapi produksi film tersebut sudah menentukan sesuai dengan skrip yang mereka tulis. Maka caranya adalah bagaimana Rachel bisa menghidupkan gairahnya.

Banyak Foto dan Adegan Palsu

Terkadang ada adegan dan foto palsu yang memang sengaja dibuat-buat atau disetting menjadi lebih bergairah.

Kondisinya Bisa Sangat Keras

Tidak semua kemewahan ada di dalam adegan. Ada hari-hari yang menyakitkan di mana harus berakting di suhu tropis atau negara lain dengan medan yang sulit.

50 Persen Bintang Porno Sulit Punya Pacar

Sebanyak 50 persen pacar bintang porno meninggalkannya. Tentu sulit bagi seorang pria melihat pasangannya berhubungan dengan pria lain.

150 Adegan Setahun

Bintang porno dapat memerankan film hingga sekitar 150 adegan per tahun. Sebagai seorang veteran 10 tahun, Rachel bermain rata-rata antara 20 dan 30 film setiap tahun. Beberapa bintang bahkan bermain di 100 hingga 150 adegan.

Film Porno Syuting Berhari-hari

Tak hanya sekali, terkadang film porno juga membutuhkan waktu syuting berhari-hari. Ada film pendek, dan film layar lebar. Hal itu menentukan seberapa banyak plot dalam skrip.

Orgasme Palsu

Ada beberapa shot orgasme ternyata palsu. Hanya sekitar 25 persen wanita dapat mencapai klimaks dari penetrasi sendirian (masturbasi), dan itu termasuk bintang porno. (red)

Korupsi e-KTP, PPATK Akan Telusuri Aliran Dana ke Puan dan Pramono

JAKARTA,Tribunriau- Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badarudin menyatakan akan melakukan penelusuran terkait dugaan adanya aliran dana proyek e-KTP ke Puan Maharani dan Pramono Agung yang saat ini menjabat mentri di kabinet kerja.

Dugaan itu muncul, ketika terdakwa korupsi e-KTP Setya Novanto menyebut adanya aliran uang sebesar USD 500 ribu ke Menteri Kordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani dan Menteri Sekretatis Kabinet Pramono Anung.

“Itu sudah kewajiban PPATK, karena sesuai amanah undang-undang yang dimiliki PPATK itu diminta atau tidak diminta dengan inisiatifnya sendiri bisa melakukan penelusuran,” kata Kiagus di kawasan Curug Nangka, Bogor, Rabu (28/3).

Setelah dilakukan analisis oleh PPATK, kata Kiagus, pihaknya akan memberikan informasi tersebut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kemudian melakukan analisis dan kemudian bisa menyimpulkannya ada atau tidak, kalau ada pada waktunya kita serahkan ke penegak hukum,” jelas Kiagus.

Sebelumnya, pada sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa korupsi e-KTP Setya Novanto, Kamis (22/3) lalu, Novanto menyebut kalau Puan Maharani dan Pramono Anung menerima aliran dana proyek e-KTP sebesar USD 500 ribu.

Namun munculnya dua nama menteri kabinet kerja tersebut belum berdasarkan bukti yang dapat diberikan oleh mantan Ketua DPR RI itu.

“Oka menyampaikan dia menyerahkan uang ke dewan, saya tanya ‘wah untuk siapa’. Disebutlah tidak mengurangi rasa hormat, saya minta maaf, waktu itu ada Andi untuk Puan Maharani 500 ribu dan Pramono 500 ribu dolar,” kata Novanto di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (22/3). Atas tudingan Novanto, baik Puan dan Pramono Anung telah membantahnya. (*)

Terbaru

Populer