Beranda blog Halaman 1312

Korupsi e-KTP, PPATK Akan Telusuri Aliran Dana ke Puan dan Pramono

JAKARTA,Tribunriau- Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badarudin menyatakan akan melakukan penelusuran terkait dugaan adanya aliran dana proyek e-KTP ke Puan Maharani dan Pramono Agung yang saat ini menjabat mentri di kabinet kerja.

Dugaan itu muncul, ketika terdakwa korupsi e-KTP Setya Novanto menyebut adanya aliran uang sebesar USD 500 ribu ke Menteri Kordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani dan Menteri Sekretatis Kabinet Pramono Anung.

“Itu sudah kewajiban PPATK, karena sesuai amanah undang-undang yang dimiliki PPATK itu diminta atau tidak diminta dengan inisiatifnya sendiri bisa melakukan penelusuran,” kata Kiagus di kawasan Curug Nangka, Bogor, Rabu (28/3).

Setelah dilakukan analisis oleh PPATK, kata Kiagus, pihaknya akan memberikan informasi tersebut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kemudian melakukan analisis dan kemudian bisa menyimpulkannya ada atau tidak, kalau ada pada waktunya kita serahkan ke penegak hukum,” jelas Kiagus.

Sebelumnya, pada sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa korupsi e-KTP Setya Novanto, Kamis (22/3) lalu, Novanto menyebut kalau Puan Maharani dan Pramono Anung menerima aliran dana proyek e-KTP sebesar USD 500 ribu.

Namun munculnya dua nama menteri kabinet kerja tersebut belum berdasarkan bukti yang dapat diberikan oleh mantan Ketua DPR RI itu.

“Oka menyampaikan dia menyerahkan uang ke dewan, saya tanya ‘wah untuk siapa’. Disebutlah tidak mengurangi rasa hormat, saya minta maaf, waktu itu ada Andi untuk Puan Maharani 500 ribu dan Pramono 500 ribu dolar,” kata Novanto di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (22/3). Atas tudingan Novanto, baik Puan dan Pramono Anung telah membantahnya. (*)

Dakwaan 3 Tersangka RTH, JPU Masih Lakukan Penyempurnaan

PEKANBARU,Tribunriau- Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih menyempurnakan dakwaan terhadap tersangka dugaan korupsi Ruang Terbuka Hijau (RTH), Dwi Agus Sumarno. Berkas akan dilimpahkan segera ke Pengadilan Tipikor Pekanbaru.

Selain Agus, penyidik juga menyempurnakan dakwaan dua rekanan, Yuliana J Baskoro dan Rinaldi Mugni. Ketiga tersangka sudah ditahan.

“Kita (JPU) masih melakukan penyempurnaan dakwaan dan administrasi pelimpahan. Jika tak ada kendala, minggu depan segera dilimpahkan,” ujar JPU, Sri Odit Megonondo, Minggu (1/4/2018).

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, menyatakan, berkas dilimpahkan setelah seluruh administrasi selesai. “Sekarang sedang dilengkapi,” ucapnya.

Selain ketiga tersangka, dalam perkara ini juga menyeret 15 nama tersangka lainnya. Tiga di antaranya, juga telah dijebloskan ke sel tahanan. Mereka adalah Direktur PT Panca Mandiri Consultant, Reymon Yundra, dan seorang staf ahlinya Arri Arwin, serta Khusnul yang merupakan Direktur PT Bumi Riau Lestari (RBL).

Sisanya, masih menghirup udara bebas. Di antaranya, Ketua Pokja ULP Provinsi Riau Ikhwan Sunardi, Sekretaris Pokja, Hariyanto dan anggota Pokja Desi Iswanti, Rica Martiwi, Hoprizal. Selain itu, Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) Adriansyah dan Akrima ST juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Yusrizal dan ASN Silvia.?

Penyidikan terhadap dugaan korupsi dilakukan Pidsus Kejati Riau terhadap dua RTH yang ada di Pekanbaru yakni RTH Tunjuk Ajar di Jalan Ahmad Yani yang berdiri di lahan eks Dinas PU Provinsi Riau depan rumah dinas Walikota Pekanbaru dan RTH Puteri Kaca Mayang di Jalan Sudirman.

Khusus untuk RTH Tunjuk Ajar, dari konstruksi hukum yang didapati penyidik, ada tiga model perbutan melawan hukum yang dilakukan para tersangka. Pertama, pengaturan tender dan rekayasa dokumen pengadaan.

Kedua, ditemukan pula bukti proyek ini langsung dan tidak langsung ada peran dari pemangku kepentingan yang harusnya melakukan pengawasan namun tidak dilakukan. Ketiga, ditemukan bukti proyek ini ada yang langsung dikerjakan pihak dinas. (hrc/red)

Puisi Sukmawati Soekarnoputri Dinilai Lecehkan Islam

SEMARANG,Tribunriau- Puisi yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri dalam acara “29 Tahun Anne Avantie Berkarya” dinilai telah menyinggung SARA serta melecehkan syariat Islam.

Anis Tri Anisah, satu dari beberapa orang yang mengkritik puisi putri Proklamator Indonesia tersebut menyatakan acara yang bagus tersebut sudah tercoreng oleh puisi tersebut.

“Sayang sekali, acara yg bagus dan menampilkan kecantikkan wanita2 Indonesia ini dirusak oleh pembacaan puisi Ibu Sukma yg menyinggung masalah sara,” tulisnya di akun media sosial.

Dilanjutkannya, silahkan berkebaya dan berkonde, tapi jangan membandingkan dengan syariat Islam (terkait hijab).

Untuk diketahui, salah satu bait puisi yang dibacakan oleh putri proklamator tersebut adalah “Aku tak tahu Syariat Islam, Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah, Lebih cantik dari cadar dirimu,” demikian penggalan awal puisi yang dibacakan Sukmawati.” (red)

Adapun isi lengkap pesan Anis adalah sebagai berikut:

Kepada yg kami hormati Ibu Sukmawati Soekarno Putri,

Ibu Sukma, saya sudah nonton puisi Ibu yg berjudul “Ibu Indonesia” di acara Pagelaran Busana 29 th Ane Avantie.

Sayang sekali, acara yg bagus dan menampilkan kecantikkan wanita2 Indonesia ini dirusak oleh pembacaan puisi Ibu Sukma yg menyinggung masalah sara.

Ibu Sukma, silakan Ibu dan teman2 Ibu berkebaya dan berkonde, tapi mohon dengan sangat untuk tidak membandingkannya dg syariat Islam.

Biarkan kami memakai pakaian yg kami yakini sebagai bentuk ketundukkan kepada Robb kami, Dzat yg telah menganugerahi negeri yg indah ini. Dzat yg telah menciptakan tubuh2 cantik kami.

Ibu Sukma, juga mohon dg sangat utk tidak melecehkan suara adzan. Tahukah anda, sejelek apa pun suara adzan di telinga anda, dia adalah pertanda bumi ini masih berputar di poros nya. Jika sudah tak ada lagi terdengar adzan di atas bumi Allah ini, itu artinya saya dan anda sudah digulung oleh kiamat yg dahsyat.

Ibu Sukma, Robb kami telah mensyariatkan pakaian ini kepada hamba2Nya sebagai FURQAN, pembeda antara HAQ dan BATHIL. Sebagaimana yg pernah disampaikan oleh Cak Nun, Jilbab adalah jarak antara keindahan dengan kebusukan. Batas antara baik dan buruk, benar dan salah.
Kami menyarungkan keyakinan di kepala kami
Menyarungkan pilihan, keputusan, keberanian dan ISTIQAMAH, di nurani dan jiwa raga kami.

Sekian surat terbuka dari saya, semoga Ibu Sukma tercurah hidayah, dan semoga kami tetap istiqomah. Aamiin..

Semarang, 1 April 2018
Anis Tri Anisah

PUPR Tambah Kriteria Rumah Layak Huni ke Tipe 45

JAKARTA,Tribunriau- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah merevisi Keputusan Menteri (Kepmen) Nomor 403/KPTS/M/2002 tentang Pedoman Teknis Pembangunan Rumah Sederhana Sehat. Revisi tersebut akan mengubah sejumlah kriteria standar layak huni sebuah rumah sederhana sehat.

Direktur Rumah Umum dan Komersial, Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Dadang Rukmana mengatakan standar ukuran rumah layak huni akan ditambah yakni tipe 45. Penambahan kriteria ukuran layak huni itu sebagai visi Kementerian PUPR dalam menyediakan rumah ideal bagi masyarakat.

“Kalau layak huni itu, seluruh rumah harus layak huni. Kita cuma, visi ke depannya rumah sejahtera. Rumah sejahtera itu selain 36 juga nanti ada 45 dengan luas tanah yang lebih luas. Tapi bukan berarti yang ada sekarang dihapuskan. Tetap ada. Jadi tipe 45 itu visi rumah sejahtera, idealnya seperti itu. Tapi dengan kemampuan keterbatasan ruang dan lain-lain, yang ada ya tetap jalan,” katanya kepada detikFinance saat dihubungi, Senin (2/4/2018).

Dadang menjelaskan, penambahan kriteria luas rumah layak huni itu mengacu kepada standar internasional, di mana kebutuhan ruang per orang adalah 11 m2 dengan perhitungan ketinggian rata-rata langit-langit 2,8 m. Adapun saat ini standar kebutuhan luas minimum bangunan dan lahan untuk rumah sederhana sehat adalah 9 m2 per orang.

“Standarnya kan selama ini orang itu per orangnya 9 m2, padahal di luar negeri 11 m2. Artinya yang ideal itu seperti itu. Jadi dalam revisi Kepmen ini, visi kita membangun rumah sejahtera. Tapi aturan subsidi dan lain-lain tidak ada perubahan. Jadi yang tipe 36 tetap ada (untuk rumah subsidi), di bawahnya juga ada. Sepanjang memenuhi kriteria teknis yang berlaku,” kata Dadang.

Adapun dalam revisi Keputusan Menteri (Kepmen) Nomor 403/KPTS/M/2002 ini, kata Dadang akan lebih ke aturan teknis mengenai spek dan material bangunan rumah mengikuti perkembangan pembangunan hunian rakyat sejauh ini. Dalam waktu dua minggu ke depan akan kembali diadakan konsultasi publik untuk sosialisasi menuju penetapan Kepmen yang baru.

“Kepmen itu yang diatur tidak hanya keandalan bangunan, keamanan dan keselamatan. Tapi juga kenyamanan. Bahwa lingkungannya harus lengkap, sistem pendukung lingkungannya harus berfungsi. Minimal PSU seperti apa. Dan standar-standar lainnya,” pungkasnya.(dtc/red)

Motif Belum Diketahui, Perempuan Berhijab Ini Tiba-tiba Diserang

MICHIGAN,Tribunriau- Seorang perempuan berhijab tiba-tiba diserang saat mengunjungi sebuah rumah sakit di Michigan, Amerika Serikat. Pelaku penyerangan diidentifikasi bernama John Deliz (57).

Dilansir dari CBS News, Senin (2/4/2018), peristiwa tersebut terjadi pada 10 Februari 2018. Lokasi penyerangan yakni di Rumah Sakit Beaumont di Dearborn, Michigan.

Korban berusia 19 tahun dan disebutkan dia menjadi satu-satunya orang yang mengenakan hijab kala itu di ruangan rumah sakit.

“Setelah menonton videonya dan mendengar kesaksian klien saya, bukti tidak langsung akan membuat orang-orang beranggapan penyerangan itu bermotif agama,” tutur pengacara korban, Majed Moughni, Minggu (1/4).

Moughni menjelaskan, pelaku merupakan pasien di rumah sakit tersebut. Dia sebelumnya telah didiagnosa dengan bipolar dan skizofrenia.

“Rumah sakit itu sadar akan kondisi pelaku begitu dia datang. Namun alih-alih langsung diobati, mereka memintanya menunggu di ruang tunggu ER,” kata Moughni.

“Sehingga itu memberi ruang untuk terjadinya serangan,” tutur Moughni.

Moughni menambahkan, kliennya tak akan bisa hidup dengan perasaan yang sama lagi setelah situasi ini. Disebutkan korban menderita secara mental dan emosional.

“Takut untuk pergi ke depan umum dan selalu melihat ke belakang. Dia tidak akan pernah sama lagi,” ujar Moughni dalam sebuah pernyataan ke Detroit News.

Saat ini pelaku telah ditahan. Dia dijadwalkan akan menghadapi persidangan pada Mei 2018 mendatang. (dtc/red)

Aktif Akhir 2016, Ini Jumlah Tangkapan Saber Pungli

JAKARTA,Tribunriau- Sejak dibentuk akhir 2016, Satgas Saber Pungli telah menetapkan tersangka terhadap 3.391 orang. Tim Saber Pungli juga telah menerima sekitar 35 ribu aduan yang berasal dari masyarakat.

Dirilis dari detikcom, Senin (2/4/2018), Satgas Saber Pungli telah menerima sebanyak 35.617 laporan. Jumlah ini terhitung sejak periode 28 Oktober 2016 hingga 2 April 2018.

Dari data tersebut, 36 persen aduan menyoal pelayanan masyarakat, 26 persen soal hukum, 18 persen soal pendidikan, 12 persen soal perizinan, dan 8 persen soal kepegawaian.

Satgas Saber Pungli telah melaksanakan 1.627 kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) di berbagai instansi seperti kepolisian, kejaksaan dan pemerintah daerah di berbagai provinsi.

Sementara itu, barang bukti berupa uang hasil OTT di seluruh Indonesia berjumlah Rp 316.499.046.334. Nilai perolehan terbesar berasal dari Kalimantan Timur dengan nilai Rp 298.305.400.400.

Berikut 10 besar instansi yang terbanyak terkena OTT Saber Pungli:

1. Instansi Masyarakat: 533
2. Kecamatan/kelurahan: 169
3. Dinas Perhubungan: 132
4. Polri: 125
5. PT (swasta/BUMN): 166
6. Dinas Pendidikan: 69
7. LSM: 14
8. Dinas Koperasi, Industri, dan Perdagangan: 12
9. BPN: 27
10. Dinas Dukcapil: 16

Sebelumnya, Ketua Saber Pungli Komjen Putut Bayu Seno mengatakan akan mengintensifkan Pokja Yustisi dan pengawas internal di setiap kementerian dan lembaga. Selain itu, koordinasi antarlembaga juga akan ditingkatkan apalagi mengenai penindakan pelaku pungli di tingkat kabupaten/kota yang kena operasi tangkap tangan (OTT).

Sementara itu, Pokja Publikasi Saber Pungli Kombes Slamet Pribadi mengatakan pihaknya merasa perlu untuk pengaktifan kembali fungsi pengawasan di internal kementerian dan lembaga. Lalu, perlu ada mekanisme kerja antara jaksa dan kepolisian. (dtc/red)

Komika Pandji: Percuma Dapat Ijazah kalau Tidak Ada Ilmunya

JAKARTA,Tribunriau- Oknum-oknum pembuat ijazah bodong bisa leluasa mempengaruhi orang-orang yang punya banyak uang tapi tak ada waktu untuk sekolah. Padahal dalam dunia pendidikan yang penting ilmunya, bukan gelar atau ijazah.

Demikian dikatakan Komika Pandji Pragiwaksono di Kuningan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu, mengatakan lebih baik mendapat ijazah paket C ketimbang memakai ijazah bodong. Itu menunjukkan si artis masih mempunyai semangat dan keinginan belajar.

“Oh iya, oh bagus dong dia mau belajar mau nunggu dan nggak nyaman hanya di seperti itu. Walaupun dia udah di posisi menyenangkan. Jadi buat saya baik,” kata Pandji dilansir dari DetikHot.

Komika yang kabarnya akan terjun ke politik itu tak mau men-judge mental artis-artis yang lebih memilih untuk karier ketimbang pendidikan. Itu memang sudah jadi keputusan yang dianggap baik oleh sang artis.

Daripada si artis tergiur untuk membuat ijazah bodong, lebih baik dia mengejar paket A, B, atau C. Nilai dari sebuah pendidikan dikatakan Pandji tak harus dinilai dari sebuah lembaran ijazah.

“Tapi siapapun yang memakai ijazah bodong menurut gue kehilangan esensi dari pendidikan. Karena menurut gue pendidikan yang penting bukan gelar setelahnya. Tapi ilmu sematan. Jadi dapat gelar itu percuma kalau nggak dapat ilmu, nah bagi orang-orang yang masih mikir gelar itu penting, biasanya pakai ijazah bodong,” kata Pandji Pragiwaksono.

Beruntung, Pandji tak pernah menemukan secara langsung artis-artis yang memakai ijazah bodong. Ada baiknya fokus dulu dalam mengejar karier atau pendidikan. Tapi satu yang harus diingat, karier adalah sesuatu yang sangat penting.

“Iya daripada ikut ijazah bodong lebih baik ikut kejar paket C atau kalau mau kejar karier dulu ya karier dulu,” ucap Pandji Pragiwaksono. (dtc/red)

OKI Desak PBB Hentikan Kekerasan Israel

Tribunriau- Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), pada Sabtu (31/3), mengutuk keras agresi Israel terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza. OKI meminta Dewan Keamanan PBB segera mengambil tindakan dan menghentikan tindakan kekerasan yang dilakukan Israel.

Sekretaris Jenderal OKI Yousef Al-Othaimeen mengatakan tindakan Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza merupakan bentuk terorisme dan kejahatan. Menurutnya, hal itu memerlukan penyelidikan dan pertanggungjawaban.

Al-Othaimeen menilai tak ada pihak lain yang dapat diminta pertanggungjawabannya selain pasukan pendudukan Israel. Mereka, kata Al-Othaimeen, bertanggung jawab sepenuhnya atas dampak dari eskalasi terbaru di perbatasan Jalur Gaza.

“Dia (Al-Othaimeen) meminta Dewan Keamanan PBB untuk segera mengintervensi dan menghentikan antagonisme Israel yang sedang berlangsung terhadap warga Palestina,” kata OKI dalam pernyataannya, dikutip laman Kuwait News Agency.

Al-Othaimeen meminta komunitas internasional untuk memberikan perlindungan internasional bagi rakyat Palestina. Ia pun meminta dunia internasional memberi tekanan kepada Israel agar mematuhi komitmen yang sejalan dengan hukum dan resolusi kemanusiaan internasional.

Menurutnya, peran komunitas internasional sangat diperlukan saat ini. Tidak hanya untuk meredakan ketegangan terbaru di Jalur Gaza, tapi juga dalam mendukung jalur politik guna mendamaikan Israel dan Palestina melalui kerangka solusi dua negara.

Ribuan warga Palestina di Gaza melakukan demonstrasi di perbatasan Israel pada Jumat (30/3). Aksi tersebut digelar guna menuntut Israel mengembalikan tanah-tanah yang direbutnya saat perang Arab-Israel 1948 kepada para pengungsi Palestina.

Aksi tersebut kemudian berubah menjadi petaka ketika pasukan keamanan Israel berusaha membubarkan massa yang mendekat ke pagar perbatasan. Bentrokan pun sempat terjadi antara warga Palestina dan pasukan keamanan Israel.

Berondongan tembakan pasukan Israel menyebabkan jatuhnya banyak korban. Hingga saat ini dilaporkan 15 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 1.000 orang lainnya mengalami luka-luka. (rci/red)

Mal Terbakar Tewaskan 60 Orang, Gubernur di Rusia ini Mengundurkan Diri

JAKARTA,Tribunriau- Gubernur wilayah Kemerovo Aman Tuleyev mengundurkan diri setelah tragedi kebakaran mal yang mematikan bulan lalu. Kebakaran itu menewaskan lebih dari 60 orang.

Tuleyev mengatakan pada Ahad (1/4) bahwa dia telah mengundurkan diri. Dalam sebuah video yang diunggah di situs web pemerintah daerah, dia menyatakan pengunduran dirinya. “Ini adalah keputusan yang benar, sadar dan sungguh-sungguh,” katanya.

Kebakaran pusat perbelanjaan itu terjadi di kota Siberia, Kemerovo, Rusia pada Ahad (25/3).Kebakaran itu telah menewaskan sedikitnya 64 orang. Dengan 41 di antaranya adalah anak-anak. Sedangkan pada Rabu (28/3) banyak kerabat yang mengaku puluhan orang, termasuk anak-anak, belum ditemukan.

Para keluarga korban berkumpul di lokasi kejadian saat api telah padam. Kesedihan membuat mereka melakukan aksi demonstrasi dan dilaporkan mereka meneriakkan agar Vladimir Putin mundur. Putin baru saja terpilih sebagai presiden Rusia, dengan menduduki jabatan keempatnya.

Empat orang telah dituduh terlibat dalam tragedi itu. Termasuk dua orang yang bekerja di pusat perbelanjaan. Para penyelidik mengatakanalarm kebakaran dimatikan dan pintu keluar diblokir. (rci/red)

TGB-Gatot Duet Maut di Pilpres 2019

JABAR,Tribunriau- Pasangan Tuan Guru Bajang (TGB) dan Gatot Nurmantyo dinilai bisa menjadi duet maut di Pilpres 2019 mendatang.

Demikian dikatakan Ketua Kamar Dagang dan Industri Jawa Barat (Kadin Jabar), Agung Suryamal di Kantor Kadin Jabar pada Ahad (1/4).

“Saya kira kalau Tuan Guru dengan Pak Gatot menarik, bisa jadi duet maut,” kata Agung.

Agung senang dengan munculnya figur-figur baru dan muda dari daerah-daerah, termasuk TGB. Menurut Agung, TGB merupakan salah satu tokoh muda yang potensial dan telah terbukti memimpin NTB dalam dua periode.

“Kita berharap sekali lahir pemimpin sejati yang menjadi teladan. Ini adalah saudara Tuan Guru, beliau muda, pengalamannya luar biasa,” ujar Agung saat dialog dengan TGB di Kantor Kadin Jabar, Ahad (1/4).

Agung menilai, Indonesia membutuhkan pemimpin sejati yang bisa menjadi teladan, dan perekat dari keragaman bangsa Indonesia.

“Kita berharap sekali, jujur, kita berharap sekali dengan beliau. Kita butuh pemimpin sejati yang bisa menjadi perekat keberagaman,” ujar Agung.

Agung bahkan mengaku siap mendukung TGB jika benar-benar maju dalam Pilpres 2019. “Kalau memang Allah SWT berikan jalan kepada Tuan Guru (di Pilpres), saya di Kadin Jabar siap, mangga (silakan) yang mau ikut sama saya (dukung TGB),” ucap Agung.

Dalam waktu dekat, menurut Agung, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo kita akan berdialog dengan Kadin Jabar. Ia menganggap TGB dan Gatot akan menjadi pasangan yang menarik apabila bersanding di Pilpres. (rci/red)

Terbaru

Populer