Beranda blog Halaman 1296

Mau Turunkan Tekanan Darah?, Lakukan Ini

meditasi untuk menurunkan tekanan darah

JAKARTA,Tribun Riau- Manfaat meditasi untuk kesehatan seakan tidak ada habisnya. Yang terbaru, meditasi disebut bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah dalam waktu cepat.

Penelitian yang dipublikasikan di Journal of Alternative and Complementary Medicine menyebut orang-orang yang mudah cemas, kurang tidur, dan mengalami masalah metabolisme sering memiliki tekanan darah tinggi. Nah, studi ini menyebut meditasi bisa menurunkan tekan darah hanya dalam waktu 15 menit saja.

Meditasi merupakan respons yang membuat tubuh merasa rileks. Meditasi membuat seseorang merasa tenang, membuat peredaran darah ke otak lebih lancar sehingga stres pun hilang,” ungkap dr Herbert Benson dari Harvard Mind Body Medical Institute.

Cara melakukan meditasi yang bermanfaat pun menurutnya tidak rumit. Tak perlu membaca mantra atau mendengarkan musik oriental tibet, Anda hanya perlu menenangkan diri sambil duduk bersila.

Setelah itu, kembangkan perasaan Anda untuk lebih merasakan hal-hal yang ada di sekitar, bukan apa yang ada di kepala Anda.

Duduk dalam posisi tegak, karena posisi duduk yang terlalu santai dan rileks malah membuat ngantuk. Atur napas secara perlahan, tarik napas dalam-dalam sebelum mengeluarkannya secara perlahan.

Jika memungkinkan, lakukan meditasi di pagi hari sehingga Anda mendapat paparan sinar matahari. Namun manfaat meditasi juga tetap didapat jika melakukan di siang maupun malam hari. (dtc/red)

Rumah DP Nol Persen di Jakarta, Ini Kabarnya

JAKARTA,Tribun Riau- Pembangunan proyek rumah dengan uang muka (DP) Nol Rupiah di Klapa Village, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, terus dilakukan setelah peletakan batu pertama oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan pada Kamis (18/1).

Proyek itu dikerjakan Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Sarana Jaya yang menggandeng PT Totalindo Eka Persada.

Dalam area pembangunan proyek, wilayah telah disterilkan dengan memasang pembatas area proyek dengan perumahan warga. Pembatas area proyek dilakukan dengan memasang seng pembatas yang tingginya sekitar dua meter. Disiapkan juga menara crane yang digunakan sebagai pengangkat alat-alat proyek yang berat, termasuk pancang dan besi, serta untuk melakukan pengecoran.

Manager Teknik Kerja Sama Operasi (KSO) Sarana Totalindo Yuda Kamal mengatakan, walaupun ground breaking dilakukan pada Januari lalu, pengerjaan proyek baru dimulai pada pertengahan Februari 2018. Pihaknya selaku kontraktor yang ditunjuk mengaku, perlu mengumpulkan data terlebih dahulu untuk menyesuaikan dengan proyek yang telah dilakukan oleh pengembang sebelumnya.

“Sekitar pertengahan Februari baru bisa bergerak kontraktur baru. Kan kita collect data dulu, jadi kita panggil dulu konsultan perencanaan, arsitek, dan pihak lain yang terlibat. Kita review ulang, menyesuaikan kondisi lapangan yang ada,” kata Yuda saat ditemui di lokasi, Rabu (18/4).

Yuda menerangkan, awalnya telah dipasang sekitar 700 tiang pancang oleh pengembang sebelumnya. Namun, tidak semuanya akan digunakan. “Artinya, kita menyesuaikan pancang yang ada. Terus begitu mau bikin pile cap-nya itu dia gak masuk pancangnya. Jadi, harus ada pancang baru,” tambah Yuda.

Oleh karena itu, sambung dia, akan ditambah sekitar 200 tiang pancang karena desain huniannya berubah dan harus disesuaikan juga dengan tiang pancang yang sudah ada. Saat ini pun, belum dilakukan penambahan pemasangan tiang pancang. Sebab, sebelum dipasang, harus dilakukan dahulu tes dan evaluasi guna menjamin keamanan pembangunan proyek.

“Jadi, sebelum dipasang kita lakukan dulu pengujiannya. Ada 200 pancang yang akan dipasang, tapi belum dipasang karena menunggu hasil uji dulu. Setelah ada tes itu baru dipasang. Harus diuji dulu, gak bisa sembarangan,” ucap Yuda.

Berdasarkan data dari pusat informasi proyek rumah DP Nol Rupiah, disiapkan satu show unit tipe 36 di kantor pusat. Dalam satu unit tipe 36 yang kurang lebih lebarnya 30 meter persegi (m2) tersebut, disediakan dua kamar tidur, satu kamar mandi dan masing-masing satu dapur dan ruang tamu yang saling terhubung.

Walaupun tidak terlalu besar, satu unit hunian tersebut bisa dibilang hunian yang minimalis. Show unit sendiri ditampilkan agar memberikan gambaran bagi warga yang ingin membeli hunian tersebut.

Beberapa warga yang datang untuk melihat show unit, mengaku tertarik untuk melihat terlebih dahulu bentuk hunian yang diperlihatkan. Salah satunya, Upi (29 tahun) yang datang dari Penjaringan, Jakarta Utara. Upi mengaku sebagai korban penggusuran di Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, pada 2016.

Upi menceritakan, setelah digusur, ia tidak lagi memiliki tempat tinggal. Walaupun setelah penggusuran, Pemprov DKI menyediakan rumah susun sewa sederhana (rusunawa) bagi korban, ia tidak mendapatkan rumah tersebut karena langsung pulang ke kampung halamannya.

Sehingga, setelah beberapa bulan kembali ke Jakarta, rusunawa tersebut sudah penuh. Dia pun harus mengontrak rumah untuk ditinggali bersama suami dan keempat anaknya. “Sekarang saya ngontrak saja. Ngontrak saya sebulan Rp 800 ribu, cuma satu kamar saja. Lebih baik ambil ini (rumah DP nol rupiah),” kata Upi sambil melihat pajangan rumah DP Nol Rupiah yang ditampilkan di kantor pusat informasi.

Oleh sebab itu, Opi tertarik untuk mengambil hunian tersebut. Namun, lanjut Upi, saat ini hunian tersebut belum dapat dipesan. “Katanya (daftar) akhir April, kalau tidak awal Mei.”

Warga lainnya, Sukma (52) juga tertarik untuk memesan satu unit hunian tersebut. Sukma bermaksud akan memesan satu unit hunian tersebut untuk putranya. “Kalau saya memesan (rumah DP nol rupiah) untuk anak saya, kebetulan dia baru saja menikah,” kata Sukma.

Dia mengaku tertarik dengan hunian tersebut dan berkeinginan untuk memesan satu unit hunian dengan tipe 36. “Saya lebih memilih yang dua kamar (tipe 36), biar agak lebih luas,” tambah Sukma.

Saat peletakan batu pertama, Gubernur Anies mengatakan, tahap pertama pembangunan hunian vertikal Klapa Village kan dibangun satu tower terlebih dulu dari rencana dua tower. Pengerjaannya ditargetkan selesai dalam 1,5 tahun. Namun, Anies meminta pembangunannya bisa diselesaikan lebih cepat.

Di tower pertama ini, akan dibangun 20 lantai dengan total 703 unit. 513 unit di antaranya bertipe 36 dan 190 unit tipe 21. Harga per unitnya untuk tipe 36 dengan dua kamar adalah Rp 320 juta, sementara tipe 21 seharga Rp 185 juta dengan satu kamar. (rci/red)

Tak Hanya Penjara Seumur Hidup, Big Bos Miras Oplosan Bakal Dijerat Ini

JAKARTA,Tribun Riau- Samsudin Simbolon, big bos minuman keras (miras) oplosan terancam hukuman seumur hidup. Miras hasil racikannya membuat 45 orang meregang nyawa.

“Ancaman bisa seumur hidup atau hukuman mati,” ucap Wakapolri Komjen Syafruddin saat rilis di rumah mewah Samsudin di Jalan Raya Bandung-Garut, Kabupaten Bandung, Jabar, Kamis (19/4/2018).

Syafruddin mengatakan perbuatan Samsudin yang membuat serta menjual miras oplosan terbukti telah melanggar ketentuan yang berada di Pasal 204 KUHPidana tentang peredaran miras oplosan. Dalam ayat dua, disebutkan apabila terdapat orang yang meninggal, penyedia akan dipenjara seumur hidup atau hukuman mati.

“Ketentuannya ada di ayat 2 pasal 204,” kata Syafruddin.

Samsudin merupakan big bos yang meracik dan menjual miras oplosan ginseng yang mengandung metanol 3 hingga 8 persen. Ia memproduksi di rumah mewahnya sendiri. Miras oplosan tersebut lalu dijual ke pasaran dengan harga Rp 20 ribu per botol.

Miras buatan Samsudin menuai petaka. Sebanyak 45 orang warga Cicalengka tewas akibat miras oplosan tersebut. (dtc/red)

Kritik ke DPR Dapat Hadiah, Kamu Minat?

ketua dpr gelar kritik berhadiah

JAKARTA,Tribun Riau- Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengadakan ‘Lomba Kritik DPR 2018’. Lomba tersebut diadakan dalam rangka peringatan HUT DPR RI yang jatuh pada 29 Agustus 2018.

Bamsoet menjelaskan, tidak ada tema khusus yang harus diangkat peserta pada setiap kritik yang disampaikan. Meski demikian, kritik yang disampaikan haruslah membangun dan tidak boleh berupa ujaran kebencian.

“Tidak ada topik khusus dalam Lomba Kritik DPR pertama ini. Tapi, kritik yang bertentangan dengan prinsip dasar Bhinneka Tunggal Ika akan ditolak oleh dewan juri. Demikian juga dengan kritik yang mengandung hoax dan ujaran kebencian,” kata Bamsoet di Ruang Diskusi Media Center DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Bamsoet menerangkan, penyampaian kritik terbagi dalam dua kategori. Pertama kategori esai dengan batasan maksimal 500 kata. Kedua, kritik juga dapat disampaikan dalam bentuk meme dalam bentuk gambar, karikatur atau video. Untuk video maksimal durasinya dua menit.

Ada hadiah uang tunai jutaan rupiah dan sepeda motor ‘Dilan’ bagi peserta dengan kritik terbaik. Selain itu seluruh pemenang lomba nantinya akan mendapat sertifikat penghargaan dari DPR.

“Untuk pemenang pertama masing-masing kategori dapat Rp 10 juta, pemenang kedua dapat Rp 7 juta dan yang ketiga dapat hadiah Rp 5 juta. Untuk yang terbaik dari dua kategori ini akan dapat sepeda motor seperti yang digunakan Dilan,” sebutnya.

Batas waktu pengiriman kritik untuk DPR berlangsung sejak hari ini, 19 April 2018 hingga 15 Agustus 2018. Pengumuman pemenang akan dilakukan pada 29 Agustus 2018 saat peringatan ulang tahun DPR RI.

Kritik yang dikirimkan kepada DPR akan dinilai oleh pakar politik Siti Zuhro, pakar budaya Bambang Wibawarta, pakar manajemen Martani Huseini, seniman Cak Lontong, dan pakar komunikasi politik Effendi Gazali yang juga selaku ketua dewan juri.

Kritik dapat dikirim melalui email dengan alamat lombakritikterbaikDPR@gmail.com dan lombakritikterbaikDPR@yahoo.com.

Selain itu peserta juga bisa mengunggah kritikan tersebut lewat media sosial masing-masing dengan memention akun @lombakritikterbaikDPR pada Instagram dan Facebook atau @lombakritikDPR pada Twitter. (dtc/red)

Kasus Pemerkosaan Mengerikan di India, Artis Ini Angkat Bicara

pemerkosaan di india, alia bhat angkat bicara

JAKARTA,Tribun Riau- Dunia tengah hangat membicarakan tentang kasus pemerkosaan mengerikan yang terjadi di daerah Kathua, India, yang memakan korban seorang anak kecil berusia 8 tahun.

Setelah menahan untuk berbicara saat tahap pemeriksaan awal, kini banyak selebriti Bollywood yang mulai menyatakan keprihatinan mereka atas kasus yang terjadi.

Dikutip dari Bollywood Life, Kamis (19/04/2018) salah satu dari selebriti Bollywood yang turut mengangkat bicara adalah Alia Bhatt.

Dalam sebuah kesempatan, seorang jurnalis bertanya mengenai pendapat Alia tentang kasus pemerkosaan tersebut dan Alia memandang kejadian tersebut sebagai sesuatu yang sangat memalukan dan mengerikan.

“Sebagai seorang perempuan, seorang wanita, seorang individu, dan seorang penduduk di negara ini, saya merasa sangat sedih dan terluka atas kejadian yang terjadi,” ucap Alia.

“Saya rasa lebih banyak saya membaca, membuat saya merasa lebih kecewa, marah, dan terluka. Saya berharap dari lubuk hati saya agar keadilan bisa ditegakkan. Kita benar-benar perlu membicarakan hal ini agar hal seperti ini tidak pernah terjadi lagi,” lanjutnya.

Bukan hanya Alia, selebriti-selebriti Bollywood lainnya seperti Jacqueline Fernandez, Sonam Kapoor, Kareena Kapoor Khan, dan Twinkle Khanna juga turut menyatakan pendapat mereka mengenai insiden yang terjadi.

Hal yang mereka lakukan termasuk sesuatu yang sangat berani lantaran pemerkosaan adalah sebuah kasus yang sangat sensitif dan bahkan banyak dari mereka yang harus menerima kritik dari banyak orang. (dtc/red)

Kocak, Ini Kelakar Menteri Susi Terhadap Koruptor

JAKARTA,Tribun Riau- Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti berkelakar tentang pelaku tindak pidana korupsi atau koruptor dan jargonnya ‘tenggelamkan!’ untuk kapal-kapal asing yang masuk ke wilayah Indonesia. Menurut Susi, koruptor tidak bisa ditenggelamkan.

“Kalau mau tenggelamkan yang korupsi tidak boleh, nanti kena (pelanggaran) HAM. Itu tugas kan Pak Agus Rahardjo,” kata Susi dalam diskusi di kantor Kemendikbud, Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (19/4/2018).

“Kalau orangnya bisa berenang nggak apa-apa?” tanya moderator.

“Ya percuma ditenggelamkan, nanti berenang lagi. Kalau yang bisa berenang, kerangkeng saja. Pak Agus tugasnya,” ucap Susi.

Sebelumnya, Susi mengatakan pendidikan penting untuk mencegah perilaku korupsi. Menurutnya, sistem yang baik harus diikuti dengan budaya antikorupsi, salah satunya transparansi.

Ia juga menyinggung kepala daerah yang ditangkap KPK jelang pilkada. Menurutnya kebiasaan menerima gratifikasi menjadi salah satu penyebab korupsi.

“Ini saya lihat banyak kasus calon-calon di pilkada yang kena. Itu persoalannya apa? Kultur yang sudah lama di kita menganggap gratifikasi itu sebagai hal yang biasa sehingga mereka lupa harus menjaga integritas,” ujarnya. (dtc/red)

Demokrat Ingin Gabung, Ini Syarat dari Gerindra

JAKARTA,Tribun Riau- Partai Demokrat mempertimbangkan bergabung ke Gerindra dan PKS asalkan calon presiden yang diusung pada 2019 bukan Prabowo Subianto. Gerindra menolak tawaran Demokrat.

“Kalau memang mau berkoalisi dengan kami, ya Pak Prabowo capresnya,” ujar Wasekjen Gerindra Andre Rosiade saat dimintai konfirmasi, Kamis (19/4/2018).

Andre menegaskan, dalam Rakornas 11 April 2018, Gerindra sudah memutuskan memberikan mandat kepada Prabowo maju sebagai capres 2019. Saat ini, menurutnya, komunikasi Gerindra dengan parpol koalisi sudah berjalan sangat baik dan menuju kesepakatan.

Kembali ke usulan Demokrat yang ingin berkoalisi dengan Gerindra asalkan bukan Prabowo capresnya, Gerindra menolak keras.

“Tentu kami tidak bisa mengakomodir usulan tersebut karena Partai Gerindra sudah memutuskan calon kami adalah Pak Prabowo,” tegas Andre.

Sebelumnya diberitakan, Partai Demokrat (PD) mempertimbangkan kemungkinan berkoalisi bersama Gerindra dan PKS asalkan Prabowo Subianto tidak maju sebagai capres. Partai pimpinan Ketum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mengimbau agar Prabowo menjadi pembuat keputusan atau king maker saja.

“Bukan sebuah syarat. Tapi Demokrat mengajukan harapan agar kiranya kita sama-sama membahas dulu siapa yang harus kita ajukan bersama-sama sebagai pasangan capres dan cawapres. Tidak lantas memutuskan sendiri dan meminta Demokrat mendukung,” ujar Ketua DPP PD Ferdinand Hutahaean.

“Sosok Prabowo sendiri sesungguhnya kami harapkan untuk menjadi king maker. Bagi kami, akan lebih baik jika mendukung capres baru. Pak Prabowo naik kasta saja. Tapi jika beliau tetap ingin maju, kami tidak bisa halangi. Namun itu akan membuat Demokrat berpikir yang lain, terutama poros baru,” imbuhnya. (dtc/red)

Polsek Bangko Gelar Press Release Curas & Curanmor

ROHIL, Tribun Riau- Kapolsek Bangko Kompol James Ipanop Syaloom Raja Guguk SIK SH menggelar press rilis bersama Kasatreskrim Polsek Bangko Aiptu Raja Napitupulu SH.Press Release dilaksanakan di halaman Aula Polsek Bangko, Kamis (19/04/2018) Pukul 10.00 Wib.

Kapolsek Bangko Kompol James Ipanop Syaloom Rajaguguk SIK SH dalam press releasenya mengatakan, tersangka curas dan curanmor di wilayah Polsek Bangko ada Lima tersangka.

“Salah Satu dari ke Lima tersangka yaitu perempuan, untuk Tiga tersangka lagi masih dalam daftar pencarian orang (dpo),” terangnya.

Dilanjutkan Kapolsek, untuk kasus curanmor dan curas ada Dua, pencurian yang tempat kejadianya di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Pmd), dengan barang bukti (bb) berupa, 1 Unit Honda Vario, 1 unit Kompresor Ac, 4 Unit Indor Ac, 1 Unit Mesin Ketam.

“1 tersangka masih dalam DPO dengan inisial I, Alias Itam,” terang Kapolsek.

Untuk tersangka curas dengan inisial S, yang tempat kejadianya tepat di Jalan Bintang, dengan barang bukti yaitu, 1 Kotak Hp Samsung dan untuk kasus curanmor lain, yang tempat kejadian perkaranya di Jalan Perniagaan, dengan barang bukti yaitu 1 Unit Sepedamotor Honda Revo,

“Tersangka merupakan residivis,” jelas Kapolsek.

Selain itu, untuk kasus pencurian lainnya, dengan tempat kejadian perkara di Jalan Pusara Hilir, dengan barang bukti yaitu, Satu Unit Tv lcd, Satu Unit Resiper. Kasus yang sama dengan tempat kejadian perkara di Jalan Perwira dengan tersangka yang sama juga inisial R. Kasus pencurian yang sama dengan tempat kejadian perkara di Jalan Usaha, dengan barang bukti 1 Unit Yamaha Mio.

Untuk kasus pencurian lainnya, dengan barang bukti yaitu 3 buah kalung Emas, 1 Unit Hp, untuk tersangkanya dengan inisial (R) berjenis kelamin perempuan, dan 1 tersangka masih dalam DPO.

“Kasus pencurian lainya dengan barang bukti yaitu, 1 Unit Mesin Jenset. Untuk kasus pencurian yang terakhir dengan barang bukti yaitu, 1 buah Hp, 3 buah tabung gas. Untuk ketiga tersangka yang masih dalam pencarian orang, tetap kami cari bersama jajaran Polsek Bangko,” pungkas Kapolsek. (to)

Dituding Tutup Exotic karena Politik, Ini Respon Sandiaga

Sandiaga Uno respon isu penutupan Exotic karena politik

JAKARTA,Tribun Riau- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menepis tudingan yang menyebut penutupan Diskotek Exotic merupakan komoditas politik. Sandiaga memastikan terdapat penggunaan narkoba di tempat itu.

“Ada kesempatan buat kita untuk betul-betul memastikan (penutupan Exotic) dan koordinasi dengan BNN bahwa narkoba terbukti digunakan di tempat itu dan kita tegas,” kata Sandiaga di Halte JORR TransJakarta, Jalan Ciledug Raya, Jakarta Selatan, Rabu (18/4/2018).

Sandiaga menuturkan data Badan Narkotika Nasional bisa juga dijadikan dasar oleh Pemprov DKI untuk menutup tempat hiburan malam. Karena itu, tinggal para pengelola yang harus memastikan bahwa tempat hiburan malam yang mereka kelola bersih dari narkoba.

“Jadi kita lebih baik berhati sekali, waspada sekali terhadap narkoba. Dan data BNN itu yang kami anggap sebagai data yang valid. Dan kalau misalnya ada yang keberatan, tentunya para pihak, ya, memahami, Pemprov memastikan bahwa kami mengirim pesan yang sangat tegas terhadap peredaran dan penggunaan narkoba di Jakarta,” papar Sandiaga.

Pihak Diskotek Exotic menyesalkan penutupan total usaha mereka oleh Pemprov DKI Jakarta. Juru bicara Diskotek Exotic Tete Martadilaga menuduh Anies-Sandiaga menjadikan bisnis tempat hiburan sebagai komoditas politik.

“Jangan dijadikan komoditas politiklah tempat-tempat hiburan ini, bisnis hiburan ini. Ini kan politik semua. Mulai Alexis, berbau politik nggak itu? Berbau politik, kan? Jangan dijadikan alatlah untuk kepentingan politik. Bisnis hiburan ini kan kacau-balau sekarang ini,” ujar Tete saat dihubungi melalui sambungan telepon siang tadi. (dtc/red)

Dugaan Serangan Kimia, Rusia Tolak Suriah Diselidiki

AS dan sekutunya menuntut agar ada penyelidikan terhadap dugaan serangan kimia yang dilakukan oleh Suriah
AS dan sekutunya menuntut agar ada penyelidikan terhadap dugaan serangan kimia yang dilakukan oleh Suriah

Tribun Riau- Rusia telah menolak resolusi yang diusulkan Prancis dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB (DK PBB), pada Selasa (17/4).

Resolusi itu menyerukan adanya penyelidikan independen atas dugaan serangan kimia yang terjadi di Kota Douma, Ghouta timur, Suriah.

Pertemuan DK PBB kali ini merupakan pertemuan darurat keenam mengenai Suriah sejak serangan kimia pada 7 April lalu, yang menurut petugas medis telah merenggut nyawa sedikitnya 85 orang. Serangan kimia itu dibalas oleh AS, Prancis, dan Inggris, melalui serangan yang terkoordinasi terhadap tiga fasilitas kimia Pemerintah Suriah.

Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia mengatakan, ide penyelidikan independen untuk menentukan siapa pihak yang bertanggung jawab atas serangan senjata kimia itu adalah sia-sia. Menurutnya, Washington dan sekutu-sekutunya sudah mengidentifikasi siapa biang keladi dibalik serangan itu, merujuk pada Pemerintah Suriah.

Nebenzia juga memperingatkan, tindakan militer Barat telah menyisihkan kemungkinan solusi politik dalam penyelesaian perang Suriah. “Sebelum adanya serangan udara Barat, kami mencatat kesiapan pemerintah Suriah untuk berpartisipasi dalam negosiasi Jenewa,” kata Nebenzia, seperti dilaporkan laman Aljazirah.

Rusia kemudian menyerukan pertemuan baru DK PBB untuk membahas situasi kemanusiaan di Raqqa. Kota tersebut telah berada di bawah kendali Syrian Democratic Forces sejak mereka merebutnya dari ISIS tahun lalu. Nebenzia menyalahkan AS dan koalisinya yang memerangi ISIS di wilayah itu atas kehancuran Raqqa.

Namun di tengah meningkatnya ketegangan di DK PBB, Wakil Dubes AS untuk urusan ekonomi dan sosial di PBB, Kelley Currie, mengatakan seruan Rusia itu adalah upaya untuk mengalihkan fokus dari Douma. Rusia dan pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Assad telah membantah menggunakan senjata kimia dalam perang mereka melawan kelompok oposisi bersenjata di Douma.

Meskipun tim keamanan PBB dapat mengakses dan mengunjungi Douma pada Selasa (17/4), tim penyidik Organisation for the Prohibition of Chemical Weapons’ (OPCW) masih tertunda untuk masuk ke kota tersebut. (rci/red)

Terbaru

Populer