Beranda blog Halaman 1294

BEJAT!!! Wanita ini Digilir 18 Jam, Ayah Kandung Malah Ikutan

BEJAT Wanita ini Digilir 18 Jam, Ayah Kandung Malah Ikutan

INDIA,Tribun Riau- Sosok ayah bagi seorang anak adalah sebagai pelindung, yang harus berada di depan kala anaknya berada dalam kesulitan. Tapi di zaman modern saat ini, banyak sekali sosok orangtua termasuk ayah yang justru bersikap sebaliknya.

Mereka bahkan bisa membunuh anak-anaknya dengan alasan sepele hingga masalah ekonomi. Tentunya itu bukanlah solusi. Selain itu, ada juga ayah yang tega ‘menjual’ anaknya kepada pria hidung belang, yang dilakukan demi mendapatkan uang.

Inilah yang dilakukan seorang pria di India, yang ‘menjual’ putrinya kepada dua orang temannya. Mirisnya lagi, ia bahkan bergabung dengan mereka dan menguncinya dalam sebuah rumah. Bagaimana ia bisa lolos dan menceritakan kejadian ini?

Dikutip dari Daily Mail, wanita malang ini bahkan harus digilir oleh para pria ini selama 18 jam.

Kejadiannya, pria berusia 50-an itu membawa putrinya yang berusia 35 tahun itu ke sebuah pameran di Kamlapur, pada hari Minggu lalu. Di mana mereka bertemu dengan temannya, Maan Singh, cerita polisi setempat.

Mereka meyakinkannya untuk naik di belakang sepeda motor, dan membawanya ke rumah teman lain, Meraj, di Lucknow. Di mana sang ayah menyerahkan putrinya kepada mereka berdua.

Selama 18 jam berikutnya, dia terkunci di dalam rumah. Sementara dua pria dan ayahnya memperkosanya sampai dia berhasil melarikan diri pada Senin malam ke rumah ibunya.

Wanita itu menyampaikan kisah mengejutkan kepada ibunya, yang segera menelepon polisi. Mereka kemudian mengeluarkan surat perintah penangkapan, untuk tiga pemerkosa itu.

Meraj, seorang dokter palsu tanpa lisensi medis, ditangkap tetapi Singh dan ayah wanita tersebut masih buron.

Putrinya – yang namanya disamarkan – sudah menikah selama 16 tahun. Tetapi ia ditinggalkan suaminya, dan pindah kembali bersama dengan ibunya. (vci/red)

Diisukan Utak-atik Tanggal HPN, Ini Klarifikasi Dewan Pers

Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo bantah utak atik Hari Pers Nasional

JAKARTA,Tribun Riau- Dewan Pers membantah kabar yang beredar bahwa mereka telah memutuskan untuk mengubah tanggal Hari Pers Nasional atau HPN yang biasa diperingati setiap 9 Februari. Dewan Pers hanya menerima usulan dan belum sempat dibahas dalam sidang pleno.

Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo menegaskan, kabar ini merupakan hoax belaka yang disebar oleh media-media yang tidak bertanggung jawab. Padahal kata dia, perubahan HPN tersebut baru sekedar usulan dari organisasi pers Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI).

“Kita tahu bahwa pernyataan-pernyataan itu kemudian banyak dimuat media-media yang menurut kami media abal-abal. Informasinya dipelintir dan sudah berkembang sedemikian rupa sampai muncul juga tuntutan yang tidak terkait sebetulnya dengan pergantian HPN, misal terkait pembatalan verifikasi oleh DPI hingga usulan statuta Dewan Pers diubah,” kata Yosep Adi di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat 20 April 2018.

Dia juga mengatakan, pada dasarnya HPN hanya bisa diubah oleh Presiden saja. Sebab, HPN itu dibentuk berdasarkan keputusan Presiden (Keppres) Nomor 5 tahun 1985, sehingga Presiden sendiri yang bisa merevisi Kepresnya tersebut.

“Nah perubahan bisa dilakukan kalau tiga organisasi wartawan (konstituen) itu bisa bersekutu kemudian bersepakat menunjuk hari pers nasional itu hari x. Kalau ada kesepakatan, Dewan Pers akan memfasilitasi dan mengundang empat konstituen yang lain untuk bertemu. Kalau semua setuju, Dewan Pers bisa memfasilitasi untuk komunikasi dengan pihak istana dalam hal ini melalui Sekneg,” ujarnya menambahkan.

Karena itu, dia mengungkapkan HPN tersebut tidak akan bisa diutak-atik oleh Dewan Pers selama tujuh konstituen yang ada di Dewan Pers, yakni PWI, AJI, IJTI, PRSSNI, SPS, ATVSI dan ATVLI, bersepakat tidak mengubah HPN.

“Jadi kalau ada konstituen mengusulkan sesuatu ya harus kami dengar, tapi keputusan Dewan Pers biasanya diambil berdasarkan musyawarah mufakat, tidak pernah berdasarkan voting, dengan endorsement dari konstituen tidak mungkin berinisiatif. jadi harus konstituen sepakat,” katanya.

Dia menegaskan, hal ini penting untuk diluruskan karena hingga saat ini berita yang beredar tersebut sudah sangat liar dan berpotensi menimbulkan keresahan maupun kegaduhan di masyarakat.

“Kita tahu sekarang musim pilkada, politik sedang tinggi, dan kita juga tahu ada dinamika internal di tubuh DPI menjelang tahun kongres penggantian ketua. kami tidak ingin menambah kegaduhan di Republik ini,” pungkasnya. (vci/red)

Bermasalah dengan Kanker Prostat?, Coba Konsumsi Buah Ini

buah ceri dapat mengobati dan mencegah kanker prostat

Tribun Riau- Kanker usus besar dan kanker prostat sudah menjadi salah satu penyakit umum saat ini. Tetapi jangan khawatir, Anda dapat mengobati dan mencegah penyakit mematikan ini hanya dengan mengonsumsi buah ini sekali sehari.

Banyak orang yang mengeluh mengalami masalah konstipasi, pencernaan yang buruk, hingga berakhir pada kanker usus besar. Sedangkan, salah satu masalah kesehatan yang harus dihadapi pria adalah penyakit kanker prostat.

Setiap hari ribuan orang pergi ke dokter, klinik, dan rumah sakit untuk mencari solusi atas penyakit-penyakit tersebut. Beberapa mendapatkan solusi, tetapi sebagian yang lain tidak mendapatkan keberuntungan yang sama.

Hambatan terbesar untuk bisa sembuh biasanya adalah kebiasaan dan gaya hidup yang dijalani orang tersebut. Jika Anda makan tidak sehat, Anda tidak akan mendapatkan nutrisi yang diperlukan. Ini akan menyebabkan sembelit dan gangguan pencernaan.

Dalam kasus pria, saat memasuki usia tertentu, mereka harus memerhatikan kesehatan prostatnya. Solusi untuk penyakit-penyakit ini dan semua penyakit lainnya sebenarnya hanyalah menjalani gaya hidup sehat, di mana Anda harus mengonsumsi makanan sehat dan seimbang, berolahrga, banyak tertawa, banyak minum air putih, dan mengonsumsi buah yang akan kami sarankan berikut ini.

Buah ini diketahui dapat mengatasi masalah sembelit, masalah perut, menyembuhkan kanker usus besar dan kanker prostat. Ya, solusi spesifik untuk mengatasi masalah dan penyakit yang disebutkan di atas terkait dengan sistem reproduksi pencernaan dan masalah pria, adalah melalui konsumsi buah ciplukan.

Jenis buah ceri berwarna kuning ini sering dianggap sebagai buah liar. Ciplukan berasal dari benua Amerika dan dikenal sejak zama pra-Columbus. Dalam budaya Inca, ciplukan dianggap sebagai buah suci dan dimanfaatkan untuk pengobatan.

Berikut sederet manfaat buah ciplukan untuk kesehatan Anda
– Memberikan energi dan vitalitas
– Sumber alami vitami A, B, dan C
– Memurnikah darah
– Mengatasi sembelit
– Memperbaiki pencernaan
– Menyembuhkan infeksi tenggorokan dan mulut
– Diuretik alami
– Membantu mengatasi masalah prostat termasuk kanker

Tambahkan asupan buah ciplukan ke dalam menu harian Anda, dan Anda tidak akan memiliki masalah yang berhubungan dengan prostat, sembelit, dan kanker usus besar. (vci/red)

Pasutri di Lampung Ini Berikan Nama Anaknya Mirip Merk HP

Akte kelahiran bayi yang bernama xiaomi

LAMPUNG, Tribun Riau- Nama adalah doa sekaligus harapan orangtua untuk anak. Entah ngefans dengan Xiaomi atau memang kebetulan, pasangan suami istri Fredi Yana dan Delima, di Abung Jayo, Lampung Utara, menamakan anak perempuannya Xiaomi Fradella Naufalyn.

Berdasarkan kutipan akta kelahiran yang beredar di dunia maya, Jumat, 20 April 2018, anak pertama mereka lahir pada 15 Agustus 2017.

Namun, sang anak, Xiaomi, baru mendapatkan pengakuan sebagai warga negara yang sah pada 18 April 2018 berdasarkan akta kelahiran nomor 1803-LT-08122017-0418.

Akta kelahiran Xiaomi dibubuhi tandatangan oleh Pelaksana Tugas Kepala Disdukcapil Kabupaten Lampung Utara, Tien Rostina P.

Xiaomi merupakan salah satu produsen smartphone asal China yang produknya sudah beredar di pasar Indonesia. Salah satunya Redmi Note 5 yang baru saja diluncurkan dua hari lalu di Jakarta. (vci/red)

Dinilai Bermasalah, Komisi I DPR Akan Selidiki Kasus Satelit Telkom Sampai Tuntas

PT Telkom Indonesia

JAKARTA,Tribun Riau- Permasalahan PT Telkom seperti anjloknya nilai saham sejak Oktober lalu hingga dilaporkannya ke Ombudsman RI disorot anggota Komisi I DPR RI, Dave Laksono.

Bahkan, dirinya memandang hal tersebut sebagai bobroknya kinerja manajemen perusahaan Plat Merah tersebut.

“Jelas lah (kinerja manajemen Telkom buruk), orang sampai ribuan ATM mati,” kata Dave, dalam keterangan pers, Jum’at (20/4) malam.

Menurutnya, masyarakat jelas dirugikan akibat matinya satelit Telkom 1 yang rusak tahun lalu lantaran berimbas pada matinya ribuan mesin ATM milik sejumlah bank di Indonesia.

Satelit Telkom 1 sejatinya memiliki masa bakti hingga 2014 saja. Namun, PT Telkom justru memperpanjang pengunaan satelit ini hingga 2019.

“Dan kalau masyarakat dirugikan, berarti harus ada pertanggungjawaban,” tegas anggota Komisi I DPR ini.

Pengganti Telkom 1, yaitu satelit Telkom 4, baru diteken kontraknya pada 2016, atau dua tahun setelah masa bakti Telkom 1 habis.

Selain masalah satelit Telkom 1, terus merosotnya harga saham PT Telkom dalam bursa saham pun menjadi sorotan yang lain.

“Ini harus ditelusuri juga, ini wilayah RUPS,” ujar Dave.

Dua masalah ini, lanjutnya, tidak dianggap remeh begitu saja. Dave menilai, harus ada perbaikan yang menyeluruh di dalam internal Telkom, termasuk kemungkinan untuk mengganti Direktur Utamanya Alex Sinaga.

“(Mengganti Dirut Telkom) Itu pertanggungjawaban tertinggi, tapi harus ditelusuri kesalahannya di mana saja,” jelas Dave.

“Mengganti Dirut itu satu hal, tapi harus (ada perbaikan) menyeluruh lah, jadi kesalahan dan kelemahan di mana,” sambung anak dari Agung Laksono ini.

Hal ini bukan tanpa dasar. Dave berdalih jika PT Telkom memang memiliki histori yang kelam terkait kebobrokan manajemen.

Hal ini, jelasnya, memang berangsur pulih sejak perusahaan ini go public. Namun, mencuatnya dua masalah di atas menjadi indikasi bahwa pembenahan yang dilakukan Telkom selama ini belumlah sempurna. Jika tak ada perbaikan, ia akan membawa masalah satelit ini ke rapat Komisi.

Dengan demikian, ia pun mendesak pemerintah agar menaruh perhatian dalam hal ini guna mencarikan jalan untuk memperbaiki PT Telkom.

“Saya bukan berharap, saya justru meminta ke pemerintah,” tutup Dave. (rilis)

Alasan Jeddar ke Amrik, Ini Dugaan Ruben Onsu

Jeddar ke Amrik, ini dugaan Ruben Onsu

JAKARTA,Tribun Riau- Jessica Iskandar (Jeddar) memutuskan untuk pergi ke Amerika Serikat (Amrik) dalam waktu yang cukup lama. Kabar berhembus Jessica Iskandar kini tengah berbadan dua.

Kepergian Jessica Iskandar yang mendadak, menimbulkan kabar tak mengenakan menimpa Ibu dari El Barack itu. Tengah berbadan dua merupakan kabar yang begitu santer berhembus di kalangan awak media.

“Aduh duh. Nggak mau ngomong. Mungkin dia mau akte anaknya asal luar negeri semua kali boo,” ujar Ruben Onsu di Trans Tv, Tendean, Jumat (20/4/2018).

Sebagai sahabat, Ruben Onsu sendiri tidak mengetahui alasan jelas Jessica Iskandar pergi ke Amerika serikat. Suami dari Sarwendah hanya mendengar kabar bahwa Jessica tengah berlibur.

“Nggak tahu dia ngapain di sana, katanya liburan tapi nggak pulang-pulang,” tambahnya.

“Ngomongnya setahun tapi ngomong ke Anwar katanya mau pulang makanya gue nggak ngerti,” pungkas Ruben. (dtc/red)

Kenakan Bikini, Kontestan Miss Rusia Ini Dapat Ancaman Mematikan

RUSIA,Tribun Riau- Kontestan Miss Rusia Diana Nagoyeva memenuhi syarat untuk masuk final di kompetisi pemilihan ratu kecantikan Rusia.

Tapi, keputusan Diana untuk bersaing di Miss Rusia itu telah memicu kemarahan tanah kelahiran dan tempat tinggal dirinya.

Diana yang berasal dari Republik Kabardino-Balkar, Rusia barat daya, daerah yang didominasi muslim, menerima serangkaian kritik online. Ia menerima ancaman pembunuhan karena berpose dengan baju renang untuk kontes kecantikan Miss Rusia.

Tak seperti kontestan Miss Rusia lainnya, Diana memilih untuk mengenakan pakaian renang tertutup sederhana untuk pemotretan di Dubai. Tapi, hal tersebut belum cukup menenangkan amarah netizen yang bahkan mengancam hidupnya.

“Orang harus membenci wanita itu dan harus membunuhnya,” komentar netizen.

“Wanita ini layak ditikam sampai mati karena dia mempermalukan rakyatnya. Membunuhnya akan dipandang sebagai pahlawan dan akan dihormati,” tambah kritik netizen lainnya yang marah dan membenci Diana usai dirinya memakai baju renang di kontes Miss Rusia.

Seperti dikutip dari The Daily Star, wanita yang berusia 19 tahun ini mencoba untuk tak mengambil ke hati pesan kasar netizen yang ingin membunuhnya. Diana pun terkadang mengirim mereka balasan sopan dan merangkul para pembencinya. (dtc/red)

Cawapres Pendamping Prabowo akan Dideklarasikan PKS, Ini Waktunya

JAKARTA,Tribun Riau- Menjelang Ramadhan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan mendeklarasikan kadernya untuk maju di Pilpres 2019. Deklrasi itu rencana akan mengumumkan capres dan cawapres dari koalisi Partai Gerindra dan PKS.

Demikian dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) Mardani Ali Sera dilansir dari Republika, Jumat (20/4).

“Posisi PKS saat ini sedang finalisasi koalisi dengan Prabowo (Subianto). Kami Insya Allah saat deklarasi itu akan mengumumkan Capres dan Cawapresnya, kita akan deklarasikan pasangan Capres dan Cawapres ini sebelum Ramadhan, Insya Allah,” katanya kepada Republika.co.id, Jumat (20/4).

PKS saat ini memang belum menyatakan dukungan resminya terhadap pencapresan Prabowo. Namun, Mardani yakin Prabowo akan memilih satu dari sembilan nama kader yang diajukan PKS untuk mendampinginya sebagai Cawapres. “Iya betul (akan ada salah satu dari sembilan nama yang menjadi Cawapres Prabowo),” ujarnya.

Mardani menambahkan, pertimbangan untuk memajukan satu dari sembilan kader PKS itu tidak hanya didasarkan pada pendapat Prabowo. Pertimbangan ini juga dibicarakan bersama elite PKS karena Prabowo tidak memiliki tiket yang cukup untuk maju menjadi Capres 2019.

“Jadi lampu hijaunya bukan punya Pak Prabowo, tapi punya kita bersama (PKS dan Gerindra). Pandangan Pak Prabowo juga enggak cukup tiket kan. Jadi ini sharing tiket. Musyawarah jatuhnya,” jelasnya.

Soal anggapan bahwa Prabowo lebih baik menjadi king maker, Mardani tidak mempersoalkannya. Menurutnya, sah-sah saja bila ada pendapat begitu. Namun, yang pasti, Prabowo bisa maju menjadi capres 2019 jika PKS berkoalisi dengan Gerindra.

“Ya monggo saja yang punya pendapat, yang jelas tiketnya (pencapresan Prabowo) dimiliki Gerindra dan PKS, sehingga PKS Insya Allah akan mengumumkan segera. Karena makin ada kepastian makin baik,” ucapnya.

Mardani juga tidak khawatir dengan elektabilitas sembilan nama kader PKS yang masih tergolong rendah. Sebab yang terpenting, tiket untuk maju ke Pilpres itu sudah dapat, lalu mesin partai akan bekerja untuk meningkatkan elektabilitas. “Yang penting tiketnya sudah ada, nanti akan dengan sendirinya berkembang, dan meningkat pesat,” tutur dia.

PKS, lanjut Mardani, juga telah mengirimkan surat kepada PAN dan Partai Demokrat terkait keikutsertaan untuk membentuk koalisi bersama PKS dan Gerindra. PKS pun memberikan batas waktu atas jawaban yang akan diberikan PAN maupun Demokrat.

“PKS sudah mengajukan surat, kami sedang menunggu teman PAN dan Demokrat, ada yang mau gabung tidak. Tapi kami tetap memberi limit waktu,” kata dia. (rci/red)

TGB Serukan Umat Islam Bangun Kemandirian Ekonomi

Gubernur NTB, Zainul Majdi atau TGB
Gubernur NTB, Zainul Majdi atau TGB

Tribun Riua- Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang(TGB) Zainul Majdi angkat suara terkait isu Indonesia diprediksi bubar pada tahun 2030. Menurut dia, Indonesia tidak akan bubar, jika pemimpin bisa mengajak umat Islam untuk membangun kemandirian ekonomi.

Hal tersebut sebagaimana dilakukan pemimpin dahulu di dalam menata dan membangun kemandirian ekonomi.

“Saatnya ekonomi umat diperjuangkan Insya Allah, saya kerahkan segala daya untuk bersama memperkuat ekonomi umat,” ujar TGB, Jumat (20/4).

Namun, kata TGB, untuk menuju kemandirian ekonomi, perjuangannya tidaklah mudah dan itu harus dilakukan bersama dengan upaya mensejahterahkan wong cilik dan membudayakan Pancasila.

“Indonesia tidak dibangun oleh para pendiri bangsa untuk bubar tahun 2030. Namun memang kita harus lebih peduli,” katanya.

TGB menambahkan, mengacu pada data BPS ketimpangan ekonomi di Indonesia semakin tinggi. Jika dibandingkan ketimpangan saat ini dibandingkan 20 tahun lalu, mayoritas wong cilik semakin tertinggal. Di antara wong cilik itu tentu saja 87 persen adalah umat muslim.

“Koordinator kementerian ekonomi saat ini memang sedang mencanangkan kemitraan ekonomi umat. Tapi persoalan ekonomi umat terlalu besar dan terlalu penting jika hanya diserahkan kepada Kemenko Perekonomian,” katanya.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Saya TGB Zainul Majdi siap ikut berjuang kuatkan ekonomi umat. Saatnya ekonomi umat lebih diperhatikan. Jika tidak, isu ketidak adilan ekonomi akan sensitif untuk ledakan sosial,” lanjutnya.

TGB sendiri tengah mencanangkan tiga program penguatan ekonomi umat yakni kuatkan ekonomi umat, sejahterahkan rakyat kecil, dan budayakan Pancasila.

“Insya Allah, saya meyakini Indonesia tidak bubar. Sebaliknya indonesia justru semakin perkasa,” katanya.

Sementara itu, analis politik sekaligus pendiri LSI, Denny JA, menilai bahwa TGB Zainul Majdi telah mengambil posisi yang bagus dalam peta politik Indonesia saat ini.

“Ia tokoh yang membawa gagasan. Ada program yang ia tawarkan. Dari survei LSI, program kuatkan ekonomi umat itu disukai oleh lebih 70 persen penduduk,” kata Denny.

Menurut Denny, sosok TGB Zainul Majdi tak terkesan ekstrem, karena ia menyertakan gagasan ekonomi umat dengan sejahterahkan wong cilik dan budayakan Pancasila. (mkc/red)

PPP tak Serius Tanggapi Ajakan Koalisi Gerindra, Ini Alasannya

JAKARTA,Tribun Riau- Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani membeberkan, partainya ditawari bergabung mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2019.

Tawaran itu disampaikan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno saat bertemu Ketum PPP M Rommahurmuziy atau akrab disapa Rommy.

Menurut Arsul, tawaran itu disampaikan Sandiaga sambil berkelakar. Maka dari itu, PPP juga tidak serius menanggapi tawaran tersebut.

“Kalau opsi itu, opsi becandaan saja. Artinya opsi sambil ketawa. Kan tentu ada pembicaraan gimana kalau opsinya opsi yang pertama dan kemudian PPP berubah arah dukungan atau pencapresannya, tentu ada becandaan seperti itu,” kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (20/4).

Dia membantah PPP adalah partai hijau yang disebut Waketum Partai Gerindra Ferry Juliantono bakal merapat ke barisan koalisi Gerindra. Alasannya, PPP berkomitmen mendukung Joko Widodo sebagai calon presiden 2019. Sikap politik itu diputuskan dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Jumat (21/7) tahun lalu.

Dukungan kepada Jokowi kembali ditegaskan dalam Munas Alim Ulama PPP di Semarang pada 13-14 April 2018 lalu.

“PPP sampai saat ini firm tetap forum permusyawaratannya menetapkan minggu lalu bahkan di Munas Alim Ulama, untuk kembali dukung Jokowi di Pilpres 2019,” tegas Arsul.

Ternyata tidak hanya Gerindra yang mencoba merayu PPP untuk membelot dari Jokowi. Arsul menyebut ada pihak lain yang berupaya mengajak PPP membentuk poros ketiga. Ajakan-ajakan seperti itu dianggap wajar karena perpolitikan nasional tengah memasuki ‘musim belanja’.

“Ini kan memang musim shopping periode kan, menawarkan termasuk kepada PPP kan tak hanya Gerindra. Ada pihak lain yang mencoba membangun komunikasi termasuk untuk menghidupkan poros ketiga,” tambah Arsul.

Di sisi lain, koalisi partai-partai pendukung Jokowi akan berkumpul usai gelaran Pilkada 2018.

“Kan kalau di koalisi pak Jokowi kan sudah disepakati nanti begitu pilkada selesai, sudah ketahuan rekapnya, siapa yang berhasil, calonnya di daerah atau di provinsi tertentu baru kita kumpul, itu ya,” ucap Arsul. (mkc/red)

Terbaru

Populer