Beranda blog Halaman 1246

Menelusuri Lahan PT Kallista Alam yang Didenda 366 Miliar

Kebun sawit Kalista Alam
Kebun sawit Kalista Alam

ACEH, Tribun Riau – PT Kallista Alam didenda Rp 366 miliar karena terbukti membakar lahan seluas 1.600 hektare. Perusahaan sawit ini sebelumnya sudah mengelola lahan di sana seluas 7.000 hektare. Letak kedua lokasi ini hanya berbatasan dengan kanal.

Lokasi perkebunan sawit PT Kallista Alam ini terletak di Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, Aceh. Untuk masuk ke sana, harus melewati pos pemeriksaan. Setelah mendapat izin dan palang pintu dibuka, kemudian dapat berjalan dengan menyusuri jalan di antara pohon-pohon sawit.

Bentuk pohon sawit yang ditanam di perkebunan ini berbeda dengan sawit umumnya. Batang pohon tidak ada yang lurus alias bengkok. Hal ini diperkirakan karena sawit ditanam di lahan gambut. Selain itu, lokasi penanaman sawit dibagi ke dalam blok-blok dan hanya dipisah dengan kanal.

Beberapa pekerja terlihat berada di sekitar pohon sawit. Selain itu, beberapa alat berada di lokasi untuk membersihkan lahan dan melakukan kegiatan lainnya. Di dalam lahan perkebunan ini, juga terdapat rumah yang diperuntukkan untuk pekerja.

Masuk ke dalam, terdapat plang yang dipajang di dalam blok. Plang itu bertuliskan “Tanah ini milik PT. Kallista Alam tanggal 24 Juni 1997 HGU Nomor : 49/HGU/BPN/97”. Pada beberapa blok lahan, terlihat PT Kallista Alam belum menanam sawit.

“Lahan seluas 7.000 hektare ini tidak bermasalah dan tidak berkonflik. Yang bermasalah hanya lahan yang luasnya 1.600 hektare,” kata Yusri, staff Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Aceh, Senin (25/6/2018) lalu.

Untuk menuju ke lahan seluas 1.600 hektare, harus berjalan kaki sekitar 20 menit. Jalan ke sana juga muat ukuran satu mobil. Namun karena kontur tanah yang lembek, dikhawirkan mobil tidak lewat ke sana. Di lahan 1.600 hektare tersebut, kini tiga blok sudah terdapat pohon-pohon sawit.

“Yang 1.600 hektare ini lahan yang dibuka baru oleh PT Kallista Alam. Yang terbakar waktu itu lahan ini,” jelasnya.

Menurutnya, lahan seluas 1600 hektare yang dibakar pada tahun 2010 dan diperkarakan pada 2012 itu kini berstatus milik negara. Seharusnya, di lahan ini tidak boleh dikuasi oleh kelompok atau perorangan. Selain itu, lahan tersebut juga tidak boleh digarap dan harus dikembalikan menjadi rawa gambut.

Direktur Walhi Aceh Muhammad Nur, berharap tanah 1600 hektare yang sebelumnya dibakar itu seharusnya dihutankan kembali dan menjadi kawasan konservasi. Tapi sekarang, di lokasi ini sudah ada beberapa pihak yang menguasai.

“Tapi dengan kondisi hari ini tanah itu terkelola bahwa ada koperasi, ada mantan kombatan GAM yang menguasai. Yang kita lihat selama ini adalah perang soal tanah. Jadi tanah itu jadi rebutan,” kata Muhammad Nur.

“Kalau kami melihat itu pada rebutan tanah. Jadi yang muncul justru bukan pada perkara pidana atau perdata. Bahwa sengketa tanah itu perkara pidana atau perdata itu iya, tapi orang melupakan soal hukum sekarang lebih terjebak pada penguasaan tanah,” ungkap Nur.

Nur berharap lahan seluas 1.600 itu agar di hutankan kembali dan pengelolaannya di bawah Dinas Kehutanan Aceh. “Dia harus memastikan benar-benar berhutan, karena tanah yang terlantar begitu pasti ada bisnis sawit baru yang kepemilikannya dari petani maupun koperasi. Di luar HGU pasti ada petani,” ungkap M Nur.

Belakangan, denda Rp 366 miliar itu dianulis oleh PN Meulaboh. Dunia hukum geger, kok bisa PN menganulir vonis MA. Pemerintah tak terima dan mengajukan banding. (dtc/red)

Video KPPS Arahkan Coblos Ridwan Kamil Beredar, Ini Respon KPU

Cuplikan video saat seorang pria menunjukkan jarinya ke pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum. Video ini viral di media sosial
Cuplikan video saat seorang pria menunjukkan jarinya ke pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum. Video ini viral di media sosial

BANDUNG,Tribun Riau- KPU Jabar ikut menanggapi beredarnya video yang diduga pelanggaran Pilgub Jabar 2018 yang viral di media sosial Facebook. KPU akan mengkonfirmasi terkait kebenaran video tersebut.

Video berdurasi satu menit sepuluh detik terlihat pria berbaju batik berkopiah coklat diduga anggota KPPS sedang membagikan surat suara. Surat suara yang terlipat dibuka dan pria tersebut dan menunjuk foto pasangan calon nomor satu Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum.

Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat menilai apa yang dilakukan petugas dalam video tersebut menyalahi aturan. Semestinya petugas di TPS cukup menyerahkan surat suara tanpa perlu membuka.

“Harusnya enggak seperti itu. Di TPS harusnya hitung jumlah (surat suaranya) saja. Yang membukanya kan harusnya pemilih,” kata Yayat, saat ditemui di Kantor KPU Jabar, Kota Bandung, Kamis (28/6/2018).

Namun begitu, Yayat mengaku akan mencari informasi soal terkait video tersebut. Karena bisa saja video yang beredar itu bukan saat hari pencoblosan atau alasan lainnya.

“Saya akan konfirmasi dulu kepada KPUD apakah benar terjadi di TPS atau bukan. Kan bisa saja syuting seperti di TPS,” ucap Yayat. (dtc/red)

Quick Count dan Hitungan Cepat KPU Sementara, Syamsuar Tetap Unggul

Calon Gubernur Riau, Syamsuar
Calon Gubernur Riau, Syamsuar

PEKANBARU,Tribun Riau – Hitung cepat KPU pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Riau, paslon Syuamsuar-Edy Nasution menduduki posisi teratas. Syam-Edy hitungan sementara meraih 39 persen, jauh meninggalkan kandidat lainnya.

Di situs resmi KPU infopemilu.kpu.go.id untuk wilayah Riau perolehan suara Syam-Edy sebanyak 479.600 atau sekitar 39,80 persen. Paslon nomor 2 (Lukman Edy-Hardianto) perolehan suara 177.528 atau sekitar 14,73 persen.

Paslon nomor 3, (Firdaus-Rusli) memeroleh suara 256,236 atau meraiah 21,18 persen. Paslon nomor 4 (Arsyadjuliandi Rachman) memperoleh 292,709 atau meraih 24,29 persen.

Dalam situs resmi KPU itu, disebutkan, bahwa hitungan cepat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk mengetahui hasil Pilkada serentak 27 Jumi 2018 secara cepat dan transparan di seluruh wilayah yang menyelengaran Pilkada.

Dituliskan, data hasil pada hitungan cepat berdasarkan entri Model C1 ada adanya. Hasil hitungan cepat merupakan hasil sementara dan tidak bersifat final.

“Jika terdapat kesalahan pada model C1 akan dilakukan perbaikan pada proses rekapitulasi di tingkat atasnya,” tulis KPU.

Pada hitungan cepat di Pilgub Riau hingga hari ini, disebutkan data yang masuk sekitar 55,75 persen dari seluruh TPS yang ada. Saat ini baru 6717 TPS dari 12.048 TPS.

Hasil hitungan cepat KPU untuk Pilgub Riau dari hitungan cepat Polmark Indonesia tidak terlalu jauh berbeda.

Polmark juga menempatkan posisi Syamsuar-Edy Nasution diposisi pertama dengan perolehan suara 28,17 persen. Paslon 2 meraih 17,25 persen, Paslon 3 meraih 20,23 persen dan Paslon 4 meraih 24,35 persen.

Sumber: Detik

Tak Semua Daerah Laksanakan Pilkada, Pengusaha Ini Sayangkan 27 Juni Libur

Ilustrasi - hari libur nasional
Ilustrasi - hari libur nasional

JAKARTA,Tribun Riau- Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia (APINDO) Hariyadi B Sukamdani merasa keberatan
jika tanggal 27 Juni dijadikan hari libur nasional. Padahal, tidak semua daerah melakukan pesta demokrasi tersebut.

“Dalam hal Pilkada sangat disayangkan ditetapkan sebagai libur nasional karena daerah yang melaksanakan hanya sebagian wilayah,” kata dia kepada detik, Rabu (27/6/2018).

Ia menjelaskan, harusnya karyawan yang diberikan libur itu hanya 17 Provinsi, 39 Kota dan 115 Kabupaten. Artinya tidak harus semua diliburkan.

“Kan yang pilkada itu 17 Provinsi, 39 Kota dan 115 Kabupaten. Kalau banyak libur itu akan menurunkan produktivitas kerja secara nasional dan menjadi beban tambahan bagi dunia usaha,” jelas dia.

Selain itu ia menjelaskan, secara peraturan biaya tunjangan libur nasional juga menjadi beban pengusaha. Karena, biaya insentif libur di hari nasional harus dibayar lebih dari kerja lembur di hari biasa.

“Secara UU dan PP untuk libur nasional diterapkan tarif lembur libur nasional yang tarifnya lebih besar dari tarif lembur biasa,” kata dia. (dtc/red)

Kesiapan Jalan Tol Yogya-Solo, Ini Kata Menteri PUPR

Menteri PUPR saat memantau pembangunan salah satu jalan tol
Menteri PUPR saat memantau pembangunan salah satu jalan tol

BEKASI,Tribun Riau- Pemerintah akan membangun jalan tol di wilayah selatan Jawa dari Bandung hingga Solo. Salah satunya ruas tol Yogyakarta-Solo.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, selain menyelesaikan proses tender ruas tol Bandung-Tasikmalaya, pemerintah juga menargetkan menyelesaikan untuk ruas tol Yogyakarta-Solo.

“Sudah ada pemrakarsanya, tapi kita harus right to match. Tahun ini lah (tender),” tuturnya kepada detik di Bekasi Timur, Rabu (27/6/2018).

Basuki mengatakan, jika tender selesai maka proses pembangunan bisa segera dimulai. Dia memperkirakan proses pembangunan hanya membutuhkan waktu 2 tahun.

“Kalau sudah tender paling cepat 2 tahun. Pembebasan lahannya kan juga tidak terlalu banyak, karena kita pakai jalan nasional,” tuturnya.

Jalan tol Yogyakarta-Solo ini mayoritas akan dibangun dengan konstruksi menggunakan tiang penyangga alias melayang (elevated). Pembangunan akan dilakukan di atas jalan nasional, sehingga tidak akan membutuhkan banyak pembebasan lahan.

“Ya sekitar 80% elevated di wilayah kotanya. Karena kota Yogyakarta kan lahannya sempit, kalau dibebaskan lagi dia mengurangi lahan,” ucal Basuki. (dtc/red)

WAW, Hitungan Cepat Polmark Nomor 1 Unggul

PEKANBARU,Tribun Riau- Polmark Indonesia tempatkan pasangan nomor urut 1, Syamsuar-Edy Nasution sebagai pemenang pada hasil hitungan cepat pemilihan kepala daerah gubernur Riau.

Hasil perolehan suara yang dicapai pasangan nomor urut 1 tersebut adalah 10.280 suara. Disusul oleh pasangan nomor 4, Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno dengan perolehan suara 6.169 suara.

Sedangkan di posisi ketiga diraih pasangan Firdaus-Rusli Effendi dengan perolehan 5.322 suara, dan terakhir pasangan Lukman Edy-Hardianto dengan perolehan suara sebanyak 4.226 suara.

Dari data yang masuk hingga pukul 14.30 WIB, sudah 25.997 suara dan berasal dari 12 kabupaten/kota di Riau.

Hitung cepat ini dilakukan oleh Polmark Indonesia, dan masih bersifat sementara. Sedangkan keputusan resmi tetap akan menunggu pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau.

Sebelumnya, Koordinator Polmark Research Center untuk Riau, Eko Bambang Subiantiro kepada Tribunpekanbaru.com menuturkan, pihaknya mengambil sample secara acak sebanyak 350 TPS dari 12 ribu TPS di Riau.

“Kita sudah latih tim yang diturunkan ke TPS, kemudian nantinya tim mengirim hasil di TPS kepada nomor yang sudah kita tentukan, dan disitu nantinya akan ada pergerakan hasil,” ulasnya.

Dikatakannya, tingkat kepercayaan quick count tersebut adalah 95 persen, sedangkan margin errornya 0,3 persen.

“Nanti untuk penghitungan quick count tersebut kita lakukan di Pekanbaru,” ulasnya.

Sumber: Tribunnews Pekanbaru

Hasil Pilkada Serentak Pengaruhi Sikap PAN di Pilpres 2019

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan
Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan

JAKARTA,Tribun Riau- Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengungkapkan hasil Pilkada serentak 2018 akan mempengaruhi penentuan sikap PAN di Pilpres 2019. Termasuk menjadi salah satu pertimbangan untuk memutuskan arah koalisi PAN.

“Pilkada salah satu. Dalam koalisi kan faktor pertimbangan banyak, tetapi salah satu faktor apakah pilkada pengaruhi, tentu ada,” ujar Zulkifli di Ruang Fraksi PAN, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (26/6).

Zulkifli mengungkap, pengaruh tersebut khususnya daerah dengan kantong-kantong suaranya besar. Daerah-daerah tresebut, yakni Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatra Utara, dan Sulawesi Selatan.

“Bagaimana Pilgub Jatim, Jateng, Jabar, itu kan hampir separoh apalagi ditambah Sumut dan Sulsel. Kalau Sumut masuk, Sulsel masuk itu masuk hampir 75 persen itu menentukan,” ujar Zulkifli.

Kendati demikian, Zulkifli juga menilai hasil pilkada bukan satu-satunya faktor penentu koalisi. Sebab, koalisi untuk Pilpres melihat sosok kandidat calon presiden yang diusung.

“Dalam koalisi tak hanya itu, kami milih kandidat milih orang. Bisa saja gubernurnya ini, presidennya bisa lain, partai milih A. Kandidatnya bisa beda. Tapi Ada pengaruh iya. Tapi tak satu-satunya,” ujarnya.

PAN, Zulkifli mengatakan, terus menjajaki komunikasi dengan berbagai partai. Salah satunya dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Senin (25/6) kemarin.

“Dalam pertemuan tokoh politik tak mungkin dihindari pembicaraan-pembicaraan soal koalisi, agenda ke depan, namun masih jauh, memang partai-partai ahlinya injury time. Pembicaraan-pembicaraan harus selalu dimulai dari awal dari sekarang,” ujarnya. (rci/red)

Fahri Hamzah Dilaporkan ke Polisi

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah

JAKARTA,Tribun Riau- Forum Komunikasi Relawan Jokowi Jawa Timur yang terdiri dari Mapan Jatim dan Seknas Jokowi, melaporkan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah ke Polda Jatim. Laporan yang dilayangkan adalah terkait pernyataan Fahri yang menyebutkan, Jokowi akan menjadi calon presiden dengan modal terbesar pada kontestasi Pilpres 2019, karena mendapat sumbangan dari pemodal.

“Kami melaporkan Bapak Fahri Hamzah ke Polda Jatim atas pernyataannya di media-media online terkait dengan pernyataannya yang menuduh Presiden Jokowi mengumpulkan dana untuk persiapan Pilpres melalui fee-fee proyek infrastruktur yang sekarang dilaksanakan. Seperti pembangunan tol dan lain-lainnya,” kata Ketua DPD Mapan Jatim Purwadi di Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa (26/6).

Purwadi menyatakan, pihaknya tidak bisa menerima pernyataan Fahri Hamzah tersebut. Itu tak lain karena pernyataan tersebut dianggap telah mencemarkan nama baik Jokowi. Bagaimana tidak, kata dia, pernyataan itu seolah-olah Jokowi menghimpun modal untuk mengikuti kontestasi Pilpres 2019 dari fee proyek.

Purwadi melanjutkan, dalam laporan yang dilayangkan, pihaknya meminta kepolisian menjerat Fahri Hamzah dengan pasal pencemaran nama baik. Kemudian, jika tuduhan Fahri tidak terbukti, Purwadi juga meminta kepolisian menjerat Fahri dengan Pasal 311 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Pasal tersebut berbunyi, barangsiapa melakukan kejahatan menista atau menista dengan tulisan, dalam hal ia diizinkan untuk membuktikan tuduhannya itu. Jika ia tidak dapat membuktikan dan jika tuduhan itu dilakukannya sedang diketahuinya tidak benar, dihukum karena salah memfitnah dengan hukum penjara selama-lamanya empat tahun.

Dalam laporannya tersebut, Purwadi mengaku telah menyertakan beberap barang bukti. Barang bukti yang dimaksud adalah pemberitaan-pemberitaan di media online yang memuat pernyataan Fahri Hamzah tersebut. “Ya kami serahkan barang bukti pemberitaan media online saja,” ujar Purwadi.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebut dalam kontestasi politik Pilpres 2019 calon presiden yang memiliki dana paling besar adalah Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai incumbent. Pembangunan yang masif dibangun oleh Jokowi dinilai akan membuat para pemodal dengan sukarela menyumbang.

“Nanti di Pilpres ini yang paling banyak duitnya memang Pak Jokowi. Karena dia incumbent, on going project nya banyak. Bayangkan ini proyek bikin jalan tol di mana-mana, pelabuhan, airport, segala macem, itu kasnya banyak. Orang-orang yang dapat fee itu kan pasti mau nyumbang kepada penguasa,” ujar Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/6). (rci/red)

Sehatkah Konsumsi Telur Tiap Hari? Ini Jawabannya

Sehatkah konsumsi telur ceplok tiap hari?
Sehatkah konsumsi telur ceplok tiap hari?

Frekuensi konsumsi telur sampai saat ini masih sering memicu perdebatan. Beberapa kalangan menganggap makan telur adalah kebiasaan yang sehat asalkan bagian kuning telur tidak ikut dimakan. Sementara itu, ada juga kalangan yang berpendapat kuning telur justru adalah bagian paling sehat pada telur.

Ada studi yang menyebut kuning telur boleh dimakan asalkan tidak setiap hari. Karena, konsumsi kuning telur berlebihan dapat memicu naiknya kolesterol dan meningkatkan risiko serangan jantung. Dilansir dari Times of India, sebutir telur mengandung 185 miligram kolesterol. Namun pada kenyataannya, bukan konsumsi telur yang menyebabkan kolesterol. Akan tetapi konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh adalah dalang utama naiknya kolesterol dalam tubuh.

Mengonsumsi makanan yang mengandung kolesterol diet memang menaikkan kadar kolesterol. Namun hal penting yang diperhatikan adalah rasio LDL (kolesterol jahat) dan HDL (kolesterol baik). Untuk diketahui, telur justru menaikkan HDL lebih besar daripada LDL. Sampai sekarang juga belum ada studi yang menemukan keterkaitan antara banyaknya konsumsi telur dengan risiko kesehatan jantung.

Sebuah penelitian yang dimuat di Journal Heart malah menyatakan konsumsi telur menciptakan efek perlindungan terhadap tubuh. Orang yang makan telur setiap hari punya risiko 11 persen lebih rendah terkena penyakit jantung. Mereka juga 18 persen lebih rendah menghadapi kematian akibat serangan jantung. Bahkan, konsumsi telur tiap hari menurunkan risiko stroke hingga 26 persen.

Telur merupakan makanan yang kaya nutrisi. Sebutir telur mengandung vitamin E, folat, selenium, lutein, protein, dan mineral. Semua nutrisi tersebut berkontribusi penting dalam menjaga kesehatan otak, mata, melawan inflamasi, dan mengenyangkan lebih lama. Santaplah telur dengan makanan berserat tinggi untuk sarapan maka anda akan kenyang lebih lama tanpa khawatir berat badan akan naik.

Cara terbaik melahap telur adalah dengan membuatnya menjadi telur rebus. Anda tak perlu menambahkan bumbu apapun ke dalamnya. Jika anda ingin menggoreng telur, lebih baik gorenglah di wajan anti lengket menggunakan minyak yang sehat. (rci/red)

Apel Persiapan Pengamanan Pilgubri 2018, Ini Pesan Kapolres Dumai

Foto bersama usai apel pengaman Pilgubri 2018
Foto bersama usai apel pengaman Pilgubri 2018

DUMAI,Tribun Riau- Kapolresta Dumai, AKBP Restika P Nainggolan SIK berpesan agar personel yang tergabung dalam tim yang mengawal dan mengamankan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau (Pilgubri) 27 Juni mendatang agar menjaga netralitasnya.

“Kami ingatkan agar para personel menjaga netralitas selama bertugas,” pesan Kapolres saat memimpin apel gabungan TNI, Polri, Linmas dan Instansi terkait di Taman Bukit Gelanggang Jalan HR Subrantas Dumai, Senin (25/6/2018).

Selain mengingatkan personel, Kapolres juga memeriksa kesiapan tim gabungan dalam mengamankan pesta demokrasi yang digelar serentak di beberapa daerah di Indonesia.

“Apel ini untuk melihat kesiapan personel pengamanan pada Pilgubri 2018 dan untuk memperlihatkan kesiapan kendaraan penunjang dalam operasi Mantap Praja Muara Takus 2018,” tambah Kapolres.

Dijelaskan Restika, jumlah tim gabungan mencapai 1513 orang, terdiri dari 378 dari Kepolisian, 105 dari TNI serta dari Linmas 1030 personel. Sementara itu, jumlah TPS yang dikawal berjumlah 515 titik yang tersebar di tujuh kecamatan.

“Mereka tak hanya menjaga tahapan Pilgubri 2018 di Kota Dumai. Para personel juga akan mengawal penyaluran logistik dari gudang hingga ke TPS. Para personel juga akan menjaga TPS guna memberi rasa aman kepada para pemilih yang datang ke TPS,” jelas Kapolres. (red)

Terbaru

Populer