Beranda blog Halaman 1241

Polres Rohil Gelar Apel HUT Bhayangkara ke-72

Kapolres Rokan Hilir AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH memimpin apel hari ulang tahun (HUT) Bhayangkara yang ke-72
Kapolres Rokan Hilir AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH memimpin apel hari ulang tahun (HUT) Bhayangkara yang ke-72

ROHIL,Tribun Riau- Kapolres Rokan Hilir AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH memimpin apel hari ulang tahun (HUT) Bhayangkara yang ke-72, dengan tema “Dengan semangat promoter polri siap mengamankan agenda kamtibmas tahun 2018 dan 2019”. Apel hari ulang tahun Bhayangkara dilaksanakan di halaman Mapolres Rokan Hilir, Rabu (11/07/208), Pukul 08.00 Wib.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH dalam sambutanya mengatakan, berbagai upaya perbaikan yang dilaksanakan oleh Polri melalui program promoter yang telah memberikan dampak positif yang sangat signifikan. “Program promoter dibangun melalui pendekatan profesionalisme dan modernisasi guna meraih kepercayaan publik,” ucapnya.

Dijelaskannya, Program promoter difokuskan pada tiga kebijakan yaitu, peningkatan kinerja, perbaikan kultur dan manajemen media, peningkatan kinerja diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, profesional dalam penegakan hukum dan pemeliharaan stabilitas kamtibmas secara optimas.

“Survei populi center pada Agustus 2017 menunjukan adanya perbaikan kinerja Polri.Dimana 67,6 persen responden puas dengan kinerja Polri. Selanjutnya survei litbang kompas pada Oktober 2017 menempatkan Polri sebagai lembaga yang dipercaya rangking ketiga teratas dengan tingkat kepuasan mencapai 70,2 persen,” terang Kapolres.

Setelah apel upacara HUT Bhayangkara ke-72, Kapolres Rohil Akbp Sigit Adiwuryanto SIK MH beserta para tamu undangan masuk ke Aula gedung Panaluan untuk melakukan syukuran, dalam kegiatan syukuran tersebut Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH menyampaikan agar kita selalu mendo’akan dan mengenang para personil Polri yang telah gugur dalam tugas memelihara keamanan dalam negeri.

“Khususnya bagi Dua (2) anggota Polri Polda Papua yang gugur dalam melaksanakan tugas mulia,saat melaksanakan tugas pemgamanan kotak suara yaitu anggota Polri Polda Papua atas nama Iptu Anumerta Jesayas dan Bripka Shinton Kabarek,” terangnya.

Kapolres saat diwawancarai usai acara mengatakan hari Bhayangkara dijadikan sebagai momentum untuk kita dapat meningkatkan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat termasuk juga pada penegakan hukum. “Saya banyak berusaha melakukan kegiatan sosial yang saya galakan seperti zakat profesi, setiap bulanya hampir Rp. 60 Juta kami berikan kepada kaum duafa yang berhak menerimanya,” terangnya.

Bupati Rokan Hilir yang diwakili oleh Wakil Bupati Rokan Hilir Drs Jamilludin dalam kesempatan itu mengatakan atas nama pemerintah daerah Rokan Hilir menyampaikan dan mengucapan selamat hari Bhayangkara yang ke 72 kepada jajaran Polres Rokan Hilir sebagai mitra yang baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat Rokan Hilir.

Adapun tamu yang hadir dalam HUT Bhayangkara ke 72 di Mapolres Rohil yaitu, Kapolres Rohik AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH, Wakapolres Rohil Kompol Dr. Wawan Setiawan SIK MH, Wakil Bupati Drs Jamilludin, ketua DPRD Rohil Nasrudin, Dandim Rohil 0321,ketua KPU Rohil, ketua Pengadilan Negri Rohil, ketua Pengadilan Agama, para kabag, para kasat, para kapolsek se-Rohil, Danramil, para Camat dan ibu-ibu Bhayangkari Polres Rohil. (to)

Sakit dan Meninggal Dunia, 4 JCH Asal Rohul Dipastikan Batal Berangkat Haji

Kepala Kementrian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Rohul, Drs. H. Syahrudin M.Sy
Kepala Kementrian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Rohul, Drs. H. Syahrudin M.Sy

ROKAN HULU,Tribun Riau- Empat Jemaah Calon Haji (JCH) Asal Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), dipastikan batal berangkat menunaikan ibdah haji tahun 2018 ini, karena tiga JCH sakit dan soerang JCH lagi meninggal dunia.

Dikatakan Kepala Kementrian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Rohul, Drs. H. Syahrudin M.Sy, Rabu (11/7/2018), dirinya membenarkan ada 4 JCH Asal Rohul, yang gagal berangkat tahun ini.

“Ada empat jemaah kita yang batal keberangkatanya, 3 tertunda karena sakit, dan 1 JCH lainnya karena telah berpulang ke Rahmatullah,” jelas Syahrudin.

Sebut Syahrudin, ke 3 JCH asal Rohul yang batal berangkat tahun ini, masing-masing pasangan suami istri Abd Karim Z Bin Zubir dan Maryama Binti Dugoh Tajudin, warga Muara Rumbai Kecamatan Rambah Hilir.

“Kedua Pasangan Suami istri tersebut, alami Stroke sehingga tidak dimungkinkan diberangkatkan ke tanah Suci,” kata Kakan Kemenag.

Lanjutnya, kemudian 1 JCH lain yang juga batal berangkat, yakni Sahar Binti Taher, Warga Pekan Tebih Kecamatan Kepenuhan Hulu. Sahar Binti Taher mengalami kecelakaan, sehingga kondisinya saat ini tidak memungkinkan berangkat menunaikan ibadah haji.

Sementara itu, 1 JCH Asal Rohul yang batal berangkat karena telah meninggal dunia bernama Zainal Abidin Bin Yarli, warga kecamatan Ujung Batu.

“Bagi JCH yang batal Berangkat tahun ini, tentunya akan mendapatkan prioritas pemberangkatan tahun depan. Bagi yang meninggal dunia, bisa digantikan keluarganya, namun harus mengajukan berjenjang mulai dari Kabupaten hingga Kementrian,” sebut Syahrudin.

Dengan adanya 4 orang JCH yang batal dan gagal berangkat tahun ini, maka jumlah JCH asal Rohul saat ini 395 orang, dari 399 JCH yang dinyatakan sudah mendapatkan Porsi.

“Ke 395 JCH asal Rohul, nantinya akan diberangkatkan dalam gelombang 2 dan tergabung Kelompok Terbang (Kloter) 18 nantinya bergabung dengan JCH Asal Kampar dan Kabupaten pelalawan,” jelasnya.

Tambah Syahrudin, seluruh JCH asal Rohul nantinya akan diberangkatkan dari Kota pasir Pangaraian menuju Pekanbaru tanggal 4 Agustus 2018. Setelah dari Pekanbaru, jemaah kemudian akan diterbangkan ke Embarkasi Batam pada 5 agustus, kemudian diberangkatan dari embarkasi Batam lalu ke jeddah pada 6 agustus 2018. (mad)

HUT Bhayangkara ke-72, Sejumlah Anggota Polres Rohul Dapat Penghargaan

Kapolres Rohul, AKBP M Hasyim Risahondua, SIK, MSi saat memberikan penghargaan kepada sejumlah personel Kepolisian di Polres Rohul, juga ada hadiah umrah gratis bagi tiga personel Polres Rohul.
Kapolres Rohul, AKBP M Hasyim Risahondua, SIK, MSi saat memberikan penghargaan kepada sejumlah personel Kepolisian di Polres Rohul, juga ada hadiah umrah gratis bagi tiga personel Polres Rohul.

ROKAN HULU,Tribun Riau – Pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Polri ke-72 yang digelar di halaman Kantor Polres Rokan Hulu (Rohul), sejumlah personel Kepolisian di Polres Rohul dapat reward atau penghargaan, bahkan ada hadiah umrah gratis bagi tiga personel Polres Rohul.

Di perayaan HUT Polri ke-72, yang diberikan reward ke warga sipil asal Desa Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu. Reward tersebut diberikan karena dinilai berhasil selematkan kotak suara yang nyaris hanyut terseret arus sungai Rokan Kanan, pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, 27 Juni 2018 lalu.

Warga sipil yang menerima reward tersebut, yakni Amir Husen dari KPPS, Carles Iska dari PPS, Doni dari Linmas, Sahadi dari Saksi dan Amri dari Saksi dan anggota Polres Rohul Bripka Jonnes (anggota Pam TPS).

Personel Polri lain yang menerima penghargaan, Iptu Arlen Kaskeu Polres Rohul. Dirinya menerima penghargaan atas dedikasi prestasinya dalam mengelola anggaran DIPA tahun anggaran 2017 secara efektif, efisien dan akuntabel. Kemudian, Iptu Suciyono, Paur Log Bag Sumda Polres Rohul atas dedikasi pengabdian dan loyalitasnya dalam melaksanakan tugas bersama 6 orang lainnya.

Kemudian, Aiptu Juliar (Kapol Subsektor Pendalian IV Koto), Aipda. Surya Kaur Mintu (Sat Sabhara), Bripka. Jonnes,SH (Banit Satlantas), Bripka.Suprayitno SH MH (Kanit Idik 1 Satres Narkoba), Bripka. Jefri Haryanto Sihombing (Kanit Intelkam Polsek Bonai Darussalam), dan Briptu. Evan Saputra (Badmin Sat Intelkan Polres Rohul).

Sementara personel Polisi yang mendapat penghargaan umroh gratis, Brigadir Syahril Muda (Babhinkamtibmas DesaKepenuhan Raya).

Dikatakan Kapolres Rohul, AKBP M Hasyim Risahondua, SIK, MSi, dengan pemberian penghargaan, ini merupakan tolok ukur dari penilaian kinerja anggota. Jadi, pada kesempatan HUT Polri ke-72 ini, Polres Rohul, memberikan penghargaan, baik penghargaan antara satuan fungsi maupun prestasi anggota.

“Lalu, berkaitan dengan penghargaan yang diberikan kepada masyarakat. Ini bentuk apresiasi Polri, Polres Rohul, kepada masyarakat yaitu Linmas. Pada saat pengamanan TPS dalam Pilgubri kemarin yang bersama-sama anggota membantu menyelematkan kotak suara yang sempat hanyut,” jelasnya.

Kata Kapolres lagi, pemberian penghargaan tersebut dilakukan atas prestasi dan dedikasinya dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai anggota Polri. Sertifikat yang diterimajuga akan membantu memudahkan para perwira dalam melanjutkan studi kejenjang yang lebih tinggi lagi.

Ditanya mengapa sebagian besar anggota Polri yang menerima penghargaan merupakan anggota Polri berpangkat menengah ke bawah sedangkan perwira ke atas tidak ada. Diakui Kapolres, karena perwira sebagai Midel manajemen, dan mereka yang mengelola personil Polri yang ada di bawah.

“Artinya, kita berikan penghargaan ke ujung tombak. Itupun, kalau ada perwira yang berprestasi akan diberikan penghargaan. Contohnya, kita ditunjuk juara II sebagai Polisi Perwira teladan. Hari ini, perwira kita menerima penghargaan di Polda Riau,” tutup Kapolres Rohul.

Kemudian, selain pemberian reward di HUT Polri ke 72 tahun 2018 ini, Polres Rohul juga melakukan sejumlah kegiatan sosial, seperti sunat massal dan donor darah.

Penyerahan reward dilaksanakan usai upacara HUT Polri ke-72 di halaman Polres Rokan Hulu, yang disaksikan seluruh personil Kepolisian dari Polsek se-Rohul, Waka Polres Rohul, termasuk para Kabag dan Kasat yang ada di lingkungan Polres Rohul.

Bahkan, pada HUT tersebut, perwakilan Lapas Klas II B Pasir Pangaraian, Dandim 031/Wb diwakili Danramil 02/Rambah, berikan kue ulang tahun sepesial untuk dipotong Kapolres, juga dilakukan pemotongan nasi tumpeng.(Mad)

Raih 2 Juara Nasional, Bupati Rohul dan Warga Kota Raya Syukuran

ROKAN HULU,Tribun Riau -Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman ikut menghadiri syukuran di Desa Kota Raya, Kecamatan Kunto Darussalam atas dua prestasi ‎membanggakan diraih daerahnya di tingkat nasional, serta 1 tingkat Provinsi Riau, Rabu (11/7/2018).

Kedua gelar juara yang diraih Kabupaten Rohul, yakni mewakili Provinsi Riau di tingkat nasional juara pertama nasional Lomba Kelompok Bina Keluarga Remaja (BKR) yang diraih BKR Sahabat Setia Desa Kota Raya, Kecamatan Kunto Darussalam, diketuai Indah Walistyananya SPd.

Atas prestasi tersebut, ‎Indah yang merupakan tenaga pendidik di SDN 008 Kunto Darussalam, Kota Baru berhak menerima piala dan piagam penghargaan‎ diserahkan oleh Plt. Kepala BKKBN Sigit Priohutomo, di acara Jambore Puncak Harganas di Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), digelar 5-7 Juli 2018.

Kemudian, Desa Bangun Jaya Kecamatan Tambusai Utara, berhasil raih juara Prakarti Madya III Tingkat Nasional, sebagai Pelaksana terbaik PHBS Kategori Kabupaten Tahun 2018 Dalam Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV Tahun 2018 di Manado, Sulut.

Kemudian, di Gedung Idrus Tin-tin Pekanbaru, Rohul raih juara I Parada Tari. Bentuk rasa syukur atas prestasi tersebut, masyarakat Desa Kota Raya gelar syukuran yang dihadiri Bupati Rohul Sukiman, Pejabat Sekda Rohul H. Abdul Haris Lubis S.Sos, M.Si, Ketua Tim Penggerak PKK Rohul Hj. Peni Herawati, para Kepala Dinas dan Kepala Badan di lingkungan Pemkab Rohul, Camat dan Upika Kunto Darussalam.

Juga hadir Kepala Desa dan Lurah serta perangkat desa se-Kunto Darussalam, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Organisasi Wanita, Anggota BKR Sahabat Setia dan remaja di Kecamatan Kunto Darussalam.

Bupati Rohul Sukiman dalam sambutannya mengatakan, dengan terpilihnya BKR Sahabat Setia Desa Kota Raya sebagai juara pertama di tingkat nasional merupakan hasil kerja keras BKR dan dukungan segenap masyarakat, dan atas kehendak Tuhan Yang Maha Esa.

Termasuk prestasi juara di bidang PHBS yang diraih Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara cukup membanggakan bagi Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Rohul sendiri, juga lomba Tari tingkat Provinsi Riau.

Jelas Bupati Sukiman, keberhasilan di tingkat nasional tidak terlepas dari kebersamaan dan gotong rotong diterapkan seluruh instansi yang ada selama ini. Diakuinya, bahkan sampai-samoai dirinya mendesak seluruh pimpinan OPD terkait untuk turun langsung ke Desa Bangun Jaya.

“Hasilnya terpilih sebagai juara nasional, sehingga kunci keberhasilan yakni kebersamaan dan gotong royong,” jelas Bupati Rohul Sukiman.

Bupati Sukiman mengatakan, untuk mensukseskan Lomba BKR dan PHBS tingkat nasional memang harus dilakukan dengan kerjasama dan gotong royong, sehingga program kerja tidak terasa berat.

Setiap instansi yang terlibat juga punya peran masing-masing, ada yang membuat taman, bersihkan parit, penghijauan, dan sarana penunjang kebersihan lainnya.

Bupati mengaku salut dan bangga, dengan Bumdes di Desa Kota Raya, Kecamatan Kunto Darussalam. Bumdes yang awalnya bermodal Rp450 juta, kini asetnya‎ sudah mencapai sekira Rp16 miliar.

“Karena rakyatnya, pamongnya rukun semua. Ini harus dicontoh bagi desa lainnya,” imbau Bupati Sukiman.

Di kesempatyan itu, Bupati Rohul Sukiman juga memuji Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Rohul yang meraih juara pertama di Parade Tari Daerah di tingkat Provinsi Riau. Ia juga berharap, di lomba tingkat nasional yang akan digelar Agustus 2018, Kabupaten Rohul kembali meraih juara nasional untuk Parade Tari Daerah.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rohul Peni Herawati, dalam sambutannya melaporkan, 7 Juli 2018 sejumlah pengurus, termasuk dirinya ikut menghadiri puncak Harganas 2018 di Manado, Sulut.

Peni mengaku sangat bangga, karena di perhelatan tingkat nasional tersebut, Kabupaten Rohul yang mewakili Provinsi Riau menyabet dua juara membanggakan, yakni Lomba Kelompok BKR dan PHBS.

Sebut Peni lagi, diajang lomba Kelompok BKR dan PHBS, Tim Penggerak PKK Rohul bekerjasama dengan BKKBN dengan PKK Provinsi Riau.

“Atas kedua prestasi yang diraih juga tidak lepas dari dukungan bapak Bupati Rokan Hulu. Dimana semua tim, baik dari PKK maupun Satker terkait, terus bekerja siang maupun malam,” ungkap Peni.

Syukuran di Aula Rumah Dinas.

Sebelumnya, pada Selasa (10/7/2018) malam, di aula rumah dinas Bupati Rohul, juga digelar sykuran, atas tiga penghargaan yang diraih. Dua diantaranya, penghargaan nasional dan satu tingkat Provinsi namun nantinya akan jadi duta Riau diajang lomba tingkat Nasional untuk parades tari.

Disyukuran tersebut, selain hadir Bupati Rohul H Sukiman, juga dihadiri Pj Sekda Rohul H Abdul Haris, Kapolres, Kajari, dan pejabat Forkompinda lainnya serta para Kepala dinas, badan dan kantor, Ketua TP PKK Rohul Hj Peni Herawaty, serta tamu undangan lainnya. (mad)

TGB Jadi Capres, Ini Syarat dari Demokrat

Ketum partai demokrat SBY dan istri melambaikan tangan kepada para kader
Ketum partai demokrat SBY dan istri melambaikan tangan kepada para kader

JAKARTA,Tribun Riau – Partai Demokrat (PD) bicara peluang TGH Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) untuk maju Pilpres 2019. Bagaimana peluang TGB?

Meski PD kerap memunculkan sosok Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pilpres 2019, mereka tetap membuka kesempatan ke semua kader untuk maju pilpres, termasuk TGB. Namun, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mempertanyakan survei elektabilitas TGB.

“Bukan TGB aja, semua kader diberi peluang tetapi masalahnya elektabilitasnya cukup tinggi nggak?” ujar Waketum PD Syarief Hasan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/7/2018).

Syarief enggan bicara lebih jauh soal gambaran elektabilitas TGB di beberapa lembaga survei. Saat ditanya apakah survei TGB berada di bawah AHY, Syarief meminta survei itu dilihat sendiri.

“Lihat aja surveinya. Demokrat nggak melakukan internal survei, berdasarkan survei-survei aja,” ucap Syarief.

Syarief juga bicara soal peluang Demokrat mengusung sosok di luar AHY untuk pilpres mendatang. Menurut Syarief, PD telah mantap untuk mengusung AHY.

“Kita belum putuskan (sosok eksternal). Betul (masih AHY),” tegas dia. (dtc/red)

Dukungan TGB ke Jokowi, Ini Komentar Petinggi PKS

Presiden PKS Sohibul Iman saat halal bihalal bersama kader PKS NTB di Kantor DPW PKS NTB di Jalan Lingkar Selatan, Mataram, NTB
Presiden PKS Sohibul Iman saat halal bihalal bersama kader PKS NTB di Kantor DPW PKS NTB di Jalan Lingkar Selatan, Mataram, NTB

JAKARTA,Tribun Riau- Presiden PKS Sohibul Iman mengaku menghormati keputusan Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) yang mendukung Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan kepemimpinannya sebagai presiden. Sohibul menilai, TGB memiliki sejumlah pertimbangan sebelum memutuskan dukungannya.

“Kami menghormati, semua orang silakan punya pilihan politik apa pun, apalagi TGB seorang ulama, tentu dia punya perhitungan yang sangat luar biasa, baik itu perhitungan rasional maupun dari sisi perhitungan keyakinan, kita hormati saja,” ujar Sohibul usai halal bihalal dengan kader PKS NTB di Kantor DPW PKS NTB di Jalan Lingkar Selatan, Mataram, NTB, Selasa (10/7).

Bagi Sohibul, setiap orang berhak menentukan pilihannya dan tentu bertanggung jawab pada pilihan masing-masing. “Kemarin kami kedatangan GNPF ke PKS. Sama, GNPF pun punya sikap yang sama (menghormati keputusan TGB). Enggak apa-apa kita hormati, jangan gara-gara berbeda sikap begitu, itu antarulama gontok-gontokan, sudah kita hormati saja,” ujar Sohibul.

Sebelumnya, TGB pernah menyampaikan, pernyataan tersebut dilandaskan berdasadkan sejumlah pertimbangan. “Semata karena pertimbangan maslahat bangsa, umat, dan akal sehat agar pembangunan yang tengah berjalan di seluruh penjuru bisa dituntaskan dengan maksimal sesuai hajat masyarakat,” ujar TGB kepada Republika.co.id, Kamis (5/7).

TGB yang sudah dua periode menjabat sebagai Gubernur NTB sejak 2008 menilai, proses pembangunan membutuhkan waktu yang tidak singkat. “Pengalaman saya di NTB, tidak cukup satu periode untuk menuntaskan tugas-tugas besar membangun daerah, apalagi membangun Indonesia yang sangat luas dan kompleks ini,” ungkap TGB. (rci/red)

Rangkaian HUT Bhayangkara ke-72, Polres Rohul Gelar Donor Darah

ROKAN HULU, Tribun Riau- Masih dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-72 tahun 2018, Polres Rokan Hulu (Rohul), Senin (9/7/2018) pagi, menggelar bhakti sosial donor darah

Bhakti sosial donor darah yang dipusatkan di ruang serbaguna Polres Rohul, dihadiri Kapolres Rokan hulu AKBP M. Hasyim Risahondua, Sik, M.Si, Waka Polres, Kompol Willy Kartamanah, Aks,S.Ip,M.Si dan para Para Kapolsek Jajaran Polres Rohul, para Perwira serta Bintara turut andil dalam donor darah, tak Ketinggalan pula Ketua Bhayangkari Novy Hasyim.

Di kegiatan tersebut, Kapolres dan Wakapolres juga ikut donorkan darahnya didampingi Ketua Bhayangkari Novy Hasyim.

Usai donorkan darah, Kapolres Rohul, AKBP Hasyim mengakui, bahwa kegiatan bhakti sosial tersebut merupakan rangkaian dari HUT Bhayangkara ke 72, yang sebelumnya sudah dilaksanakan jalan santai dan trabas.

Diakuinya, kegiatan donor darah ini sangat penting, pasalnya dirinya mendapat informasi bahwa Rumah sakit umum daerah (RSUD) Rohul, masih kekurangan stok darah.

“Karena, setetes darah bisa menyelamatkan nyawa kita bersama, makanya saya juga ikut mendonorkan darah saya semoga ini bermanfaat bagi masyarakat Rohul,” ungkapnya.

Tambahnya lagi, di kegiatan donor darah tersebut polres Rohul menargetkan 150 kantong darah, yang melibatkan anggota Polres Rohul.

Katanya lagi, donor dorah merupakan kegiatan bhakti sosial yang langsung dapat dirasakan oleh masyarakat, bahkan warga yang sedang dalam keadaan malang atau tertimpa kecelakaan.

AKBP Hasyim meminta ke seluruh anggota Polri di Rohul untuk turut menyumbangkan darahnya bagi masyarakat Rohul, sehingga kehadiran polri bisa dirasakan oleh masyarakat.

AKBP Hasyim berharap, melalui kegiatan Donor darah ini polri akan semakin dekat dengan masyarakat, serta lebih bersinergi dalam membangun Rohul.

“Karena donor darah juga bisa menyehatkan badan, saya saja udah dua kali mendonorkan darah selama 2018 ini, jadi jangan takut untuk mendonorkan darah,”ungkapnya. (mad)

Asyik Judi Song, Lima Pria di Desa Kumain Diciduk Polisi

Sejumlah pria diamankan saat bermain judi song di salah satu warung.
Sejumlah pria diamankan saat bermain judi song di salah satu warung.

ROKAN HULU,Tribun Riau- ‎Tengah asyik berjudi song di warung, lima pejudi song ditangkap personil Polsek Tandun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) di salah satu warung, G2 RT 22 / RW 05 Dusun III Desa Kumain, Kecamatan Tandun.

Kelima penjudi tak berkutik, ketika polisi meringkusnya. Kelimanya dikatahui, warga Desa Kumain, Kecamatan Tandun, yakni berinisial Mur (54), Suh (46), Amja (39), Suher (49) dan Joh (48).

Awal penangkapan kelima penjudi song, pada Sabtu (7/7/2018) sekitar pukul 23.00 Wib, Kanit Res Polsek Tandun Ipda Aguswandi yang dapat informasi bahwa ada sekelompok warga Kumain yang tengah berjudi di salah warung milik warga setempat.‎

Setelah berkoordinasi dengan Kapolsek Tandun AKP Nurman SH, MH, Kanit Res dan beberapa anggota langsung lakukan pengintaian di warung milik warga setempat berinisial BJ.‎

Saat tiba di warung, anggota Polsek Tandun melihat ada 5 pria sedang asik bermain judi song. Tanpa menunggu lama, kelima laki-laki tersebut langsung ditangkap polisi tanpa perlawanan.

Selain menangkap 5 penjudi, Polsek Tandun juga berhasik sita sejumlah barang bukti, berupa 1 set kartu remi yang dipakai untuk bermain judi song dan uang tunai Rp 470 ribu.

Kini kelima penjudi dan barang bukti, sudah dibawa dan diamankan ke Mapolsek Tandun guna proses hukum lebih lanjut. (mad)

Soal Pasangan Prabowo-AHY, PD-Gerindra Saling Klaim

Prabowo Subianto bersama ketum PKS Sohibul Iman
Prabowo Subianto bersama ketum PKS Sohibul Iman

JAKARTA,Tribun Riau – Partai Demokrat (PD) dan Gerindra saling klaim soal posisi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres bagi Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Kedua partai ini menolak disebut sebagai pihak yang lebih dulu memberikan penawaran.

Hal ini bermula dari pertemuan Waketum PD Syarief Hasan dan Prabowo pada Kamis (5/7) kemarin. Dalam pertemuan tersebut, Syarief disebut membawa pesan dari Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Kedua belah pihak disebut membahas soal kemungkinan duet Prabowo-AHY di Pilpres 2019.

Awalnya, Demokrat lah yang menyebut Prabowo meminta bertemu dengan SBY. Itu dikarenakan eks Danjen Kopassus tersebut ingin membahas soal peluang duet Prabowo-AHY.

“Mengingat materi pembicaraan yang penting soal skema koalisi pilpres yang dikemukakan PS (Prabowo Subianto) cukup penting dan menyangkut kemungkinan PS berpasangan dengan AHY maka akan dibicarakan di internal Partai Demokrat sesegera mungkin,” ujar Wakil Sekjen Partai Demokrat, Andi Arief, Jumat (6/7).

Kemudian Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno menyebut Demokrat menyodorkan nama AHY ke Gerindra untuk Pilpres 2019. Gerindra sendiri mengakui Ketua Kogasma Demokrat itu memang menjadi salah satu kandidat cawapres untuk Prabowo.

“Demokrat menyodorkan Pak AHY. Kita sampaikan bahwa Pak AHY ini sangat populer di kalangan muda,” ucap Sandi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (6/7).

Baik Demokrat maupun Gerindra memang sama-sama mengakui tengah menjalin kemungkinan berkoalisi di Pilpres 2019. Namun dua partai ini tak mau bila disebut menjadi pihak pertama yang memberikan penawaran.

“Di situ Pak Prabowo dengan tegas mengatakan siap berkoalisi dengan Partai Demokrat dan siap menerima AHY sebagai calon wakil presiden,” kata Syarief, Senin (9/7).

Syarief menepis informasi bahwa dirinya sengaja diutus menemui Prabowo untuk menyampaikan pesan SBY. Menurutnya, Prabowolah yang pertama kali menyatakan siap berkoalisi dengan Demokrat. Dirinya lalu ke kediaman Prabowo untuk mengklarifikasi info tersebut.

“Kayaknya sih terbalik, ya. Jadi saya tanggal 5 Juli lalu hanya diundang ke Kertanegara untuk bertemu dengan Pak Prabowo. Itu awalnya karena ada pesan dari Pak Prabowo untuk Pak SBY yang menyatakan siap berkoalisi dengan Partai Demokrat dan siap untuk berpasangan dengan AHY,” jelas Syarief.

Gerindra langsung meluruskan pernyataan Syarief itu. Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade mengatakan, soal cawapres Prabowo, itu akan dibahas dengan pihak koalisi.

“Siapapun cawapres Prabowo akan dibicarakan oleh Pak Prabowo dengan seluruh mitra koalisi. Jadi, apakah nanti Mas AHY jadi cawapres Pak Prabowo, Pak Prabowo akan bicara misalnya dengan PKS dan PAN juga Demokrat,” sebut Andre, Senin (9/7).

“Sampai saat ini belum ada cawapres yang final, semuanya akan dibicarakan oleh Pak Prabowo dengan mitra koalisi,” imbuhnya.

Prabowo sendiri mengakui nama AHY menjadi salah satu kandidat untuk jadi pasangannya di Pilpres 2019. Namun dia belum memberikan kepastian.

“Kenapa saya mengatakan kita pun melirik Saudara AHY. Masalahnya adalah bahwa bagian dari pemilih yang usia di bawah 45 tahun besar sekali. Jadi, kalau antara pemilih dan calon di atas itu hubungan emosionalnya terlalu jauh, ini tidak baik juga,” ungkap Prabowo, Jumat (6/7).

AHY pun telah angkat bicara soal hal ini. Meski namanya dipertimbangkan jadi cawapres Prabowo, dia menyatakan Demokrat masih membuka kemungkinan dengan kubu manapun, termasuk petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Ya sampai dengan hari ini Partai Demokrat, saya sendiri pribadi sebagai Kogasma terus membuka dengan tokoh-tokoh lainnya. Termasuk dengan pihak Pak Prabowo. Pihak Pak Jokowi dan juga yang lainnya,” kata AHY, Minggu (8/7). (dtc/red)

Kecewa, 8 Bacaleg dan Puluhan Pengurus Pemuda Perindo Mundur

YOGYAKARTA,Tribun Riau – Bacaleg dan pengurus organisasi sayap Pemuda Perindo di Yogyakarta ramai-ramai mundur dan keluar dari keanggotaan partai. Aksi ‘bedol desa’ itu dilakukan karena sudah tidak sejalan dengan pengurus dan merasa dikecewakan.

Ketua DPW Pemuda Perindo DIY, RM Jeferson Lanang, mengatakan keputusan ‘bedol desa’ itu berdasarkan hasil rapat pengurus DPW dan maupun DPD-DPD Pemuda Perindo di DIY. “Kami membulatkan tekad bedol desa, keluar dari kepengurusan maupun dari Partai Perindo,”kata Jeferson Lanang di Ndalem Notoprajan Yogyakarta, Senin (9/7/2018).

Seluruhnya terdapat 45 Pemuda Perindo yang menyatakan mundur. Sedangkan bakal caleg yang juga ikut mundur sebanyak 8. Belum ditentukan akan bergabung ke partai mana setelah keluar dari Perindo.

Mereka menilai Partai Perindo maupun organisasi sayap sepertinya jalan di tempat. Alasan lain adalah pengelolaan dana partai yang dinilai tidak transparan. Ada juga faktor tekanan agar para bacaleg tidak mendukung Jokowi yang dinilai telah mendzalimi Hary Tanoesoedibjo, pendiri sekaligus pucuk pimpinan Perindo.

“Di Rakernas Perindo, kami harus medukung Jokowi, tetapi di bacaleg sebisa mungkin kami tidak dukung. Itu yang membuat kami kecewa,” kata Jeferson.

Mereka pun kemudian melepas atribut yang tertempel di tembok Ndalem Notoprajan. Atribut yang bertuliskan DPW Pemuda Perindo DIY itu dilepas dan diturunkan bersama-sama. (dtc/red)

Terbaru

Populer