Politik Kecewa, 8 Bacaleg dan Puluhan Pengurus Pemuda Perindo Mundur

Kecewa, 8 Bacaleg dan Puluhan Pengurus Pemuda Perindo Mundur

40
BERBAGI

YOGYAKARTA,Tribun Riau – Bacaleg dan pengurus organisasi sayap Pemuda Perindo di Yogyakarta ramai-ramai mundur dan keluar dari keanggotaan partai. Aksi ‘bedol desa’ itu dilakukan karena sudah tidak sejalan dengan pengurus dan merasa dikecewakan.

Ketua DPW Pemuda Perindo DIY, RM Jeferson Lanang, mengatakan keputusan ‘bedol desa’ itu berdasarkan hasil rapat pengurus DPW dan maupun DPD-DPD Pemuda Perindo di DIY. “Kami membulatkan tekad bedol desa, keluar dari kepengurusan maupun dari Partai Perindo,”kata Jeferson Lanang di Ndalem Notoprajan Yogyakarta, Senin (9/7/2018).

Seluruhnya terdapat 45 Pemuda Perindo yang menyatakan mundur. Sedangkan bakal caleg yang juga ikut mundur sebanyak 8. Belum ditentukan akan bergabung ke partai mana setelah keluar dari Perindo.

Mereka menilai Partai Perindo maupun organisasi sayap sepertinya jalan di tempat. Alasan lain adalah pengelolaan dana partai yang dinilai tidak transparan. Ada juga faktor tekanan agar para bacaleg tidak mendukung Jokowi yang dinilai telah mendzalimi Hary Tanoesoedibjo, pendiri sekaligus pucuk pimpinan Perindo.

“Di Rakernas Perindo, kami harus medukung Jokowi, tetapi di bacaleg sebisa mungkin kami tidak dukung. Itu yang membuat kami kecewa,” kata Jeferson.

Mereka pun kemudian melepas atribut yang tertempel di tembok Ndalem Notoprajan. Atribut yang bertuliskan DPW Pemuda Perindo DIY itu dilepas dan diturunkan bersama-sama. (dtc/red)