Beranda blog Halaman 1227

Karhutla di Desa Karya Indah Kampar, Berhasil Dijinakkan

KAMPAR, Tribun Riau- Bhabinkamtibmas Desa Karya Indah Brigadir Wilyan Fantri bersama dengan anggota Patroli Terpadu Karhutla Desa Karya Indah, yang terdiri dari POLRI, TNI, MANGGALA AGNI dan Anggota MPA berhasil meninakkan kebakaran lahan dan hutan seluas 4 hektare.

Berawal dari informasi masyarakat, Minggu (05/08/2018) sekira Pukul 10.00 WIB, Brigadir Wilyan Fantri mendapatkan Informasi adanya kebakaran lahn di lingkungan RT 19 RW 09 Dusun IV Desa Karya Indah Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar.

Diketahui dari Grup WhatsApp Desa Tangguh Bencana Desa Karya Indah, mendapat informasi dari masyarakat tersebut, Bhabinkamtibmas bersama yang lainnya langsung menuju lokasi yang dimaksud.

“Sesampai di lokasi, anggota patroli terpadu benar menemukan lahan yang terbakar dengan api masih menyala, kami langsung mengambil tindakan segera untuk pemadaman api menggunakan peralatan manual seadanya,” Ujar Brigadir Wilyan.

Dikatakan Wilyan, luas lahan yang terbakar tersebut kurang lebih 4 hektare. Dugaan sementara, lahan yang terbakar tersebut adalah lahan kaplingan, Namun pihaknya belum mengetahui siapa pemiliknya.

“Penyebab lahan terbakar diduga kuat sengaja dibakar oleh pemilik lahan, sehingga akibat dari kebakaran lahan tersebut, lahan masyarakat yang bersebelahan ikut terbakar juga dan ini sangat berpotensi menimbulkan asap karhutla,” pungkas Bhabinkamtibmas Karya Indah.

Senada disampaikan Babinsa Karya Indah, Pelda Erizal mengatakan, kesadaran masyarakat tentang bahaya karhutla masih minim, sehingga pembakaran lahan masih menjadi pilihan dalam membuka lahan.

“Masyarakat gak bertanggung jawab, habis lahannya diimas (diterbas/dibersihkan) langsung dibakar, terus ditinggal pergi,” kesal Pelda Erizal dari Babinsa.

Dikutip dari status akun Facebook milik Babinsa Karya Indah, Pelda Erizal Tj, Minggu (05/08 sore) lalu, dirinya kecewa terhadap aparatur desa yang enggan turun ke lokasi untuk ikut mengontrol karhutla di Desa Karya Indah.

“Untuk aparatur desa (RT, RW, Kadus dan pihak desa) gak ada yang turun ke lokasi lahan terbakar ini, saya berharap tegas kerjasamanya, untuk kita juga, bukan untuk orang lain, bukan untuk saya sendiri. Semoga Kerja Sosial ini, Tuhan yang membalasnya. amin.” tulisnya. (hbi)

Persiapan Asian Games 2018, Ini Kata Anies

JAKARTA,Tribun Riau- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, sarana untuk Asian Games oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah siap 100 persen. Sarana itu meliputi empat venue, transportasi serta persiapan lalu lintas dari wisma atlet Kemayoran menuju venue Asian Games.

“Sarana sudah siap 100 persen dan atlet sudah ada yang datang pada 10 Agustus. Perlu digarisbawahi penyelenggaraan Asian Games dikelola oleh INASGOC,” kata Anies di Jakarta Pusat, Ahad (5/8).

Anies mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta sudah menyelesaikan empat venue yang digunakan untuk perhelatan Asian Games 2018. Adapun empat venue yang dibangun dan menggunakan anggaran dari Pemprov DKI Jakarta yakni Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP), velodrome, lapangan BMX dan base ball.

“Venue cabang olahraga ada empat, selebihnya persiapan untuk lalu lintas, transportasi disiapkan dari wisma atlet Kemayoran ke venue,” ujarnya.

Jarak tempuh sesuai target dari wisma atlet, Kemayoran ke Gelora Bung Karno (GBK) sekitar 20-26 menit dari target panitia 34 menit. “Setelah menggunakan sistem ganjil genap dan penutupan beberapa pintu tol target 34 menit bisa tercapai, saat ini waktu tempuh 20 hingga 26 dari wisma atlet ke GBK,” kata Gubernur.

Anies juga menginformasikan buat warga yang akan melihat kegiatan Asian Games disediakan transjakarta pada hari Sabtu dan Minggu. Ada sebanyak 1.750 unit Transjakarta untuk warga dan 1.350 unit Transjakarta khusus untuk atlet.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menetapkan siswa dari 70 sekolah selama berlangsungnya Asian Games, untuk proses kegiatan belajar mengajar dilakukan di rumah dan lingkungan.

Penambahan jumlah sekolah yang terkena penyesuaian waktu kegiatan belajar mengajar selama penyelenggaraan Asian Games 2018 berdasarkan adanya penambahan sembilan rute dari Wisma Atlet Kemayoran ke Gelanggang Olah Raga (GOR) Bulungan, Jakarta Selatan. (rci/red)

Sepanjang Lima Hari di Iran, Masyarakat Gelar Demonstrasi Karena Mata Uang Anjlok

DUBAI,Tribun Riau- Jika di Indonesia pelemahan mata uang terhadap dollar AS dianggap keuntungan tersendiri oleh Menteri Keuangan, berbeda dengan Iran.

Berbagai unjuk rasa pecah di sejumlah kota di Iran sepanjang lima hari terakhir. Demonstrasi digelar jelang pemberlakuan kembali sanksi ekonomi dari Amerika Serikat. Demikian kabar dari kantor berita dan media setempat, Sabtu (5/8).

Ratusan orang turun ke jalanan di Kota Teheran, Karaj, Shiraj, dan Qom. Mereka menyuarakan protes terhadap melonjaknya harga-harga yang disebabkan oleh anjloknya nilai mata uang rial akibat kekhawatiran pasar terhadap sanksi dari Washington pada 7 Agustus mendatang. Video-video dari aksi unjuk rasa terhadap tingginya inflasi itu diunggah di media sosial.

Sebelumnya pada Mei lalu, Amerika Serikat menarik diri dari perjanjian nuklir internasional dengan Teheran yang ditandatangani pada 2015. Dalam kesepakatan itu, sanksi ekonomi untuk Tehran akan dicabut dengan syarat Iran menghentikan program nuklirnya.

Namun Washington kini memutuskan untuk memberlakukan kembali sanksi-sanksi tersebut dan meminta negara lain untuk berhenti mengimpor minyak dari Iran mulai 4 November mendatang. Washington juga mengancam akan menjatuhkan sanksi keuangan jika ada negara yang membantu Iran.

Unjuk rasa di Iran dimulai dengan slogan-sogan antikenaikan harga dan antikorupsi. Namun para demonstran kemudian mengembangkan isu menjadi anti pemerintahan.

Sejumlah gambar di media sosial menunjukkan puluhan demonstran di pusat Teheran meneriakkan slogan “kematian untuk diktator” yang merujuk pemimpin agung Ayatollah Ali Khamenei.

Pada Jumat malam, video memperlihatkan pasukan polisi anti huru-hara membubarkan sekitar 500 orang yang meneriakkan slogan perlawanan terhadap pemerintah di Kota Eshtehard, sekitar 100 km sebelah barat Teheran. Beberapa pengunjuk rasa melempar batu dan merusak sebuah sekolah Syiah. Demikian kantor berita Fars melaporkan.

Sementara itu Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat dalam akun Twitter berbahasa Persia-nya menulis, meski semuanya bergantung pada rakyat Iran untuk menentukan masa depan negaranya, tapi Washington mendukung suara rakyat Iran yang telah diabaikan dalam waktu lama.

Pada 7 Agustus nanti, Washington akan memberlakukan larangan pembelian dolar oleh Iran, memblokade perdagangan emas dan bahan tambang negara tersebut, serta sejumlah industri terkait lainnya.

Selain itu larangan impor karpet, makanan, dan transaksi finansial dari Iran juga akan diberlakukan kembali oleh Amerika Serikat. Ekspor minyak Iran diperkirakan akan jatuh sebanyak lebih dari 70 persen pada akhir tahun akibat sanksi Amerika Serikat, sehingga suplai minyak dunia dikhawatirkan akan mengalami kelangkaan. (rci/red)

Keramahan Petugas Saudi Terhadap Jamaah Haji Indonesia

JEDDAH,Tribun Riau- Kepala Daker Bandara Arsyad Hidayat menilai para petugas dari Arab Saudi yang bertugas membantu jamaah Indonesia jauh lebih ramah tahun ini. Mereka juga lebih cepat bekerja mendorong jamaah Indonesia di bandara-bandara kedatangan di Arab Saudi.

Sepanjang mengurusi jamaah Indonesia sejak 2009 di Arab Saudi, Arsyad melihat ada perubahan mencolok tahun ini. “Tahun ini jauh lebih baik dan lebih komunikatif,” kata Arsyad di Bandara King Abdulaziz, akhir pekan ini.

Pada sisi keimigrasian, misalnya, para petugas Saudi tak lagi berlama-lama saat menangani jamaah Indonesia. Terbantu pemeriksaan biometrik di Tanah Air, sepanjang gelombang kedatangan kali ini ada pemangkasan waktu hingga tiga jam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Petugas Saudi yang mendorong jamaah ke bus di Bandara KAIA juga tahun ini untuk pertama kalinya mulai mengenakan celana kain dan kemeja berdasi, bukan gamis tradisional seperti biasanya. Mereka tampak berusia muda dan banyak yang tak jarang menyapa jamaah menggunakan bahasa Indonesia.

Menurut Arsyad, hal itu agaknya upaya terkoordinasi dari Kementerian Haji Arab Saudi. “Nampaknya di-training sebelum berinteraksi dengan jamaah haji. Umumnya mereka bagus saat berkomunikasi dengan petugas Indonesia dan jamaah. Sangat ramah dan ada canda di sela-sela komunikasi,” kata Arsyad.

Selain sikap, menurut Arsyad ,baru tahun ini ia menyaksikan Kementerian Haji Arab Saudi menegur petugas maupun perusahaan yang melayani jamaah Indonesia. Hal ini terjadi saat petugas Saudi nampak serampangan dalam percepatan pendorongan jamaah Indonesia ke bus menuju Makkah.

Hal itu, menurutnya, menunjukkan ada itikad menerima kritikan. “Ini sebelum-sebelumnya tak pernah terjadi,” kata Arsyad.

Menurutnya perubahan pelayanan Saudi tahun ini adalah perubahan positif bagi jamaah Indonesia. Kekurangan-kekurangan kecil di sana-sini dalam pelayanan tersebut, menurut Arsyad, PPIH Arab Saudi akan mengevaluasi dan melaporkan ke pihak terkait.

Dari pantauan Republika.co.id, memang tampak interaksi antara jamaah Indonesia dengan petugas Saudi sepanjang gelombang kedatangan. Beberapa tampak ikut mengatur barisan jamaah sembari tersenyum dan mencoba-coba bahasa Indonesia. “Satu di sini, dua di sini,” kata seorang petugas Saudi menjejerkan jamaah sesuai rombongan. “Kalian, jalan, jalan!” kata mereka menandakan waktunya jamaah memasuki bus. (rci/red)

Sumbar Siap Ekspor 10 Ton Manggis ke Cina

Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Barat
Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Barat

JAKARTA,Tribun Riau- Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) Candra memastikan siap memasok ekspor manggis. Hal itu terkait kebijakan Kementerian Pertanian (Kementan) yang akan menambah volume komoditas tersebut untuk diekspor ke Cina.

Dia mengatakan hingga saat ini, Sumbar menjadi salah satu daerah yang siap menjadi tulang punggung ekspor manggis. “Sesuai permintaan dari Cina, Sumbar siap ekspor 10 ribu ton ke Cina,” kata Candra, Ahad (5/8).

Candra memastikan saat ini seluruh persyaratan ekspor manggis tersebut sedang disiapkan. Persiapan tersebut, menurutnya tengah dilakukan dengan petani manggis di wilayah Sumbar, eksportir, dan Kementan.

Dia menjelaskan, selama ini Provinsi Sumatra Barat terus terus berupaya untuk meningkatkan kualitas dan mendorong ekspor manggis. “Sentra produksi di provinsi ini berada di 50 kabupaten dan kota, terutama di Kecamatan Situjuah, Pangkalan, Halaban, dan Harau,“ jelas Candra.

Selama ini, sentra produksi manggis di Indonesia tersebar dari Sumatra hingga Nusa Tenggara Barat (NTB). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi manggis nasional 2017 mencapai 161,7 ribu ton dengan luas lahan 16.184 hektare.

Pada tahun tersebut, jumlah produksi terbesar untuk manggis yaitu Jawa Barat 42,1 ribu ton, Sumatera Barat 34,4 ribu ton, dan Jawa Timur 16,7 ribu ton. Sementara itu, angka produksi manggis di Provinsi Sumbar pada 2017 naik 68 persen dari 2016 yaitu sebesar 23,3 ribu ton.

Sementara itu, Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Suwandi mengatakan untuk mendorong ekspor manggis dari Sumbar, pemerintah memberikan beberapa kemudahan. Beberapa diantaranya seperti kemudahan investasi, pembinaan mutu produk petani, membantu proses registasi kebun, standar packaging house, pelayanan perkarantinaan. dan lainnya untuk ekspor.

Menurut Suwandi, hal itu sesuai dengan aturan ekspor manggis ke Cina. “Kebun harus sudah teregistrasi, rumah kemas yang sudah teregistrasi, dan bebas dari Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) seperti lalat buah, kutu putih, dan kutu tempurung,” tutur Suwandi. (rci/red)

Potensi Gelombang Tinggi, Ini Peringatan dari Kemenhub

JAKARTA,Tribun Riau- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta setiap nakhoda kapal dan pihak terkait mewaspadai potensi gelombang tinggi untuk beberapa hari ke depan. Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Agus Purnomo mengatakan, hal tersebut sesuai dengan informasi cuaca yang dilansir Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Cuaca saat ini sedang ekstrem. Demi keselamatan pelayaran, agar Nakhoda memperhatikan faktor cuaca sebelum berangkat,” kata Agus di Jakarta, Ahad (5/8).

Agus juga meminta penumpang tidak memaksakan kapal berangkat bila cuaca ekstrem. Untuk itu, Agus meminta semua syahbandar tidak menerbitkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) di tengah cuaca ekstrem dengan gelombang tinggi yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran.

Terlebih, beberapa waktu terakhir, kecelakaan laut yang terjadi dikarenakan faktor cuaca ekstrem dan gelombang tinggi. Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kemenhub Junaidi mengungkapkan ada tiga kecelakaan laut pada beberapa waktu lalu karena faktor cuaca ekstrem dan gelombang tinggi.

Pertama yaitu kecelakaan laut Kapal Motor (KM) Berkah Ilahi I di Perairan Pulau Nggelu Sape, Bima NTB, Ahad (29/7). “KM Berkah Ilahi I mengangkut 25 orang dengan rincian 20 orang berhasil diselamatkan, dua orang meninggal dunia, dan tiga orang belum ditemukan,” ujar Junaidi.

Junaidi menuturkan kapal dengan berat GT 6 itu berangkat dari Pelabuhan Waikelo, Sumba dengan tujuan Pelabuhan Sape. Sekitar tiga jam berlayar, kata dia, tiba-tiba perahu dihantam gelombang tinggi sekitar empat sampai lima meter sehingga tenggelam di perairan Torobabula Timur Sape. Kecelakaan laut yang diduga karena cuaca ekstrem dan gelombang tinggi juga terjadi pada Jumat (3/8). KM Bunga Hati 2 dengan GT 27 berjenis kapal motor nelayan tenggelam di sekitar Perairan Pulau Cendikia Indramayu, Jawa Barat.

“Sebanyak 13 orang awak kapal ditemukan selamat dalam kondisi sehat setelah sebelumnya diberitakan hilang,” jelas Junaidi.

Sebelumnya KM Bunga Hati 2 berangkat dari Pelabuhan Perikanan Karangsong Indramayu tujuan Laut Jawa untuk mencari ikan dengan 13 awak kapal termasuk nakhoda. Junaidi menuturkan kapal tersebut terbalik di perairan Indramayu dengan jarak 67 NM dari Pelabuhan Cirebon.

Berikutnya kecelakaan laut terjadi kembali menerpa KM Alyssa di Perairan Mentawai, Sumatera Barat, Jumat (3/8). KM Alyssa dengan GT 99 yang dinakhodai Irwanto Leo membawa enam orang ABK dan 17 orang penumpang yang seluruhnya berhasil dievakuasi dengan selamat. Junaidi menjelaskan penyebab terjadinya kecelakaan KM Alyssa diduga karena gelombang tinggi dan kuatnya angin.

“Pada saat kejadian, kecepatan angin mencapai 25 knot dari Tenggara dan tinggi gelombang sekitar dua sampai dengan empat meter,” ucapnya.

KM Alyssa berangkat dari Pelabuhan Muara Padang dengan tujuan Pelabuhan Tua Pejat. Saat berlayar, KM Alyssa merubah tujuan ke Katiet untuk mengantarkan penumpang ke lokasi berselancar namun harus menghadapi cuaca buruk. (rci/red)

Jelang Asian Games, Sejumlah Hotspot Masih Terpantau di Riau

PEKANBARU,Tribun Riau – Menjelang Asian Games yang bakal digelar di Indonesia, bertempat di dua Provinsi, yakni DKI Jakarta dan Sumatera Selatan (Palembang), sejumlah Hotspot (titik panas) masih terpantau di Provinsi Riau dan lainnya di Sumatera.

Berdasarkan pantauan satelit modis terra dan aqua, sebanyak 31 titik panas (hotspot) terpantau di Sumatera. Hotspot tersebut tersebar di 6 wilayah.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru Sukisno mengatakan, Riau menjadi salah satu penyumbang hotspot di Sumatera.

“31 hotspot yang berada di Sumatera tersebar di Sumut 1 titik, Sumsel 13 titik, Jambi 1 titik, Lampung 5 titik, Bangka Belitung 7 titik dan Riau 4 titik,” ujar Sukisno dilansir dari Halloriau.

Ia mengatakan untuk 4 hotspot yang berada di Riau tersebar di 3 wilayah yakni di Siak 1 titik, Inhu 2 titik dan Dumai 1 titik.

“Dari jumlah tersebut 1 titik diantaranya memiliki level confidence di atas 70% yang berarti di wilayah tersebut diduga kuat ada aktivitas kebakaran lahan dan hutan. Titik tersebut yaitu berada di Inhu,” ungkapnya.

Pihaknya terus menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas dan kegiatan yang memicu terjadinya kebakaran lahan dan hutan. (hrc/red)

Korban Gempa Lombok Terus Bertambah

Kondisi beberapa rumah di Lombok pasca gempa beberapa minggu yang lalu
Kondisi beberapa rumah di Lombok pasca gempa beberapa minggu yang lalu

LOMBOK TIMUR,Tribun Riau- Wakil Komandan Tim Pos Komando (Posko) Penanganan Darurat Gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Rum, mengatakan, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa di Lombok bertambah menjadi 20 orang. Sebelumnya 17 orang dilaporkan tewas akibat bencana gempa bumi yang mengguncang pada Ahad (29/7) silam.

Rum menjelaskan, 20 korban meninggal terdiri atas 15 warga Kabupaten Lombok Timur dan lima lainnya berasal dari Kabupaten Lombok Utara. Dua wilayah ini menjadi lokasi dengan dampak terparah gempa.

“Hasil pendataan saat rapat evaluasi kemarin jumlah meninggal dunia bertambah,” ujar Rum dilansir Republika, Ahad (5/8).

Rum mengatakan, 15 korban meninggal dunia di Lombok Timur berasal Kecamatan Sambelia, Sembalun, dan Aikmel. Dua korban meninggal dunia di Lombok Timur adalah turis, yakni pendaki asal Makassar yang meninggal di Gunung Rinjani, Muhammad Ainul Taksim (25) dan wisatawan asal Malaysia yang meninggal di Sembalun, Siti Nur Ismawida (30). Sedangkan, lima korban meninggal dunia di Lombok Utara berasal di Kecamatan Bayan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB itu menyebutkan mayoritas korban meninggal lantaran tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa.

“Rata-rata karena reruntuhan kecuali seorang pendaki, satu korban meninggal dunia karena semacam serangan jantung. Sedangkan yang meninggal di rumah sakit ada tiga orang, dua dari Lombok Timur dan satu korban dari Lombok Utara,” ucap Rum. (rci/red)

Diberikan Sanksi oleh AS, Ini Pembalasan dari Turki

ANKARA, Tribun Riau- Turki akan membekukan harta milik dua menteri Amerika Serikat (AS) di Turki. Demikian disampaikan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Sabtu (4/8).

Langkah itu diambil sebagai pembalasan atas sanksi yang dikeluarkan Washington terkait penahanan seorang pendeta Amerika Serikat. AS baru baru ini menjatuhkan sanksi terhadap dua menteri AS.

“Kita sudah memperlihatkan kesabaran sampai kemarin petang. Hari ini, saya memerintahkan teman-teman saya untuk membekukan harta menteri kehakiman dan menteri dalam negeri Amerika Serikat di Turki,” kata Erdogan dalam konferensi partai berkuasa, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), di Ankara.

Erdogan menyatakan langkah terbaru AS untuk menjatuhkan sanksi adalah sikap tidak hormat dan tidak cocok dalam kemitraan strategis. Hubungan antara kedua negara, yang sama-sama merupakan anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) itu memburuk setelah AS menjatuhkan sanksi terhadap menteri dalam negeri dan menteri kehakiman Turki sejak Rabu.

AS memutuskan mengeluarkan sanksi setelah pengadilan Turki menolak permohonan pendeta Brunson untuk dibebaskan.

Pada Jumat (4/8), menteri luar negeri Turki dan AS bertemu di Singapura di sela-sela pertemuan para menteri luar negeri ASEAN. Keduanya menekankan akan bekerja sama untuk menyelesaikan berbagai masalah melalui jalur diplomatik

Dua pejabat Turki yang disanksi yakni Menteri Kehakiman Abdulhamit Gul dan Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu. “Keduanya diberikan sanksi setelah menahan dan menghukum pastor berusia 50 tahun, Andrew Craig Brunson,” kata Juru Bicara Gedung Putih Sarah Sanders Huckabee seperti diwartakan Aljazirah, Kamis (2/8).

Andrew Craig Brunson merupakan seorang pastor yang memimpin sebuah gereja di Izmir yang terletak dekat laut Aegean. Bunson diamankan otoritas Turki lantaran diduga terlibat dengan kudeta gagal Presiden Recep Tayyip Erdogan pada 2016 lalu.

Dia didakwa dengan hukuman kurungan selama 35 tahun setelah dinyatakan bersalah oleh pengadilan setempat. Brunson saat ini tengah menjadi tahanan rumah.

Status tersebut dia dapatkan setelah sebelumnya ditahan di sebuah penjara oleh otoritas Turki selama 21 bulan. Penahanan yang dilakukan terhadap Andrew Craig Brunson membuat Presiden AS Donald Trump mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada Turki. (ant/red)

Sebanyak 25 Jamaah Haji Indonesia Wafat, Ini Daftarnya

MAKKAH, Tribun Riau- Hingga hari sembilan belas sejak kedatangan kali pertama jamaah haji di Tanah Suci, sebayak 303 kloter atau 121.847 jemaah telah tiba. Demikian informasi dari data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Daerah Kerja Bandara yang diterima Media Center Haji (MCH), Sabtu (4/8) pukul 07.30 WAS.

Sementara jumlah jamaah wafat kini mencapai 25 orang. Adapun rinciannya sebagai berikut:

Madinah:

1. Sukardi Ratmo Diharjo (JKG-1) wafat pada 18 Juli 2018 di Masjid Nabawi (lalu dibawa di Klinik Kesehatan Haji/KKHI Madinah) disebabkan cardiac arrest pada usia 59;

2. Hadia Daeng Saming (UPG-05) wafat pada 20 Juli 2018 ; di Klinik Bandara AMMA disebabkan cardiac arrest pada usia 73 tahun;

3. Ade Akum Dachyudi (67) asal Kloter JKS-13; wafat pada 23 Juli 2018 di Masjid Nabawi (KKHI Madinah) disebabkan isheamic heart disease pada usia 67 tahun;

4. Sunarto Sueb Sahad (SOC-15) wafat pada 23 Juli 2018 di KKHI Madinah (perjalanan) disebabkan cardiovascular disease pada usia 57 tahun;

5. Siti Aminah Rasyip (SOC-05) wafat pada 23 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) karena acute ischemic heart disease pada usia 57 tahun;

6. Sanusi Musthofa Khafid (SUB-06) wafat pada 25 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan other obstructive pulmonary disease pada usia 73 tahun;

7. Katio Abdul Majid Simanjutak (MES-02) wafat pada 25 Juli 2018 di RSAS disebabkan cardiac arrest pada usia 59 tahun;

8. Machyar Sahromi Muhammad Thaif (JKS-06) wafat pada 26 Juli 2018 di RSAS disebabkan acute myocardial infarokom pada usia 78 tahun;

9. Mohammad Sholeh bin Abu Bakar (SUB-23) wafat pada 27 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan isheamic heart disease pada usia 74 tahun;

10. Nordiani Bahrani Kursani (BDJ-03) wafat pada 28 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan isheamic heart disease pada usia 53 tahun;

11. Widodo Karto Semito bin Jimin (JKS-35) wafat pada 29 Juli 2018 di RSAS disebabkan cardiac arrest pada usia 56 tahun;

12. Abdullah Noor bin Sidik (SOC-13) wafat pada 29 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan Cardiovascular Disease pada usia 72 tahun;

13. Rasnam Ponidjan (SUB-23) wafat 29 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan isheamic heart disease pada usia 64 tahun;

14. Adang Aliyudin Satibi (JKG-05) wafat 30 Juli 2018 pukul 09.15 disebabkan shock kardiogenic di RS King Fahd Madinah pada usia 61 tahun;

15. Ame Omon Jasan (JKS-31) wafat 30 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan cardiovascular diseases pada usia 55 tahun;

16. Dadang Abdullah (JKS-003) wafat 31 Juli 2018 pukul 08.41 WAS di RS King Fahd Madinah disebabkan shock hypovolemik pada usia 57 tahun;

17. Daklan Mustopa Kholil (JKS-38) wafat 31 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan cardiovascular diseases pada usia 58 tahun;

18. Sujatmin Siswo Taruno (SOC-26 ) wafat 1 Agustus 2018 pukul 02.00 WAS di KKHI Madinah disebabkan chronic obstructive pulmonary disease (COPD) pada usia 86 tahun;

19. Budi Riyanti Asmi (PLM-05) wafat 1 Agustus 2018 di Masjid Nabawi (KKHI Madinah) disebabkan circulatory diseases pada usia 54 tahun;

20. Tohet Kuris Jamil (PLM-03) wafat 2 Agustus 2018 di RSAS (KKHI Madinah) disebabkan cardiac arrest pada usia 69 tahun.

Makkah:

1. Supriyati Teguh Adam (SOC-5) wafat 29 Juli 2018 pukul 23.30 WAS di KKHI Makkah disebabkan acute pulmonary lung disease pada usia 51 tahun;

2. Zainal Abidin Yusuf (UPG-04) wafat 29 Juli 2018 di RSAS disebabkan infectious and parasatic diseases pada usia 60 tahun.

3. Supiyah Ngadiman (JKG-11) wafat pada 2 agustus 2018 pkl 16.00 WAS di RSAS An Noor Makkah pada usia 65 tahun;

4. Jamiatun Waridin Suratman (SOC-52) wafat 2 Agustus 2018 pukul 13.30 WAS di Masjidil Haram Makkah pada usia 66 tahun;

5. Jene bin Sanusi Enon (JKS-11) wafat 2 Agustus 2018 pukul 19.25 WAS di RSAS An Noor Makkah pada usia 87 tahun.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kementerian Agama akan menjamin badal haji jamaah yang meninggal sebelum proses haji. Nantinya keluarga dari jamaah yang meninggal akan mendapat sertfikat badal haji tersebut. (rci/red)

Terbaru

Populer