Beranda blog Halaman 1166

Nomor Urut Kelulusan Administrasi Jadi Acuan Pelaksanaan Ujian ‎SKD

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan pelatihan (BKPP) Rohul, M. Zak
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan pelatihan (BKPP) Rohul, M. Zak

ROKAN HULU, Tribun Riau- Pasca dinyatakan lulus Admnistrasi dan sudah ambil kartu peserta ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Tes (CAT), para peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Rokan Hulu (Rohul), akan mengikuti ujian TKD di Hotel ‎Labersa.

Disebutkan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan pelatihan (BKPP) Rohul, M. Zaki, untuk ujian ‎TKD peserta CPNS pemkab Rohul, akan digelar selama dua hari, yakni pada Minggu (4/11/2018) dan Senin (5/11/2018), di Hotel Labersa kota Pekanbaru.

Ditambahkannya, peserta CPNS Rohul sendiri dibagi menjadi lima sesi, untuk tanggal 4 November 2018 ada ‎dua sesi, untuk Rohul yakni sesi ke empat (4) dengan peserta sekitar 577 orang dan sesi ke lima (5) berjumlah 850. Tanggal 5 November 2018, ada tiga sesi, dan setiap sesinya ada 850 peserta yang akan melaksanakan ujian TKD dengan sistem CAT.

Zaki menjelaskan, bagi peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi , nomor urut seleksi akan menjadi acuan dimana sesi yang akan diikuti.

“Jadi nomor urut 1 sampai 1427, peserta CPNs akan mengikuti ‎ujian di sesi ke 4 dan 5 pada tanggal 4 November 2018 mendatang. Sedangkan sisanya akan mengikuti ujian pada 5 November 2018,” katanya, Senin (29/11/2018).

Katanya lagi, untuk waktu sesi pertama itu akan dilaksanakan pada pukul 08.00 Wib sampai 09.30 Wib. Sesi kedua dilaksanakan ‎di jam 10.00 hingga 11.30 Wib. Sesi ke Tiga dilaksanakan 12.00 sampai 13.30 Wib.

Dijelaskannya, bagi peserta ‎disesi ke empat akan dilaksanakan pada pukul 14.00 Wib sampai 15.30 Wib, sedangkan di sesi ke lima dilakukan pada jam 16.00 Wib hingga pukul 17.30 Wib.

‎”Untuk Rohul sendiri, ada lima sesi untuk melaksanakan tes TKD, yang akan dilaksanakan di hotel labersa, ” ungkapnya.

Zaki menghimbau, bagi peserta yang akan mengikuti ujian TKD, peserta perlu menyiapkan KTP asli atau surat keterangan dari Disdukcapil dan kartu ujian. Selanjutnya peserta juga harus hadir 1 jam sebelum ujian.

Diungkapkannya, sesuai Permenpan nomor 37 tahun 2018 tentang nilai ambang batas seleksi kopetensi dasar pengadaan CPNS, peserta harus mencapai nilai yang ditentukan, yakni untuk TKP 143, TIU 80, dan TWK 75.

Zaki menjelaskan, pada hari pelaksanaan ujian CAT SKD CPNS, dihari yang sama akan diumumkan pelamar yang dinyatakan lulus untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang.

Dirinya, berpesan kepada 4.322 pelamar CPNS Rohul, menjelang pelaksanaan ujian CAT SKB, untuk dapat mempersiapkan diri dengan fokus belajar.

“Kita berharap, seluruh pelamar CPNS Rohul giat belajar dan fokus dalam pelaksanaan ujian CAT SKD CPNS nantinya di Hotel Labersa. Sehari sebelum pelaksanaan ujian CAT SKD, pelamar harus istirahat, karena esoknya akan mengikuti ujian,” imbaunya. (mad)

Ribuan Umat Muslim di Rohul Desak Banser Dibubarkan

Ribuan massa, gelar aksi bela Islam di Rohul, terkait pembekaran bendera Tauhid,
Ribuan massa, gelar aksi bela Islam di Rohul, terkait pembekaran bendera Tauhid,

ROKAN HULU, Tribun Riau- Ribuan umat Muslim dari berbagai elemen dan organisasi yang tergabung di Solidaritas Masyarakat Muslim Rokan Hulu menggelar aksi bela Islam, Senin (29/10/2018).

Aksi Bela Islam, terkait pembakaran bendera bertuliskan kalimat Tauhid yang dilakukan oknum Banser di Garut, Jawa Barat, saat Hari‎ Santri Nasional pada Senin 22 Oktober 2018 lalu.

Dalam aksi di Kabupaten Rohul, digelar Umat Muslim di empat titik, dimulai dari Taman Kota Pasir Pangaraian, dilanjutkan ke Mako Polres Rohul, Kantor DPRD Rohul, dan diakhiri di Kantor Bupati‎ Rohul.

Ketika gelar aksi di depan Mapolres Rohul, Umat Islam Rohul mengatakan, bendera bertuliskan kalimat tauhid yang dibakar oknum Banser bukanlah bendera milik Hizbut Tahrir, namun milik umat Islam.

Kemudian, ada 6 penyataan sikap yang disampaikan umat Islam Rohul dalam aksinya di depan Mapolres Rohul. Pertama, mengutuk pembakar bendera tauhid oleh oknum Banser di Garut, Jawa Barat.

“Kami umat Islam, mendesak Kepolisian Republik Indonesia menetapkan oknum pembakar bendera tauhid tersebut ditetapkan sebagai tersangka, karena telah merusak hati umat Islam, dan merusak serta melecehkan simbol agama Islam,” kata orator, Senin.

Kemudian, umat Islam Rohul mendesak pemerintah pusat untuk membubarkan organisasi Banser yang dinilai telah melanggar‎ aturan sesuai dengan Perpu Ormas yang diterbitkan oleh Presiden, serta sudah sangat meresahkan umat Islam, diantaranya perkusi terhadap ulama, dan pembubaran berbagai pengajian Keislaman.

Ketiga, mendesak TNI dan Polri sebagai Garda terdepan dalam mempertahankan NKRI, tidak membiarkan suatu organisasi mengambil alih wewenang TNI dan Polri yang mengatasnamakan mempertahankan NKRI.

Ke empat, mendesak pemerintah pusat bersikap arif dan bijaksana serta adil terhadap umat Islam dalam berbagai sendi kehidupan dan pengamalan agama Islam. Kemudian kelima, kami masyarakat muslim Rohul siap mengawal proses hukum terhadap pembakar bendera tauhid,” tegas orator dengan lantang.

Kemudian tuntutan keenam,‎ umat Islam Indonesia siap bersama TNI dan Polri dalam rangka mempertahankan NKRI dari berbagai ancaman dari dalam maupun dari luar.

“Karena, NKRI harga mati, itu adalah motto kita bersama, bukan hanya diklaim suatu pihak yang menyatakan mereka paling NKRI,” tambah‎ orator lagi.

Massa dalam aksinya, juga meminta Bupati Rohul, Ketua DPRD Kabupaten Rohul, serta Kapolres Rohul untuk menyampaikan pernyataan sikap‎ umat Islam Rohul kepada Presiden, Ketua DPR RI, dan Kapolri.

Sikapi Aksi Bela Islam, Kapolres Rohul AKBP M.Hasyim Risahondua mengatakan, dirinya akan mengawal Aksi Bela Islam tersebut di empat titik hingga berjalan aman dan sejuk.

Walau demikian, Kapolres Rohul meminta agar kasus pembakaran bendera tauhid diserahkan ke Kepolisian yang saat ini sudah ditangani oleh Polda Jabar.

“Polisi akan selalu profesional dalam melaksanakan tugasnya,” tegas‎ Kapolres Rohul ke massa Aksi Bela Islam. (mad)

Curi Besi Portal, Warga Desa Sialang Jaya Diciduk Polsek Rambah

ROKAN HULU, Tribun Riau- Diduga mencuri besi portal di Desa Sialang Jaya, Kecamatan Rambah, seorang pria berinisial DS (38), warga Desa Sialang Jaya, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) diciduk polisi.

DS berprofesi sebagai wiraswasta, dirinya ditangkap anggota Polsek Rambah Minggu (28/10/2018) sekitar pukul 09.00 Wib, dengan tuduhan melakukan pencurian besi portal di Dusun Jaya Baru RT 02/ RW 05, Desa Sialang Jaya pada Selasa (23/10/2018) sekitar pukul 08.00 Wib.

Dikatakan Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono, selain menangkap tersangka, polisi turut menyita 1 set besi portal warna hitam kuning.

“Juga disita satu unit mobil dump truck dengan nomor polisi BM 8585 MP diduga milik Pemkab Rohul warna hitam kuning,” kata Ipda Nanang, Senin (29/10/2018).

Sebut Ipda Nanang, pencurian besi portal terungkap Kamis pagi (25/10/2018) sekira pukul 08.00 Wib, seorang warga menanyakan ke Kepala Desa Sialang Jaya Yuherman Daulay, mengapa portal besi di Dusun Jaya Baru RT 02/ RW 05 dibongkar dan diambil besinya.

Kades langsung pergi dan melihat besi portal. Ketika itu Sekretaris Desa Sialang Jaya M. Alian memberitahukan ke Kades bahwa dirinya sempat menanyakan ke pelaku, mengapa portal dibongkar dan diambil besinya.

Pelaku menjawab, bahwa dirinya diperintah bos, namun Sekdes Sialang Jaya sempat memfoto pelaku saat membongkar portal besi tersebut yang dipotong dengan alat las . Kejadian langsung dilaporkan Kades ke Polsek Rambah.‎

Usai dapatkan laporan, Kanit Reskrim Polsek Rambah melaporkan kejadian ke Kapolsek Rambah AKP Hermawan perintahkan Kanit Reskrim dan anggota melakukan penyelidikan.‎

Minggu (28/10/2018) sekitar pukul 08.45 Wib, setelah dapat informasi bahwa pelaku pencurian besi portal sedang berada di rumahnya di Desa Sialang Jaya. Polisi langsung bergerak ke lokasi, dan Kanit Reskrim dan anggota Polsek Rambah mendatangi rumah pelaku dan menangkapnya tanpa perlawanan.

“Dari introgasi, pelaku akui perbuatannya karena mencuri 1 set besi portal bersama dengan 3 orang temannya yang kini jadi Daftar Pencarian Orang (DPO),” sebut Ipda Nanang.

“Kini pelaku sudah dibawa dan diamankan di Mapolsek Rambah untuk dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono. (mad)

Tentang Khilafah, Ini Kata Mahfud MD

Tribun Riau- Mantan Ketua MK, Mahfud MD mengatakan bahwa Sistem Khilafah yang baku menurut Islam tidak ada.

Hal tersebut dikatakannya ketika seorang follower memention akunnya @mohmahfudmd, Senin (29/10/2018).

Mengomentari mention yang menampilkan meme Cak Nun, Mahfud menyatakan bahwa dirinya tidak anti dengan khilafah, malahan ia mengatakan bahwa khilafah itu adalah hal yang fitrah.

Namun, dirinya menyebut bahwa sistem khilafah yang baku menurut Islam itu tidak ada, dalam artian penerapan sistem boleh berbeda-bedam seperti di Indonesia.

“Cak Nun benar. Itu tinggal konsepnya sj. Sy kan tdk anti khilafah, malah mnrt sy khilafah itu fithrah. Yg saya bilang, “sistem khilafah yg baku mnrt Islam Islam itu tdk ada”. Sistem bisa ber-beda2 sejak dulu dan di-mana2. Sistem Indonesia jg sah sbg kesepakatan yg mengikat,” tulis @mohmahfudmd. (red)

Peringati Sumpah Pemuda, KNPI Rohul Fogging Pemukiman Warga Tambusai Barat

Pengurus DPD KNPI Rohul, pogging di pemukiman masyarakat
Pengurus DPD KNPI Rohul, pogging di pemukiman masyarakat

ROKAN HULU, Tribun Riau- Pengurus bersama DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), kembali lanjutkan pogging di kawasan pemukiman masyarakat, bersempena sambut Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober.

Usai pogging di kawasan pemukiman warga‎ Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir, serta di Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam, pogging dilanjutkan ke kawasan pemukiman warga Desa Tambusai Barat Kecamatan Tambusai, Sabtu 27/10/2018).

Kegiatan pogging, kerjasama DPD KNPI bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Rohul dihadiri Ketua DPD KNPI Rohul Zulfahrianto SE‎ diwakili Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPD KNPI Rohul Tabroni,‎ Humas DPD KNPI Rohul Muhtar Lutfi, Ketua Pengurus Kecamatan KNPI Tambusai ‎Riyomi Isran SE serta pengurus lainnya.

Dikatakan Ketua OKK DPD KNPI Rohul Tabroni, pogging yang digelar dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober di Desa Tambusai Barat di‎lakukan di dua dusun, yakni di kawasan pemukiman warga Dusun 1 Tanjung Baru dan Dusun Tandihat.

Kata Tabroni, pogging digelar DPD KNPI Rohul juga sebagai bentuk kepedulian pemuda di Kabupaten Rohul kepada masyarakat, terutama menciptakan masyarakat yang sehat, dan terbebas dari nyamuk Demam Berdarah Dengue atau DBD.

Tabroni berharap, setiap kegiatan dilakukan DPD KNPI Rohul tetap didukung penuh oleh‎ seluruh elemen masyarakat, dan pemerintah tentunya.

“Berharap, dengan kehadiran KNPI bisa membantu kegiatan-kegiatan pemerintah di bidang kesehatan, terutama di Dinas Kesehatan. Kita ikut berkontribusi bagi masyarakat,” sebut Tabroni.

Disebutkan Tabroni, aksi sosial digekar KNPI Rohul juga sebagai bukti nyata pemuda yang terus melakukan kegiatan sosial untuk masyarakat.

‎”Hari ini pemuda berikan bukti nyata, bahwa masih aktif dan peduli dalam menggelar kegiatan-kegiatan sosial untuk masyarakat,” sebut Tabroni, dan mengaku pemuda akan selalu ada untuk masyarakat di Rohul.‎

‎Ketua PK KNPI Tambusai ‎Riyomi Isran mengucapkan terima kasih kepada DPD KNPI Rohul karena telah menggelar pogging di Kecamatan Tambusai.Dikatakannya, selain pogging, PK KNPI Tambusai beserta pengurus ranting juga melakukan pembersihan di sekitar rumah warga.

“Ini bentuk kepedulian kita dari KNPI terhadap masarakat,” ucap Riyomi Isran.‎ (mad)

Puncak HUT ke-15 Desa Pematang Berangan Berlangsung Meriah

Kegiatan HUT ke-15 Desa Pematang Berangan
Kegiatan HUT ke-15 Desa Pematang Berangan

ROKAN HULU, Tribun Riau– Hari puncak peringatan Ulang Tahun ke-15 Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berlangsung meriah dan Khidmat.

Kegiatan HUT ke-15 Desa Pematang Berangan, diawali dengan kegiatan pawai yang start dimulai dari Dusun Tulang Gajah dan Finis di Kantor Desa, serta kegiatan lomba permainan lesenian tradisional sekaligus syukuran. Kemudian, siang hari digelar sidang Paripurna Istimewa Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersempena peringatan HUT ke-15 Desa Pematang Berangan tahun 2018, dipusatkan di aula Desa Pematang Berangan, Sabtu (27/10/2018).

HUT ke-15 Desa Pematang Berangan, usung tema “Melalui Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Pematang Berangan Ke 15 Tahun 2018, Kita Wujudkan Desa Yang Solid, Sehat, Agamis dan Berbudaya di Kabupaten Rokan Hulu”, dihadiri Unsur Pimpinan Kecamatan, Kapolsek Rambah AKP Hermawan, Babinsa 02/Rambah Serka Darmansyah mewakili Danramil 02/Rambah, Ketua BPD Desa Pematang Berangan Khairul Sasmi, Sekdes Desa Pematang Berangan Erfan Ffendi, Ketua TP PKK Desa Pematang Berangan.

Juga hadir Kepala Desa Babussalam Basron, Mantan Kepala Desa Pematang Berangan, Ketua Panitia Pelaksana H. Hamdan S.Ag, Ketua Pemuda Desa Pematang Berangan, Ketua LPMD, Sekretaris Pemuda Desa Pematang Berangan Rino Wahyudi S.Ikom, Pengurus Bumdes, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Ketua RW, RT dan Perangkat Desa Pematang Berangan.

Pada sidang Paripurna Istimewa yang digelar perdana oleh Pemerintah Desa Pematang Berangan Dalam, di HUT ke-15 Desa Pematang Berangan, dipimpin Ketua BPD Desa Pematang Berangan Khairul Sasmi berlangsung khidmat dan lancar.

Di sidang Paripurna Istimewa, diawali dengan pembacaan sejarah singkat perjuangan Pemekaran Desa Pemtang Berangan, oleh tokoh pembentukan yang juga mantan Pjs Desa Pematang Berangan Tahun 2003-2005, Zukifli Ade.

Kata Zulkifli Ade, saat itu pemerintahan kabupaten Rohul terletak di Desa Rambah Tengah Utara (RTU), persisnya di Dusun Pasir Putih. Kemudian, melihat perkembangan dan aspirasi masyarakat untuk mengusulkan pemekaran Desa. Karena aspirasi sudah banyak masuk ke dirinya selaku tokoh masyarakat, kemudian dikumpulkan sejumlah masyarakat dan mereka menyetujui untuk dilakukan pemekaran desa.

“Upaya laksanakan pemekaran desa sesuai konsultasi dengan kepala Desa RTU, saat itu dibuatlah usulan Pemekaran. Alhamdulillah panitia terbentuk, lalu kita pelajari dari Ketentuan Pemda terkait dengan persyaratan tentang Pemekaran desa, maka dari sayarat yang ditentukan oleh Pemda, pembentukan sebuah Desa defenitif sudah terpenuhi,” terang Zulkifli

Kata Zulkifli yang juga mantan pensiunan pegawai Kecamatan Rambah menambahkan, setelah terbentuknya desa, awalnya masyarakat mengusulkan nama Desa dengan Desa Pasir Putih. Menghindari kecemburuan antar masyarakat, tokoh masyarakat H. Darmansyah mengusulkan sesuai dengan adanya bukti sejarah pada tahun 1960, perbatasan antara Dusun Pasir Putih dengan Tulang Gajah banyak ditumbuhi pohon Berangan, maka masyarakat sepakat dengan Desa Pematang Berangan.

“Akhirnya masyarakat sepakat dengan nama Desa Pematang Berangan.Karena Pematang Berangan perbatasan antara Pasir Putih dan tulang Gajah. Singkatnya, Desa Pematang Berangan, Pematang itu pembatas, sedangkan kata Berangan, dijalan itu banyak ditumbuhi Pohon Berangan, buahnya bisa dikonsumsi oleh masyarakat,” ucapnya

Kemudian terkait banyaknya capaian Pemerintah Desa Pematang Berangan saat ini, Zulkifli mengaku, baha sejak dari dulu dirinya mengharapkan meningkatkan pembangunan fisik untuk kepentingan masyarakat.

“Desa ini nampaknya semakin hari semakin maju, harapan saya dari dulu untuk membangun infrastruktur untuk kesejahteraan masyarakat. Saya mengusulkan program pembangunan yang sifatnya fisik, kebutuhan masyarakat seperti Posyandu, Pelayanan, Kesenian dan Kebudayaan dan olahraga untuk kegiatan Kepemudaan. Saya harapkan, Desa Pematang Berangan ini bisa menjadi desa percontohan, baik di tingat Provinsi maupun Nasional,” harapnya.

Kepala Desa Pematang Berangan Maisar dalam sambutannya mengatakan, dengan terlaksananya beberapa pencapain dalam menjalankan roda pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terlepas dari dukungan masyarakat dan perangkat desa.

Diakui Maisar, bahwa dirinya tidak bisa merincikan secara detail, namun yang jelas, komitmennya untuk mengintegrasikan wilayah-wilayah yang terputus bisa dihubungkan kembali.

“Seperti dengan adanya pembangunan Box Cover dan seminisasi, kami juga sudah bisa menjadikan pekarangan desa menjadi perkantoran terpadu dengan adanya dibangun kantor BPD, Bumdes, Sekolah dan lain sebagainya dalam satu ligkungan,” ucap Maisar

Sesuai tema mewujudkan Desa Yang Solid, Sehat, Agamis dan Berbudaya di Kabupaten Rokan Hulu, Maisar mengaki, dirinya juga pernah berencana untuk kembangkna budaya lokal yang telah dimasukkan dalam prorgam, tapi pelaksanaannya sudah ada yang terlaksana dan ada yang belum.

“Sesuai tema kita salah satunya untuk mengembangkan Budaya, kita di Desa Pematang Berangan sudah melaksanakan seperti budaya magrib mengaji yang sudah terlaksana mulai tahun kemarin, artinya setiap masjid-masjid yang melaksanakan Magrib Mengaji, insyallah kami akan memberikan bantuan dari dana desa,” terangnya

Lanjut Maisar, Pemerintah Desa Pematang Berangan berencana kembangkan budaya adat, diperkirakan bulan Desember mendatang akan menggelar seminar Adat.Akhir tahun, rencananya akan digelar, bertujuan kembangkan dan membangkitkan kembali adat-adat yang mulai tertinggal akibat pengaruh kemajuan zaman dan pengaruh banyaknya orang luar masuk kedesa ini setiap tahunnya,” katanya.

Maisar berharap, peran dan kerjasama perangkat Desa dalam pelaksanaan pembangunan di Desa Pematang Berangan, Karena yang terdekat dengan masyarakat itu adalah perangkat desa.

“Karena perangkat desa ini mereka yang lebih mengetaui, apa kebutuhan warga sehingga harapan kami dengan adanya kerjasama antara RT, RW dan pihak desa seluruh kegiatan pembangunan betul-betul menyentuh ke masyarakat karena dia yang lebih tau,” harap Maisar. (mad)

Seorang Pria di Desa Bagan Tujuh Diciduk Polisi

ROKAN HULU, Tribun Riau- Polsek Kunto Darussalam menangkap seorang lelaki yang diduga pengedar Narkoba jenis sabu di Desa Bagan Tujuh‎, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

‎Lelaki kelahiran Pekanbaru berusia 23 tahun berinisial Sa alias Pe warga Desa Lindai, Kecamatan Tapung Hulu, Kampar, diciduk anggota Polsek Kunto Darussalam pada Kamis (25/10/2018) sekitar pukul 12.10 Wib.

Selain menangkap Sa alias Pe, anggota Polsek Kunto Darussalam juga berhasil menyita barang bukti berupa 2 paket besar narkotika jenis sabu, yang dikemas dalam plastik putih bening, 1 timbangan digital warna silver, 1 lembar plastik besar kosong diduga pembungkus sabu.

Kemudian, polisi juga menyita 1 bonk terbuat dari botol Lasegar, 1 sendok terbuat dari pipet air mineral, 1 kompor terbuat dari batang jarum, 1 mancis, 1 kaca pirex, 2 handphone Samsung, 1 sepeda motor Honda Scoopy warna hitam putih.

“Turut disita uang tunai Rp1.167.000, yang diduga dari hasil penjualan sabu,” tegas Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono, Kamis (26/10/2018) malam kemarin.

Sebut Ipda Nanang lagi, tersangka Sa ditangkap berawal Kamis subuh kemarin, sekitar pukul 05.00 Wib, Kanit Reskrim Polsek Kunto Darussalam BJ. Tanjung mendapat informasi dari masyarakat seringnya penyalahgunaan narkotika jenis sabu di sebuah pondok di perbatasan Desa Bagan Tujuh dengan Desa Muara Intan.

Mendengar informasi, Kapolsek Kunto Darussalam AKP Sihol Sitinjak memerintahkan Kanit Reskrim dan anggota melakukan penyelidikan dan pengintaian pondok dimaksud.

Kemudian, Kamis sekitar pukul 12.10 Wib, polisi melihat 2 lelaki kendarai Honda Scoopy masuk ke dalam pondok. Tidak berapa lama, polisi langsung gerebek pondok dan menangkap salah seorang pelaku berinisial Sa, sementara seorang tersangka lagi melarikan diri.

Dari tangan tersangka, polisi menyita 2 paket diduga sabu serta barang bukti lain. Hasil interogasi, Sa mengaku baru menjemput diduga sabu tersebut dari Kampung Dalam Pekanbaru.

“Diduga narkotika ini akan dijual kepada seseorang di Kota Lama berinisial Uj. Namun sebelum terjadi transaksi, petugas sudah melakukan penangkapan,” tambahnya.

“Kemudian, pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polsek Kunto Darussalam guna pengembangan dan proses lebih lanjut,” kata Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang. (mad)

MTQ ke-18 Tingkat Kabupaten Rohul Digelar 1 November 2018

Sekda Abdul Haris, pimpin rapat pelaksanaan MTQ Rohul 2018
Sekda Abdul Haris, pimpin rapat pelaksanaan MTQ Rohul 2018

ROKAN HULU, Tribun Riau – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-18 tingkat Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), akan digelar lima hari, terhitung 1 hingga 7 November 2018 mendatang, yang akan dipusatkan di Purna MTQ Riau, Lapangan Pematang Baih, Desa Pematang Berangan Kecamatan Rambah.

Itu disepakati, dalam rapat pemantapan persiapan keguatan MTQ ke-18 tingkat Kabupaten Rohul, dipimpin Sekda Rohul H Abdul Haris SSos MSi, Kamis, (26/10/2018), di ruang rapat kantor bupati.

Kegiatan, dihadiri Kapolres Rohul AKBP M Hasyim Risahondua SIK MSi, Kakan Kemenag Rohul Drs H Syahrudin MSy, Camat, Kepala KUA, Sekretaris Panitia H Anisbar MSi yang juga Kabag Kesra Rohul. Perwakilan Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Damkar, Disdikpora, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Perkim, Disperindag, Bagian Perlengkapan dan Bagian Kesra Setda Rohul dan Kades Pematang Berangan Maisar.

Sekda Abdul Haris SSos MSi menyebutkan, mensukseskan pelaksanaan MTQ ke-18 tingkat kabupaten, pemerintah daerah bersama Kakan Kemenag Rohul dan jajarannya, sudah laksanakan rapat pemantapan persiapan pelaksanaan MTQ ke 18 tingkat Kabupaten Rohul.

Dalam rapat tersebut, menghasilkan kesepakatan bersama, pelaksanaan MTQ ke 18 tingkat Kabupaten Rohul digelar 1-7 November mendatang yang dipusatkan di Kecamatan Rambah. MTQ tingkat Kabupaten ini, lanjut Sekda, sudah menjadi agenda tahunan Pemkab Rohul, dalam rangka mempersiapkan bibit qori dan qoriah yang nantinya menjadi duta Rokan Hulu, sebagai persiapan menghadapi pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Riau tahun ini.

“Pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Rohul berupaya terlaksana dengan baik dan sukses. Meriah atau tidak pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Rohul, tergantung anggaran. Kita berupaya pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten tetap meriah dan semarak,’’ sebut Abdul Haris, yang juga mantan Staf Ahli Bupati Rohul.

Kemudian kata Sekda lagi, Pemkab Rohul akan berupaya maksimal untuk meningkatkan prestasi dari qori dan qoriah dalam pelaksanaan MTQ tahun ini.

‘MTQ ke-18 tingkat Kabupaten Rohul tauun ini, merupakan ajang mencari bibit unggul qori dan qoriah yang nantinya menjadi duta Rokan Hulu untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi Riau tahun 2018. Berharap kerjasama dan sinergi semua pihak, bahu membahu untuk mencapai harapan itu,” tegasnya.

Sekretaris Panitia Pelaksana MTQ ke 18 tingkat Kabupaten Rohul H Anisbar.SP.MSi menjelaskan, pelaksanaan MTQ diupayakan tetap meriah. Dengan melaksanakan pawai takruf yang di ikuti 16 kecamatan se Rohul, 1 November mendatang pukul 14.00 WIB yang dipusatkan di depan gerbang Kantor Desa Pematang Berangan Kecamatan Rambah tepatnya di ruas jalan Tuanku Tambusai Pasir pangaraian.

“Pada malam harinya pukul 20.00 Wib, pembukaan MTQ ke-18 tingkat Kabupaten yang akan dibuka resmi oleh Bupati Rohul H Sukiman di Purna MTQ Riau tepatnya di depan Masjid Agung Islamic Center Rohul,’’ sebutnya.

Di MTQ ke 18 tingkat Kabupaten Rohul tahun ini, hanya memperlombakan 5 cabang yakni, Cabang Tilawah yang meliputi Tartil Quran, Tilawah anak-anak, Tilawah Remaja, Tilawah Dewasa dan Qiroah Sab’ah. Lalu, Cabang Hifzil Quran yang dilaksanakan di ruang solat utama Masjid Agung Islamic Center Rohul.

Selanjutnya Cabang Khattil Quran yang dipusatkan di MTs Negeri 3 Rohul. Lalu Cabang Fahmil Quran dengan sistem regu dan Cabang Syarhil Quran yang pelaksanaannya dipusatkan di Convention Hall Islamic Center Rohul.

Dirinya mengimbau, agar seluruh peserta MTQ tingkat Kabupaten Rohul, mengutamakan putra dan putri asli daerah dari kecamatan yang ada di Rokan Hulu, tidak mendatangkan peserta dari luar daerah. Dalam artian, lebih memberdayakan anak-anak asli Rohuldi MTQ ke-18 tingkat Kabupaten Rohul tahun ini. (mad)

Ketua DPD Demokrat Rohul Berikan Pendidikan Politik ke Warga Rambah Tengah Barat-Kaiti

Kampanye dialogis Kelmi Almi di desa Rambah Tengah Barat, kecamatan Rambah dengan memberikan pendididkan politik ke ratusan masyarakat.
Kampanye dialogis Kelmi Almi di desa Rambah Tengah Barat, kecamatan Rambah dengan memberikan pendididkan politik ke ratusan masyarakat.

ROKAN HULU, Tribun Riau- Ketua DPRD Rokan Hulu (Rohul) yang juga Ketua DPD Demokrat Rohul, Kelmi Amri SH bersama pengurus Demokrat lainnya memberikan pendidikan politik ke ratusan warga di Dusun Saroha Kaiti II, Desa Rambah Tengah Barat, Kecamatan Rambah, Jumat (26/10/2018) Sore .

Kegiatan tersebut diakui Kelmi Amri didampingi Hj Nurzahara.SE yang juga anggota DPRD Rohul dari Fraksi Demokrat, Niko Filamonia, Hamdan SE, serta para pengurus Demokrat Rohul lainnya, sebagai bentuk berikan pendidikan politik ke masyarakat luas. Karena, masyarakat juga berhak mendapatkan pendidikan politik, terutama menghadapi Pemilu legislatif dan Pilpres yang digelar 2019 mendatang.

Agendanya kampanye Dialogis ke ratusan masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, kaum ibu di Desa Rambah Tengah Barat, karena masyarakat belum memahami politik. “Melalui perwakilan kita, kita sebagai perpanjangan tangan dalam menyampaikan pendidikan politik di masyarakat,” ujarnya.

“Sebagai calon anggota DPRD Riau, tahapan Pemilu sudah kita sampaikan, dan melalui pendidikan politik agar kedepannya ada perbandingan pada hari H-nya. Pendidikan politik yang kita berikan hari ini, Pileg dan Pemilu 2019 bersih, damai tanpa ada perselisihan,” tambah Kelmi Amri, yang juga Caleg DPRD Riau nomor urut 3 Dapil Rohul.

Kegiatan yang digelar di Dusun Saroha Desa Rambah Tengah Barat, juga dihadiri tokoh agama Khalifah Basyir, tokoh adat Endang Sunaryo Nst bergelar Maraja Kayo, H Parlindungan Nst gelar Maraja Huta Tinggi, Khalifah Yakuf, Khalifah Husein, Bahtiar Nst bergelar Sutan Tuah, Maskot tokoh Pemuda.

Kegiatan juga menghadirkan penceramah, Syarifuddin Rangkuti dari Pujud Kabupaten Rohil, yang memberikan tausiyah ke ratusan masyarakat yang hadir.

“Intinya, melalui pendidikan politik yang kita berikan ke masyarakat, agar kedepannya masyarakat lebih cerdas memilih calonnya di Pileg dan Pemilu 2019. Kepada seluruh caleg di Rohul, agar bisa mensosialisasikan pendidikan politik yang sehat, sehingga masyarakat dapat memililah mana yang terbaik nantinya, sehingga terjadi pemilihan bersih, damai serta menghasilkan pemipin yang sesuai keinginan masyarakat,” harap Kelmi Amri. (Mad)

SMPN 11 Mandau Dapat Bantuan Pembangunan 6 Lokal Baru

SMPN 11 Mandau Dapat Bantuan Pembangunan 6 Lokal Baru
SMPN 11 Mandau Dapat Bantuan Pembangunan 6 Lokal Baru

DURI, Tribun Riau – Kepala Sekolah SMPN 11 Mandau, Kabupaten Bengkalis menyambut gembira atas bantuan pembangunan 6 lokal baru. Daya tampung murid untuk 6 lokal tersebut bisa mencapai 192 murid, sepertiga dari jumlah murid yang sekarang.

Selama ini, ruang laboratorium dan ruang perpustakaan dipakai untuk belajar murid, dengan adanya tambahan 6 lokal tersebut, maka kedua ruangan itu akan dipakai sesuai penggunaannya.

Demikian dikatakan Kepala Sekolah SMPN 11 Mandau Maisuherni, S.Pd.Mat di ruang kerjanya, Jumat (26/10/18) kemarin.

Maisuherni berharap SMPN 11 Mandau yang dipimpinnya, kedepannya bisa lebih baik lagi dan menuju SMPN standar nasional pendidikan.

“Harapan kami sekolah ini kedepannya bisa lebih baik lagi dan menuju SMPN standar nasional pendidikan, mudah-mudahan dapat terpenuhi,” pungkas Maisuherni.

Pantauan media ini di halaman depan sekolah, tampak para pekerja sedang serius melakukan pekerjaan pembuatan pondasi bangunan.

Di papan pengumuman disebutkan, proyek pembangunan itu dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, volume pekerjaan 486 M (kwadrat), lama pengerjaan 75 hari kalender, anggaran biaya bersumber dari APBD Bengkalis tahun 2018 sebesar Rp.1.140.480.000, serta pengerjaan dilakukan oleh CV.Jimmy Perkasa. Sementara itu, di lokasi kerja tak terlihat konsultan pengawas. (Jlr)

Terbaru

Populer