Beranda blog Halaman 1124

Safari di Bintan, Wagub Buka Bersama di Nurul Istiqomah dan Terawih di Attaqwa

Tribunriau- Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto melakukan safari Ramadhan di dua masjid di Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Ahad (12/5). Diawali dengan buka bersama hingga shalat terawih berjamaah.

Kedua masjid yang menjadi kunjungan safari Ramadhan wakil Gubernur tersebut adalah masjid Nurul Istiqamah di perumahan Lobam Bestari, kelurahan Teluk Lobam, kecamatan Sri Kuala Lobam yakni tempat dimana Wakil Gubernur dan rombongan melakukan buka bersama dan shalat magrib berjamaah.

Sedangkan shalat isya dan terawih dilakukan di masjid Jami’ Attaqwa Tanjung Uban.

Wakil Gubernur di kedua masjid tersebut memberikan santunan untuk anak yatim, memberikan bantuan untuk imam, bilal dan marbot di masing-masing masjid, serta memberi bantuan untuk masjid dimaksud.

Dalam sambutannya, Isdianto mengatakan jika kegiatan safari ramadhan merupakan bagian dari program kerja pemerintah dalam upaya bersilaturahmi sekaligus menjaring berbagai aspirasi masyarakat. Apalagi, diakui Isdianto memang selalu ada keluhan masyarakat dari setiap momen kunjungan yang dia lakukan.

“Ini adalah momen silaturahmi langsung saya kepada masyarakat. Sekaligus menjaring aspirasi, karena saya merupakan bagian perpanjangan tangan dari bapak dan ibu sekalian. Dan terbukti bahwa memang disetiap kunjungan yang saya lakukan selalu ada keluhan-keluhan yang disampaikan oleh masyarakat,” kata Iasdianto.

Beberapa keluhan masyarakat yang diterima Isdianto pada kesempatan ini, terutama di masjid Nurul Istiqomah Lobam adalah menyangkut perlunya dibangun sekolah SLTA di Lobam mengingat dilihat dari jumlah penduduk yang ada serta jarak Lobam ke Tanjung Uban sangat jauh dan kurang efektif dan efesien.

Masalah lainnya adalah ketersediaan air bersih yang selalu terkendala ketika kemarau melanda.

“Menurut saya memang sudah layak dibangun sekolah di sini. Selama ini anak-anak sekokah ke Tanjung Uban dengan sekitar 20 kilometer. Muda-mudahan hal ini cepat terealisasi. Apalagi jika memang sudah ada tanah wakaf yang siap untuk dibangun,” kata Isdianto lagi.

Pada kesempatan ini Isdianto juga memohon doa kepada masyarakat agar dirinya selaku wakil Gubernur bersama H. Nurdin Basirun sebagai Gubernur Kepri bisa tetap amanah dalam menjalankan tugas sehari-hari disisa masa jabatan yang ada.

Dengan harapan pembangunan di Kepri bisa terwujud secara merata dan kesejahteraan bisa dirasakan oleh masyarakat.

“Doakan kami tetap sehat dan amanah dalam menjalankan tugas-tugas kami. Gubernur Kepri H. Nurdin Basirun dan saya sebagai wakilnya selaku mengharapkan kondisi masyarakat yang kondusif, kompak dan selalu menjaga silaturahmi. Karena dalam membangun Kepri ini kita butuh silaturahmi, kebersamaan dan kekompakan,” ujar Isdianto.

Selain didampingi istrinya Hj. Rosmery, pada kese.patan ini hadir juga sejumlah kepala OPD Kepri seperti Karo Hukum Hery Mochrizal, Kepala BPKAD Amir Husein, Karo Pemerintaha Haryono, Kadishub Kepri Jamhur, Karo Ekonomi Heri Andriyanto, Kadis PTSP Samsuardi, Kadisbud Yeri Suparna, Kasatpol PP Bandi.

Selain itu hadir juga staf ahli Gubernur H Saidul Qudri dan H.Herizal Hood. Sedangkan penceramah yang ikut pada kesempatan ini adakah Ust Muhammad Basyir serta imam H. Alwi Husein Alhafiz. (adv/hms/rls)

Survey Bacawako Dumai Beredar di Medsos, Ahmad Maritulius ‘Balapan’ dengan Sunaryo

DUMAI, Tribunriau- Survey bakal calon walikota Dumai periode 2020-2025 beredar di media sosial dan WhatsApp, Selasa (14/5/2019).

Dalam survey tersebut, Ahmad Maritulius sebagai tokoh masyarakat yang juga menjabat Ketua Komite Reformasi Masyarakat Dumai (KRMD) menempati posisi kedua setelah dr. Sunaryo, yaitu 31 persen.

Sementara itu, Sunaryo unggul dengan perolehan sementara 35 persen. Pada posisi ke-3, ditempati oleh Abdul Qasim.

Berikutnya, Ketua DPD PAN Dumai, Hasrizal, Ketua Partai Demokrat, Eko Suharjo dan disusul oleh Kadis Kesehatan, Faisal. (isk)

Anda juga dapat berpartisipasi dalam polling tersebut dengan mengunjungi halaman di bawah ini:

https://www.opinionstage.com/bkknpolingsurvei/bakal-calon-kontestan-pemilu-kepala-daerah-kota-dumai-serentak-priode-2020-2025

Warga Kumantan Pelaku Jambret, Akhirnya Diamankan Tim Opsnal Polres Kampar

 

BANGKINANG KOTA (TRIBUNRIAU.COM) – Seorang pelaku Begal (Jambret) di Kota Bangkinang akhirnya diringkus Tim Opsnal Satreskrim Polres Kampar pada Senin malam (13/5) sekira pukul 21.30 Wib.

Tersangka kasus Curas (Pencurian dengan Kekerasan) yang diciduk Aparat Kepolisian ini adalah TM alias DV (33) warga Desa Kumantan Kecamatan Bangkinang Kota Kabupaten Kampar.

DV diduga kuat melakukan Tindak Pidana Curas terhadap korbannya Zekri seorang ASN warga Bangkinang, pada Selasa siang (16/4) sekira pukul 11.30 wib di Jalan Sudirman Kecamatan Bangkinang Kota.

Peristiwa ini berawal pada Selasa siang (16/4) sekira pukul 11.30 Wib, saat itu Zekri baru saja menjemput anaknya dari sekolah lalu pulang kerumah dengan mengendarai sepeda motor.

Sesampai di Jalan Sudirman Kecamatan Bangkinang Kota, tiba-tiba datang dari sebelah kanannya seseorang yang mengendarai sepeda motor dan langsung menarik tas milik korban yang disandangnya.

Pelaku berhasil merampas tas milik korban dan langsung melarikan diri, atas kejadian itu korban kehilangan beberapa barang yang berada dalam tas tersebut antara lain sebuah Hp merk Vivo T71, uang tunai sebesar Rp 500 ribu dan kartu ATM Bank Nagari, BSM, KTP, SIM A serta kartu Askes.

Korban mengalami kerugian sekitar Rp 2,5 juta lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kampar.

Menindaklanjuti laporan ini, Kasat Reskrim AKP Fajri SH SIK perintahkan Tim Opsnal Satreskrim untuk melakukan penyelidikan atas kejadian ini.

Pada hari Senin (13/5) didapat informasi dari masyarakat bahwa Hp milik korban pernah dipakai oleh seorang warga bernama Devi, selanjutnya sekira pukul 21.30 wib tersangka DV berhasil diamankan beserta barang bukti Hp merk Vivo dan kartu ATM BSM dan Kartu ATM Bank Nagari milik korban.

Setelah diinterogasi petugas, DV mengakui bahwa dialah pelaku tunggal yang melakukan penjambretan terhadap Zekri (korban) pada hari Rabu (16/4) lalu.

Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Fajri SH SIK saat dikonfirmasi membenarkan telah menangkap tersangka tindak pidana Curas ini, disampaikan Fajri bahwa tersangka TM alias DV beserta barang bukti telah diamankan di Polres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, jelasnya.(shm)

Wako dan Wawako Tanjung Pinang Safari Ramadhan ke Masjid Amalus Sholihin

TANJUNGPINANG, Tribunriau– Mengawali agenda Safari Ramadhan 1440 H/2019 M, Walikota (Wako) dan Wakil Walikota (Wawako) Tanjungpinang beserta rombongan mengunjungi Masjid Amalus Sholihin di Jalan Merpati Putih Kelurahan Pinang Kencana, Jum’at (10/5).

Kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang. Pada kesempatan tersebut Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd juga memberikan tausyiah Ramadhan kepada jamaah Masjid Amalus Sholihin usai menunaikan ibadah sholat tarawih.

Syahrul mengatakan, Safari Ramadhan ini juga merupakan media untuk bersilaturahmi antara pemimpin dengan masyarakat atau jamaah di sekitar masjid, khususnya Masjid Amalus Sholihin. Pada kesempatan ini juga, Syahrul mengajak masyarakat untuk meningkatkan rasa satu persatuan antar umat.

“Ramadhan merupakan bulan yang dikenal sebagai bulan ibadah, di bulan Ramadhan ada satu ibadah yang tak ada di bulan lainnya yaitu tarawih, oleh karena itu pada bulan Ramadhan ini kita isi dengan berbagai ibadah sunnah,” ujar Syahrul dalam tausiahnya. (tr01)

Galian C Resahkan Masyarakat, Bupati Kampar Bentuk Tim Yustisi

 

Bangkinang Kota ; (TRIBUNRIAU.COM) Terhadap Galian C (Kelas Pasir Dan Batu) dan tambang Batu Bara yang beroperasi di Kabupaten Kampar hendaknya dapat memberikan kenyamanan keamanan dan kesejahteraan bagi masyarakat, bukan malah meresahkan dan menjadikan tidak seimbangnya lingkungan, yang dapat menyebabkan berbagai kondisi yang merugikan semua pihak.

Demikian salah satu himbauan Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto saat memimpin rapat Penertiban Kegiatan Aktivitas Galian C dan Tambang Batubara di Kabupaten Kampar yang diadakan di Aula Rapat Kantor Bappeda Kabupaten Kampar pada hari Senin, 13/5/19.

Bupati kampar menambahkan, kita harus tertibkan aktifitas galian c dan tambang batubara , selanjutnya yang dapat menggangu dan meresahkan masyarakat harus menjadi perhatikan kita, jangan sampai ada masyarakat yang dirugikan” Kata Catur Sugeng menekankan.

Oleh sebab itu kita akan bentuk tim Yustisi dalam rangka penertiban galian C baik terhadap perusahaan yang telah memiliki izin apalagi yang tidak memiliki izin” Kata Catur lagi didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kampar Cokroaminoto.

Saat terdapat lebih kurang 22 Galian C sedangkan yang memiliki izin hanya sembilan lokasi, dan satu lokasi Batu bara yang belum dieksplorasi, ini sejak kewenangan pengelolaan izin yang di keluarkan oleh Provinsi, sehingga pengendalian tidak dapat dijalankan secara maksimal” Tambah Bupati Kampar lagi.

Berkaitan dengan Tambang ini, tidak hanya berkaitan dengan adanya izin, ketika izin telah dikantongi harus juga patuh terhadap aturan yang berlaku, serta menjaga keseimbangan lingkungan, terlebih penting lagi tidak terganggunya keamanan dan kenyamanan masyarakat, apalagi terhadap galian C yang tidak memiliki izin, ini tentunya menjadi sasaran penertiban” Katanya lagi.

Maka sesuai dengan himbauan Gubernur Riau untuk pengendalian galian C agar dapat membentuk tim Yustisi agar persoalan ini tidak lagi Meresahkan dan kerusakan lingkungan serta mengurus izin dan dapat beroperasi sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku” Tambahnya lagi.

Hadir pada kesempatan tersebut Dari Dinas Energi Sumberdaya Mineral Provinsi Riau, Camat SE Kabupaten Kampar, Para Kepala OPD dilingkungan Pemkab Kampar, Serta lintas sektoral yang tergabung didalam Tim Yustisi Kabupaten Kampar (shm)

Analisis Ahli Hukum Unand Padang Terkait Seruan People Power

JEMBER, Tribunriau- Direktur Pusako Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat, Feri Amsari mencium skenario di balik rencana people power yaitu karena murni kekalahan pemilu. Sebab, sangat susah mengubah hasil pemilu secara konstitusional sehingga satu-satunya cara yaitu ditempuh dengan jalur inkonstitusional.

“Ada upaya untuk membuat suasana lebih dramatis, sehingga timbul rasa marah ke publik, ada backgroundnya. Apa backrounnya? karena tidak mungkin suasana hasil pemilu ini diubah oleh cara-cara konstitusional oleh yang kalah,” kata Feri, Minggu (12/5/2019).

Mengapa sudah diubah secara konstitusional? Feri menyatakan jarak selisih suara antara dua kubu sudah sangat jauh. Diprediksi mencapai selisih 15 juta suara hingga 20 juta suara.

“Kalau ternyata ada kecurangan pemilu dan harus mengubah hasil suara yaitu 15-20 juta suara milik yang kalah, bukan yang menang. Bagaimana cara membuktikannya? Perlu 100 ribu-200 ribu TPS untuk menyatakan telah terjadi kecurangan dengan selisih suara yang diambil oleh yang menang 100 suara per TPS,” ujar Feri.

“Bagaimana ke MK membuktikan agar 100-200 ribu TPS dicurangi? Pasti berat sekali,” sambung Feri yang juga disampaikan dalam seminar nasional ‘Ancaman People Power Terhadap Demokrasi Konstitusional’ yang digelar Puskapsi di Fakultas Hukum Universitas Jember, Sabtu (11/5) kemarin. Video seminar itu dibisa dilihat secara utuh di akun Youtube PUSKAPSI FH UNEJ.

“Sedangkan video yang beredar, TPS yang direkam, jumlahnya dikapitalisasi di medsos seolah-olah sudah 100 ribu kecurangan. Apakah saya menyetujui kecurangan? Tidak. Kecurangan bisa dipidanakan pelakunya. Tapi suara yang berkembang, agar pemilu ini diulang. Kalau setiap orang yang kalah bisa menyatakan pemilu diulang, berbasis video tanpa diketahui TPS di mana, bisa gawat demokrasi,” cetus Feri.

Bila masuk MK, maka akan diperiksa satu persatu oleh MK. Hakim konstitusi akan mengecek apakah benar ada 200 ribu TPS yang dicurangi. Feri mengandaikan, yang bisa dibuktikan hanya 10 ribu TPS, maka MK memutuskan agar pemerintah memproses pidana kecurangan di 10 ribu TPS. Adapun hasil akhirnya, MK tidak akan mengubah keputusan KPU.

“Karena 10 ribu yang terbukti itu tidak mengubah hasil. Siapa yang sadar betapa sulitnya mengubah konstruksi hukum ini? Pihak yang kalah. Sehingga mereka merasa nggak mungkin bisa membuktikan 100-200 ribu TPS di Mahkamah Konstitusi, itu berat. Kalau lah itu tergambar berat, ya sia-sia ke MK, sia-sia ke Bawaslu,” papar Feri.

Karena perjuangan di MK sangat berat, maka jalur inkonstitusional akhirnya dilakukan dengan berbagai skenario.

“Sehingga perlu mengubah kekalahan jangan lewat cara konstitusional, manfaatkan kemarahan publik. Begitu publik marah, mudah terpancing,” pungkas Feri. (detik)

Besok,Diskes,dan B.POM Pekanbaru Melakukan Intensifikasi Pengawasan Makanan Takjil di Kabupaten Kampar

 

Bangkinang Kota, (TRIBUNRIAU.COM)dijadwalkan besok Senin 13 s/d 15 Mei 2019 Pemerintahan Daerah (Pemda) Kabupaten Kampar, Dinas Kesehatan (Diskes) dan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (B.POM) Pekanbaru merencanakan akan melakukan intensifikasi pengawasan makanan menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H di Kabupaten Kampar.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Nurbit melalui Sekretaris Dedi Sambudi.SKM.M.Kes melewati Kabid. Sumber Daya Kesehatan Poppy Ramadhani SKM, M.Si via Jaringan Media sosial WhatsApp nya di Bangkinang. Minggu, 12/5/19

Dikatakannya, tujuan dari kegiatan ini dalam rangka upaya Pemda Kampar, Dinas Kesehatan dan B.Pom melindungi masyarakat dari pangan yang tidak memenuhi standar atau persyaratan keamanan, manfaat dan mutu pada bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1441 H di Kabupaten Kampar.

Disamping itu juga kegiatan ini sesuai dengan Intruksi Presiden nomor.3 Tahun 2017 tentang Peningkatan Efektifitas Pengawasan Obat dan Makanan dan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor.41 Tahun 2018 tentang Tim Koordinasi Pengawasan Obat dan Makanan.

“Memang benar, besok Senin sd rabu tersebut dijadwalkan Kita bersama Tim Koordinasi termasuk Pemda dan B.POM Pekanbaru akan melakukan pengecekan makanan jajanan buka puasa (takjil) di pasar-pasar ramadhan kemudian pengecekan pangan lainnya, pemeriksaan langsung ditempat dengan menggunakan Mobil Laboratorium POM dan hasilnya pun bisa kita ketahui langsung, kita berharap kegiatan ini berjalan dengan baik sehingga masyarakat dapat terlindungi dari bahan bahan berbahaya yang terdapat didalam makanan seperti takjil maupun pangan lain yang tidak sesuai dengan persyaratan ataupun standar, keamanan, manfaat dan mutu makanan itu sendiri.”ujar Poppy ketika dihubungi melalui telepon selularnya.(shm).

Tangkapan 250 Kg Sabu di Bekasi Ternyata Dibawa dari Riau

Barang bukti sabu saat akan dimusnahkan di Kantor BNN, Jakarta, Jumat (10/5/2019). BNN memusnahkan sebanyak 169,68 kilogram sabu. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Barang bukti sabu saat akan dimusnahkan di Kantor BNN, Jakarta, Jumat (10/5/2019). BNN memusnahkan sebanyak 169,68 kilogram sabu. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

BEKASI, Tribunriau- Sebanyak 250 Kilogram (Kg) narkotika jenis sabu yang ditangkap di Bekasi, Minggu (12/5/2019) dini hari ternyata dibawa dari Provinsi Riau.

Hal tersebut diungkapkan oleh Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari. “Narkoba dibawa dari Sumatera, tepatnya dari Provinsi Riau,” ujarnya dilansir dari Antara.

Selain itu, turut diamankan ribuan ekstasi dan pil happy five dalam penggerebekan yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) di sebuah rumah di Jalan Lapangan, Kelurahan Kranji, Bekasi Barat, Jawa Barat, Minggu (12/5/2019) dini hari. Rumah itu dijadikan gudang penyimpanan narkoba oleh pelaku.

Dalam penggerebekan tersebut. pihaknya juga menangkap dua orang, masing-masing ZUL dan FAR.

“Ada dua orang tersangka yang bertindak selaku kurir dan yang bersangkutan adalah penjaga gudang, satu lagi merangkap kurir, dan sekaligus pengedar, orang yang mendistribusikan ke para pemesan yang memerlukan,” kata Arman di Bekasi.

Dijelaskannya, ada dua gudang yang digerebek dalam satu rangkaian kasus. Pertama, BNN menggerebek rumah di Tambun, Kabupaten Bekasi, dimana didapati 100 kantong sabu, kemudian hasil pengembangan digerebek lagi di Kranji dan ditemukan 80 kantong.

“Jumlah barang bukti yang disita sabu kurang lebih 200 kilogram, karena kita belum timbang secara pasti namun dari bungkus yang kita hitung kira-kira jumlahnya segitu, kemudian ekstasi 25 ribu butir dan happy five 4.000. Ini juga belum pasti karena masih hitung bungkus besarnya,” ujar Arman.

Diduga dari Malaysia

BNN menduga barang haram siap edar yang dikirim dari Provinsi Riau itu berasal dari Malaysia.

“Kemungkinan besar berasal dari Malaysia yang diseberangkan melalui jalur laut serta darat dengan menggunakan truk tronton dicampur dengan kelapa untuk menyamarkan narkoba sekaligus mengelabui petugas,” ujar Arman.

Ia mengaku telah melakukan pengintaian sejak Sabtu 11 Mei kemarin sebelum akhirnya melakukan penggerebekan di Tambun pada Sabtu pukul 20.00 WIB. Dan setelah melakukan pengembangan, petugas BNN kemudian melakukan penggerebekan di Kranji pada Minggu pukul 01.00 WIB.

“Dari Tambun kita kembangkan dan menemukan gudang narkoba di Kranji ini,” tandas Arman. (liputan6/red)

People Power 98 Bakal Terjadi?, Ini Penjelasan Ketua Pukat UGM

Oce Madril (andi/detikcom)
Oce Madril (andi/detikcom)

JEMBER, Tribunriau – Mungkinkah People power tahun 1998 yang berhasil menumbangkan Presiden Soeharto karena krisis nasional akan terjadi kembali?. Ketua Pusat Kajian Anti Korupsi Universitas Gajah Mada (Pukat UGM), Oce Madril menjelaskan bagaimana kronologi people power tahun 98 dengan kemungkinan people power yang akan terjadi pasca penetapan hasil Pilpres 2019 mendatang.

“Harus diketahui dulu motivasi dari gagasan people power itu sendiri. Kalau pada tahun 1997-1998 berhasil menumbangkan sebuah rezim, karena saat itu memang rakyat sudah lama ingin menegakkan sebuah demokrasi. Nah, untuk yang sekarang ini, motivasinya apa dulu?,” kata Oce Madril, dalam seminar nasional ‘Ancaman People Power Terhadap Demokrasi Konstitusional’ yang digelar Puskapsi di Fakultas Hukum Universitas Jember, Sabtu (11/5/2019) kemarin dikutip dari Detik.

Menurut Oce, people power tahun 1998 yang dimotori mahasiswa saat itu berhasil menumbangkan rezim Orba karena mendapat dukungan masyarakat luas. Dukungan ini muncul akibat tersumbatnya keran demokrasi yang sudah terjadi selama puluhan tahun.

“Salah satu tolak ukur dari berjalannya demokrasi adalah pemilu yang berjalan reguler, jujur dan adil. People Power yang terjadi 1998 adalah karena kepemimpinan yang ada dinilai cenderung otoriter akibat pemilu yang kurang demokratis, jujur dan adil,” kata Oce.

“Selain itu, juga ada agenda bersama seluruh rakyat, yakni melawan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang sudah berlangsung sangat lama,” tambah dia.

Oleh sebab itu, lanjut Oce, setelah era Reformasi, muncullah lembaga – lembaga yang menjadi wadah bagi masyarakat. Di antaranya Mahkamah Konstitusi (MK), Ombusdman, KPU dan Bawaslu. Juga ada lembaga KPK yang fokus dalam pemberantasan korupsi.

“Nah, apakah motivasi people power yang digaungkan saat ini sama dengan yang ada pada tahuh 1998? Itu pertanyaan yang paling mendasar dulu,” kata Oce.

Menurut Oce, gagasan people power yang ada saat ini motivasinya adalah persoalan pemilu. Sekelompok orang yang tidak puas dengan hasil pemilu, kemudian mendengungkan dilakukannya People Power.

“Dari berita – berita yang saya baca, dari pernyataan – pernyataan yang saya dengar, dari beberapa orang tokoh, motivasinya mungkin sederhana, karena kalah pemilu,” ujar Oce.

Padahal, lanjut Oce, menyelesaikan sengketa pemilu sudah ada jalurnya, yakni bisa lewat Mahkamah Konstitusi (MK). Ketika lembaga ini diabaikan dalam penegakan keadilan pemilu, maka menurut Oce, gagasan people power menjadi tidak masuk akal.

“Apakah itu yang akan menjadi cara kita berdemokrasi? Ketika kalah, kemudian demo, pengerahan massa mengatasnamakan people power, yang ujung-ujungnya berpotensi timbulnya kerusakan infrastruktur. Padahal tahun 2020 kita akan menghadapi pilkada serentak. Kalau yang kalah mengutamakan pengerahan massa daripada upaya menempuh jalur hukum, maka kerusuhan yang akan terjadi,” pungkas Oce. (detik/red)

Pemkab Rohil Dukung Masyarakat di Sektor Perkebunan dan Pertanian

Bupati Rokan Hilir H.Suyatno didampingi kadis ketahanan pangan Rohil Isa Ahmadi saat meninjau tanaman Holtikultura di kecamatan Batu Hampar
Bupati Rokan Hilir H.Suyatno didampingi kadis ketahanan pangan Rohil Isa Ahmadi saat meninjau tanaman Holtikultura di kecamatan Batu Hampar

ROHIL, Tribunriau – Bupati H.Suyatno menegaskan pemerintah kabupaten Rokan Hilir wajib dukung kesuksesan program pengembangan dan pembangunan perkebunan dan pertanian.

Keunggulan kewilayahan dan potensi sumber daya lahan harus dimanfaatkan secara maksimal untuk kegiatan perkebunan dan pertanian sebagai transformasi ekonomi bagi kabupaten Rokan Hilir.

“Untuk diketahui wilayah kecamatan batu hampar terdapat sentra pengembangan pertanian Hortikultura kegiatan ini akan terus di fokuskan untuk memberikan dukungan sarana dan prasarana pertanian serta peningkatan sumber daya manusia petani,” kata Bupati Suyatno.

Bupati Rohil Tinjau Tanaman Hortikultura di Batu Hampar

Bupati Rokan Hilir H Suyatno, didampingi kadis Ketahanan Pangan Rohil Isa Ahmadi, melakukan kunjungan kerja di kepenghuluan Bantayan Hilir, Kecamatan Batu Hampar, sekaligus meninjau tanaman Hortikultura, Senin (8/4/2019)
Bupati Rokan Hilir H Suyatno, didampingi kadis Ketahanan Pangan Rohil Isa Ahmadi, melakukan kunjungan kerja di kepenghuluan Bantayan Hilir, Kecamatan Batu Hampar, sekaligus meninjau tanaman Hortikultura, Senin (8/4/2019)

Bupati Rokan hilir H suyatno, didampingi kadis ketahanan pangan Rohil isa ahmadi, melakukan kunjungan kerja di kepenghuluan bantayan hilir, kecamatan batu hampar, sekaligus meninjau tanaman Hortikultura senin (8/4/2019)

Dia mengapresiasi kerja keras para petani khususnya kelompok tani tunas mandiri, yang telah berupaya mengembangkan tanaman hortikultura di desa tersebut.

“Jujur saya merasa kagum melihat berbagai tanaman yang tumbuh subur di sungai sialang kepenghuluan bantayan hilir, semua ini tidak terlepas dari bimbingan Kepala dinas, PPL, dan Babinsa setempat, untuk mengembangkan tanaman hortikultura”, kata Bupati.

Adapun tanaman hortikultura yang di kembangkan kelompok tani tunas mandiri di kecamatan Batu Hampar berupa, melon, bawang merah, jagung, pare, labu madu, kool, gambas dan cabe.

Bupati Rohil Serahkan 10 unit Alat Perontok Padi ke Poktan

Bupati Rokan Hilir H Suyatno menyerahkan 10 unit alat perontok padi ( power tresor) bantuan dari pusat untuk sepuluh kelompok tani di Rokan Hilir, senin (8/4/2019).
Bupati Rokan Hilir H Suyatno menyerahkan 10 unit alat perontok padi ( power tresor) bantuan dari pusat untuk sepuluh kelompok tani di Rokan Hilir, senin (8/4/2019).

Bupati Rokan Hilir H Suyatno menyerahkan 10 unit alat perontok padi ( power tresor) bantuan dari pusat untuk sepuluh kelompok tani di Rokan Hilir, senin (8/4/2019).

Bantuan tersebut langsung di serahkan Bupati Suyatno, di hadiri kepala dinas ketahanan pangan holtikultura provinsi riau, kepala dinas ketahan pangan Rohil Isa ahmadi.

“ ini adalah salah satu bentuk kepedulian pemerintah pusat dan pemerintah derah kepada petani rokan hilir, dengan alat tersebut diharapakan dapat memudahkan pekerjaan para petani pasca panen, “ katanya.

Lanjutnya, Petani tidak repot lagi, menghempas padi, cukup memasukkan padi yang sudah di arit kedalam mesin dan menghasilkan gabah besih.

Ia berharap kepada kelompok penerima bantuan, untuk dapat menjaga dan merawat alat tersebut dengan baik, untuk kepentingan kelompok dan masyarakat pada umumnya.
kepala dinas ketahanan Pangan Rohil Isa ahmadi menjelaskan, diserahkanya 10 unit alat perontok padi di berikan kepada sepuluh kelompok tani tersebar di empat kecamatan diRohil. diantaranya, kecamatan rimba melintang, Sinaboi, pekaitan dan kecamatan pekaitan. (ADV HMS)

Terbaru

Populer