Beranda blog Halaman 1099

Driver Go-Jek Bakal Dibekali Smart SIM

Tribunriau- Perusahaan penyedia jasa layanan on-demand ditunjuk oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjadi early adopter, atau kesempatan lebih awal untuk menggunakan Smart SIM (Surat Izin Mengemudi) bagi mitra pengendaranya.

Hal tersebut merupakan bagian dari kerja sama yang dilakukan Go-Jek dan Korps Korlantas guna meningkatkan keamanan dan ketertiban berkendara.

Kepala Korps Lalu Lintas Irjen Pol Refdi Andri mengatakan, Smart SIM dapat membantu Polri dan Go-Jek mengevaluasi perilaku berkendara mitra pengendaranya.

“Smart SIM dilengkapi dengan teknologi yang dapat merekam perilaku pengemudi di seluruh Indonesia. Dengan adanya inovasi ini, Korlantas dapat membantu memberikan rekomendasi dan evaluasi kesuksesan Go-Jek menjaga keamanan layanannya,” kata Refdi usai memimpin Apel Keselamatan di Lapangan Blok S, Rabu (25/9/2019).

Dengan Go-jek sebagai early adopter untuk Smart Sim, Refdi berharap bahwa Go-jek dapat berkontribusi secara langsung maupun tidak langsung terhadap peningkatan keamanan dan ketertiban berkendara masyarakat Indonesia.

“Harapan kami, Go-Jek sebagai early adopter dapat membantu meningkatkan keamanan berlalu lintas bagi masyarakat luas,” ujar Refdi.

Hal senada disampaikan oleh Chief of Public Policy and Government Relations Go-Jek Shinto Nugroho. Menurutnya, kerja sama dengan Korps Lantas ini menjadi upaya Go-jek untuk mendukung pemerintah meningkatkan keselamatan berkendara.

“Melalui kerja sama ini, kami mendukung upaya pemerintah untuk menciptakan ruang berkendara yang aman. Harapan kami, mitra driver Go-Jek dapat terus menjadi duta keselamatan berlalu lintas,” kata Shinto usai upacara Apel Keselamatan di Lapangan Blok S, Rabu (25/9/2019).

Data World Health Organization (WHO) mencatat bahwa kecelakaan lalu lintas dapat berpengaruh kepada penurunan PDB sebuah negara sebesar 3 persen.

Kerja sama antara Korps Lalu Lintas dengan Go-Jek sendiri disepakati dengan penandatanganan MoU oleh kedua pihak. Penandatanganan tersebut dihadiri juga oleh Co-Founder Go-Jek Kevin Aluwi dan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setyadi. (vci/red)

Asam Urat Susah Sembuh?, Coba Racikan Ini

Tribunriau- Kentang merupakan tanaman umbi yang mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Kentang juga dapat diolah menjadi berbagai macam masakan yang sangat enak. Selain itu, tanaman ini merupakan salah satu tanaman pangan global dunia setelah beras, jagung dan gandum.

Dilansir Viva, di Indonesia sendiri, kentang biasa dijadikan berbagai macam olahan, seperti masakan, camilan, kentang rebus, kentang panggang dan lain sebagainya. Bahkan dijadikan obat alami untuk mengatasi berbagai penyakit. Selain rasanya yang enak, kentang juga biasa dijadikan sebagai obat herbal, karena mengandung banyak sekali nutrisi yang sangat baik untuk tubuh, seperti Vitamin C, B6, float, kalium, antioksidan, protein, serat, karbohidrat dan lainnya.

Kandungan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai penyakit, salah satunya adalah membantu mengatasi asam urat. Seperti yang kita ketahui bahwa asam urat merupakan penyakit yang dapat menimbulkan gejala rasa nyeri yang sangat pada area sendi dan bahkan terjadi pembengkakan. Namun ternyata, penyakit tersebut dapat diobati dengan kentang. Penasaran bagaimana cara mengatasinya?

Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi atau mengobati penyakit asam urat, salah satunya adalah dengan menggunakan kentang. Seperti yang sudah saya jelakan diatas bahwa kentang memiliki kandungan yang sangat baik untuk kesehatan, selain untuk menjaga juga dapat mengatasi berbagai penyakit, salah satunya asam urat.

Kandungan potasium dan Vitamin B6 pada kentang dapat membantu meringankan terjadinya pembengkakan akibat kelebihan asam urat, selain itu kandungan lainnya seperti protein, vitamin c, antioksidan, pospor dan lain sebagainya dapat membantu meningkatkan kesehatan tubuh, sehingga jika dikonsumsi oleh penderita asam urat dapat membantu menyembuhkan atau menurunkan kadar asam urat.

Cara Mengolah Kentang Untuk Obat Asam Urat
Cara mengobati asam urat denga kentang sangatlah mudah, Anda hanya perlu mengolahnya menjadi Jus dan meminumnya secara rutin minimal dua kali sehari sampai sembuh. Selain itu, Anda juga dapat merebusnya dan konsumsi kentang rebus secara rutin. Untuk cara membuat jus kentang silahkan ikuti langkah-langkah dibawah ini.

  • Siapkan kentang segar, cuci bersih dan jangan kupas kulitnya.
  • Potong menjadi beberapa bagian
  • Tambahkan air secukupnya
  • Blender hingga halus
  • Untuk menambah rasa, Anda bisa menambahkan sedikit madu.
  • Minum Secara rutin minimal 2 kali sehari

Selain dapat mengatasi asam urat, jus atau kentang rebus juga sangat bermanfaat untuk mengatasi berbagai penyakit lainnya, seperti menurunkan kadar gula darah, mengobati sakit paru-paru, mengatasi sakit punggung, membantu masalah pernapasan dan lain sebagainya. (vci/red)

Sstt.. Hubungan Intim Bisa Bikin Langsing Lho

Tribunriau- Sesi bercinta selalu menjadi hal menarik untuk dibicarakan khususnya saat mencoba gaya baru. Kali ini, posisi bercinta yang bisa dicoba tak hanya membuat kenikmatan membuncah tapi juga bikin langsing.

Carry on climax bisa menjadi gaya bercinta seru yang nikmat. Gaya seks ini membutuhkan kekuatan area tubuh atas. Jadi, ini juga bisa menjadi alternatìf berolahraga ringan yang bikin làngsing lho. Nah, gimana cara memulai posisi ini? Berikut penjelasannya dikutip dari laman Daily Star.

Dianjurkan untuk memulai dengan posisi pasangan yang duduk di sudut ranjang dengan kaki mencapai lantai. Lalu duduk di atas pasangan dengan posisi kaki melebar dan biarkan tubuh Anda mengàmbil kontrol dan menikmati gaya ini.

Setelah merasa cukup aman, pasangan yang tadinya duduk bisa mulai berdiri sambil memeluk Anda. Gunakan tembok sebagai penyanggah beban tubuh.

Selanjutnya biarkan pasangan yang memainkan kecepatan dan gerakan penetrasi dengan ambil alih kontrol yang diinginkannya. Biarkan Anda menikmati posisi ini dengan kecepatan yang disukai pasangan.

“Carry on climax adalah posisi yang bakal membuat suhu kamar menghangat dan membuat malam-malam bersama pasangan semakin intim,” ujar pakar seks Laura Whittaker. (vci/red)

DPR RI dan Pemerintah Sepakat Batalkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual

JAKARTA, Tribunriau- Dewan Perwakilan Rakyat dan pemerintah sepakat untuk tidak mengesahkan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS).

Apalagi RUU ini juga harus disesuaikan dengan RKUHP yang ditunda pengesahannya. Seperti diketahui RUU PKS
menjadi salah satu yang menjadi perhatian publik.

“Ya tidak mungkin dong, tidak mungkin lagi (disahkan di periode ini),” kata Ketua Panja, Marwan Dasopang di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 25 September 2019 seperti dikutip dari Viva.

Ia menjelaskan, baik DPR maupun pemerintah sudah sepakat soal pasal pencegahan, perlindungan dan rehabilitasi. Namun mengenai pasal pemidanaan masih perlu disesuaikan dengan KUHP.

“Tinggal pidana nanti kita bandingkan dengan KUHP, tinggal pemidanaan. Itu semacam KUHAP-nya ditambah pemberatan, misal rampas hartanya untuk rehabilitasi,” ujar Marwan seperti dikutip VIVAnews.

Di sisi lain, Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kementerian PPA, Venetia Danes, menjelaskan terdapat sembilan jenis kekerasan seksual. Dalam RKUHP, sudah diatur pasal soal pemerkosaan dan pencabulan.

“Sebab itu kami berharap tujuh perkara yang tidak diatur dalam RKUHP akan merupakan lex specialis yang diatur di RUU PKS ini. Karena memang itu nyata ada kasus-kasusnya yang tidak bisa terselesaikan dengan peraturan perundang-undangan yang ada,” kata Venetia.

Menurutnya, ke depan akan ada sinkronisasi antara RUU PKS dengan RKUHP. Oleh karena itu, DPR RI selanjutnya bisa membahas soal RUU ini.

Ia melanjutkan panja juga sepakat membentuk tim perumus (timus). Timus berfungsi sebagai wadah diskusi terhadap hal yang belum sepakat.

“Nanti setelah ada timus akan timbul hal-hal setiap pasal-pasal yang ada di dalamnya yang nanti kontroversi atau mungkin diragukan, DPR bikin begini, pemerintah bikin begini, kita satukan, penyamaan persepsi. Sehingga betul-betul undang-undang ini hadir untuk menjawab kebutuhan korban kekerasan
seksual,” kata Venetia.

Seperti diketahui, RUU PKS yang terdiri dari 16 Bab dan 184 pasal tersebut dikeluarkan oleh DPR RI yang bertujuan untuk mencegah segala bentuk kekerasan seksual, menangani, dan melindungi korban, serta menindak para pelaku. (vci/red)

Wilanto 17 Tahun, Tidak Punya Anus, Warga Laboy Jaya Ini Di Bawa Repol S.Ag. Berobat Ke RSUD Bangkinang

Bangkinang Kota,(TRIBUNRIAU.COM) – Wintolo Hardiyatmo,(17)tahun, warga desa Laboy Jaya, semenjak lahir tidak mempunyai lobang anus, sekarang ia bekerja sebagai buruh tani pengumpul berondolan sawit.

Mendapat laporan dari tokoh masyarakat Laboy Jaya, Putra Budiman SE, Repol S.Ag tidak tinggal diam, langsung membawa Wintolo berobat ke RSUD Bangkinang selasa 24/9/2019.

Sesampai di RSUD Bangkinang tak luput dari pantauan Repol, termasuk menyampaikan masalah penyakit anak ini kepada dokter yang ada di ruangan IGD, setelah mendapat pemeriksaan, akhirnya doter memberi rujukan berobat ke RSUD Pekanbaru.

“Insyaalloh besok saya akan dampingi anak ini berobat ke Pekanbaru, imformasi dari dokter harus di operasi tapi di RSUD Pekanbaru tidak bisa disini” jelas Repol.

“Waktu berumur dua minggu Wintolo pernah kami coba merawatnya di RSUD yang lama, waktu itu sempat di operasi, menurut keterangan dokter usus Wintolo pendek, dan akhirnya usus Wilanto di alihkan ke bagian perutnya sebelah kiri, sampai Ia berumur 17 tahun di tutupi pakai tissue, karena kami tidak mampu untuk membeli kantong” jelas Anal Dalbadi ayah kandungnya, kepada Tribunriau.com di ruang IGD.

“Memang kami suharusnya melakukan operasi Wilanto dari dulu, namun kemampuan kami tidak ada, untuk buat memghidupi keluarga saja sudah susah, apa lagi buat biaya operasi Wilanto, saya bekerja sebagai buruh tani yang tidak luput dari kekurangan setiap hari”

“Yang paling menyedihkan sampai sekarang, dan yang akan membuat saya merasa bersalah terhadap anak saya, Wilanto sekolah hanya sampai kelas dua sekolah dasar, Ia keluar dari sekolah karena malu sama teman temannya”

“Sekarang Wilanto bekerja keras memanen kebun sawit bersama saudaranya, sering kali terjadi buang air besarnya keluar saat Ia menyorong gerobak, tapi apa hendak dikata, tidak ada pilihan lagi, ini memang sudah takdir dari yang kuasa”.

“Hari ini saya berterima kasih pada yang kuasa, rupanya allah sangat sayang pada umatnya, saya dipertemukan dengan Bapak Repol, akhirnya anak saya bisa berobat dan di Operasi, besok insyaalloh berangkat ke RSUD Pekanbaru setelah mendapat rujukan dari dokter RSUD Bangkinang”(shm)

AKBP Asep Darmawan Resmi Jabat Kapolres Kampar Gantikan AKBP Andri Ananta

PEKANBARU – (TRIBUNRIAU.COM) Selasa pagi (24/9/2019) sekira pukul 08.00 Wib, bertempat di Ballroom Hotel Pangeran Pekanbaru telah dilaksanakan Upacara Serah Terima Jabatan 11 Kapolres di Jajaran Polda Riau.

Diantara 11 Kapolres yang melaksanakan Sertijab ini adalah Kapolres Kampar dari AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK, MH kepada AKBP Asep Darmawan SH, SIK yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit II Ditreskrimum Polda Riau.

Sementara itu AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK, MH yang telah bertugas selama 1 tahun 5 bulan di Polres Kampar akan menempati posisi baru sebagai Kapolres Dumai .

Upacara Sertijab ini dipimpin langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Drs. Widodo Eko Prihastopo MM dan dihadiri Waka Polda Riau Brigjen Pol Drs. Wahyu Widada, beserta Pejabat Utama Polda Riau dan seluruh Kapolres yang melaksanakan Sertijab serta Pejabat Utama dari masing-masing Polres Jajaran.

Serah Terima Jabatan ini ditandai dengan Penanggalan dan Penyematan Tanda Pangkat serta Tanda Jabatan oleh Kapolda Riau kepada Pejabat yang melaksanakan Sertijab, serta Penyerahan Tongkat Komando kepada Pejabat Kapolres yang baru.

Selanjutnya dilakukan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Baru yang dipandu Kapolda Riau dan didampingi rohaniawan, kemudian Pejabat yang baru menandatanganani Berita Acara Sertijab, Pengambilan Sumpah dan Pakta Integritas.

Upacara Sertijab ini diakhiri dengan Pembacaan Do’a dan selesai pada pukul 08.45 Wib, rangkaian Upacara berlangsung dengan khidmat dan lancar, selanjutnya dilaksanakan Acara Kenal Pamit bertempat Ballroom II Hotel Pangeran yang juga dihadiri Kapolda Riau serta seluruh undangan.(shm)

Repol S.Ag : Kondisi Damkar Kampar Sangat Menydihkan

Bangkinang Kota, (TRUBUNRIAU.COM), “Saya sangat sedih melihat kondisi Damkar Kampar saat ini, delapan unit mobil Damkar hanya dua unit yang sehat dan siap operasi, dari yang dua unit itu satu sudah batuk batuk pula, bagaimana pekerjaan mau maksimal.”

Hal ini di sampaikan Repol S.Ag, wakil Ketua DPRD Kampar saat melakukan kunjungan ke Posko Damkar jalan Let.Boyak Bangkinang Kota Selasa Tanggal 24/9/2019.

“Banyak kalangan yang menuding bahwa Damkar Kampar itu tidak beroperasi secara maksimal, selama terjadinya musibah kabut asap yang di akibatkan kebakaran hutan dan lahan, Bencana ini sempat membuat heboh secara nasional.Bagai mana kerja mau maksimal sementara kalau alat pemadam seper itu”

“Delapan unit mobil Damkar yang ada, empat unit rusak berat, dua unit rusak ringan tapi tidak juga bisa beroperasi, untuk kabu8paten Kampar yang luas ini tidak cocok lagi kondisi alat seperti ini, ditambah biaya operasional yang minim”

“Kabupaten Kampar yang seluas ini, perlu kita alokasikan dana APBD Kampar tahun 2020 untuk membeli sepuluh unit mobil Damkar dengan Total anggaran Rp17 M”.

“Sepuluh unit mobil Damkar yang akan kita beli nanti, kita tempatkan
dua unit di wilayah Kampar Kiri, satu unit di wilayah Suak Hulu, tiga unit di wilayah Tapung Raya, satu unit di wilayah X111 Koto Kampar, dan tiga unit di Posko induk Bangkinang, untuk membek’ap wilayah Bangkinang, Kuok, Air Tiris, dan Tambang”.

Sementara Kasat Pol PP Kampar H.Nurbit di tempat yang sama menyampaikam “saya menyambut baik dan terima kasih yang tidak terhingga kedatanga wakil ketua DPRD Kampar yang akan dilantik, sebuah kehormatan bagi kami kunjungan Bapak Repol melihat kondisi Damkar Kampar yang sebenarnya”

“Dengan kondisi alat pemadam kita seperti ini, dan luasnya wilayah Kabupaten Kampar, kami mohon maaf kepada seluruh lapisan masyarakat dengan pekerjaan yang kurang maksimal, yang terpenting disamping menambah mobil Damkar, kami mohon dukungam dari masyarakat kiranya kita dorong pemadam kebakaran ini menjadi sebuah satker. Kepada legislatif dan Eksekutif sangat kita harapkan respon yang positif, sehingga pemadam ini bisa terwujud menjadi sebuah satker”.(shm)

Indra Surya Terpilih sebagai Ketua Umum PRSI Rohil

ROHIL, tribunriau – Indra Surya terpilih sebagai ketua Umum Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) priode 2019 – 2023, mengantikan ketua lama Ir H Amiruddin MM.

Indra Surya terpilih sebagai ketua PRSI melalui Musyawarah Kabupaten ( Muskab I ) di hotel Mahera jalan Utama Bagansiapiapi, Senin (23/9/2019).

Dalam Muskab I PRSI turut dihadiri Wakil ketua KONI, Syaiful Tarmizi, Ketua PRSI lama Ir H Amiruddin, Ketua PRSI terpilih Indra Surya, ketua AFK Sutrisno, serta para tetamu undangan.

Ketua PRSI, Ir Amiruddin MM mengatakan saya mengucapkan terima kasih kepada ibu yang telah hadir dalam Muskab I. muskab I ini adalah ajang pertemuan, menciptakan kerja kedepannya. Khusu Muskab sekaligus memilih umum PRSI 2019-2023 mudah mudahan kesepakatan ini kita memilih figur baik.

Ketua lama PRSI, Ir H Amirrudin mengatakan, atas nama pribadi saya memohon maaf, selama saya menjabat sebagai ketua PRSI ada kesalahan atau kesilapan mohon di maafkan.

Ia menjelaskan, semasa kepemimpinannya untuk cabang renang ini telah mengirimkan atlit ke ivent-ivent untuk mengikuti kejuaraan di tingkat Provinsi.

” Ada empat atlit ini yang terus kita kirim, alhamdulilah tetap meraih mendali,”ujarnya.

Lanjutnya, bahkan atlit renang Rohil sudah ikuti ajang O2SN di provinsi baik putra putri dapat rangking 4. Ini seperti ini yang harus kita sport.

Kata Amiruddin, PRSI ini kendalanya sarananya, kita belum ada kolam renang yang standar. Kalau kolam renang untuk sebagai latihan mungkin bisa di gunakan seperti kolam renang Bagansiaipapi, kolam renang tanah merah, Bangko Pusako dan Bagan Bagan batu, itu semua tidak standar, hanya untuk perkembangan, kalau untuk pertandingan belum memenuhi standar.

Untuk itu, kepada ketua PRSI terpilih coba negosiasi kepada pemilik renang, agar kolam renang di milikinya dapat di restorasi.

DiWaktu kepengurusan saya, pemilik kolam renang pernah bilang sama saya, anak anak bisa latihan di sini, tapi kalau ada perlombaan harus di sini,” beber amirudin. .

Ketua PRSI terpilih, Indra Surya mengucapkan terima kasih teman teman memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin PRSI kedepannya.

Untuk Kedepannya mari sama-sama kita kembangkan PRSI agar maju dan berjaya serta dapat mencari bibit atlit renang yang handal.

Selanjutnya Indra Surya bersama tim formatur akan menyusun kepengurusan.
Kepengurusan nanti harus efektif dan ramping. Sekarang jamannya untuk kerja dan kerja,” kata Indra Surya. (hen)

Kampar Darurat Kabut Asap, Bupati Catur Pilih Tinggalkan Daerah

Bangkinang Kota, (TRIBUNRIAU.COM) –
Gerbernur Riau Syamsuar hari ini 23/9/2019, telah mengeluarkan surat keputusan Nomor:Kpts.1048/1X/2019, tentang penetapan keadaan darurat pencemaran udara tahun 2019, di wilayah Riau.

Sementara Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, memilih meninggalkan Kampar saat masyarakatnya terkena bencana dampak kabut asap yang diakibatkan oleh kebakaran hutan dan lahan.

Sikap Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, yang meninggalkan Kampar saat bencana asap melanda daerah ini dinilai sangat tidak memiliki empati terhadap masyarakat yang mulai sesak untuk mencari udara segar.

Pemerhati Lingkungan Hidup Nasional, yang juga putra asli Kampar, Dr Elviriadi Spi, Msi, sangat menyayangkan sikap bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto yang memilih meninggalkan Kampar saat masyarakatnya dilanda bencana asap yang semakin membahayakan nyawa masyarakat.

“Saya juga selaku pakar lingkungan hidup Nasional yang juga Ketua Departemen Perubahan Iklim Majelis Nasional KAHMI Riau, dan juga masyarakat Kabupaten Kampar sendiri, yang berdimisili di desa Tarai Bangun.

“Saya sangat menyayangkan sekali disaat seorang Catur Sugeng Susanto selaku Bupati Kampar, ia adalah panutan masyarakat kampar saat ini. Apapun alasan seorang Catur dengan kondisi Kampar dilanda bencana saat ini, seharusnya dan tak pantas dia meninggalkan Kampar dalam kondisi seperti ini,” ujar DR.Elviriadi,kepada Tribunriau.com Minggu 22/9/2019,
Tambahnya, seharusnya rasa empati bupati Kampar kepada masyarakat sangat diutamakan, jika dibanding kegiatan-kegiatan lainya yang bisa ditunda. Sementara kabut asap yang semakin parah melanda Riau tidak bisa ditunda-tunda, khususnya wilayah kabupaten Kampar.

“Yang perlu dilakukan pemerintah (Catur), menyediakan kebutuhan pelayanan kesehatan maksimal kepada masyarakat, seperti ruangan gedung sehat full AC, menyiapkan ruangan bagi anak-anak dan ibu hamil dan ibu-ibu menyusui,”(shm)

Peluang Airlangga Kembali Pimpin Golkar Dinilai Semakin Menguat

Airlangga Hartarto

JAKARTA, Tribunriau – Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menegaskan peluang Airlangga Hartarto untuk kembali memimpin Golkar semakin menguat menjelang penyelenggaraan Musyawarah Nasional Golkar Desember 2019.

Terlebih, sebanyak 32 DPD II Partai Golkar di Jawa Tengah sudah menyatakan dukungannya secara bulat kepada Airlangga. Dukungan itu sudah ditegaskan sejak Agustus lalu dan Ailangga diharapkan kembali memimpin partai beringin untuk periode selanjutnya.

Sekalipun, kata dia, bila dicermati dinamikanya memang mengerucut pada dua nama yaitu Airlangga Hartanto dan Bambang Soesatyo.

“Tetapi kecenderungan hari ini menguat ke Airlangga, yang tampak dari dukungan terbuka para pemilik suara DPD I dan II juga para tokoh senior partai,” kata Ace kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (18/9/2019)

Selain dukungan nyata para pengurus DPD I dan II, dukungan kepada Airlangga juga menguat karena kontribusi nyata Golkar saat Pilpres 2019 kemarin memenangkan Jokowi-Maruf.

Selain itu, kata dia, sosok Airlangga sebagai seorang teknokrat dinilai akan banyak membantu kerja-kerja pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Jokowi-Maruf selama lima tahun ke depan.

“Golkar dalam hal ini adalah partai yang selalu ada bersama pemerintah mendukung program pembangunan nasional,” kata dia.

Sedangkan terkait munculnya dinamika dan polarisasi kekuatan di tubuh Golkar dengan majunya Bambang Soesatyo, Ace menilai itu hal biasa di internal Golkar. Dia menekankan Golkar adalah partai yang demokratis.

Sementara, Pengamat Komunikasi Politik Universitas Bunda Mulia, Silvanus Alvin menegaskan, peluang Airlangga memang saat ini lebih besar ketimbang Bambsoet

“Karena bagaimana pun juga petahana yakni Airlangga dipandang oleh kader-kader Golkar. Bila tidak dipandang, maka sudah lama kepemimpinan Airlangga digoyang,” kata dia ketika dihubungi.

Namun disisi lain, posisi Bamsoet juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Dia pun menyarankan agar Airlangga merangkul para sesepuh Golkar seperti Jusuf Kalla dan Akbar Tandjung untuk semakin meneguhkan para pemegang hak pilih di Golkar untuk menjatuhkan dukungan padanya.

“Pengaruh sesepuh Golkar besar besar sekali. Karena mereka ini opinion leader. Dan budaya di Indonesia ini menjunjung para senior ini. Kita dengar nasihatnya. Kalau tidak dengar orangtua ada anggapan bisa kualat. Jadi menggaet para sesepuh Golkar itu demi mengunci kemenangan,” kata dia. (rilis)

Terbaru

Populer