Wilanto 17 Tahun, Tidak Punya Anus, Warga Laboy Jaya Ini Di Bawa Repol S.Ag. Berobat Ke RSUD Bangkinang

Bangkinang Kota,(TRIBUNRIAU.COM) – Wintolo Hardiyatmo,(17)tahun, warga desa Laboy Jaya, semenjak lahir tidak mempunyai lobang anus, sekarang ia bekerja sebagai buruh tani pengumpul berondolan sawit.

Mendapat laporan dari tokoh masyarakat Laboy Jaya, Putra Budiman SE, Repol S.Ag tidak tinggal diam, langsung membawa Wintolo berobat ke RSUD Bangkinang selasa 24/9/2019.

Sesampai di RSUD Bangkinang tak luput dari pantauan Repol, termasuk menyampaikan masalah penyakit anak ini kepada dokter yang ada di ruangan IGD, setelah mendapat pemeriksaan, akhirnya doter memberi rujukan berobat ke RSUD Pekanbaru.

“Insyaalloh besok saya akan dampingi anak ini berobat ke Pekanbaru, imformasi dari dokter harus di operasi tapi di RSUD Pekanbaru tidak bisa disini” jelas Repol.

“Waktu berumur dua minggu Wintolo pernah kami coba merawatnya di RSUD yang lama, waktu itu sempat di operasi, menurut keterangan dokter usus Wintolo pendek, dan akhirnya usus Wilanto di alihkan ke bagian perutnya sebelah kiri, sampai Ia berumur 17 tahun di tutupi pakai tissue, karena kami tidak mampu untuk membeli kantong” jelas Anal Dalbadi ayah kandungnya, kepada Tribunriau.com di ruang IGD.

“Memang kami suharusnya melakukan operasi Wilanto dari dulu, namun kemampuan kami tidak ada, untuk buat memghidupi keluarga saja sudah susah, apa lagi buat biaya operasi Wilanto, saya bekerja sebagai buruh tani yang tidak luput dari kekurangan setiap hari”

“Yang paling menyedihkan sampai sekarang, dan yang akan membuat saya merasa bersalah terhadap anak saya, Wilanto sekolah hanya sampai kelas dua sekolah dasar, Ia keluar dari sekolah karena malu sama teman temannya”

“Sekarang Wilanto bekerja keras memanen kebun sawit bersama saudaranya, sering kali terjadi buang air besarnya keluar saat Ia menyorong gerobak, tapi apa hendak dikata, tidak ada pilihan lagi, ini memang sudah takdir dari yang kuasa”.

“Hari ini saya berterima kasih pada yang kuasa, rupanya allah sangat sayang pada umatnya, saya dipertemukan dengan Bapak Repol, akhirnya anak saya bisa berobat dan di Operasi, besok insyaalloh berangkat ke RSUD Pekanbaru setelah mendapat rujukan dari dokter RSUD Bangkinang”(shm)