Repol S.Ag : Kondisi Damkar Kampar Sangat Menydihkan

Bangkinang Kota, (TRUBUNRIAU.COM), “Saya sangat sedih melihat kondisi Damkar Kampar saat ini, delapan unit mobil Damkar hanya dua unit yang sehat dan siap operasi, dari yang dua unit itu satu sudah batuk batuk pula, bagaimana pekerjaan mau maksimal.”

Hal ini di sampaikan Repol S.Ag, wakil Ketua DPRD Kampar saat melakukan kunjungan ke Posko Damkar jalan Let.Boyak Bangkinang Kota Selasa Tanggal 24/9/2019.

“Banyak kalangan yang menuding bahwa Damkar Kampar itu tidak beroperasi secara maksimal, selama terjadinya musibah kabut asap yang di akibatkan kebakaran hutan dan lahan, Bencana ini sempat membuat heboh secara nasional.Bagai mana kerja mau maksimal sementara kalau alat pemadam seper itu”

“Delapan unit mobil Damkar yang ada, empat unit rusak berat, dua unit rusak ringan tapi tidak juga bisa beroperasi, untuk kabu8paten Kampar yang luas ini tidak cocok lagi kondisi alat seperti ini, ditambah biaya operasional yang minim”

“Kabupaten Kampar yang seluas ini, perlu kita alokasikan dana APBD Kampar tahun 2020 untuk membeli sepuluh unit mobil Damkar dengan Total anggaran Rp17 M”.

“Sepuluh unit mobil Damkar yang akan kita beli nanti, kita tempatkan
dua unit di wilayah Kampar Kiri, satu unit di wilayah Suak Hulu, tiga unit di wilayah Tapung Raya, satu unit di wilayah X111 Koto Kampar, dan tiga unit di Posko induk Bangkinang, untuk membek’ap wilayah Bangkinang, Kuok, Air Tiris, dan Tambang”.

Sementara Kasat Pol PP Kampar H.Nurbit di tempat yang sama menyampaikam “saya menyambut baik dan terima kasih yang tidak terhingga kedatanga wakil ketua DPRD Kampar yang akan dilantik, sebuah kehormatan bagi kami kunjungan Bapak Repol melihat kondisi Damkar Kampar yang sebenarnya”

“Dengan kondisi alat pemadam kita seperti ini, dan luasnya wilayah Kabupaten Kampar, kami mohon maaf kepada seluruh lapisan masyarakat dengan pekerjaan yang kurang maksimal, yang terpenting disamping menambah mobil Damkar, kami mohon dukungam dari masyarakat kiranya kita dorong pemadam kebakaran ini menjadi sebuah satker. Kepada legislatif dan Eksekutif sangat kita harapkan respon yang positif, sehingga pemadam ini bisa terwujud menjadi sebuah satker”.(shm)