Jakarta –
Salah satu suporter Arema FC atau Aremania menyaksikan detik-detik menegangkan tragedi di stadion Kanjuruhan. Kondisi gate 13 digambarkan seperti kuburan massal Aremania.
Kesaksian ini disampaikan langsung oleh Eko Prianto (39 tahun). Eko tampak menangis ketika menceritakan momen ini. Eko mulai mengusap matanya yang basah. Dengan terisak dia mengaku tak kuat menceritakan kejadian memilukan yang ada di depan matanya pada Sabtu (1/10) malam lalu.
@import url(“https://awscdnstatic.detik.net.id/live/_rmbassets/2022/parallax/parallax.css”);
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
function paraA(e) {
var p = $(e);
$(e + ” .para_fix”).width(p.width());
}
$(“.paraA iframe”).on(“load”, paraA(“.paraA”));
Sumber: DetikNews












