Kesehatan Camat Riki Ungkapkan Kasus Covid-19 di Mandau Nihil

Camat Riki Ungkapkan Kasus Covid-19 di Mandau Nihil

BERBAGI

Foto: Camat Mandau Riki Rihardi Saat diwawancarai Wartawan, Kamis (09/09/21).

Bengkalis (Duri), Tribunriau – Masyarakat Kecamatan Mandau sudah merasa agak lega, karena beberapa hari ini, sudah jarang mendengar maupun melihat pasien yang meninggal akibat terpapar Covid-19. Yangmana, kasus penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, sudah mengalami penurunan yang cukup signifikan.Terhitung sejak tiga hari ini, wilayah Kabupaten Bengkalis daratan ini nihil kasus.

Seperti dikatakan Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Mandau dan selaku Camat Mandau Riki Rihardi, bahwa penurunan kasus covid itu berkat kerjasama dan sinergi dari unsur-unsur yang terlibat dalam penanganan kasus, baik tenaga medis, TNI-Polri, dan petugas satgas covid-19 di tingkat kecamatan hingga kelurahan.

“Alhamdulillah, penurunan kasus ini berkat kerjasama semua pihak yang terus melakukan penindakan dan sosialisasi kepada masyarakat,” kata Riki, Kamis (09/09/2021).

Menurutnya, bahwa salah satu indikator penurunan kasus tersebut, juga berpengaruh lewat keberadaan posko-posko PPKM yang tersebar di kelurahan-kelurahan di wilayah Kecamatan Mandau.

Diperkirakan ada 20 Posko PPKM beserta petugas yang melakukan pemantauan protokol kesehatan di Mandau, Kabupaten Bengkalis. Bahkan beberapa waktu lalu juga vaksinasi dilakukan di posko-posko tersebut.

“Kita ada 20 posko PPKM yang didirikan selama ini. Untuk lokasinya tidak menentu, ada yang di kelurahan 3 posko, ada juga yang 1 posko, tergantung dengan sebaran kasus tersebut,” kata Riki.

Kepada masyarakat Camat Riki mengimbau, untuk bekerjasama dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. Dalam hal ini, kesadaran warga untuk mengurangi mobilitas di luar hingga menghindari kerumunan menjadi harapan.

“Tiga hari ini alhamdulillah di Mandau nihil kasus Covid-19. Ini mesti kita pertahankan,” ucap Riki.

Bukan hanya itu,  Kabupaten Bengkalis yang tercatat berada di PPKM level 3, kami mengimbau kepada warga yang menggelar pesta/ hajatan, agar mematuhi protokol kesehatan yang ketat.Sebab, sudah pasti terjadi keramaian dan tamu tidak hanya dari warga setempat. “Makanya, ini perlu ditekankan prokesnya,” imbuh Riki.

Dilanjutkan Camat, kemudian pekan depan, pembelajaran tatap muka juga sudah mulai dilaksankan di Kabupaten Bengkalis. Untuk di wilayah Kecamatan Mandau, ia meminta warga dan sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka 50 persen itu, agar dapat menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

“Dalam hal ini satgas covid-19 di Kecamatan Mandau juga akan memantau jalannya prokes di pembelajaran tatap muka itu. Hal ini supaya semuanya berjalan aman dan Prokes tetap dipatuhi,” ujar Riki.

Saat ini, sambung Camat, Kabupaten Bengkalis berada di PPKM level 3, sama dengan kota Pekanbaru.Selain itu, ada sejumlah daerah lain di Provinsi Riau yang berstatus PPKM level 3. Diantaranya, Kabupaten Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kampar, Kepulauan Meranti, Kota Dumai, Kuantan Singingi, Pelalawan, Rokan Hilir, Rokan Hulu dan Kabupaten Siak.

“Mengacu pada Instruksi Mendagri No. 41/2021, pemerintah mengizinkan acara kemasyarakatan seperti resepsi pernikahan di wilayah PPKM level 3. Hanya saja, kapasitas tamu undangan 50 orang,” terang Riki.(jlr).