TELUKKUANTAN, Tribun Riau- Warga Desa Koto Simadolak, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) mengeluhkan bantuan pemerintah sejak dua tahun belakangan ini yang dinilai kurang adil. Warga tersebut lantas curhat kepada Wakil Bupati Kuansing, H Halim tadi malam, Sabtu (26/5/18) saat menghadiri acara Safari Ramadan yang diselenggarakan di Mesjid Jamik setempat.
Yang dikeluhkan warga tersebut yakni terkait bantuan beras miskin yang diberikan pemerintah kepada warga tak sesuai dengan data yang diajukan. Sejak dua tahun belakangan ini, pemerintah hanya memberikan bantuan beras miskin (Raskin) hanya untuk 20 Kepala Keluarga (KK). Sedangkan warga miskin yang sejatinya berhak menerima bantuan tersebut jauh lebih banyak ketimbang jumlah tersebut.
Warga menjelaskan, pada tahun 2016 lalu warga miskin yang menerima bantuan Raskin ini sebanyak 187 KK. Namun, pada tahun 2017 dan 2018 ini angka penerima Raskin itu menjadi berkurang 20 KK. Sedangkan warga miskin di Desa tersebut bukannya berkurang tapi bertambah. “ Sudah dua tahun ini diusulkan penambahan, namun Dinas Sosial Pemkab Kuansing tetap tidak menerimanya,” ujar Kades Simadolak, Deswanriadi kepada Wabup Halim.
Deswanriadi menambahkan, karena bantuan tersebut tidak sesuai dengan data penerima tahun sebelumnya sehingga warga bersepakat tidak mau menerimanya hingga saat ini. “Kalau kami terima justru akan menimbulkan kegaduhan dimasyarakat. Sebab data yang dimiliki oleh pemerintahan desa bahwa yang harus menerimanya sebanyak 187 KK,” bebernya sembari berharap Wabup Halim mau menyelesaikan persoalan tersebut.
Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Kuansing, H Halim menyampaikan bahwa, beliau sebagai wakil bupati akan selalu bekerja keras bagaimana masyarakat Kuansing ini dapat terangkat kesejahteraannya. Terkait persoalan bantuan yang dikeluhkan warga itu, Wabup Halim akan menindaklanjutinya. Dalam kesempatan itu, Wabup Halim memberikan sumbangan pribadi sebesar Rp10 juta. Wabup berharap sumbagan tersebut dipergunakan bagi kemakmuran Mesjid Jamik Koto Simandolak.
Istri Wakil Bupati Kuansing, Yuni Warti halim juga terlihat hadir. Selain itu juga terlihat hadir mantan wakil Bupati Kuansing, Drs H Zulkifli, tokoh masyarakat setempat, H ermedi serta sejumlah pengurus dan fungsionaris DPC PDIP Kuansing. Sementara pemberi tausiyah dibacakan oleh ustadz Fitra. (hen)












