Hukrim Video Viral: Seorang Motivator Tampar Peserta

Video Viral: Seorang Motivator Tampar Peserta

BERBAGI
ilustrasi kekerasan terhadap anak
ilustrasi kekerasan terhadap anak

Tribunriau- Sebuah video yang memperlihatkan seorang diduga motivator menampar pipi peserta beredar luas di media sosial dan grup Whatsapp.

Dalam video tersebut, ada sebuah banner yang terpampang dengan tulisan ‘Seminar Motivasi Berwirausaha’. Di bawahnya ada tulisan PT Piranhamas Group dan SMK Muhammadiyah 2 Malang.

Dilansir media online Tugumalang, video tersebut terjadi pada Kamis pagi (17/10).

“Iya itu video di sekolah kami, kejadiannya tadi pagi,” kata Nur Cholis, kepala sekolah SMKN 2 Malang, Kamis malam (17/10) dilansir Tugumalang.

Dia mengatakan kalau kejadian itu tidak dilakukan oleh gurunya. Tapi, dilakukan oleh motivator dari pihak luar yang didatangkan ke sekolah.

“Tapi yang bersangkutan sudah minta maaf, sudah selesai masalahnya,” imbuhnya.

Dia juga tidak menjelaskan kenapa siswanya sampai dipukuli. Saat ditanya apakah karena kesalahan siswanya yang nakal, Nur Cholis menjawab singkat.

“Tidak ada siswa yang nakal,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan kronologi yang dikeluarkan oleh Polres Malang Kota, pada pukul 10.00 WIB motivator AP menerangkan materi dan meminta seorang petugas menuliskan kata “Goblok” di slide. Ternyata, yang ada adalah tulisan “Goblog” dengan menggunakan huruf terakhir “G”.

Kemudian, beberapa peserta menertawakan karena kesalahan penulisan tersebut. Lalu, motivator itu bertanya kepada peserta, siapa yang tertawa. Tetapi, tidak ada yang mengaku.

“Tidak ada siswa yang nakal,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan kronologi yang dikeluarkan oleh Polres Malang Kota, pada pukul 10.00 WIB motivator AP menerangkan materi dan meminta seorang petugas menuliskan kata “Goblok” di slide. Ternyata, yang ada adalah tulisan “Goblog” dengan menggunakan huruf terakhir “G”.

Kemudian, beberapa peserta menertawakan karena kesalahan penulisan tersebut. Lalu, motivator itu bertanya kepada peserta, siapa yang tertawa. Tetapi, tidak ada yang mengaku.

“Bahwa dimungkinkan motivator tersebut merasa tersinggung, kemudian memanggil anak pada baris ke satu dan ke dua, diperintahkan oleh pemateri/motivator untuk maju menghadap ke arah peserta lainnya,” tulis laporan tersebut.

Kemudian motivator tersebut diduga meneriakkan kata “Goblok” dan “Duduk” sambil menampar pipi siswa. Suara tamparan itu cukup kencang hingga terdengar sampai barisan belakang.

Penamparan itu adalah bentuk lain sebagai tindakan kekerasan terhadap anak. Maka sekitar pukul 18.30 WIB, AP dilaporkan ke polisi. Namun, belum diketahui siapa yang melaporkannya.

Sedangkan AP di akun Facebook pribadinya sudah minta maaf kepada para siswa SMK Muhammadiyah 2 Malang. (red)