Semesta Riau Tiga Calon Kades Batusawar Bertarung 9 Desember 2017

Tiga Calon Kades Batusawar Bertarung 9 Desember 2017

4
BERBAGI

INHU, Tribunriau- Prioritas penggunaan dana desa, jika mereka terpilih menjabat Kepala Desa Batusawar Kecamatan Rakit Kulim Kabupaten Indragiri Hulu, Riau misi masing-masing calon hampir sama, selain digunakan untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan Desa. Dana Desa juga digunakan untuk membiayai program dan kegiatan pemberdayaan masyarakat Desa.

Kegiatan pemberdayaan masyarakat Desa yang diprioritaskan antara lain:
1. Peningkatan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunanDesa;
2. Pengembangan kapasitas masyarakat Desa;
3. Pengembangan ketahanan masyarakat Desa;
4. Pengembangan sistem informasi Desa;
5. Dukungan pengelolaan kegiatan pelayanan sosial dasar di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan dan anak, serta pemberdayaan masyarakat marginal dan anggota masyarakat Desa penyandang disabilitas;
6. Dukungan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, penanganan bencana alam serta penanganan kejadian luar biasa lainnya;
7. Dukungan permodalan dan pengelolaan usaha ekonomi produktif yang dikelola oleh BUMDesa dan/atau BUMDesa Bersama;
8. Dukungan pengelolaan usaha ekonomi oleh kelompok masyarakat, koperasi dan/atau lembaga ekonomi masyarakat Desa lainnya;
9. Pengembangan kerjasama antar Desa dan kerjasama Desa dengan pihakketiga; dan
10. Bidang kegiatan pemberdayaan masyarakat Desa lainnya yang sesuai dengan analisa kebutuhan Desa dan ditetapkan dalam Musyawarah Desa.

Namun mereka berbeda dalam pandangan penyampaian visi dan misi mereka di bidang hukum administrasai perbatasan desa Batusawar dengan desa tetangga terutama dengan desa TanjungDanau.

Maspar calon nomor urut 1 menekankan bahwa penyelesaian batas wilayah Batusawar dengan desa Tanjung Danau harus melibatkan semua pihak desa Batusawar. Sementara Andi Susanto calon nomor urut 2 menekankan bahwa warga desa Batusawar harus turun ke lokasi untuk menghadapi oknum Tanjung Danau.

Sedangkan Harmaein calon nomor urut 3 menyatakan tegas penegakan hukum batas wilayah administrasi desa Batusawar. Selama ini Pemerintah desa BatuSawar lemah dalam penegakan hukum batas wilayah administrasi desa.

“Jika saya diberi kesempatan menjabat Kepala desa BatuSawar periode 2018-2024, maka saya akan tegas, terutama batas dengan desa Tanjung Danau. Berdasarkan payung hukum, yaitusurat-surat dari Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, diantaranya yang ditandatangani oleh Asisten Administrasi Pemerintahan Sekretariat Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, Junaidi Rahmat tertanggal 12 September 2012 poin 1. Batas wilayah administrasi desa Batu Sawar dengan desa Tanjung Danau (pemekaran desa Morong), patok tugu batas desa yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu tahun 2001 adalah syah dan disepakati oleh kedua belah pihak,” ujar Harmaein.

Ditambahkannya, berdasarkan hal tersebut, dirinya akan berusaha semaksimal mungkin jika terpilih menjadi Kepala Desa Batu Sawar, maka warga desa Batu Sawar tidak lagi merasa takut mengolah lahan desa Batu Sawar sendiri. Karna selama ini warga desa Batu Sawar sering diancam oleh segelintir oknum warga desa Tanjung Danau jika warga desa Batu Sawar mengolah lahan desa sendiri.

“Jika dalam rentang waktu tiga tahun dalam masa jabatan saya selaku Kepala Desa Batu Sawar masih juga warga desa Batu Sawar tidak bisa mengolah lahan desa sendiri dan masih diancam oleh segelintir oknum warga desa Tanjung Danau, maka dengan ketulusan hati dalam fikiran waras dan berbadan sehat tanpa ada paksaan dari pihak manapun juga, maka saya menyatakan mengundurkan diri dari jabatan saya selaku Kepala Desa Batu Sawar,” tegasnya.

Misi Utama Harmaein selain masalah batas desa, Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang sering disebut rehab rumah bagi warga Batu Sawar serta bantuan Rumah Layak Huni(RLH) juga bagi warga desa Batu sawar.

Selama ini program tersebut sudah berjalan, namun kita kurang mendapat perhatian. Nah jika Harmaein alias Naen terpilih maka program ini akan menjadi prioritasnya. Semua bantuan tersebut tidak ada pemotongan atau penyunatan dari desa seperti pernah terjadi di desa Batu sawar.(Tim)