Kesehatan Terkait Pengerjaan Gedung Baru RSUD Bangkinang, Wakil Ketua DPRD Kampar Beri Lampu...

Terkait Pengerjaan Gedung Baru RSUD Bangkinang, Wakil Ketua DPRD Kampar Beri Lampu Kuning

BERBAGI

Bangkinang Kota, TRIBUNRIAU.COM.Wakil Ketua DPRD Kampar Repol S.Ag, ingatkan kepada kontraktor, soal pengerjaan gedung baru RSUD Bangkinang jangan sampai terlambat, harus sesuai Kontrak.

Hal ini disampaikan Repol S.Ag pada Trubunriau.com saat melakukan kunjungan ke RSUD Bangkinang bersama ketua Komisi 1V DPRD Kampar Agus Candra S.Ip, Senen 15/10/2019.

Kedatangan Pimpinan DPRD Kampar ini, didampingi langsung oleh Direktur Utama RSUD Bangkinang dr Fitra Abadi beserta dr Delvan kabag adm umum, dr Firdaus kabid pelayanan. sule kasubag perencanaan dan Hafis Kabag Keuangan, serta beberapa orang Manger Perusahaan di proyek ini.

Kekhawatiran Wakil Ketua DPRD Kampar ini terlihat ketika meninjau langsung pengerjaan gedung baru RSUD yang terlihat agak lalai pengerjaanya karena kontrak pengerjaan gedung ini hanya sampai 22 Desember 2019.

Sementara menurut keterangan Jalil, Sute manger PT Gemilang Utama Alen dari Makasar ini, dinilai pekerjaan yang siap baru lima puluh persen, sedangkan waktu pengerjaan hanya tinggal dua bulan lagi.kontrak pengerjaan gedung baru ini. Adalah 17 mei – 22 Desember 2019, dengan nilai kontrak Rp 46 M.

“Saya ingatkan pengerjaan gedung baru RSUD ini jangan sampai terlambat, saya sedikit cemas melihat pengerjaan ini, baru lima puluh persen yang siap dikerjakan, sementara waktu tinggal sedikit lagi, tolong ya Mas pengerjaan ini agak digesa sedikit, agar target pengerjaannya tepat waktu, waktu pengerjaannya sudah habis lima bulan, tinggal lebih kurang dua bulan lagi” kata Repol kepada salah seorang manager di lokasi proyek ini.

Sementara Ketua Komisi 1V DPRD Kampar Agus Candra S.Ip, menyampaikan”saya ingatkan jangan sampai tetlambat pengerjaan gedung ini, saya tidak mau ada masalah dengan gedung ini di belakang hari, karena gedung ini akan kita pergunakan secepatnya, untuk mengejar target RSUD Bangkinang ini menjadi RSUD tipe B”

“Kalau pengerjaan gedung ini terlambat saya khawatir pencairan dana akan bermasalah, karena lewat per 31 Desember dana ini tidak bisa di cairkan lagi, karna dana pembangunan ini adalah dari dana alokasi kusus (DAK), saya berharap akhir Nofember ini harus siap, kalau akhir Nofember ini sudah siap kan masih ada waktu untuk mengurus pencairan dana berikutnya”.jelas Agus.(shm)