ROHIL, Tribunriau – Terkait tawuran pelajar beberapa hari lalu, Bupati Rokan Hilir H. Suyatno mengatakan, Rabu (13/2/19) digedung H. Misran Rais Bagansiapiapi, tawuran pelajar adalah suatu pukulan terhadap kita pada dunia pendidikan, ini tidak bisa dibiarkan.
“Kita sudah melakukan rapat evaluasi semua sekolah yang ada di Bagansiapiapi, tidak hanya Negeri, Swasta juga. Disitu berkembang isu- isu yang miring terhadap anak-anak kita yang menuntut ilmu di masing – masing sekolah,” katanya.
“Saya tak perlu gambaran disini, tapi ini suatu pukulan terhadap kita pada dunia pendidikan, ini tidak bisa kita biarkan,” tegasnya.
Makanya peranan orang tua yang pertama kali, tokoh masyarakat, harus bersama-sama kita menyelesaikan tugas yang berat ini, saya pikir ini berat, karena selama ini tidak pernah seperti itu, kenapa baru-baru ini terjadi, ini yang perlu kita singkirkan, jangan sempat ada lagi anak-anak kita yang terpengaruh dengan hal-hal yang tidak benar.
Lanjutnya, Semalam saya sudah intruksikan setiap sekolah untuk membaca yasin setiap hari jumat, dibarengi dengan Dakwah, kita ada LDI dibagi setiap sekolah, setelah baca yasin lakukan tatapan Rohani, ini memberikan tunjuk ajar yang baik.
Bagi anak didik kita ternyata betul – betul tidak bisa dibina, itu semuanya diserahkan kepada pimpinan sekolah yang bekerja sama dengan komite sekolah, tapi tidak hanya memberhentikan begitu saja, tapi ada teguran pertama, kedua dan seterusnya.
Nah, teguran-teguran ini juga tidak diindahkan, baru nanti kepala sekolah bersama komite dengan mengundang orang tua mengambil sikap, apakah anak didik kita dikeluarkan atau tidak.
Hasil pertemuan semalam dengan pimpinan sekolah, insya Allah akan membuahkan hasil, “tutup suyatno. (hen).












