Politik Soal Blocking Time TV, Ini Perseteruan antara Andi dan Andre

Soal Blocking Time TV, Ini Perseteruan antara Andi dan Andre

BERBAGI
andi-vs-andre

Tribunriau- Pasca Pilpres 2019 dan dimenangkan oleh Jokowi-Ma’ruf, Partai Demokrat tampaknya tak henti berseteru dengan Partai Gerindra.

Dari awal berkoalisi, Andi Arief sudah terlebih dahulu menyerang partai koalisi yang mengusung Prabowo-Sandi lewat Tweetnya soal kardus.

Tak hanya itu, usai perhelatan demokrasi dan sowannya Prabowo ke Megawati, perseteruan antar kader Demokrat dengan Gerindra itu juga makin memanas.

Kali ini soal Blocking Time TV, Andi Arief melalui akun Twitternya, @AndiArif_ mengatakan bahwa salah satu metode politik ialah menyapa rakyat.

“Salah satu metode politik adalah menyapa rakyat. Ada yg harus didatangi, misalnya AHY tour de Java 2 tahun, ada yg harus disapa skala luas. Itulah pentingnya blocking time di TV. Teknologi menyediakan cara efektif. Mudah2an tercerahkan. Masalah rakyat apa yg pernah anda bantu?,” tulisnya sembari meretweet twit Andre Rosiade kader Gerindra, Senin (12/8/2019).

Sebelumnya, Andre melalui akun Twitternya @andre_rosiade mengungkapkan bahwa Gerindra akan terus melaju dan besar dikarenakan kader sibuk bekerja melayani rakyat.

Selain itu, Andre juga menyindir kader-kader dari parpol lain yang suka nyinyir di media sosial (medsos).

“@Gerindra
akan terus melaju dan besar krn Kader sibuk bekerja melayani Rakyat. Bukan menjadi kader yg nyinyir di Medsos. Atau bermimpi jadi Presiden tapi modal blocking time TV agar bisa Pidato utk di puja dan dipuji he…he..he,” tulis @andre_rosiade yang hingga kini belum diketahui siapa orang yang dimaksud. (isk)