ROHIL,Tribunriau – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengelar Sidang paripurna dua agenda pokok, pertama pengumuman perpanjangan masa tugas panitia khusus (pansus).
Kedua penyampaian kebijakan umum anggaran ( KUA) dan Proritas Plafon anggaran sementara (PPAS) Kabupaten Rohil tahun 2023.
Rapat paripurna Pimpinan Sidang Wakil Ketua DPRD Rohil Drs.Basiran Nur Efendi didampingi Hamzah SHi serta beberapa unsur Fraksi DPRD Rohil, Senin (07/11/22) di ruang sidang DPRD Rohil Batu enam Bagansiapiapi.
Wakil Ketua DPRD Drs. Basiran Nur Effendi menjelaskan Sidang paripurna guna perpanjang panitia khusus pembahasan ranperda sidang mendalami pembahasan 6 Ranperda dan 3 Ranperda DPRD .
Dlkatakan Basiran, sidang paripurna ke 6,7 dan 8 kali ini dimasa sidang ke II tahun 2022, sebelumnya telah di umumkan pembentukan dan penetapan panitia khusus (pansus) pembahasan 6 Ranperda usulan pemda dan 3 Ranperda DPRD
Adapun Ranperda usulan pemerintah daerah , jelas Dia, Ranperda Tata Ruang Wilayah (RT/RW), Ranperda Rencana Tata Induk pembangunan tentang kepariwisataan daerah tahun 2022 -2025, Ranperda Rencana pembangunan industri Rohil 2019-2039 , Ranperda, Ranperda pelayan air minum pada unit teknis pelayanan sistem penyedia air minum (PAM) dinas PUTR .
Selanjutnya, Tambah Basiran, Ranperda perubahan kedua atas perda nomor 15 tahun 2012 tentang Retribusi pelayan tera atau tera ulang.
Sementara Tiga ranperda DPRD, Yakni ranperda perubahan kedua atas Perda Nomor 09 Tahun 2015 tentang tata cara pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian penghulu.
Kemudian ranperda DPRD tentang perubahan tata tertib, ranperda perubahan tentang kode etik dan Rancangan peraturan DPRD tata beracara pada Badan kehormatan DPRD,” kata Basiran.
Sementara Wakil Bupati Rohil H.Sulaiman, SS.MH, mengatakan, semua ranperda yang diusulkan bermanfaat bagi daerah begitu masyarakat sehingga ranperda mendapat (incam) sumber pendapatan asli daerah untuk pembangunan dan kesejahteraan bagi masyarakat
Program kedepan Skala prioritas seperti bidang pertanian, kesehatan dan UMKM kemudian program insfrastruktur jalan dan jembatan sehingga kemajuan daerah akan kelihatan, meskipun begitu juga harus berpacu untuk mengejar ketertinggalan.
“Kami (pemerintah daerah) juga berharap anggota DPRD terus bersinergi dengan pemerintah daerah melakukan inovasi membuat gebrak demi kemajuan daerah,” Ujar sulaiman.
(Hen)












