Ekonomi RSUD Bengkalis Direnovasi, Gaji Honorer Tak Diberi

RSUD Bengkalis Direnovasi, Gaji Honorer Tak Diberi

11
BERBAGI
Pekerjaan sumur RSUD Bengkalis

BENGKALIS, Tribunriau- Melihat perkembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bengkalis yang tengah direnovasi, berbanding terbalik dengan kondisi honorer yang sudah tiga belum belum dibayarkan.

“Untuk dana rehab flapon, pengecatan dan beberapa item kegiatan (RSUD) bisa dibayar, dari mana sumber dananya kalau bukan dari APBD Bengkalis,” ujar salah satu tenaga honorer RSUD yang tidak mau disebut namanya, Sabtu (6/5/17).

Menurutnya, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dirinya hanya mengharapkan dari gaji. “sementara gaji kita sampai saat ini belum juga dibayar kita tak tahu apa masalahnya, tapi dana untuk merehab ada, apa gaji honorer tidak sama dananya yang bersumber dari APBD?,” katanya seraya bertanya.

“Kami sangat berharap kepada Pemerintah Bengkalis, khususnya Direktur RSUD Bengkalis, dapat membayar gaji kami selama tiga bulan, kami juga mau makan pak, tidak mungkin kami ngebon di kedai terus. kalau satu bulan mau orang kedai beri, kalau tiga bulan tidak mungkin diberi,” jelasnya dengan raup wajah yang kesal.

Disinggung tergesa-gesanya pekerjaan yang tidak memakai papan plang. dirinya mengatakan jika pekerjaan tersebut dari orang Pekanbaru. “infonya pak, orang dari provinsi Riau Pekanbaru, pemeriksa atau siapa orangnya saya kurang jelas juga pak, ya kalau bisa penegak hukum yang datang, RSUD Bengkalis ini banyak masalah pak!,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Bengkalis, Suhairi Zen ketika dikonfirmasi melalui Bendahara RSUD, Minah. Sabtu, (6/5/17) membenarkan jika gaji honorer belum dibayar dikarenakan saat ini Kas Daerah masih kosong. “Macam mana mau dibayar, untuk dana anggaran rehab plafon dan pengecatan menggunakan dana rutin RSUD dan saat ini masih berhutang dengan pihak rekanan yang mengerjakan,” ujarnya.

Dikatakan Minah, sebagai bendahara, dirinya hanya menunggu perintah. “Saya ini sebagai bendahara, setelah selesai pekerjaan (plafon dan cat) sesuai kontrak kerja, diperintah bayar ya harus saya bayar, untuk gaji honorer pasti dibayar setelah kas daerah ada dan bisa dicairkan,” paparnya.

Sementara sejumlah proyek rehab RSUD Bengkalis yang menggunakan dana rutin. tidak mengunakan papan plang pekerjaan dinilai tidak mengacu pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 61 Tahun 2010 Tentang Pelaksanaan UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008. (fri)