Semesta Riau Rehabilitasi 15 Pintu Air di Dumai Capai Lima Ratusan Juta per Tahun

Rehabilitasi 15 Pintu Air di Dumai Capai Lima Ratusan Juta per Tahun

BERBAGI
Ilustrasi - Pengerjaan pintu air
Ilustrasi - Pengerjaan pintu air

DUMAI, Tribunriau- Ratusan juta digelontorkan untuk merehabilitasi/pemeliharaan 15 unit pintu air di Kota Dumai.

Hal tersebut tertuang dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Dumai Tahun 2018, beberapa hari yang lalu.

Beberapa tokoh masyarakat menyikapi dana ratusan juta tersebut sangat tak masuk akal.

“Saya malah ikut bersama-sama yang lainnya untuk memperbaiki pintu air tersebut, hanya dikasih pelumas (oli) agar engsel pintu air tersebut dapat lancar untuk buka tutup,” ujar salah Tokoh masyarat yang juga seorang RT namun enggan namanya dipublikasi.

Diyakininya, pemeliharaan pintu air tersebut tak lebih dari sekedar pengecatan dan pemberian pelumas agar egsel atau pembuka pintu dapat lancar.

“Kalau saya lihat di lapangan, pintu-pintu air tersebut hanya diberikan pelumas, kalaupun tambah cat, tak akan sampai 2 juta per pintu,” tambahnya.

Sedangkan itu, Kadis PUPR, H Syahminan membenarkan bahwasanya biaya yang digelontorkan untuk pemeliharaan 15 unit pintu air tersebut sebesar lebih kurang lima ratus juta. Hal tersebut setelah memastikan naskah LKPj Walikota Dumai Tahun 2018 yang didalamnya benar terdapat poin rehabilitasi pintu air.

Namun, Syahminan tak dapat merinci apa saja kegiatan dalam rehabilitasi tersebut sehingga memiliki angka yang cukup besar.

“Kalau masalah rinciannya, silahkan hubungi PPK-nya,” ujar Syahminan kepada Tribunriau.com, Selasa (22/4/2019).

Sementara itu, secara terpisah, Reza Pahlevi selaku PPK pada tahun kegiatan 2018 tersebut, ketika dihubungi Tribunriau, Selasa (22/4/2019) merincikan kegiatan rehabilitasi/pemeliharaan pintu air tersebut bukan hanya sekedar pemberian oli, namun melingkup hingga honor penjaga pintu, security, biaya pengecatan, pemeliharaan mesin serta yang lainnya. (isk)